Hidup di Jakarta
Senin, 29 Oktober 2007M
17 Syawwal 1428H
- Tracking System
- International phone card
Sudah sejak awal bulan Oktober ini saya tinggal di Jakarta, mencari penghidupan yang lebih layak, meski bukan kehidupan Jakarta yang ingin saya hidupi. Lama tak menulis di blog ini juga bukanlah karena kesibukan, meski mungkin memang saya sibuk atau menyibukkan diri. Sibuk adalah hal biasa agar tidak stress. I’m too busy to stress.
Tak banyak yang saya kabari bahwa saya sudah ikut menjejali metropolitan ini.
Merunut ke masa lalu hingga sekarang sejak tahun 1999, saya sebenarnya cukup sering ke Jakarta. Kadang pulang-hari, sehari atau dua hari. Mungkin jika dirata-ratakan bisa dikatakan satu kali dalam satu bulan. Bisa saya anggap sebagai bekal –setidaknya sebagai sampling– bagaimana harus menjalani kehidupan di Jakarta. Saya katakan it’s not a big deal to live in Jakarta. Mungkin tak perlu saya tuliskan tips-tipsnya, sebab malah menjadi rumit, seperti jika kita membaca panduan menulis blog, yang ada hanyalah membuat kesan ngeblog itu sulit dan rumit. Tulis saja. Jalani saja.
Jadi apa saja yang sudah saya jalani?
Saya bekerja di gedung perkantoran sekitar Sarinah, tempat beken jadul sejak era Sukarno. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Saya lulusan arsitektur, beberapa tahun bekerja di bidang teknologi informasi dan sekarang di bidang telekomunikasi selular.
Saya tinggal di sekitaran Tebet. Cukup jauh kata orang sudah lama ngekost di Jakarta. Namun tempat kost yang sangat dekat dengan tempat kerja juga bukanlah sebuah jaminan nyamannya pergi bekerja, lagipula transportasi yang saya lalui masih relatif nyaman. Mikrolet M44 dan Busway menjadi kendaraan saya tiap hari. Sengaja saya tak memilih Kopaja atau Metromini karena saya anggap Busway jurusan Blok M-Kota lebih nyaman ditumpangi untuk menyusuri jalan Sudirman, meski jarak shelter Karet hingga Sarinah cukup dekat. Berjalan lebih jauh dan menaiki tangga shelter Busway bukanlah hal rumit.
Soal adaptasi tubuh terhadap cuaca dan suasana Jakarta yang sangat berbeda dengan dinginnya Bandung ternyata bisa diadaptasi dengan cepat. I’m enjoying myself. Di Bandung, berkeringat sekujur tubuh hanya saya dapati jika saya sedang berolah raga. Di sini bisa kapan saja selama di luar ruangan tanpa AC. Mungkin saya bertendensi masih tak butuh tempat kost yang ber-AC. Lebih baik menghirup udara Jakarta secara langsung.
Soal makanan jelaslah tidak sama dengan di Bandung. Pergi bekerja saya tak sarapan, sebab di kantor selalu ada makanan untuk sarapan, meski bukan nasi. Lagipula saya lebih prefer sarapan pagi bukan sesuatu yang mengenyangkan, cukup yang menyehatkan. Susu, sereal dan biskuit sudah cukup buat saya. Siang ada berbagai jus dan sore bisa menikmati cokelat, teh atau kopi. Makan siang harus berlomba menumpangi eskalator saat satu gedung para pekerja kantoran berhamburan ke tempat-tempat makan. Seringnya berakhir dengan menyusuri 80 anak tangga. Makan malam kadang di warteg, masakan Padang, di food-court mall, masakan sea-food pinggir jalan atau goreng-gorengan instan di dapur tempat kost.
Bisa dikatakan pola hidup (sehat) saya di Bandung dengan di Jakarta sama saja, sama-sama tidak sehat menurut orang lain. Seringnya dikomentari makanku kurang atau terlalu sedikit. Yang jelas saya kehilangan porsi sayuran berbentuk dedaunan segar mentah yang mudah saya dapatkan di Bandung. Duh, dasar orang Sunda!
