Jaringan Pesan Instan Jabber

Sabtu, 30 Desember 2006M
08 Dzulhijjah 1427H

Satu gaya hidup di dunia internet yang rasanya sulit dilepaskan adalah berkomunikasi melalui pesan instan, atau instant messenger. Sejak ICQ diluncurkan dan diikuti oleh korporasi besar lainnya –seperti Microsoft, AOL, Yahoo dan Google– yang mengembangkan layanan serupa telah mengajak jutaan pengguna internet masuk ke dalam budaya baru dalam berkomunikasi yang cepat, seketika dan sederhana. Seperti halnya kehadiran (presence) secara fisik, konsep kehadiran pun dibawa ke dalam dunia maya internet. Meski tak sepanjang waktu komunikasi instan itu dilakukan selama kita tersambung ke internet, rasanya melihat deretan daftar kontak yang online sudah cukup menemani aktivitas kita, dan kadang ekspresi emosi yang tertulis dalam status messenger sudah cukup memberitahukan teman yang online, meski belum tentu dibarengi dengan sebuah harapan, “Hai semua, message gue, dong!” Dan kadang dialog singkat pun sering terjadi, seperti “paen, mbut?” yang kemudian dijawab sama singkatnya, “bengong, jem!” dan kemudian masing-masing kembali ke aktivitas atau rutinitas pekerjaan.

Tahun 2002 saya mencoba mempelajari konsep pesan instan hasil pengembangan para pengembang Open Source, yaitu Jabber. Jabber sendiri adalah hanyalah sebagian kecil dari sebuah standar protokol yang terus dikembangkan, yaitu protokol XMPP. Saat itu di tengah kompetisi layanan pesan instan antara ICQ (yang dimerjer dengan AIM), MSN dan Yahoo Messenger tentulah sedikit membuat penasaran, apa konsep strategisnya hingga diluncurkannya Jabber tersebut.

Sebelum Jabber, semua pesan instan yang ada adalah bersifat tersentral. Jabber menawarkan konsep lain, yaitu terdistribusi. Sebagai contoh, sejak internet di Indonesia terputus ke dunia akibat musibah gempa di Taiwan banyak pengguna internet kehilangan media komunikasi pesan instan. Keluhan terjadi di mana-mana, seolah-olah kehilangan deretan kontak yang biasa menemani aktivitas, apalagi jika dibandingkan dengan mereka butuh atau bergantung kepada sarana komunikasi pesan instan dalam pekerjaan dan profesi.

Beberapa network atau PJI masih mempunyai jalur backup sehingga akses internet ke luar negeri tidak sepenuhnya terputus. Namun mempunyai akses sendirian tanpa teman juga rasanya hambar, apalagi saat melirik mailing list yang mendadak sepi, tulisan-tulisan blog yang biasa dibaca tak ada pembaruan, tak ada conference Yahoo Messenger, dan sebagainya.

Sore hari setelah mendengar kabar bahwa perbaikan backbone internet membutuhkan waktu yang cukup lama, saya mengaktifkan kembali server Jabber yang mati beberapa bulan lalu karena kerusakan harddisk. Setidaknya tindakan reaktif saya –tak layak saya sebut responsif– mempunyai tujuan agar komunikasi dengan kontak yang biasa online masih tetap ada. Memang tak layak disebut jaringan terdistribusi sebab servernya hanya satu, setidaknya saya sudah menyampaikan contoh kasus pentingnya konten atau jaringan-konten lokal di Indonesia tanpa harus membebani trafik internet ke luar negeri.

Namun server jabber.or.id yang saya aktifkan tersebut beruntung mendapat teman sebagai contoh konsep pesan instan Jabber yang terdistribusi, yaitu berkomunikasi dengan server Jabber ui.edu. Jadi pengguna yang login di server jabber.or.id bisa berkomunikasi dengan pengguna yang login di server ui.edu. Tidak terbatas jika institusi lain membuat server Jabber masing-masing, meski misalnya registrasi penggunanya tidak bersifat publik. Saat server Jabber mendapatkan link internet ke luar negerinya kembali –meski lambat– pengguna jabber.or.id bisa berkomunikasi dengan pengguna Google Talk.

