Kursi Barselona
Minggu, 8 Juli 2007M
22 Jumadil Akhir 1428H
- Tracking System
- International phone card
Awal abad ke-20, di tahun 1920-an, adalah awalnya perkembangan Arsitektur Modern yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi industri secara umum. Tiga tokoh arsitek Eropa dianggap sebagai penggagas gerakan Arsitektur Modern, yaitu Le Corbusier, Mies van der Rohe dan Walter Gropius. Tak hanya ide, konsep dan visinya yang berkembang, juga disertai atribut-atribut lainnya yang ikut menyelaraskan perkembangan modernisasi. Arsitektur Modern menumbuhkan polemik seperti ornament is crime versus god is in detail atau small is beautiful versus big is beautiful, dan menelurkan konsep-konsep estetika mesin, form follow function, struktur yang diekspos serta penolakan terhadap gaya historikal.
Arsitektur Modern menjadi mainstream hingga tahun 1960-an dan mulai digugat oleh gerakan postmodernism. Secara umum –tidak hanya dalam arsitektur– budaya postmodernism mulai mendunia. Dalam musik, literatur, lukisan dan bahkan gaya hidup, semuanya menggugat konsep-konsep mainstream modernisme. Jargon pop-art, kontemporer, alternatif, dekonstruksi, neoklasik, pluralisme, ironi, paradoks dan lain-lainnya semakin merebak.
Dalam dunia arsitektur, satu hal yang tak pernah lepas adalah unsur pelengkap dan asesoris interior dan furniture. Hingga kini, satu rancangan kursi di tahun 1929 oleh Mies van der Rohe dan rekannya, Lily Reich, yang disebut sebagai Kursi Barselona (Barcelona Chair) masih banyak dipakai. Sebuah rancangan kursi yang sederhana, modern dan yang terpenting adalah nyaman diduduki. Memang nyaman!

Seperti apa bentuknya; anda bisa mencari contoh gambarnya di Google Images atau seperti foto yang saya sertakan di tulisan ini. Dua buah kursi barselona di kantor rekan senior saya di Bandung, yang difungsikan sebagai kursi tamu di ruang tunggu yang berlatarkan lukisan suasana Spanyol.
Pada tahun 1929, Barselona menjadi tuan rumah World Arts Fair. Pemerintah Jerman menugaskan Mies van de Rohe untuk merancang paviliun di Montjuic sebagai tempat pameran. Mies sukses membangun paviliun dengan konsep-konsepnya, seperti ruang yang mengalir, penggunaan kaca dan baja serta beberapa bahan marmer. Selain itu Mies juga merancang furniture yang dianggap sederhana, tapi tidak baginya.
“The chair is a very difficult object. Everyone who has ever tried to make one knows that. There are endless possibilities and many problems – the chair has to be light, it has to be strong, it has to be comfortable. It is almost easier to build a sky scraper than a chair.” –Mies van der Rohe: 1930.
World Art Fair adalah peristiwa dunia, sebuah acara penting bagi ningrat istana Spanyol dan beberapa pemerintahan maupun kerajaan di Eropa. Ia tahu bahwa yang ia rancang haruslah, “an important chair, a very elegant chair and costly. It had to be monumental. You couldn’t just use a kitchen chair.” Hingga akhirnya seluruh kursi di The Pavillion diisi oleh kursi rancangannya, dan melayani Raja dan Ratu Spanyol saat itu. Memang engga ada kursi lain, toh?
Barcelona Chair kemudian menjadi terkenal di Spanyol dan di tahun 1950 Mies sedikit merancang ulang kursinya dengan penggunaan stainless-steel.
Berapa harga kursi tersebut jika kita beli sekarang?
Antara US$600 hingga US$3.000. Wuih!
Tapi di IKEA Singapura bisa lebih murah, begitu menurut rekan senior saya, Ridwan ‘Emil’ Kamil sambil duduk dan menelepon.

Di kampung juga ada kursi beken, namanya jojodog, buatan Mis Pander Hawu!
Selalu ada di pawon bersama songsong, alat untuk meniup bara kayu bakar.