Soal merokok, jelas berkurang, namun masih di kasta berat kretek pita kuning, alias masih mengisap rokok yang bukan low tar low nicotine.
Semoga kapasitas imun saya tak berkurang menghadapi cuaca dan pola hidup Jakarta.
Terima kasih bagi mereka yang sudah menanyakan keadaan saya. Saya tak pernah menganggapnya sebagai basa-basi, namun sebuah kepedulian kepada diri saya meski hanya dalam bentuk pertanyaan.
Terima kasih banyak buat Mira, Gani, Eko Kurniawan, Donny A.H., Oki, Deden, Lea, Indra dan Wesly atas segala bantuan bagi babak baru hidup saya saat ini.
Kini saya merindui dan menjauhi orang-orang yang saya sayangi di Bandung.
Dan menanti-nanti gaji pertama yang tak kunjung tiba di saat saldo semakin menipis karena menganggur sejak bulan Agustus.
Senin, 29 Oktober 2007 @ 1:49
Using
wah, kang Ngorejay di Jakarta toh…. teu tiasa ngopi di Dago deui atuh nya…
enjoy metropolitan
Senin, 29 Oktober 2007 @ 3:12
Using
Apa karena sibuk itu jadi ga ikut pesta blogger ya kang?
Senin, 29 Oktober 2007 @ 3:30
Using
Welcome to the Chaos City ;).
Senin, 29 Oktober 2007 @ 8:22
Using
selamat tersiksa di kota jakarta ini, jay..:D
Senin, 29 Oktober 2007 @ 9:13
Using
Kejar Jakarta … :D
Senin, 29 Oktober 2007 @ 9:15
Using
tanggal 29
besok 30
puasa syawal dulu kali yah :)
Senin, 29 Oktober 2007 @ 9:17
Using
Wah selamat menempuh hidup baru, Kang Jae!
*Oops, ini bukan nyindir yah*
^_^
Senin, 29 Oktober 2007 @ 9:26
Using
Wakaka, pantes aja SMSku tak pernah dibalas. Hey, ganti nomor ya?
Awas ya … Hmmm berkuranglah satu rekan ngopi. Misti cari victim lain, haha :).
Senin, 29 Oktober 2007 @ 9:42
Using
Wuah .. sudah jadi ekspatriat di Jakarta nih.
Selamat Yah .. Sing Betah
Masalah lalab mah gampang Jkt – Bdg = 2. jam bisa kan bolak- balik demi Lalab + sambel tarasi .. heheheheh
eh .. kemaren di PB2007 gak keliatan ?
Senin, 29 Oktober 2007 @ 9:49
Using
#1: Buat Lady Dayeuh mah diudag lah ka Bandung :)
#2, #9: Saya ada di deretan gerombolan yang paling ramai, memakai kaos Open Source Guerilla. Kadang turun memotret seleb di panggung. Memotret para pemotret.
#8: Wah wah? SMS-nya nyasar kali? :D
Senin, 29 Oktober 2007 @ 11:03
Using
olahraga pake sepeda aja kang jay! sehat! :D
Senin, 29 Oktober 2007 @ 12:02
Using
kumaha atuh, saya malah ingin balik ke bandung tapi sampe sekarang gak bisa keneh wae.
apa sudah penuh gitu lapangan pekerjaan di bandung?
Senin, 29 Oktober 2007 @ 12:50
Using
Tah akhirnya Jay… pan dari dulu ceuk sayah ge, loba kabisa siga didinya naha cicing di BDG wae sih? heran saya mah.
Selamat menempuh hidup baru, semoga lancar, enggal mendak jodo di JKT.
Sugan teh kamana ai didinya… unggal mangpir kadieu wujudun hilal deui… wujudun hilal deui…
cag ah.
Senin, 29 Oktober 2007 @ 16:23
Using
mas jay..
selamat pindahan ke kota orang lain ya..
moga2 pa yg diinginkan dapat tercapai..