Dalam kasus ini, selain saya merekomendasikan, juga berharap institusi atau korporasi yang mempunyai pengguna yang sangat banyak membuat server Jabber masing-masing, agar trafik komunikasi pesan instan antar wilayah di dalam negeri tidak membebani trafik internet ke luar negeri. Juga sebagai sebuah upaya memberdayakan infrastruktur dalam negeri semakin lebih baik.

Mengimplementasikan layanan pesan instan dengan berbagai fiturnya memang rumit bagi ISP atau PJI, institusi atau korporasi. Namun bisa saya katakan mudah untuk sekadar penyediaan pesan instan antar pengguna atau layanan conference. Memang butuh upaya besar jika menuruti keinginan untuk menyediakan layanan hingga ke transfer file atau voice chat, tapi jika kita lihat sekilas umumnya pengguna hanya butuh komunikasi pesan instan, butuh kehadiran teman-temannya dalam deretan kontak online. Setidaknya inisiasi implementasi bisa dilakukan dengan sumber daya yang ada, menumpang di sebuah server Linux dan di-install oleh pihak system administrator institusi terkait.

Mungkin asumsi saya terlalu berlebihan, namun setidaknya komunitas Opisboy tempat berkumpulnya admin-admin ISP dari ISP kelas kakap hingga kelas teri pastilah mempunyai kemampuan dasar sistem operasi Linux, mengedit teks konfigurasi, sedikit scripting, membuat db dalam MySQL dan menambah record DNS. Pengguna? Cukup menggunakan software client Jabber yang banyak tersedia bebas untuk Linux, Windows atau Macintosh.

Still I felt I assume too much!

*Men Amen, Google Hosted underpaidworkers.org udah di-approve belum?*

Popularity: 4% [?]

Catatan Yang Mungkin Terkait

Tidak ada isian yang terkait |

Komentar

28 komentar untuk catatan 'Jaringan Pesan Instan Jabber'

  1. #1
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0.0.1 Windows XP

    install jabber ah…

  2. #2
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0.0.1 SuSE Linux

    Sedih klo terus di belakang firewall…. :(

    Anehnya, koq akses Gmail (termasuk Google Chat) bisa dibilang lancar-lancar aja ya…

    *binun sendiri*

  3. #3
    gravatar
    Mozilla Firefox 1.5.0.8 Ubuntu Linux

    ooh jabber.or.id hard disknya crash toh, pantesan saya harus register ulang :D untung user list belombanyaks hehe. ada yg bisa saya bantu kang? ngacak2 webnya mungkin? heuheuhue.

  4. #4
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0 Windows XP

    Wah baru tau bro..thanks infonya

  5. #5
    gravatar
    Unbranded Firefox 2.0 Mac OS X

    yg anderped dihosting di webhosting jay, yg macsux doang dimasukin ke google hosted

  6. #6
    gravatar
    Mozilla Firefox 1.5.0.7 Windows XP

    bagaimana dgn voip rakyat communicator mas? http://voiprakyat.or.id/
    saya sdh gunakan dan menurut saya cukup pantas sebagai software komunikasi di internet, menggantikan dominasi software2 luar negeri. tinggal dukungan kita2 aja terhadap aplikasi2 karya anak bangsa tsb. yang penting berdayakan bandwidth nasional. :D salam kenal..

  7. #7
    gravatar
    Internet Explorer 6.0 Windows XP

    wah asik

  8. #8
    gravatar
    Internet Explorer 6.0 Windows XP

    Akhirnya koneksi internet dah normal lagi, gak kebayang hidup tanpa browsing

  9. #9
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0 Windows XP

    Anda bukan jay jika belum liat blog saya

  10. #10
    gravatar
    Opera 9.10 Linux

    ada saran buwat yg di belakang firewall, ? :D

  11. #11
    gravatar
    Epiphany 2.16 Gentoo Linux

    #10: Nggak ngerti pertanyaanmu. Messenger lain pun tak diberi saran apa-apa jika klien berada di belakang firewall, kecuali jika portnya diblokir firewall, ya tinggal dibuka/di-allow saja di firewall-nya.

