Menonton Upacara Bendera
Jumat, 17 Agustus 2007M
04 Syaban 1428H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Pagi yang cerah saya menuju lapangan Gasibu, berharap masih ada satu dua penjual makanan untuk sarapan. Ternyata masih ada meski jalanan seputar Gasibu sudah mulai ditutup ketentraman upacara bendera di hari proklamasi. Karedok leunca, semur jengkol, pucuk daun pepaya dan ati ampela ayam sudah cukup mengganjal perut, dan ditutup dengan het lotob nignid. Halah, malah cerita makanan!
Menuju lapangan Gasibu terlihat berbagai kerumunan peserta upacara. Ada yang duduk, ada yang jongkok dan ada yang jaim tetap berdiri. Intinya nongkrong meski tanpa kopi tubruk, ngobrol menanti kesiapan lapangan upacara. Peserta upacara terdiri dari Kopassus, Polisi Militer, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Kepolisian, Pegawai Negeri, perwakilan SMA dan ormas-ormas. Upacara dimulai pada pukul 9:20. Terlalu siang, namun cuaca memang sedang cerah, matahari bersinar terang, langit pun biru dengan sedikit awan.
Ah sayang, saya tak membawa kamera karena masih dipinjam kakak, kamera saku satu lagi baterenya belum diganti dan kemarin lupa juga meminjam (ah, tapi yang dipinjami pun pasti butuh untuk memotret hal lain yang lebih penting daripada meminjamkan). Batere ponsel pun sudah tipis, hanya 3-4 jepretan bisa saya lakukan. Gigit jari melihat puluhan kamera DSLR bertebaran memotret-motret suasana, orang-orang, militer yang berseragam loreng, marinir yang berseragam putih bersih. Saya nilai seragam terbaik adalah Polisi Militer, hijau kecoklatan –atau coklat kehijauan, ya?– dengan aksen putih pada leher, sarung tangan dan sabuk kopel.
Ternyata penonton pun cukup banyak, memenuhi sekeliling lapangan Gasibu. Saya pun mencari kenyamanan nongkrong membuka laptop. Jadilah orang pertama yang duduk di sudut panggung Pesta Rakyat Merdeka, di belakang Marching Band –huhuy, jadi trendsetter– yang kemudian diikuti oleh yang lain. Duduk nyaman, posisi lebih tinggi dan teduh.
Pukul sepuluh tepat, dentuman meriam dan raungan sirine diletupkan dan dibunyikan. Beberapa orang terkaget karena mendengar bunyi ledakan. Oh iya, wajar cukup siang dimulakan upacaranya, agar peringatan detik-detik proklamasi bisa tepat di pukul sepuluh.
Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan, kemudian memberikan pidato peringatan proklamasi, berisi tentang harapannya terhadap kemajuan provinsi Jawa Barat di segala bidang.
Oh iya, laptop ini bisa memotret juga. Resolusi rendah, blur, cukup jauh untuk disebut bagus. Yang penting, “Tanpa skrinsut adalah basbang!” Dan saya baru sadar, saya juga memakai seragam, yaitu seragam Star Trek warna hijau (science officer).
Foto menyusul, GPRS sangat-sangatlah lemot.


Popularity: 5% [?]
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 11:07
euh tau gitu mah kemaren dipinjemin atuh
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 13:09
foto ciwik ciwik pakai seragamnya nambah dung !
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 13:45
baca par 1 jd laper :-(
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 14:20
*penasaran liat seragam PM*
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 14:56
nuntun upacara penurunan bendera yuks…
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 15:04
merdeka bung semuanya !!!!!
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 17:36
#5 apa benar begitu?
*pelanpelankabur*
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 18:58
lumayan lah itu jepretan si MB. merdeka!….?
Sabtu, 18 Agustus 2007 @ 9:12
wah saya juga disana,..he he
Minggu, 19 Agustus 2007 @ 16:40
foto yang terakhir pake kacamata itu sampeyan?
–budiw
Minggu, 19 Agustus 2007 @ 23:35
Star Trek? Trekkie?
Senin, 20 Agustus 2007 @ 11:35
merdeka!!!!
Selasa, 21 Agustus 2007 @ 4:49
yang cukup menarik adalah semur jengkolnya….merdeka ah !
Selasa, 21 Agustus 2007 @ 11:41
waduh ada senjatanya… jadi takut kang
Selasa, 21 Agustus 2007 @ 22:52
#1 dipinjemin batere?
*ngacirrrr
Rabu, 22 Agustus 2007 @ 12:46
#10: Iya.
#15: Hihihi, juragan batere ter-summon.
Rabu, 22 Agustus 2007 @ 12:52
test lagi
Kamis, 23 Agustus 2007 @ 18:36
saya sangat berkesan dengan situs ini semoga tetap jaya dan selalu bisa memberikan yang terbaik bagi yang memerlukannya salam Pandapotan Dalimunthe
Sabtu, 25 Agustus 2007 @ 17:04
tes browser dowank….btw, wordpress kang jay lagi error?
Sabtu, 25 Agustus 2007 @ 20:05
Pagi Tujuh Belasan bukannya Lari maraton ato panjat pinang…..
Hari itu paginya cuman sibuk Antriin Dirigen Minyak Tanah,
Dengan Nomor Antrian 13 dan uang seharga 5 liter minyak…
MERDEKA.!
Selasa, 28 Agustus 2007 @ 9:40
Wah, padahal saya ada di sana juga. Jangan-jangan kita papasan. Saya termasuk yang bawa-bawa DSLR, tapi mungkin bisa dicari di tempat soto ayam atau kupat tahu (hampir) setiap Minggu pagi di Gasibu :P minumnya? udah pasti het lotob nignid hehehe…
Minggu, 11 November 2007 @ 14:29
punya sketsa gambar (denah) tata acara protokoler upacara bendera ga?maksudnya yg ngegambarin posisi2 upacara gt…termasuk posisi duduk para pejabat teras..ada tugas mata kuliah kepotokolan neh..
Jumat, 30 November 2007 @ 1:51
pingin liat gambar tata cara pemakaman dari rumah duka sampai ke penguburannya.
Jumat, 30 November 2007 @ 9:46
#23: Penguburan siapa?
Minggu, 26 Oktober 2008 @ 14:25
JAYA TERUS POLISI MILITER