Minggu, 8 Juli 2007 @ 7:52
Using
Kursi yang paling nyaman dididuki adalah sofa (ya iya lah!) ;)
*sepertinyapertamax!*
Minggu, 8 Juli 2007 @ 8:00
Using
Gak ngerti ………… :P
Minggu, 8 Juli 2007 @ 9:17
Using
barselona OR barcelona?
Minggu, 8 Juli 2007 @ 12:05
Using
Yang pasti kursi atau sofa senilai itu memang nyaman banget. Pernah saya duduk di sofa yang harganya sekitar 60 juta. Kayaknya buat tidur juga enak :D
Minggu, 8 Juli 2007 @ 13:19
Using
yg enak didudukin mah “kursi panas”
Minggu, 8 Juli 2007 @ 20:20
Using
kursi kok mahal-mahal amat yak?? itu barselona kok mirip kursi pijat getar yang dijual di mal-mal …. :)
Minggu, 8 Juli 2007 @ 23:23
Using
kalo perlu furniture lain, seperti kitchen set dll bisa kontak saya. gak sampe puluhan juta begitu.
*iklan mode:ON
(tenang om Jay, mun pajeng ti dieu mah moal hilap moal lumpat)
Senin, 9 Juli 2007 @ 8:34
Using
#3: Sama seperti pada Andalucia dan Andalusia.
#6: Berarti kursi pijat tersebut yang meniru Barcelona Chair.
Rabu, 11 Juli 2007 @ 14:15
Using
Kursi kok mahal amat? Fiturnya apa aja itu? :)
Kalo sama kursi Pejabat2 mahalan mana?
Rabu, 11 Juli 2007 @ 14:18
Using
kalo barcelona itu dibilang icon modern, bolehlah, daripada tidak ada. tapi sebatas materialnya yg stainless steel. kalo bentuk kakinya, lihat X itu. itu sudah ada sejak jaman Fir’aun.
soal kursi, klik below
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0302/02/iptek/108428.htm
mangjamal
Rabu, 11 Juli 2007 @ 15:36
Using
wah, kapan ya bisa beli kursi ini??? mahal banget… :D
-IT-
Rabu, 11 Juli 2007 @ 17:52
Using
duh enak banget kursinya, bisa bisa tidur duduk di sana
Kamis, 12 Juli 2007 @ 10:37
Using
hihihi…bahasa buhun: “jojodog” sama “songsong”…ada juga “boboko” dan “aseupan”…
Kamis, 12 Juli 2007 @ 13:40
Using
tulisannya “segar”. jurnalis pasti, ya? salam.
Sabtu, 14 Juli 2007 @ 16:34
Using
#14: Heuheu, saya bukan jurnalis.
Minggu, 15 Juli 2007 @ 8:35
Using
Hmmm… apa yaa
yang jelas EMPUK! :D
Selasa, 17 Juli 2007 @ 22:50
Using
Bieu saya tidinya… jadi malah merhatikeun eta korsi. Biasana mah ngan diuk di ujungna wungkul tanpa bersandar, da ngan nungguan sakeudeung terus dititah asup. Tah bieu mah nyobaan bersandar… lageday… eh ternyata kursi barselona ieu teh rada cilaka oge keur sayah.
Hese hudangna!! sigana baheula jargonna ditiron ligna, tapi ieu mah “sudah duduk hese berdiri”
(beurat ku beuteung tea geuning!)
Sabtu, 21 Juli 2007 @ 23:09
Using
yang jelas enak diduduki ya kursi jabatan
Senin, 23 Juli 2007 @ 12:01
Using
Baru tahu yg namanya kursi dari barcelona.
Rabu, 19 September 2007 @ 21:22
Using
1. mmhh…kira2 klo didudukin sama orang gemuk tahan ga ya?….
2. waktu ngedesain kayanya si mies ini terinspirasi ama bentuk perutnya para binaragawan deh….cos klo diliat liat ko sandarannya kaya sixpack nya ade ray…:)
Kamis, 13 Desember 2007 @ 20:26
Using
saya pingin tau harga kursi itu…….saya perlu untuk jual ke kantor asal ada untung
Minggu, 20 Juli 2008 @ 13:43
Using
lucu jg th kursi
pa lagi yang duduk hahahaha
bagussssssssssssssssss