Senin, 29 Oktober 2007 @ 16:29
Using
ya kang jae, semoga kerasa dan kita bisa maen ke ujungkulon akhir tahun :D
Senin, 29 Oktober 2007 @ 16:34
Using
ya kang jae, semoga kerasan* dan kita bisa maen ke ujungkulon akhir tahun
* fixed *
Senin, 29 Oktober 2007 @ 16:45
Using
Kela ieu teh naha jadi banyak nyelip bahasa Inggris??? pengaruh Scrabulous kah? Ahoy Matey! Kang Jay! Buruan jalan! giliranmu tuh
Senin, 29 Oktober 2007 @ 17:06
Using
halo Jay, apa kabar?
*halah…*
lho, itu gimana ceritanya sudah sekian bulan bekerja, kok belum gajian?? :p
Senin, 29 Oktober 2007 @ 17:06
Using
#16: Yuk, Ujung Kulon, yuk!
#17: Nya gantian we, mun teu Basa Sunda nya English atuh euy, sanes kitu?
Arrrrr, ditungguin dari tadi. Mira M’s turn [last play 1h ago.]
Senin, 29 Oktober 2007 @ 17:08
Using
#18: Sekian bulan?
*wah, engkoh memang pikun*
Senin, 29 Oktober 2007 @ 17:14
Using
enjoying yourself? so… it’s like a confession that you enjoy wanking? xixixi… welcome to jakarta, om jae. kapan2 gwa ajak ngupi2 geblek di angkringan sabang deket kantor lu itu, bukan tempat ngupi yg kapan hari kita ketemu. i hardly can afford it.
Senin, 29 Oktober 2007 @ 17:28
Using
#21: Hiahahahaha.
Enjoying yang orang lain biasanya gak mau, misal jalan kaki dari shelter Busway Karet sampe Mal Ambasador atau ke Plaza Semanggi, atau orang lain pada ribut gerah gerah gerah, saya sih santai saja tutup kuping pasang The Poets and The Pendulum.
Senin, 29 Oktober 2007 @ 17:28
Using
#21 wanking apanya spanking sih? *ups*
Senin, 29 Oktober 2007 @ 19:07
Using
Selamat beraktivitas di Jakarta. Oiya mas, Tebet mana nich?? Timur? Barat? Utara? Dalam? Raya?
Senin, 29 Oktober 2007 @ 20:19
Using
#24: Wah, ada yang mau ngirim delivery makanan nih. Asik-asik…
Senin, 29 Oktober 2007 @ 20:27
Using
Saya juga berpendapat, makan pagi itu yang penting menyehatkan bukan mengenyangkan… dan tentu saja yg gratisan…. hi hi hi
Senin, 29 Oktober 2007 @ 21:13
Using
kok tebet dibilang jauh sih.. kata sapa sih tuh? hahaha…. Tebet itu kota kecil, yang kemana-mana deket. ke thamrin tinggal lurus doang (casablanca) + puter balik trus belok kiri dan abis itu tinggal lurus nyampe bunderan hi. hehehe.. banyak restoran juga, jadi saya ga usah kirim makanan hehehe.
Senin, 29 Oktober 2007 @ 23:38
Using
Hiks, pernah juga di Tebet sono…tapi nggak nahan euy, masih seneng tinggal di Bandung :D
Btw, siapa suruh datag Jakarta? :p
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 0:36
Using
selamat kerja di Jakarta! :)
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 8:20
Using
Wah perlu kiriman dedaunan dari tatar Sunda ga Jay? :D
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 10:18
Using
selamat menikmati :)
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 11:23
Using
Hi Jay, ternyata sudah di Jakarta, ya. Selamat menempuh hidup baru. Semoga sukses.
Eh, ngomong2 itu Donny AH yang mana ya? Jangan2 senior saya di SMA 13 :D
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 11:37
Using
#32: Nuhun.
Bukan, cak, bukan seniormu.
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 12:29
Using
Kang Jay di Smart ya? Ngurusin apaan? Ngurusin badan kan gak mungkin (wong udah kurus, hehehe).