  12. #12
    gravatar
    Internet Explorer 6.0 Windows XP

    jabber masih dipake gak mas jay setelah akses internet stabil kayak gini. hihihi

  13. #13
    gravatar
    Epiphany 2.16 Gentoo Linux

    #12: Yang saya rekomendasikan adalah sesuatu yang menurut kebanyakan orang nggak gaul, nggak keren, nggak branded.

  14. #14
    gravatar
    Opera 9.02 Windows XP

    Wah, lagi dikunjungin jabbernya koq mo ganti disain. Ya udah, tak tunggu ya.

    Ngomong2 ini mirip dengan www [dot] jabbix [dot] net gak? Pengen tahu aja.

  15. #15
    gravatar
    Mozilla Firefox 1.0.4 Debian GNU/Linux

    Jabber dah bantuin aku waktu koneksi amburadul kemaren…. :)
    makasih om Pri atas infonya.. :)

  16. #16
    gravatar
    Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP

    OOT. Boleh bertukar link, Pak Jay? :D

  17. #17
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0.0.1 Mac OS X

    di kantorku dah pake jabber lokal…
    seru juga..

  18. #18
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0.0.1 Linux

    saya sudah install dan masih jarang online. maklum sise.

  19. #19
    gravatar
    Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP

    #13, Ya … kadang-kadang yang nggak umum itu belum tentu nggak bagus … Tapi kayaknya masih difungsikan sebagai backup berhubung kebanyakan orang pake yang dah umum tadi …

  20. #20
    gravatar
    Opera 9.10 Linux

    #11
    *glek* maksudnya proxy … bukan firewall, hehehe :D
    jabber kalo gak salah khan make 5000 dan itu gak boleh :(

    disini ada juga jabber lokal, tapi kurang greget kayaknya :D

  21. #21
    gravatar
    Opera 8.01 Windows XP

    kalau aku sih sms wae lah….simple and low-tech

  22. #22
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0.0.1 Ubuntu Linux

    #6 voiprakyat.or.id kurang handal, service SIP server maupun chat servernya sering mati kalo dari Singapore :(

  23. #23
    gravatar
    Konqueror 3.5 Linux

    ikut nimbrung ja kok…boleh yoo…

  24. #24
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0 Windows XP

    mas saya mau tanya ne… klo gui jabber tu seperti apa? trus jabber tu open source ya,ngembanginya pake bhs apa…yang udah di kembangkan saat ini bru sampai mana…thx ya..

  25. #25
    gravatar
    Safari 522.12 Mac OS X

    #24: Aplikasi client Google Talk adalah salah satu aplikasi Jabber/XMPP. Client lainnya adalah Psi, Miranda, Exodus, GAIM/Pidgin dan Adium.

  26. #26
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0.0.7 Windows XP

    mas klo untuk client spt gaim itun open source klo trus cara ngembanginnya gimana ya,,pake bahasa apa?… terimakasi.mhn dibalas y

  27. #27
    gravatar
    Mozilla Firefox 2.0.0.11 Windows XP

    jabber.or.id kok expired????

  28. #28
    gravatar
    Mozilla Firefox 3.0.7 Windows Vista

    Client Jabber itu kan open source yah…
    Bagaimana sya bs dapatkan source tersebut…

    Cz sy sdg ada project kuliah,,,
    Mw modifikasi sisi keamanan client jabber…

    Mohon infonya…

    NB: fokus sy aplikasi client jabber pada mobile phone…
    Saat ini bru dpt info ttg Boombusmod, tp blm dpt source-nya, cz kbnykana pake bahasa rusia..

    Thanks b4..

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.