Stellarium: Aplikasi Planetarium
Senin, 27 November 2006M
06 Dzulqaidah 1427H
- Tracking System
- International phone card
Taburan bintang di langit malam yang cerah dengan sedikit awan kini sulit kita temukan. Apalagi di perkotaan dengan banyaknya cahaya yang berpendar dari lampu-lampu jalan dan gedung-gedung tinggi membuat hitamnya langit tak sehitam di pelosok-pelosok perdesaan. Ilmuwan dan astronom memetakan benda-benda langit, objek-object dalam ruang tiga dimensi didatarkan pada kertas sehingga sulit dipahami. Tak heran banyaknya orang bingung membaca peta kota yang relatif datar dan statis, apalagi membaca peta langit yang bisa dianggap permukaan setengah bola dilihat dari pusatnya serta bersifat dinamis, selalu bergerak.
Sekolah menengah mengajarkan pengetahuan dasar tentang hal tersebut, seperti konsep horison, azimuth, orbit rotasi bumi, orbit ekliptikal, gerhana, tata surya dan konstelasi bintang. Kadang sang guru membumbui pelajaran tersebut dengan keharusan untuk mampu membuat lingkaran sempurna di papan tulis tanpa alat bantu jangka. Di luar sekolah, dunia hiburan menyodorkan ramalan picisan astrologi. Tidak penting, namun kadang ramai diobrolkan, kadang dicocok-cocokkan, seolah ramalan itu haruslah tepat sesuai dengan diri kita. Bahkan si pemilik atribut zodiak belumlah tentu tahu di mana konstelasi bintangnya berada di langit.
Peta langit kini lebih visual dalam simulasi di planetarium, sebuah peta langit dalam layar setengah bola. Duduk agak telentang menyaksikan bagaimana planet dan bintang dipetakan. Saat proyeksi peta digerakkan terlalu cepat membuat kita serasa berputar hendak terjungkal. Di Indonesia, mungkin hanya Planetarium Jakarta di komplek Taman Ismail Marzuki yang bisa anda kunjungi.
Perkembangan teknologi kini sudah memberikan kesempatan kita untuk menikmati planetarium di rumah melalui layar monitor komputer. Bahkan aplikasinya tersedia bebas, tak perlu membayar lisensi, tinggal unduh, set lokasi rumah/kota anda, dan nikmati. Beberapa aplikasi ilmu perbintangan ini kurang menarik bagi awam, mungkin karena terlalu spesifik atau terlalu saintifik, atau hanya sekadar penampilan grafiknya terlalu kaku. Satu aplikasi planetarium yang sangat menarik dan bagus adalah Stellarium.
Saat Stellarium pertama kali dibuka, kita masukkan posisi geografis rumah atau kota kita, dan Stellarium akan menampilkan langit sesuai dengan jam komputer. Jika malam hari anda akan mendapatkan langit hitam penuh bintang, jika siang hari layar monitor anda sedikit silau oleh pendaran cahaya matahari. Dengan menggunakan mouse anda tinggal gerakkan ke arah langit mana anda ingin melihat. Anda pun bisa memilih mode tampilan, bisa dalam mode perspektif seperti mata kita memandang horison dan langit langsung, bisa stereografik, bahkan bisa menampilkan dalam bentuk pandangan mata ikan.


Dengan tombol mouse-wheel anda bisa menuju ke objek pengamatan dengan pembesaran, informasi nama dan keterangan lainnya akan terlihat di sudut kiri atas, bahkan ada tampilan dinamis seperti jarak objek, sebab objek yang sedang diamati bergerak realtime sesuai dengan kenyataannya.
Dari 120.000 objek yang dipetakan dengan aplikasi ini memang tidak semuanya mempunyai gambarnya. Beberapa objek penting disertai dengan gambar hasil pengamatan teleskop raksasa, membuat objek yang kita amati lebih realistik, misalnya saat mengamati planet Saturnus dengan pembesaran kita akan melihat Saturnus berotasi, terlihat dari tekstur permukaannya yang bergerak.
Tidak hanya objek langit berupa planet dan bintang, tampilan Stellarium disertai pencahayaan dan kondisi atmosfer. Misalnya saat sore hari matahari terbenam maka langit Stellarium akan memerah kekuningan. Selain horison disertai arah kompas, juga bidang langit bisa ditampilkan grid azimuth, garis konstelasi bintang, nebula, dan gambaran artistik konstelasi. Beberapa tampilan horison bisa dipilih, apakah di laut atau di padang rumput.


Selain menampilkan penampakan langit saat terkini, Stellarium pun dapat menampilkan penampakan langit di masa lalu atau masa depan dengan cara memasukkan tanggal dan jamnya. Saya bernostalgia menyaksikan proses gerhana matahari total 11 Juni 1983 dulu, menyaksikan proses gerhana bulan total 5 Mei 2004 yang lalu, juga melihat langit saat saya dilahirkan.
