Seronok
Kamis, 13 Juli 2006M
17 Jumadil Akhir 1427H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
se.ro.nok: menyenangkan hati; sedap dilihat atau didengar
dalam dunia keronggengan ini suara pesinden itu sama-sama seronok dan menarik hati
me.nye.ro.nok.kan: menimbulkan rasa seronok
ke.se.ro.nok.an: perihal (yang) bersifat seronok
Menanggapi komentar di tulisan Tak Bergeming saya tuliskan juga kosakata yang sering disalahartikan, yaitu seronok. Seronok sering diartikan sebagai penggambaran penampilan atau busana seseorang yang terbuka, minim atau seduktif, padahal sebaliknya arti seronok lebih kepada sedap dipandang, dari keindahan dan kenyamanan mata tanpa unsur seksualitas atau pornografi.
Entah siapa yang memulai merusak arti kosakata tersebut. Silakan baca hasil pencarian tampil seronok di Google.
Di negeri Malaysia pun arti seronok adalah berkaitan dengan keindahan, sering dipakai saat menilai penampilan seseorang yang bagus dan menyenangkan.
–
Seduktif adalah kosakata buatan saya sendiri, tidak ada dalam KBBI, diserap dari seductive.
Popularity: 3% [?]
Kamis, 13 Juli 2006 @ 15:24
Bagaimana dengan menggiurkan untuk seductive? Karena menurut KBBI Edisi Ketiga, salah satu artinya, “membangkitkan berahi”.
Untuk seronok yang sering digunakan salah kaprah tersebut, sebaiknya diganti dengan tidak senonoh.
Kamis, 13 Juli 2006 @ 15:41
menurut pendapat saya pribadi, penggunakan kata seronok itu bukan salah kaprah, tapi lebih ke arah peyoratif. karena kalau bisa digantikan dengan kata menggiurkan, bukan berarti tidak senonoh dong. seronok itu masih bisa diterima oleh norma, walaupun sudah sampai ujung banget batasnya, namun kalau tidak senonoh itu sudah melanggar norma.
Kamis, 13 Juli 2006 @ 15:43
*catet*
Kamis, 13 Juli 2006 @ 15:43
saya disuruh nyepam di sini sama yg #2
Kamis, 13 Juli 2006 @ 15:50
mungkin kedengarannya saja yang ga enak
tapi teteup ajah tuuw kata artinya ga segitunya
Kamis, 13 Juli 2006 @ 17:07
ini artinya kata “seronok” dalam bahasa indonesia mengalami penyempitan makna. sayang, ya…
Kamis, 13 Juli 2006 @ 17:09
kalo dua ronok?
Kamis, 13 Juli 2006 @ 21:05
itu arti seronok dari kbbi, kang?
saya juga tau masalah kata seronok ini. di malaysia memang seronok itu sifatnya positive, dan selama ini saya mengira seronok dalam bahasa indonesia adalah tidak sopan itu. weh… salah info dong saya, ke orang malay… yakin itu bukan kbbm [kamus besar bahasa malay]
–nyumpud
Kamis, 13 Juli 2006 @ 22:21
tentang bahasa lagi niy,
kayaknya seronok udah sering dibahas apa makna yang sebenarnya,
tapi yang salah paham kayaknya siy lebih banyak lagi deh
Jumat, 14 Juli 2006 @ 10:20
mmm
tidak senonoh? Tapi kenapa kalo tidak bermoral jadi amoral. Berarti kalo tidak senonoh harusnya anonoh
*kalem
Jumat, 14 Juli 2006 @ 10:28
#10: Karena kata dasarnya bukan nonoh, tapi senonoh.
Jumat, 14 Juli 2006 @ 16:25
Akeh artine
Sabtu, 15 Juli 2006 @ 10:59
Saya malah tidak pernah menangkap/menerima kata seronok dalam artian seduktif. Di otak saya yang terbayang adalah norak, mencolok, berlebihan. Kalau dalam kaitan busana, mungkin saya lebih melihatnya sebagai “glamor”.
Tapi setelah saya baca-baca, kenapa rata-rata menangkap sisi negatif ya? Oh ya, bahasa adalah sesuatu yang tumbuh, jadi aku setuju dengan pendapat Eko, mungkin ini memang proses peyorasi (istilah karangan saya sendiri juga) dan itu menurutku tidak menjadi masalah.
Dengan kata lain bila dianalisa dengan pisau strukturalis, maka bahasa bisa dilihat sebagai sebuah struktur, sehingga keabsahannya didasarkan –salah satunya– pada kontrak sosial. Gimana kalau menurutmu jay?
Minggu, 16 Juli 2006 @ 15:12
Bahasa kan dinamis, perubahan konotasi juga merupakan proses akulturasi. Rancangan Perda Kota Tangerang memasukkan kata seronok dalam konotasi negatif.
Pelurusan makna seperti yang Jay sarankan adalah salah satu solusi dalam meyatukan pemaknaan
Jadi… jika memang mayoritas telah mengkonotasikan kata ’seronok’ sebagai kata yang berkonotasi negatif, ya ubah saja artinya di KBBI (satu alternatif).
Ada usulan lain
Senin, 17 Juli 2006 @ 12:08
ok kita tamil serono yuk
Senin, 17 Juli 2006 @ 12:40
[...] dalam tulisan jay tentang kata seronok, diungkapkan pendapat jay bahwa terjadi kesalahan pemaknaan kata seronok. saya sendiri sudah berkomentar bahwa itu mungkin makna peyoratif, namun aji menuliskan komentar yang menurut saya lebih tepat, bahwa bahasa itu dinamis, sehingga bisa saja terjadi pergeseran makna. saya sendiri mengambil kesimpulan tentang pergeseran makna kata setelah saya melihat acara oprah winfrey show di metro tv yang menampilkan kyle maynard. [...]
Selasa, 18 Juli 2006 @ 9:25
wah… bahasan ini seronok sangatlah
*malay set mode on*
mas jay, jadi polisi EYD aja yukkkk
Jumat, 9 Februari 2007 @ 12:23
kata seronok disini tidak bisa dikatakan kata kata yang negatip karena seronok bisa dartikan kata kiasan yaitu se-ro-nok artinya sesuatu yang yang “menok” menok disini dalam bahasa jawa adalah indah atau timbul aura yang enak dilihat atau dinikmati meskipun berdampak 2 hal negatip dan positip
Sabtu, 11 Agustus 2007 @ 10:13
JADI KESIMPULANNYA GMN NIH? benar gak ya aku nyatatnya:
bergeming=tetap ditempatnya, tidak bergeming=sdh tidak ada ditempatnya
senonoh=baik, tidak senonoh=tidak baik
seronok=indah, tidak seronok=tidak indah
Senin, 14 Juli 2008 @ 15:45
termasuk banyak org bilang gw seronok.com, padahal hanya malam jumat kliwon jam 12 malam aja …. sapa yang mau liat…. jam segitu….