Ceker Ayam

Jumat, 16 Juni 2006M
20 Jumadil Awal 1427H

Cakar atau cékér ayam adalah salah satu makanan kesukaan saya. Jika membeli makanan atau makan di tempat di tukang ayam goreng maka lebih sering menu utama saya bukanlah paha atau dadanya, tapi ceker ayam, kepala ayam dan usus ayam, tak lupa dedaunan mentah dan terung bulat. Tidak semua, bahkan sedikit tukang ayam goreng menyertakan kepala dan ceker sebagai hidangan. Selain faktor rasa suka, faktor ekonomi kerap memperkuat alasan memakan ceker atau kaki ayam, harganya seperdelapan hingga seperlima harga sepotong paha/dada daging ayam.

Sop Ceker Ayam

Selain di tukang ayam goreng, ceker ayam juga sering dihidangkan bersama baso, seperti di warung mie baso Akung di jalan Lodaya atau baso Ampera di depan ITC Kebon Kalapa. Di restoran masakan Cina pun bisa disantap dalam bentuk Dim Sum. Penampakan lainnya adalah sebagai penambah rasa nasi tim ayam.

Ada yang menentang mengonsumsi ceker ayam, mungkin karena kaki ayam sangat jorok. Ada juga yang bergurau memakan ceker ayam menyebabkan tulisan tangan menjadi sangat buruk, readable only by the writer. Namun masyarakat tradisional secara empiris menyimpulkan bahwa selain ceker ayam itu enak juga memiliki khasiat gizi, terutama bagi pertumbuhan bayi dan anak-anak.

Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening ke kuning-kuningan. Kalau kena panas kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem. Nah, susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin-agrinin-glisin. Kaki ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral. Dengan begitu memang masuk akal juga kalau orang tua kita tetap bertahan untuk menyuguhkan kaki ayam bagi anak-anaknya. Sebab jenis asam amino prolin dan hidroksiprolin serta zat kapur jelas-jelas dibutuhkan dalam pertumbuhan anak.

Kalsium memang memiliki andil besar untuk membangun dan mempertahankan kekuatan tulang, termasuk berguna untuk membantu mengatur detak jantung, pertumbuhan otot, mencegah penggumpalan darah dan sebagainya. Selain itu, tubuh juga akan mencuri cadangan kalsium yang dibutuhkan tulang. Hal inilah yang menyebabkan tulang kehilangan kepadatan dan kekuatannya, sehingga mudah retak bahkan patah. Sering disebut sebagai osteoporosis.

Kenapa terjadi osteoporosis? Di dalam tubuh kita terdapat dua jenis antigen, yang antigenik dan yang imunogenik. Tulang –termasuk gigi– akan mengalami keropos jika kekurangan antigen yang imunogenik, antigen ini banyak dikandung dalam kolagen pada ceker ayam.

Struktur Cakar Ayam

Tidak hanya disantap, bentuk ceker ayam pun mengilhami Prof. Sedyatmo menciptakan fondasi Cakar Ayam sebagai solusi pembangunan di tanah yang labil, lunak atau gambut, biasa terjadi di tanah bekas rawa. Contoh nyata implementasi fondasi ini adalah fondasi jalan tol di sepanjang Jakarta Utara hingga bandara Soekarno-Hatta. Nama Sedyatmo pun diabadikan sebagai nama jalan tol menuju bandara internasional tersebut.

Di tanah yang sangat lunak ayam masih mampu berdiri dan berjalan tanpa kehilangan keseimbangan, atau terpeleset. Mengapa? Sebab bidang alas kaki ayam yang tidak terlalu lebar berguna untuk menahan beban vertikal dan ketiga jari kakinya mencengkram bagian tanah yang lebih keras untuk menahan beban horisontal.

Memang fondasi Cakar Ayam tersebut belumlah sempurna sebagai satu solusi saja. Jalan tol Sedyatmo masih mengalami penurunan. Namun hal ini bisa diatasi dengan ditemukannya sistem fondasi Cerucuk Matras Beton. Sebuah pengembangan lebih lanjut sistem fondasi yang menggabungkan alas fondasi yang luas dengan sebanyak-banyaknya cucuk (pile) yang berbeda-beda panjangnya.

