November 2006

Stellarium: Aplikasi Planetarium

Senin, 27 November 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 33 komentar »

Taburan bintang di langit malam yang cerah dengan sedikit awan kini sulit kita temukan. Apalagi di perkotaan dengan banyaknya cahaya yang berpendar dari lampu-lampu jalan dan gedung-gedung tinggi membuat hitamnya langit tak sehitam di pelosok-pelosok perdesaan. Ilmuwan dan astronom memetakan benda-benda langit, objek-object dalam ruang tiga dimensi didatarkan pada kertas sehingga sulit dipahami. Tak heran banyaknya orang bingung membaca peta kota yang relatif datar dan statis, apalagi membaca peta langit yang bisa dianggap permukaan setengah bola dilihat dari pusatnya serta bersifat dinamis, selalu bergerak. Baca selengkapnya »

Popularity: 7% [?]

Mengenal Komunikasi Serat Optik

Selasa, 21 November 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 189 komentar »

Media komunikasi digital pada dasarnya hanya ada tiga, tembaga, udara dan kaca. Tembaga kita kenal sebagai media komunikasi sejak lama, telah berevolusi dari hanya penghantar listrik menjadi penghantar elektromagnetik yang membawa pesan, suara, gambar dan data digital. Berkembangnya teknologi frekuensi radio menambah alternatif lain media komunikasi, kita sebut nirkabel atau wireless, sebuah komunikasi dengan udara sebagai penghantar. Tahun 1980-an kita mulai mengenal media komunikasi yang lain yang sekarang menjadi tulang punggung komunikasi dunia, yaitu serat optik, sebuah media yang memanfaatkan pulsa cahaya dalam sebuah ruang kaca berbentuk kabel, total internal reflection. Baca selengkapnya »

Popularity: 21% [?]

Borobudur dan Gunadharma

Rabu, 15 November 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 45 komentar »

Sudah dua kali saya mengunjungi candi Borobudur, saat masih kecil dulu dan pertengahan tahun 1996. Dokumentasi foto di Borobudur terakhir tidak saya simpan, padahal ada rekaman kamera tangan juga. Perjalanan wisata tersebut sebenarnya cukup panjang, secara kronologis dari Borobudur, Prambanan, Sekatenan, Batu, Malang, Sidoarjo, Surabaya, menyeberang ke Makasar, ke Tana Toraja, kembali ke Makasar lagi, menyeberang ke Surabaya, sunrise gunung Bromo, hingga ke Bali. Berbekal mobil Kijang ditumpangi tujuh orang, tak termasuk mobilnya ikut diseberangkan ke pulau Sulawesi. Baca selengkapnya »

Popularity: 15% [?]

R.M. Tirto Adhi Soerjo

Sabtu, 11 November 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 51 komentar »

Memperingati hari Pahlawan 10 November lalu, Presiden menganugerahkan 8 Pahlawan Nasional kepada 9 tokoh sejarah dari berbagai daerah. Salah satu gerakan perjuangan kemerdekaan adalah penerbitan koran pribumi di awal abad ke-20. R.M. Tirto Adhi Soerjo (TAS) diangkat menjadi Pahlawan Nasional karena aktivitasnya sebagai pelopor pers nasional pribumi pertama di tahun 1907, di Bandung. Anugerah ini diusulkan oleh warga Jawa Barat.

Alm. R.M. Tirto Adhi Soerjo (1875 – 1918)
R.M. Tirto Adhi Soerjo melakukan perjuangan melalui surat kabar yang dipimpinnya, Soenda Berita, pers pertama yang terbit di Cianjur. Beliau adalah pioner pers pribumi. Melalui surat kabar Medan Prijaji, pemikiran beliau menjadi cikal bakal nasionalisme dengan memperkenalkan istilah Anak Hindia. Beliau juga menyadarkan masyarakat Indonesia tentang hakekat penjajahan yang sangat merugikan bangsa dan berusaha melakukan perlawanan terhadap ketidakadilan yang dilakukan pemerintah kolonial. Mengingat jasanya beliau dinyatakan sebagai Perintis Pers Indonesia tahun 1973 oleh Dewan Pers RI. Atas jasa-jasanya itu pula, pemerintah RI menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Bintang Maha Putra Adipradana.

TAHUN 2006 Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (PPKK) Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran (Lemlit Unpad) mempelajari tiga calon pahlawan nasional dari Jawa Barat yaitu R. Soepriadinata, R.M. Tirto Adhi Soerjo, dan K.H. Noer Ali. Baca selengkapnya »

Popularity: 5% [?]

Budaya Akses Internet Bergerak

Selasa, 7 November 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 32 komentar »

Biaya akses internet di negeri ini masih mahal. Masalah klasik adalah kurangnya infrastruktur, baik yang baru maupun infrastruktur lama yang sulit di-upgrade. Namun korporasi swasta, baik operator dan provider berusaha bertahan, dan berinovasi agar layanan akses selalu ada, meskipun jika dibandingkan dengan di mancanegara kadang masih di bawah taraf seadanya.

Di tengah budaya menulis dan membaca blog semakin meningkat, teknologi blogging merupakan salah satu daya tarik tersendiri sehingga tuntutan terhadap layanan akses internet harus tetap ada. Seburuk-buruknya pun kadang tetap dipakai. Dipoyok dilebok ceuk urang Sunda, mah. Kebutuhan lainnya sebagai tren adalah interaksi dalam social networking. Sebagian kecil lainnya menganggap sebagai candu. Enggak penting, enggak perlu. Baca selengkapnya »

Popularity: 3% [?]