Butir-butir Pengamalan Pancasila

Senin, 1 Oktober 2007M
20 Ramadhan 1428H

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
    2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
    3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
    4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
    5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
    6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
    7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
    1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
    2. Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
    3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
    4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
    5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
    6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
    7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
    8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
    9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
    10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
  3. Persatuan Indonesia
    1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
    2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
    3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
    4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
    5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
    6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
    7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
    2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
    3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
    4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
    5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
    6. Dengan iā€™tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
    7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
    8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
    9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
    10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
    1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
    2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
    3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
    4. Menghormati hak orang lain.
    5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
    6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
    7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
    8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
    9. Suka bekerja keras.
    10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
    11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Komentar

68 komentar untuk catatan 'Butir-butir Pengamalan Pancasila'

  1. #1
    gravatar

    gw g tw pa2 nh,,,tny dec ma dewan2 yg diatas….hahahahahhahah,,,,,

  2. #2
    gravatar

    kurang nya penerapan pancasila dalam kehidupan sehari-hari menjadi kendala semua orang …..
    dan titipkan salam ku pada masyarakat indonesia …
    jangan terlalu BANYAK MENUNTUT !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    WEK WEK WEK
    sok demokratis ya gu … :)

  3. #3
    gravatar

    aq cynk qmu indonesia dari hati qu yang paling dalam tapi apakah indonesia mau mencintai ku dari hati yang PALINGGGGGGG…………… DALAM hanya tuhan yang tau ,,,,,
    I LOVE YOU FOREEEEEEEEEEEEEEVER ……………………………..

  4. #4
    gravatar

    butir pancasila adalah sebuah impian masa depan yang sangat diimpikan oleh bangsa Indonesia.

  5. #5
    gravatar

    saya kuee……
    saya mengucapkan terima kasih karena telah ada butir-butir pancasila di Internet. saya jujur baru mengetahui internet tadi malam. selamat dibaca.

  6. #6
    gravatar

    terima kasih mas atas pembuatan butir-butirnya..

  7. #7
    gravatar

    ternyata di perguruan tinggi…masih berlaku ya butir-butir itu…

    termasuk di STIKES

  8. #8
    gravatar

    sejak tahun 1980an kota metropolitan kita jakarta tak ada pohon yang melindungi kita untuk terik matahari namun pancasila terus dikaderkan dari sabang sampai merauke berdatagan untuk penataran p4 buktinya indonesia aman terkendali. saat ini, sekarang ini jakarta sejuk nyaman dengan pohon yang rimbun bagai dihutan rimba pancasila hilang selangkah demi langkah pengkaderan tak ada lagi akhlak manusia pupus bukti teror di bali/pembakaran hotel hilang pancasila hilang ahlak manusia indonesia

  9. #9
    gravatar

    tentang pancasila sih aku oke2 aja

  10. #10
    gravatar

    pancasila adalah suatu dasar negara yang kita punya, jadi kita harus membudayakan pancasila sebagai dasar negara Indonesia. wajar dong kalu kita bangga dengan Indonesia.salam ya buat anak-anak Indonesia yang telah membaca suratku ini.
    salam dari Jihan, Indramayu 6,Agustus 2009

  11. #11
    gravatar

    Saya kira masih perlu dipelajari di banngku SD sekaligus memberi contoh konkrit juga.Hidup Pancasila!

  12. #12
    gravatar

    hatur thank yuo atas penjelasan dari butir butir pancasila semoga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari. jayalah pancasilaku, yes!

  13. #13
    gravatar

    iia tagh,,,,
    tuch jaman dlu banget buqqq!!!

    hari gnee..mna ada yang smpet ng’hafal butir2 “panCaSiLa”

  14. #14
    gravatar

    ideologi abu2 // tdak jelas………..

  15. #15
    gravatar

    1, Ketuhanan Yang Maha Esa
    2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
    3. Persatuan Indonesia
    4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

    Butir-butir PANCASILA….

    banyak orang paham tapi malas mengamalkannya..

  16. #16
    gravatar

    kembali ke ideologi pancasila ….

  17. #17
    gravatar

    Ma`af Mas Jay, setahu saya butir butir pwengamalan Pancasila itu 36 bukan 45….. Sejak kapan berubahnya berubahnya Mas…… Ma`af kalau saya ketinggalan informasi…..

  18. #18
    gravatar

    Mengapa 36 butir pancasila berubah menjadi 45 butir

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.