Mengurangi Huruf Latin Untuk Bahasa Indonesia
Selasa, 24 Juli 2007M
10 Rajab 1428H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Real Time GPS Vehicle Tracking Live Tracking 10 Second Updates
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Aksara Latin yang digunakan di dalam bahasa Indonesia berjumlah 26. Ke-26 abjad tersebut rasanya masih terlalu banyak, dan lagipula ada beberapa abjad yang jarang sekali digunakan. Oleh karena itu mari kita sederhanakan abjad-abjad tersebut dan menyesuaikan dengan kata-kata yang kita gunakan.
Pertama-tama, huruf X, kita ganti dengan gabungan huruf K dan S. Kebetulan tidak ada kata dalam bahasa Indonesia asli yang menggunakan huruf ini, kebanyakan merupakan kata serapan dari bahasa asing. Misalnya taxi menjadi taksi, maximal menjadi maksimal, dan seterusnya.
Selanjutnya, huruf Q kita ganti dengan KW. Serupa dengan X, kata2 yang mengunakan huruf ini juga sangat sedikit sekali.
Berikutnya, huruf Z. Huruf Z kita ganti menjadi C saja. Memang tidak ada alasan kuat tentang hal ini.
Huruf Y diganti dengan I. Hal ini dilakukan sebab bunii huruf tersebut mirip dengan I.
Kemudian huruf F dan V keduania diganti menjadi P, seperti halnia terjadi pada orang-orang Sunda. Pada lepel ini masih belum terjadi perubahan iang signipikan.
Hurup W kemudian diganti menjadi hurup U. Berarti sampai saat ini kita sudah mengeliminasi 7 hurup.
Hurup iang bisa kita eliminasi lagi adalah R, mengingat baniak orang iang kesulitan meniebutkan hurup tersebut. R kita ganti dengan L.
Selanjutnia, gabungan hulup KH diganti menjadi H.
Iang paling belpengaluh adalah hulup S iang diganti menjadi C.
Hulup G juga diganti menjadi K.
Dan hulup J juga diganti menjadi C.
Caia laca cudah cukup untuk hulup-hulup konconannia. Cekalank kita kanti hulup pokalnia.
Cuma ada lima hulup pokal, A, I, U, E, dan O.
Kita akan eliminaci dua hulup pokal. Hulup I mencadi dua hulup E iaitu EE. Cementala hulup U mencadee dua hulup O iaitoo OO.
Cadi, campe cekalank, keeta belhaceel menkoolangee hooloop-hooloop keeta. Kalaoo keeta tooleeckan lagee, hooloop-hooloop eeang telceeca adalah: A, B, C, D, E, H, K, L, M, N, O, P, dan T.
Haneea ada 12 belac hooloop! Looal beeaca bookan? Padahal cebeloomneea keeta pooneea 26 hooloop. Eenee adalah penemooan eeang cankat penteenk dan cikneepeekan!
Co, ceelahkan keeleemkan tooleecan anda denkan menkkoonakan dooa belac hooloop telceboot.
Popularity: 4% [?]
Selasa, 24 Juli 2007 @ 17:55
Hahaha… ampun…. Jay, mencapai 34 tahun bukan berarti boleh menjadi gila lho :P
Selasa, 24 Juli 2007 @ 18:33
anjrit!
*kehabisan kata untuk berkomentar*
Selasa, 24 Juli 2007 @ 18:45
wakakakak, akhirnya malah jd aneh ….
Selasa, 24 Juli 2007 @ 18:51
Cai, oomool 34 eetoo memank beeacania cooka dapat eede hebat!!!
Bakaimana kalaoo hooloop d keeta kantee denkan t?
Kan meereep tooh cateenia! Cadee cooma 11!
Selasa, 24 Juli 2007 @ 18:57
Merem ah. Jay gokil.
Q jadi KW? Inggris kaleee :p
Selasa, 24 Juli 2007 @ 19:05
#5: Cidak acooh, kank. kan noolis kwolkwolah, kwalkwoon, kwooalici, kwooancici, cadi lebeeh loocoo.