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 13:12
Using
#34: Bukan. Di perusahaan yang punya slogan ”The Messaging Company”. Jadi saya adalah tukang pijat.
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 13:23
Using
waah udah di JKT toh kang jay, kenapa ?, ndak suka suasana Bandung he he
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 14:23
Using
wah pak daerah kantornya kan banyak tempat makan enak :D
welcome to jakarta :)
Selasa, 30 Oktober 2007 @ 19:17
Using
hihihihi..
sayah aja yang cuma 3 hari disana dah stress liat macetnya..
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 9:59
Using
Jay, kan kamu suka bertanam-tanam. mendingan menanam aja kemangi, selada, seledri… yang gampang-gampang dan bisa dijadikan lalapan sambil menghijaukan kos. kalo ada 10 pot aja, kamu bisa ngelalap tiap hari. what do you think?
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 10:17
Using
#40: I think that’s a great idea!
*jadi pengen soto ceker ayam lagi*
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 10:26
Using
waahhh, makan-makan™
* pernah maen ke tebet dalam, tp kalo suruh kesana lagi dijamin nyasar *
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 15:23
Using
Mun geus gajian, bejaan nya Jay … :p
Rabu, 31 Oktober 2007 @ 23:00
Using
luak-lieuk, wah jay ka jakarta, hayah
Kamis, 1 November 2007 @ 0:44
Using
Jay jadi jalannya dari satu mal ke mal lain. Malam apa yang … eh udah basbang dink :P
Kamis, 1 November 2007 @ 0:45
Using
Duh, biarpun bahasa Indonesia, cobalah disunting itu nama bulan. November. November. November.
Kamis, 1 November 2007 @ 16:20
Using
kerjanya berlogika?
Sabtu, 3 November 2007 @ 10:03
Using
Jay…geus di Jakarta
Berlogica..eh salah..ber-Acision yah Jay
Tersesat di jalan yang bener….hehehe
Geus gajian…hayuh ka starbucks..wikikikik…
Ditunggu rasa gaji pertamanya…
Sabtu, 3 November 2007 @ 10:54
Using
hidup di jakarta tidak terlalu jauh berbeda dengan kota-kota lain, sama-sama banyak pengangguran dan macet di berbagai penjuru kota
Sabtu, 3 November 2007 @ 10:58
Using
omong-omong mau tanya mas ini commentnya gimana caranya supaya bisa detect sistem operasi and browser yang dipake? juga supaya bisa munculin “beri nilai komentar ini”.. share dong dapet dari mana atau gimana cara bikinnya??? newbie nih. tolong ya. makasih
Sabtu, 3 November 2007 @ 15:29
Using
#46: Heuheu, sudah tak berlogika sekarang.
#47: Yuk yuk, tapi saya ka Bandung heula nya.
Sabtu, 3 November 2007 @ 19:00
Using
kade Jay…, di jakarta mah teu meunang dahar jengkol.., peuteuy, bawang atah..
secara kitu eta kelek gampang kesangan..
hayah keh ngahiliwir..
biar kata sudah disumpal tuh ketek pake rexona..
wakakakak
*kaburrrr
Senin, 5 November 2007 @ 0:24
Using
kue shubuh lagi ? hahahaha.
Senin, 5 November 2007 @ 9:21
Using
hew he he ,,,
slamet dateng di kota jaa – karta
kota yang penuh impian dan pengharapan …
katanya :)
Senin, 5 November 2007 @ 11:28
Using
Wah Jay, udah masuk fase “hijrah” nih.. Congrats ya..
Tebet mah daerah jajahan, meskipun sekarang udah hijrah dengan sukses juga dari tebet ke jatiwarna..
Jay, japri no kontak lu dong.. Sekarang dah gajian kan.. bisa ketemuan nih, biar bisa ngicipin gaji pertama di Jakarta hehehe :)
Senin, 5 November 2007 @ 12:07
Using
#51: Halah siah, mangkaning kamari karek ti Warung Bancakan!