Stellarium juga bisa difungsikan sebagai media presentasi dalam bentuk script, misalnya anda dibawa ke langit kota Bangladesh tahun 2009 saat gerhana matahari total, layar akan bergerak dengan sendirinya dan kalimat penjelasan akan muncul di layar, step by step, pembesaran objek, gerakan objek dan sebagainya.
Kebutuhan spesifikasi komputer untuk aplikasi ini tidaklah terlalu tinggi, saya nyaman menggunakannya di komputer Pentium III/733, bersistem operasi Linux. Untuk Windows dan Macintosh juga tersedia.
Mari memandang langit!
Senin, 27 November 2006 @ 13:21
Using
pertama ah
Senin, 27 November 2006 @ 13:39
Using
saya pernah menulis artikel ini di PCPlus juga :D
Senin, 27 November 2006 @ 14:42
Using
kalau di mac saya suka pakai celestia ketimbang stellarium.
disini ada nih list applikasi2 untuk astronomi
http://www.pure-mac.com/astronomy.html tapi penasaran juga sama Starry Night Pro, tapi untuk amatiran celestia/stellarium cukup lah..
Senin, 27 November 2006 @ 17:02
Using
Keren nih aplikasinya..
Waktu itu saya iseng download di sourceforge..
Terus kaget karena ternyata bagus.. :))
Salam kenal :)
Senin, 27 November 2006 @ 17:11
Using
tengkyu infonya
lagi nyoba donlod neh…
Selasa, 28 November 2006 @ 2:39
Using
Donlot aah.. :>
Selasa, 28 November 2006 @ 13:55
Using
dulu pernah nyoba celestia, tp seringnya nonton dari KStars
Selasa, 28 November 2006 @ 18:05
Using
thanks man, gua dari dulu terobsesi bintang ama star wars :)
Selasa, 5 Desember 2006 @ 2:11
Using
[...] Hasil pemotretan kamera saku tersebut bisa kita bandingkan dengan simulasi Stellarium (di komputer) dan Solun (di ponsel) berikut. Terlihat simulasi tekstur bulan mewakili keadaan sebenarnya, meski tak terlalu akurat. [...]
Selasa, 5 Desember 2006 @ 15:02
Using
thanks//
download ah… buat ditaruh di rumah.
Senin, 18 Desember 2006 @ 1:57
Using
salam kenal, keren nih blognya
Selasa, 19 Desember 2006 @ 18:24
Using
@hastu…
Kok baru sekarang mengagumi blognya salah satu suhu blogger indonesia. mas Yulian ini sudah bisa disejajarkan dengan pak gombal, kang harry, petualang dari arat ke timur, EndaN. Kata orang sih seleb blog. (kata orang lho)…. aku sih cuman ngeliat dari jauh aja….
Salut dah.. 60% ilmu IT aku juga dari lingakaran pertemanan blog mereka tadi itu… Wong Indonesia saiki wis huebat-huebat!! 30% dari buku-buku, 10% Nyuri ilmu teman-teman di kantor.
Kamis, 4 Januari 2007 @ 10:33
Using
Gimana cara mendapatkan aplikasi planetarium untuk PC
Kamis, 4 Januari 2007 @ 10:44
Using
#13: Ya download Stellarium! Softwarenya bebas dan gratis.
Sabtu, 20 Januari 2007 @ 17:30
Using
thx bgt, info2 yang beginian nech yang mencerdaskan kehidupan bangsa……
n
MET KENAL YA…..
Jumat, 2 Februari 2007 @ 23:33
Using
[...] from jay by Asian Blogger [...]
Senin, 12 Februari 2007 @ 23:53
Using
[...] bulan sudah tenggelam ke bawah horison barat, dan matahari sudah terbit di timur. Menurut prediksi Stellarium atau Starry Night di wilayah Bandung saat puncak gerhana terjadi matahari terbit pada pukul 5:54 [...]
Rabu, 23 Mei 2007 @ 21:37
Using
makasih y atas infonya…Salam kenal !!!
Selasa, 28 Agustus 2007 @ 20:46
Using
wah trims Jay buat infonya.
Ini abis liat gerhana bulan 28 Agustus 2007, iseng nyari info gerhana matahari di tahun 1983. Eh nemu link ini.
Download belum selesai, jadi belum bisa ngasih komentar ttg s/w ini.
Kalau liat screenshot-nya pasti bagus nih..
