Berpengalaman
Jumat, 13 April 2007M
26 Rabiul Awal 1428H
- Tracking System
- International phone card
Saya, dengan sedikit narsisistik, cukup sering disebut berpengalaman dalam bidang tertentu. Misalnya di dunia Linux. Berpengalaman sering disejajarkan dengan kepakaran, ekspertisi, suhu, master dan istilah lainnya yang dekat dengan posisi sebagai tempat bertanya, berkonsultasi, tempat meminta kail, hingga tempat meminta ikan, karena kadang orang lebih menyukai sesuatu yang instan. “Berilah kail, jangan beri ikan” harus bersinggungan dengan “gue minta ikan, bukan minta pancing elu!”
Jika saya tengok ke masa lampau ringkasnya kira-kira begini. Pada pertengahan tahun 1998 saya mulai mencoba Linux, dual-boot di desktop PC dengan Windows. Tiga bulan kemudian Linux User Group didirikan, termasuk saya yang terlibat di dalamnya meski pengalaman saya bisa dianggap nol. Saya kemudian harus berdiri di pentas Installfest, di hadapan ratusan orang dengan animo besar terhadap sistem operasi baru yang bernama Linux ini, dan ratusan pertanyaan menghujam seolah saya adalah sang ahli Linux. Tak ada materi Linux yang saya kuasai saat itu, hanya berbekal pernah menjadi Instruktur AutoCAD, pelajaran kuliah Teknik Komunikasi dan teknik lapangan OSPEK.
Waktu berlalu, mendekati sepuluh tahun sejak saat itu, dan saya masih berkutat memakai dan mempelajari yang namanya Linux ini. Dan saya tetap bukan sang ahli, apalagi maestro, hanya berpengalaman, pula sedikit, regardless succeeded or not in every case.
Bagaimana dengan hidup?
Sama saja.
Beberapa waktu lalu saya sempat tercenung saat login ke komputer dan mendapatkan sebuah quote fortune yang berbunyi Experience is what you get when you didn’t get what you wanted. Pengalaman adalah apa yang kita dapatkan saat kita tak mendapatkan apa yang kita inginkan.
Mengacu kepada kalimat di atas dengan mengabaikan benar atau tidaknya kalimat tersebut, maka saya adalah termasuk dalam definisi tersebut. Ada banyak yang tidak saya dapatkan dari apa yang saya inginkan, meski proses upaya peraihan keinginan tersebut tidaklah kecil. I am experienced, maybe most experienced, or fully experienced. Is there any award for this thing? Or reward, maybe?
Jadi, apa yang saya dapatkan?
Saya menjadi kuat. Saya punya kekuatan.
Untuk apa menjadi kuat?
Untuk mendapatkan apa yang tak saya dapatkan dari apa yang saya inginkan.
Dialektik.
Rekursif.
Have a nice weekend, fellas!
Jumat, 13 April 2007 @ 14:17
Using
Tapi gak menjadi orang buta ngobrol sama orang buta tentang wanita cantik kan ? :-)
Jumat, 13 April 2007 @ 15:28
Using
mendapatkan apa yang tak saya dapatkan dari apa yang saya inginkan.
lah ini jadi tag line blog gw :)
Jumat, 13 April 2007 @ 16:23
Using
belajar itu gak pernah ada batasnya. sekarang udah menguasai, besok udah ada yang baru/tambahan lagi. itu makanya sertifikasi aja ada yang satu atau dua tahun sekali.
Jumat, 13 April 2007 @ 16:23
Using
When you try your best, but you dont succeed
When you get what you want but not what you need
When you feel so tired but you can’t sleep
Stuck in reverse
*karaoke*
Jumat, 13 April 2007 @ 16:29
Using
gemana caranya install linux?
Jumat, 13 April 2007 @ 16:41
Using
Kata _expertasi_ itu dari asalnya bahasa apa sih ? Atau saya yg kurang gaul
Jumat, 13 April 2007 @ 16:56
Using
#3: Soal Linux, itu hanya analogi. Konteksnya bukan di situ.
#6: Oh saalh keitk, maksudnya ekspertisi, dari expertise. Tanpa referensi kamus baku.
Jumat, 13 April 2007 @ 17:09
Using
Mungkin lebih tepat begini : Untuk *menerima* apa yang tak saya dapatkan dari apa yang saya inginkan
Jumat, 13 April 2007 @ 17:10
Using
Jadi kamu sekarang sudah sudah super expert yah, mintanya Linux, belajar Linux, dapatnya Mac OS X :P
Jumat, 13 April 2007 @ 17:35
Using
#9: Jelas bukan expert, tapi experienced, berpengalaman, regardless succeeded-or-not or became-expert-or-not.
Mac OS X itu hanya bonus dari hardware Apple.
Jumat, 13 April 2007 @ 17:40
Using
jadi inget #indolinux
Jumat, 13 April 2007 @ 17:44
Using
jadi inget kantin borju =))
Jumat, 13 April 2007 @ 22:18
Using
Life is a cup of coffee :). Mine is bitter. I love it that way. Let’s enjoy it. Eh, tapi punya Jay kan manis ya. Enjoy it juga, fellah !!
Jumat, 13 April 2007 @ 22:52
Using
#13: Mas Koen dapat angka 13 di Jumat 13.
Live long and prosper!
Sabtu, 14 April 2007 @ 6:34
Using
KLUB mati suri. Mosok harus mengerahkan orang-orang lama lagi untuk menghidupkannya? Jay berminat? he he he.
Sabtu, 14 April 2007 @ 14:00
Using
saya pernah dengar yang kurang lebih: “semakin kita banyak tahu, kita akan semakin tahu kalau kita itu serba tidak tahu”
Sabtu, 14 April 2007 @ 14:54
Using
Yach hidup memang begitu. Tapi kadang-kadang hal tersebut bisa menghasil income tambahan :-D
Minggu, 15 April 2007 @ 9:28
Using
jay wrote: “Berilah kail, jangan beri ikan”
-> hehehe persis banget dengan pengalaman ngobrol dengan orang tua *bukan orang tua pribadi, katanya kalo hidup ini jangan ngejer ikan tapi benerin dulu tuh kail, dijamin dah ikannya nyamber….. jay mancing yuuuuuuu :P *malem ini kita ke seafood aja ya, jalan cepat menuju ikan, jangan lupa bawa kail *halah :D makan sifut sambil bawa2 joran lucu kaleee ya :P kekekekekekeke….
Senin, 16 April 2007 @ 22:19
Using
jadi, gimana caranya install linux?
Selasa, 17 April 2007 @ 13:59
Using
Ilmu Padi sigana kang Jay atawa naonnya ulah siga katak di bawah tempurung …. hehehehehehehe Cag Ah