Husein Mutahar
Jumat, 17 Agustus 2007M
04 Syaban 1428H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Mutahar lahir pada 5 Agustus 1916. Ia tidak pernah mendapat pendidikan musik secara formal. Namun bakat dan perkenalannya dengan doktor musik asal Polandia, Rudzit, menjadikan beliau dikenang sebagai komponis besar hingga saat ini. Ia banyak menyumbangkan karya yang mampu membangkitkan semangat nasionalisme generasi muda pada era perjuangan kemerdekaan. Kini, karya-karyanya tidak hanya dipelajari siswa sekolah, namun diperdengarkan pula saat upacara-upacara kenegaraan.
Ia mengecap pendidikan setahun di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada peridoe 1946-1947, setelah tamat dari MULO B (1934) dan AMS A I (1938). Pada tahun 1945, Mutahar bekerja sebagai Sekretaris Panglima Angkatan Laut RI di Yogyakarta, kemudian menjadi pegawai tinggi Sekretariat Negara di Yogyakarta (1947). Jabatan terakhirnya adalah sebagai Penjabat Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri (1974), setelah dipercaya sebagai Duta Besar RI di Vatikan (1969-1973). Di samping himne Syukur, lagu ciptaan pertamanya yang diperkenalkan kepada khalayak pada Januari 1945, Mutahar juga mengarang lagu mars Hari Merdeka (1946). Karya terakhirnya, Dirgahayu Indonesiaku, menjadi lagu resmi ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia.

Pada 1946-1948, Mutahar menjadi ajudan Presiden Sukarno. Ia adalah penyelamat bendera pusaka Merah Putih saat Yogyakarta, ibu kota Republik Indonesia kala itu, dibombardir Belanda. Mutahar mengamankan bendera tersebut selama tujuh bulan agar tidak jatuh ke tangan Belanda.
H. Mutahar juga terlibat dalam gerakan Pramuka sejak awal lembaga kepanduan itu berdiri. Ia juga pengagas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Kwarnas Pramuka sebenarnya telah berencana untuk mengadakan konser untuk memperdengarkan karya-karya mantan ajudan Bung Karno tersebut. Tercatat 199 lagu menjadi karyanya.
Lelaki yang bisa berbicara dalam 12 bahasa itu dikenal sebagai budayawan yang lemah lembut dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Ia tidak pernah menikah, namun memiliki sembilan anak angkat yang sangat dekat dengannya. Kepada mereka, Mutahar sering berpesan agar menerapkan sifat jujur dan disiplin.
Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 9 Juni 2004, pukul 16.30, dalam usia 88 tahun. Pada detik-detik kematiannya, Pak Mut berpesan untuk dimakamkan di Taman Permakaman Umum Jeruk Purut.
–
Dikutip dari Republika, Tempo dan Wikipedia.
Popularity: 4% [?]
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 9:28
Mozilla Firefox 1.5.0.7 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.7 Windows XP
12 bahasa… wew…
1. pertamax
2. first
3. kahiji
4. nomer siji
5. numero uno
6. pertamo-tamo
tah ngan 6 bahasa.
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 10:56
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
wah meninggalnya baru tahun 2004.
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 12:57
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
kirain mau nulis lagu tujuh belas agustus cipt H. Mutahar versi 5 stanza :p
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 17:41
Mozilla Firefox 1.0.7 Windows 2000
Mozilla Firefox 1.0.7 Windows 2000
koq gw gak denger beliau meninggal tahun 2004
beritanya kalah oleh kebyar acara dodols kali ya? *garuggarug*
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 18:39
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
“In Memoriam” Husein Mutahar
Pemakaman Sederhana untuk Seorang Luar Biasa
Asalnya dari tulisan Bondan Winarno di kompas. Saya cari link ke kompas tapi blm ketemu. Pakai link ini dulu aja.
http://darmasdt.multiply.com/music
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 20:52
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
Hmmm 12 bahasa dan pintar (berkarya) pula. Dalam situasi keterbatasan negara waktu itu, masih banyak pribadi seperti Pak Mutahar yang bisa menciptakan karya milestone.
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 23:02
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Windows XP
ooo..jadi h=husein. Baru tahu
Rabu, 19 September 2007 @ 10:59
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Linux
Mozilla Firefox 2.0.0.6 Linux
ayo menyanyi :)
Kamis, 6 Desember 2007 @ 4:14
Debian IceWeasel 2.0.0.3 Linux
Debian IceWeasel 2.0.0.3 Linux
[...] emosi dan pikiran dalam tulisan Husein Mutahar Mutahar lahir pada 5 Agustus 1916. Ia tidak pernah mendapat pendidikan musik secara formal. Namun [...]