Popularity: 6% [?]

Komentar

49 komentar untuk catatan 'Ceker Ayam'

  1. #1
    gravatar

    Kalau makan, pilih-pilihlah kaki ayam yang tidak rorombeheun

  2. #2
    gravatar

    tes

  3. #3
    gravatar

    sop ceker ayam,
    apalagi klo rasanya pedas wah segeeer

  4. #4
    gravatar

    di depan kantor ada mie ayam. nah, ragam menu yang ditawarkan antara lain adalah: mie ayam bakso, mie ayam pangsit, mie ayam jamur dan mie ayam CEKER. aku paling suka dengan menu yang terakhir itu. padahal makannya lebih repot dibanding dibanding menu yang laen. tapi, rasanya itu lho.. uenakkkk….

  5. #5
    gravatar

    Sebab bidang alas kaki ayam yang tidak terlalu lebar berguna untuk menahan beban vertikal …. >:

    Sebab bidang alas kaki ayam, meski tidak terlalu lebar, berguna untuk menahan beban vertikal….

    Karena luas bidang kaki ayam (baik yang lebar, tidak terlalu lebar, maupun yang tidak lebar) akan menentukan tekanan yang dialami tanah karena beban vertikal. Supaya tak ada kesan yang menahan beban vertikal itu “hanya” alas yang tidak terlalu lebar.

  6. #6
    gravatar

    Ceker ayam di tukang ayam goreng? Wah belum pernah liat tuh…

  7. #7
    gravatar

    Ceker ayam? Orang serumah pada suka semua, cuma aku yang nggak suka. Tapi sepertinya kalo liat kandungan didalamnya harus dipaksakan untuk makan nih..:(

  8. #8
    gravatar

    #6

  9. #9
    gravatar

    Sampai sekarang masih suka aku sama makanan murah meriah ini.

    Kalau beli mentah, 2000 udah dapet seplastik isi 10 cakar, lumayan buat bikin sop atau digoreng pake bumbu tepung.

  10. #10
    gravatar

    kata mitos…org yg seneng makan ceker ayam, pintar cari uang…hehehe

  11. #11
    gravatar

    Ceker….biar kurus yang penting hati luruss…..

  12. #12
    gravatar

    apapun bentuk makanannya, yang namanya ceker ayam tetep #1! Di rumah nggak ada saingan nih, jadi bisa makan sesuka hatiiiii…

  13. #13
    gravatar

    ()*&#$)(^$#*$^Q#*($^(#^%#*(^#
    *terjemahan: ini tulisan ceker ayam*

  14. #14
    gravatar

    dim sum ceker ayam tuuuuh…uenak tenan!….

  15. #15
    gravatar

    saya lebih suka sayap!
    chicken wings…rocks!

  16. #16
    gravatar

    waaaah jadi inget makan sama samwan di mie ceker bandung.
    dia ga suka jadi aku deeh yang ngabisin:D

    hmmm yummy hihihi…

  17. #17
    gravatar

    di teuku umar, ada soto ceker ayam. enak banget… tapi sayang, nasinya keras…
    aku ga suka nasi yang terlalu keras…

  18. #18
    gravatar

    #15 sama saya juga suka sayap biar bisa terbang … heu heu ..

  19. #19
    gravatar

    Ceker ayam bukan saja enak di bikin sup, tapi cocok juga sebagai fondasi…:)

  20. #20
    gravatar

    pake kacang ijo ada yang perna nyoba?

  21. #21
    gravatar

    huakaka….jadi marasa ada teman2 yang sepenanggungan dengan diriku ini…
    tiap ke pecel lele belinya ceker Rp500, usus Rp500, pala 1 Rp500, tahu 1 Rp500
    si ibu akhirnya nyembunyiin benda2 itu kala kami dateng ke sana dan baru ngeluarin kala kami da pergi….bangkrut..bangkrut deh cel lele..ga ada lagi yang beli ayam or lele…..
    huakakaka……maaf bu…

  22. #22
    gravatar

    makan ceker …? aku belum bisa. Kendala psikologis euy…. membayangkan waktu benda itu masuk ke mulut… abis ke mana aja nih ayam…he…he…
    sama dengan masakan lidah sapi … kalo makan serasa gigit lidah sendiri:)

  23. #23
    gravatar

    Hmm gw g doyan ceker ayam, tapi tulisan gw kok jelek2 aja, ya?