Kamis, 30 Agustus 2007 @ 7:23
Using
makasih ya ini br anak indonesia yg memberi ilmu tuk org byk, gbrnya keren looo
Rabu, 3 Oktober 2007 @ 15:01
Using
Assalamu’alaikum Wr Wb
Terima kasih Om Jay Infonya… Saya agak kesulitan untuk mendownload program stellarium, bagaimana cara mendownloadnya dan kapasitas memori berapa & berapa lama waktu downloadnya… dan fasilitas apa untuk mendukung download di komputer… bagaimana cara menjalankan programnya setelah diinstall… saya sudah coba tapi gak bisa-bisa…
Tolong beritahukan ke saya dan di email ke saya… Terima kasih banyak atas bantuannya…
Terima kasih,
Ahmad Gozali
ghozali@adhirealty.co.id
Rabu, 19 Desember 2007 @ 19:01
Using
Sooo…sweet…
thanks you prend.. bisa mendukung kerja teman teman yang sekarang sedang mengerjakan satelit pengontrol teleskop jarak jauh yang dikembang kan oleh jurusan fisika UM
Senin, 25 Februari 2008 @ 22:03
Using
Ada yg tau ga dimana bisa ngedownload/mendapatkan aplikasi Starry Night Pro Plus 6 (yg ga harus bayar lisensi). Saya udah cari-cari tapi belom ketemu juga, tolong infonya kalau ada yg tau. Terima Kasih.
Salam kenal.
Selasa, 25 Maret 2008 @ 12:53
Using
[...] Perkembangan teknologi kini sudah memberikan kesempatan kita untuk menikmati planetarium di rumah melalui layar monitor komputer. Bahkan aplikasinya tersedia bebas, tak perlu membayar lisensi, tinggal unduh, set lokasi rumah/kota anda, dan nikmati. Beberapa aplikasi ilmu perbintangan ini kurang menarik bagi awam, mungkin karena terlalu spesifik atau terlalu saintifik, atau hanya sekadar penampilan grafiknya terlalu kaku. Satu aplikasi planetarium yang sangat menarik dan bagus adalah Stellarium.Saat Stellarium pertama kali dibuka, kita masukkan posisi geografis rumah atau kota kita, dan Stellarium akan menampilkan langit sesuai dengan jam komputer. Jika malam hari anda akan mendapatkan langit hitam penuh bintang, jika siang hari layar monitor anda sedikit silau oleh pendaran cahaya matahari. Dengan menggunakan mouse anda tinggal gerakkan ke arah langit mana anda ingin melihat. Anda pun bisa memilih mode tampilan, bisa dalam mode perspektif seperti mata kita memandang horison dan langit langsung, bisa stereografik, bahkan bisa menampilkan dalam bentuk pandangan mata ikan. (Jay adalah Yulian) [...]
Jumat, 11 April 2008 @ 20:24
Using
kalo boleh tahu dimana yach bisa download aplikasi stellaruim.
thanks.
Jumat, 2 Mei 2008 @ 3:22
Using
makasih yah mas…
keren nih..patut dicoba..soalnya tiap malem2 saya liat2in benda langit
sapa tau bisa mmbnatu nih!!
Jumat, 9 Mei 2008 @ 8:09
Using
waktu kecil sy suka nongkrong dari atap rumah di bandung liat langit malem sangat mengagumkan, sekarang sy bisa liat dari aplikasi stellarium di kantor / kamar pake layar lebar dari pc
keren abis dah ….
Senin, 4 Agustus 2008 @ 13:02
Using
Wih klo bisa perlengkap dunks gambar2 nya biar c aku lebih tahu dan lebih paham yah. Sukses slalu
Senin, 13 Oktober 2008 @ 22:03
Using
Salam kenal,
kenapa ya, saya udah puluhan kali download stellarium ataunpun celestia windows basis filenya selalu corrupted.
boleh dong kirim filenya via japri.
agung.susatya@gmail.com
agung_susatya@yahoo.com
Minggu, 25 Januari 2009 @ 16:15
Using
keren nih stellarium… ini yg gue cari2 dari dulu.. thanks bro..
Rabu, 4 Februari 2009 @ 12:52
Using
mas, q dah nyoba download softwarenya di http://www.stellarium.org
emang sih awal2nya sukses, pi ketika downloadnya dah 90% langsung error terus. trus disuruh ngulang download. padahal filenya gede bgt.
bisa gag kirim filenya ke
mnemonnic@gmail.com
maz_chaer@yahoo.co.id
Kamis, 12 Februari 2009 @ 17:32
Using
cara menggunakan stellarium itu gimana sih??
aq baru kelas 1 sma, jadi masih agak bingung sama kerja softwarenya.
gimana cara nampilin gambar planet saturnus yang sedang berotasi seperti contoh di atas itu…
makasih sebelumnya :)
Sabtu, 24 Juli 2010 @ 8:53
Using
Sofware Apalagii selainn “Stellarium dan Cestia” untuk melihat tat surya dan sekaliguu bumi KIta ?? O_O
Selasa, 9 Agustus 2011 @ 15:11
Using
terimakasih atas infonya. Saya sudah install. hasilnya bagus.