#52: Huah, engga ada kamera kurang asik!
#53: Thanks
#54: Kontak ke nomor ini aja, 0811-dua empat juli tujuh tiga.
Senin, 5 November 2007 @ 13:45
Using
hehehe seru kan bang jay. kopi, rokok di bawah halte dan blues jalanan
Senin, 5 November 2007 @ 16:23
Using
Satu cerita..
Jay harusnya tetap nulis gimana cara hidup di Jakarta.
Specially tentang cara hadir di kantor pagi-pagi…
Hari pertama aja sukses…..paling awal di kantor, lebih awal dari yang buka kantor…
Nunggu berapa jam Jay …
Waakakakakakakaka……tulis dunk Jay…
Selasa, 6 November 2007 @ 8:24
Using
Soto Ceker Ayam cobain nu d jalan sabang kang Jay ….. Lumayan lah … Lumayan seueur cekerna hehehehehe. Wilujeng Sumping di Jakarta kang Jay
Rabu, 7 November 2007 @ 5:02
Using
Semoga sukses disana..
Rabu, 7 November 2007 @ 17:38
Using
selamat jadi nongkrongers HI kang jay…
Kamis, 8 November 2007 @ 9:15
Using
Mas, kalo di Jakarta harus RAJIN mandi lho ya.. Jangan kayak di Bandung
Kamis, 8 November 2007 @ 9:47
Using
hahaha huhuhu hihihi hehehe hohoho
kang jay, selamat bermacet macet ria di jakarta
Kamis, 8 November 2007 @ 9:52
Using
#57: Heuheu, untung ada minimarket dan smoking-room :D
#58: Yap, di sebelah MacD.
#59: Terima kasih.
#60: Hohehehehe.
#61: Wah wah, ketahuan nih.
Kamis, 8 November 2007 @ 15:56
Using
wedew… pantesan lama gak posting, jebule lagi pindah gawean ning Jakarta. Jakarta – Bandung gak jauh jauh amat jay.
Kamis, 8 November 2007 @ 17:36
Using
ameng atuh ka bandung kang:)
Jumat, 9 November 2007 @ 15:10
Using
wah…makin banyak orang bandung ke jakarta. Nanti2 bisa merasakan perjuangan untuk mudik ke bandung disaat menjelang lebaran. satu tahun penuh, berlatihlah menghadapi kepadatan disaat week end menuju bandung. Itu kerjaan saya dari th 1997-2000 di jakarta. sekarang sudah menetap di depok, ke bandung hanya untuk kunjungan khusus, tapi tetap kangen bandung. Dasar udik, kira2 2 mingguan pertama, setelah seharian menghirup udara ber AC, pasti saya mimisan. :)).
BTW, awalnya saya pikir kampung gajah itu apaan, oh ternyata seputaran ganesha yak? menemukan komunitas kampung gajah gara2 iseng browsing Roy Suryo waktu agustus lalu.
Kita ga sekampus sih, walo tetanggaan. Tapi ternyata kita satu almamater di belitung 8 rupanya.
Semoga betah jay!
Sabtu, 10 November 2007 @ 19:49
Using
Nah, selamat dicaci maki orang bandung karena turut bikin macet pas balik kesono klo lagi long weekend.
Selasa, 13 November 2007 @ 11:26
Using
untuk sementara ini nggak mau ikut-ikut ke Jakarta, ntar nambahi penduduk di sana.
di kampung dulu aja..
mbangun deso’
selamat bekerja Mas, moga bermanfaat bagi banyak orang.
Selasa, 13 November 2007 @ 12:49
Using
wilujeng sumping di Jakarta, kang Jay…ati2 ah udah mulai usum banjir, mudah2an nggak bikin jd kapok kerja di Jakarta…
Selasa, 13 November 2007 @ 23:52
Using
senang nya melihat bLog yg selalu mereply komentar teman laennya
yang berarti pemilik bLog menaruh hormat kepada pengunjung bLog nya :)
btw, selamat berjuang di Jakarta yg katanya mudah cari duit itu oM :D
kapan balik ke Bandung *halah, emang pernah ke Bandung apa gwe* :P
Rabu, 14 November 2007 @ 7:47
Using
sigana bakal katepaan, halah aing mah …
Rabu, 14 November 2007 @ 21:18
Using
#64: Iya, engga jauh, tapi tetep butuh waktu dan sumber daya :D
#65: Tangtos atuh, ngan teu sering-sering.