Selasa, 24 Juli 2007 @ 19:11
haiyah. gokil amat idenya. ;))
Selasa, 24 Juli 2007 @ 19:39
ngeliat jay belajar gila… :P
*minum teh*
Selasa, 24 Juli 2007 @ 19:40
bacbank!
http://arsip.fajran.web.id/cadel.php
Selasa, 24 Juli 2007 @ 20:21
wah..
jadi cadel!
ini bahasa buat anak-anak kang!
nggak ikutan ah.. susah :D
Selasa, 24 Juli 2007 @ 20:46
caia tida ikootan…
Selasa, 24 Juli 2007 @ 21:57
waaskah, lhaska malaskah tambaskah bingaaskung laskak askan.
tambaskah ribasket ngomongaske ngenaske ikaski ;)) eraskam…
Selasa, 24 Juli 2007 @ 22:20
Kang Jae,
Sedikit dipoles terus dibumbui, kirimkan ke Majalah Tempo untuk rubrik “Bahasa” sudah pantes banget ini kang. Percayalah, ide tulisan kang Jae ini beneran orisinil dan “loocoo”. :)
Selasa, 24 Juli 2007 @ 22:36
#13: Tooleecan eenee teedak oleeceeneel. Tooleecan eenee hania loocoo, kootemookan tanpa cenkaca, laloo koolapeekan, kooedeet dan kootooleeckan dee ceenee daleepada polooald-polooald mencadee emaeel belantaee iank coodah teedak loocoo lakee.
Demeekeean.
Rabu, 25 Juli 2007 @ 2:05
hahahah ampun jay lier pisan mbacanya :D
waks avatar ganti photobaru dg rambut pendek
Rabu, 25 Juli 2007 @ 9:40
*terdiam sambil lirik komen #1
34 taun dan gokil…:D
Rabu, 25 Juli 2007 @ 9:57
kadang suatu kondeesee dan seetuasee yang membenarkan eede geela keluar. :)
bagus kang..
Rabu, 25 Juli 2007 @ 9:59
lalat ohm:
cikneepeekan –> ceekneepeekan
caia –> caeea
Rabu, 25 Juli 2007 @ 10:04
#18: Heuheu, puyeng meriksanya lagi.
*sempat-sempatnya pula dikau mengoreksi*
Rabu, 25 Juli 2007 @ 10:46
huahahahaha.. iya deh.. happee belated beelsdai ya.. eh maap, baloo inget kalo hania belakoo oontook bahasa indonesia :P
Rabu, 25 Juli 2007 @ 13:46
*pingkel*
Rabu, 25 Juli 2007 @ 15:11
* #18 : Tambah catoo lalat lakee :
Cadi => Cadee
* Kleaceep!
* Gimana kalo mau nulis : gilee…?
Kira-kira kebaca ga ya?
Rabu, 25 Juli 2007 @ 15:13
Lalat oontook akoo cendeelee :
Kleaceep => Kleateep
Rabu, 25 Juli 2007 @ 17:34
hooacleet!
aclee, kank cai kokeel abeec!
gooe ampe nooleec dee notpet dooloo baloo beeca komental.
caloot kank!
Kamis, 26 Juli 2007 @ 8:19
Tambah aneh :p
hehehe..
Kamis, 26 Juli 2007 @ 8:35
keien2
klo perlu abjad yg bisa diganti dengan angka
misal E = 3, dst
dihapus aja :-)
jd inget generator abg-nya heri
Kamis, 26 Juli 2007 @ 12:54
kalo pake latex gimana?
kan bisa untuk nulis2 rumus matematika
Kamis, 26 Juli 2007 @ 13:31
#27: Adakah hubungannya dengan Latex?
Kamis, 26 Juli 2007 @ 15:46
Lama2 jadi:
“….uu..aa..uu..aa” sambil satu tangan di atas kepala dan satunya lagi garuk-garuk ketiak.
