Tentang Penulis
Sebuah catatan narsisis tentang diri sendiri yang sangat subjektif.
“So you think you are a geek, eh? The first step is to admit to yourself your geekiness. No matter what anyone says, geeks are people too; geeks have rights. So take a deep breath and announce to the world that you are a geek. Your courage will give you strength that will last you forever.”
Hai, saya Yulian Firdaus Hendriyana. Di dunia maya ini anda bisa mengontak saya melalui email yulian[at]firdaus.or.id atau yulianfh[at]gmail.com atau pesan instan Jabber/Google Talk: yulianfh[at]gmail.com, AIM: jayanef, ICQ: 1778308, Yahoo: yulianfh, MSN: yulian[at]firdaus.or.id

Saya sering dipanggil Jay, sebuah nama yang berasal dari celotehan Guru Sejarah sewaktu masih bermain di SMA Negeri 3 Bandung (dulu namanya HBS), terima kasih buat beliau sehingga Jay menjadi panggilan saya sampai saat ini. Ceritanya Ibu Guru Sejarah ini sedang mengajar soal kudeta Gennadi Ivanovich Yanayev kepada pemerintahan Mikhail Gorbacev di Uni Sovyet yang sudah bubar saat ini. Namaku diplesetin ke Yanayev tersebut, dan teman memplesetkan pula menjadi Jayanev, tapi akhirnya saya tulis Jayanef saja.

Apa yang saya suka? Mungkin anda juga suka. Waktu luang biasanya saya pakai buat baca buku, terutama buku sastra, terutama lagi sastra Indonesia, apalagi karya-karya Pramoedya Ananta Toer, beberapa buku lain yang juga saya baca adalah karya-karya Ahmad Tohari, Remy Sylado dan Harun Yahya, selain itu salah satu buku favorit tentang dunia IT yang ditulis oleh seorang arsitek adalah Being Digital karya Nicolas Negroponte. Hiking dan traveling juga saya suka seperti naik gunung ke Gunung Gede, melelahkan tapi mengasyikkan, lebih asyik lagi hiking menyusuri pantai seperti pantai Sancang Pameungpeuk Garut dan pantai hutan lindung Ujung Kulon.
Saya menggemari musik hanya sebatas mendengarkan secara apresiatif. Genre yang paling saya suka adalah keluarga Rock terutama Progressive Rock, namun bukan berarti musik lain seperti Pop, Blues ataupun Dangdut tidak saya dengarkan. Sesekali bermain gitar dengan lagu seingatnya, seperti biasa ketika gitar dipegang, buyarlah semua lagu yang akan dinyanyikan.
Lulus tingkat sarjana dari departemen Arsitektur di ITB tahun 1998 tapi sampai sekarang tidak bekerja di bidang arsitektur secara langsung, karena hobiku di seputar Teknologi Informasi dan Komputer terutama dunia Linux dan Open-Source semenjak bersama rekan-rekan yang lain mendirikan KLuB Linux Bandung yang merupakan bagian dari Kelompok Pengguna Linux Indonesia. Tapi saya tak pernah menyesal menjadi lulusan arsitektur karena ilmu yang saya dapat dari pola kurikulum yang komprehensif menjalar ke semua bidang engineering. Ilmu arsitektur bukan hanya mempelajari gambar, tapi belajar memahami manusia dan lingkungannya untuk manusia itu sendiri. Jadi sangat disesali jika ada karya manusia terutama karya arsitektur yang tidak manusiawi.

Sehari-hari saya menggunakan Linux Mandrake, kini sudah berganti ke Gentoo Linux. Linux saya pakai karena bebas saya gunakan tanpa ada kekhawatiran itu ilegal karena berlisensi open-source. Mandrake saya gunakan sejak versi 5.2 tahun 1999. Selain Mandrake distribusi yang kerap saya gunakan juga adalah Slackware, distribusi pertama Linux yang dibuat oleh Patrick Volkerding, dan berpindah ke Gentoo Linux pada awal tahun 2005.

Akhir 2005 saya menambah oprekan baru, sebuah iMac G3 350Hz yang langsung saya install Gentoo Linux. Tak sering namun rutin mesin berwarna hijau permen ini saya pakai untuk dipelajari. Kemudian saya kembalikan ke sistem operasi Mac OS X Panther. Namun karena keterbatasan ruang harddisk dan RAM (serta kebutuhan aplikasi terhadap kecepatan CPU) akhirnya tidak terlalu banyak dioprek.

Awal 2007 saya menambah oprekan baru, yaitu sebuah MacBook putih. Dengan gadget baru ini kini saya lebih banyak bekerja di lingkungan Macintosh, meski keseharian pekerjaan tetap tak luput dari dunia Linux di mesin Gentoo. Tak ada hambatan yang signifikan saya beralih ke Mac karena memang Mac OS X beserta hardware-nya dirancang dengan segala kemudahan tanpa melupakan backend-nya, yaitu UNIX yang tidak terlalu berbeda dengan Linux. Anggap saja backend-nya masih satu keluarga.
Saya bekerja di sebuah Internet Service Provider atau ISP kecil di Bandung, bernama Terasnet Wireless Internet yang memiliki induk perusahaan pelayaran Gurita Lintas Samudera. Jika anda membutuhkan keahlian (atau tempat kerja saya) silakan hubungi saya, dengan senang hati peluang kerjasama terbuka lebar. Sebagai referensi pribadi anda bisa melihat transkip online Brainbench.
Saya senang dengan fotografi, juga pernah ikut kuliah pilihan Fotografi dulu sewaktu kuliah selama satu semester. Jaman dulu kamera digital masih sangat mahal. Saat ini menggunakan kamera kompak Nikon CoolPix 2100 dan CoolPix 4800. Hasil jepretan kamera saya (kadang meminjam kamera teman) ada di Flickr, Picasaweb dan Panoramio yang lebih fokus pada foto panorama, lanskap atau bangunan.
-----BEGIN GEEK CODE BLOCK----- Version: 3.12 GIT d- s:- a- C++ U+++ P+ L++(+++) E- W++(+++) N o+ K- w+ O- M- V- PS PE- Y- PGP t+ 5 X+ R tv- b++ DI D++ G++ e++ h- r y? ------END GEEK CODE BLOCK------
Popularity: 2% [?]