#66: Bukan, “kampung gajah” tidak berafiliasi dengan Institut Gajah Duduk.
#67: Yang bikin macet itu mobil pribadi.
#68: Bagus itu, membangun mah di mana saja.
#69: Hihi, iya, udah mulai banjir di sana-sini. Tadi siang hujan angin malah.
#70: Jauh lebih gampang habis dibelanjakan :D
#71: Wah wah, bakal migrasi dari Dumai, nih…
Kamis, 15 November 2007 @ 11:20
Using
hmmm di jakarta mah ararawis meuning digaji sajuta di bdg daripada 2 juta di jakarta beda karaosna asa leuwh seeur di bdg. perbandingan biaya hidupnyah 1:2!!!! enjoy jakarta aja yah selamat bermacet ria, hareudang, sagala mayar. cing tabah weh.
Kamis, 15 November 2007 @ 16:34
Using
#73: Lebih tepat 1:3 atau 1:4 malah.
Kamis, 15 November 2007 @ 17:01
Using
Naik transjakarta yukkk… asik tuh. Bingung deh ada orang yang g setuju ama bus way, g tau konsep kota metropolitan ya (bagi yang g setuju itu)?.
Jumat, 16 November 2007 @ 10:28
Using
halah… disaat aku mencari celah balik ke bdg, ternyata orang2 yg aku kenal malah hijrah ke jkt… :(
Jumat, 16 November 2007 @ 12:55
Using
met nyampe di jakarta mas jay.. (n_n)
Jumat, 16 November 2007 @ 13:39
Using
#75: Jakarta memang harus punya Mass Rapid Transportation (MRT), mengangkut banyak orang sekaligus dan cepat. Busway cuma mass aja, ga ada rapid-rapid-nya, itu pun yang antre di halte (terutama halte transit) lebih dari mass.
#76: :D
#77: Terima kasih.
Jumat, 16 November 2007 @ 18:53
Using
:-)
Senin, 19 November 2007 @ 9:28
Using
di jakarta, MAss Rapid Tranportation ndak ada jay. yang ada Mass Rape Transportation. :))
liat deh kereta Rel Listrik Jabotabek (KRL). Ekspress sih masih mending. Coba Ekonomi (udah pernah nyoba keduanya belon?)…Bukan cerita baru kalo ada sexual harrasment disana. Coba aja. Sering gangguan lagi….telat sih udah biasa…15 menit bisa dianggap normal. :P
Belon lagi penumpang2 tak berkarcis,yang bayar sama kondektur…wuih mereka ternyata jaringannya kuat lo. Kalo doyan motret, bisa jadi obyek bagus lah…
kebetulan, saya dan kawan2 mengelola situs krl. bukan situsnya PT KAI lo. ini memang dibikin sama penumpang…pake kocek sendiri silakan tengok: http://www.krlmania.com
Kamis, 22 November 2007 @ 9:49
Using
Salam kenal…
Djakarta ma Bandung mang beda y… Jauhhhhhhhhhh……!!
Euuuu.. senasib atuh kang.. tapi aing dari bulan 6 kemaren ;-)
Jumat, 23 November 2007 @ 21:13
Using
jay… ente tos pindah ka jakarta.. walah. teu bebeja. hehehe
dimana linggihna. Ameung atuh ka bumi…
w’come jay.
Jumat, 23 November 2007 @ 23:14
Using
#82: Halo halo, Bu Endots. Disempatkan, nanti kabar-kabari, ya.
*alus euuuy. jang aing, nya!*
Sabtu, 24 November 2007 @ 18:31
Using
uh…saya udah 10 th minggir dari jkt, kamu malah nyemplung ke pusat kota…be tough! and patience. Dulu, kalo masuk shift siang, sampe tempat kerja, mandi keringet! uh…amit2, menyebalkan. Salam.