Kamis, 26 Juli 2007 @ 21:55
hahaha…kirain teh beneran topiknya tentang kajian bahasa…
taunya cuman “heureuy”!!!
ketipu neh, tadi nggak liat tag-nya sih.. =))
Jumat, 27 Juli 2007 @ 6:00
cape de
*laree*
Jumat, 27 Juli 2007 @ 10:53
looo mas lakok di kurangi… nanti klo abis gimana tuh, di kurangi terus
Senin, 30 Juli 2007 @ 11:43
hemm..lumayan juga ini untuk menambah pekerjaan.
cape de…
Senin, 30 Juli 2007 @ 13:52
[...] source : Yulian Firdaus [...]
Senin, 30 Juli 2007 @ 16:06
jujur, ini membuat saya ketawa setelah seharian dibuat bete orang-orang kantor :)
Selasa, 31 Juli 2007 @ 10:43
wah, boleh juga idenya. terutama untuk yang X itu, saya setuju
tapi sebetulnya saya malah berpikir sebaliknya. koleksi aksara indonesia malah kurang.
kita tahu kan aksara sansekerta yang seperti huruf c dengan coretan di bawahnya? kita tidak memasukkannya dalam koleksi aksara nasional, akibatnya kita hanya bisa menulis “Kerajaan Sriwijaya”. menurut guru sejarah saya di SMA (hehe!) seharusnya “crivijaya” (huruf c itu anggaplah aksara sansekerta yang saya maksud)
kalo soal kh, jangan diganti ah. kita kan perlu transliterasi arab juga
Selasa, 31 Juli 2007 @ 12:03
#36: Saya malah berpikir –sebagai contoh– aksara e taling, atau é harus ada, karena banyak kosakata yang ditulis menjadi ambigu ketika dibaca.
Selasa, 31 Juli 2007 @ 19:01
Secara gitu loh Jay bahasa Indonesia itu paling tidak konsisten. Kita aja yang sudah kelamaan biasa denger jadi kadang pelafalannya ga sama seperti tulisannya (walaupun harusnya bhs Indonesia itu termasuk Homophone = yg dibaca sesuai dengan yg ditulis). Buktinya huruf E katanya ada 2 ternyata ada 3! Huruf O ada 1 nyatanya ada 2 :D
Makanya ga aneh bule ga bisa spell bahasa Indonesia dg benar hahahaha ato pake logat daerah yang E nya kentel semua :D
*yg pernah puyeng mikirin text to speech bahasa Indonesia.
PR: Coba bedakan huruf E yang 3 tadi dan O yang 2 tadi :P *ngacirrrr
Rabu, 1 Agustus 2007 @ 12:31
Selamat Ultah Jay … punten telat …
Habis kemarin2 web nya mati sih … upgrade atuh Kang serverna … :p
Rabu, 1 Agustus 2007 @ 17:44
#40: Hatur nuhun, Q!
Rabu, 1 Agustus 2007 @ 20:37
bagaimana dgn Al-Qur’an?
Al kwuran?
Rabu, 1 Agustus 2007 @ 20:40
zikir?jadi cikir?
Rabu, 1 Agustus 2007 @ 20:44
favorit jadi paporit?formalin?pormalin?
Rabu, 1 Agustus 2007 @ 20:48
gilagila
Kamis, 2 Agustus 2007 @ 15:44
gimana kalo semua huruf kita eliminasi saja, semua di ganti dengan angka…
misal : a=1, b=2, c=3 dst…
gw cuman mo ngasih komentar…
7;9;12;1_12;15_10;1;25 !!
Kamis, 2 Agustus 2007 @ 16:04
duh susah juga kalo mesti di ubah lagi, ntar malah bingun mau pakenya gimana
Jumat, 3 Agustus 2007 @ 16:15
[...] (Sumber : http://yulian.firdaus.or.id) [...]
Kamis, 9 Agustus 2007 @ 19:34
lucu banget…. :D:D:D:D.. sampe sakit perut gua niy
Jumat, 6 November 2009 @ 10:03
plagiat