Minggu, 25 November 2007 @ 16:45
Using
Hore #85, baru baca juga bukan karena sibuk (chatting), tapi karena hati lagi goyah (sama facebook).
btw sayah gak bisa nemenin sementara ini, ngke lah pasti cepat ato lambat pasti balik deui kok. Fighting di Battle arena (jakarta) emang paling menyenangkan, kalo di sini kayaknya gak lawan. xixixi
Senin, 26 November 2007 @ 11:39
Using
jakarta, jakarta, pinginnya sih seperti bandung!
Rabu, 28 November 2007 @ 19:50
Using
Wah dinikmatin aja tinggal di Jakarta, ya seperti julukannya Ibu Kota lebih kejam dari pada Ibu Tiri, Enjoy aja…
Rabu, 5 Desember 2007 @ 9:35
Using
#10: Gureilla teh naon, Kang Jay? *teunyambungtapipanasaran* ;))
Sabtu, 8 Desember 2007 @ 22:52
Using
ah, pendapat orang tentang hidup di jakarta selalu nyaris seragam: sumpek, stress blablabla. ternyata gak gitu2 amat, kan? well it’s not that scary :D
selamat datang di jakarta. halah, padahal saya juga jauuuuuuuh pisan dari jakarta, hahah…
Minggu, 9 Desember 2007 @ 11:48
Using
Selamat menikmati suka-duka di Jakarta Kang Jay. :)
Rabu, 12 Desember 2007 @ 9:28
Using
cari makanan enak di tebet? gampang…
misalnya warung warmo, bubur ayam sukabumi, sop konro daeng tata, dideket pasar tebet juga ada mie ayam lumayan enak.
ada yang mau nambahin?
Rabu, 12 Desember 2007 @ 18:21
Using
lagi baca kalo kang jay dah di jakarta…
di seputaran tebet banyak tuh makanan lumayan…
yah, beginilah jakarta
Sabtu, 15 Desember 2007 @ 9:21
Using
wah hijrah ke Tebet? he he he ada singkong keju enak tuh buat bekel sarapan deket pertigaan masMono ….
Sabtu, 12 Januari 2008 @ 17:16
Using
Tiada Kata Kaliwat Maupun Terlambat.”BECAREFUL NYA MY BROTHER” MUAHHH!!
Kamis, 17 Januari 2008 @ 21:38
Using
gmana kabarnya..
Sehat dan selalu bahagia kan?
OK…
Sabtu, 19 Januari 2008 @ 1:42
Using
#94, #95: Hatur nuhun. Alhamdulillah, baik.
Senin, 28 Januari 2008 @ 6:48
Using
[...] Tak banyak yang saya kabari bahwa saya sudah ikut menjejali metropolitan ini. (more…) [...]
Kamis, 7 Februari 2008 @ 19:27
Using
Saya juga masih beberapa bulan tinggal di Jakarta kota Jahannam ini. Pinginnya libur atau menghabiskan weekend yang berkesan. tapi dimana ya? kira2 menghabiskan banyak uang gak ya?
Kalo pesta blogger itu setiap berapa bulan sekali atau gimana sih? jadi pingin tahu…
antown.blogspot.com
usmany.deviantart.com
Kamis, 6 Maret 2008 @ 13:09
Using
hore …
sebentar lagi saya meninggalkan jakarta …
:)
Selasa, 11 Maret 2008 @ 19:18
Using
Semoga diberi keteguhan menuju kesuksesan dunia dan akhirat :)
Selasa, 24 Juni 2008 @ 20:02
Using
Saya rindu Jakarta yang duluuu…
hiks..hikss..
Selasa, 13 Oktober 2009 @ 8:07
Using
hidup dijakarta emang enak,smua serba gampang
Senin, 7 Juni 2010 @ 13:18
Using
thx dah share pengalamannya..berhubung aq juga bidang TI.