  24. #24
    gravatar

    Waktu di WARKOP(Warung Kopi) di Jogja ini salah satu MENU FAVE. Selain Murah…. Enak Lagi ;)

  25. #25
    gravatar

    tanpa ceker ayam pun, tulisan tangan saya hanya bisa dibaca oleh saya

  26. #26
    gravatar

    emang ada hubunganya kebiasaan makan ceker ayam sama tulisan kayak ceker ayam?

  27. #27
    gravatar

    Ga doyan ceker ayam:)
    klo kepala ayam cuma doyan otaknya aja:D

  28. #28
    gravatar

    saya juga suka ceker ayam:D
    di rumah bandung cuma saya dan ibu saya yg doyan ceker.
    adik saya suka komentar kalo ngeliat saya asik makan ceker: “ntar di dalam perut ayamnya pada baris”:D:D

  29. #29
    gravatar

    hmm aku lebih suka kepala….tapi ceker mau juga..
    tapi kalo makan kuku/cakarnya kaki ayam gimana? berbahaya gak?

  30. #30
    gravatar

    kurang lengkap

  31. #31
    gravatar

    #30: Silakan dilengkapi.

  32. #32
    gravatar

    tolong tampilkan gambar fondasi cakar ayam, agar masyarakat tidak keliru pemahamannya tentang fondasi cakar ayam

  33. #33
    gravatar

    petting kah ??

  34. #34
    gravatar

    saya juga suka ceker ayam, waktu praktek bikin gelatin kami masak tuh cekernya lezat, hidup ceker ayam

  35. #35
    gravatar

    Banyak kandungan calsium di dalam ceker ayam..

  36. #36
    gravatar

    pernah nyoba soto ceker gak…??
    mantep tenan

  37. #37
    gravatar

    hanya orang yang sabar dan berjiwa pejuang yang mampu dan bisa makan ceker ayam

  38. #38
    gravatar

    ceker ehmmmm enak jg sih

  39. #39
    gravatar

    apalagii.. klo kripik ceker/ cakar ayam .. wah.. paling joss dechhh…
    :)
    :)

  40. #40
    gravatar

    ITU BARU CEKER AYAM APALAGI KALO CAKAR HARIMAU WOAAAHHHH…… LEZATNYA…

  41. #41
    gravatar

    ceker ayam aja gitu bayak manfaatnya…(hebat-hebat). kira-kira kalo dibuat aksesioris kalung gimana ya….nyentrik kali!

  42. #42
    gravatar

    tolong dong kasih tau cara bikin kripik ceker ayam dari step awal sampai akhir. soalnya q pengen coba bikin dirumah. sebelumnya terima kasih

  43. #43
    gravatar

    Ceker ayam itu enak….!!!! kebanyakan orang temen2 bilang ribet makan na klo menurut ku disitulah seni makan na…hehe, lagian ga perlu ngerasa jorok memakan na kata mama ceker ayam itu ada kaos kaki na lho!!! buktiin deh!!! hehe

  44. #44
    gravatar

    Salam kenal….
    Kata orang tua dulu, katanya kalo sering makan ceker ayam, tulisan (tangannya) suka jelek yach…
    BErarti tulisanmu jelex dunkz…hehehe :P
    *kidding*

  45. #45
    gravatar

    wow!!! enak tuch… cekernya, apalagi tinggal maem. langsung embattt

  46. #46
    gravatar

    ceker ayam enaktu pa lg kalau disemur biar empuk…wah enaknya……!

  47. #47
    gravatar

    Ceker ayam…waduh uenak tenan…palagi buat kripik..kriuk…kriuk

  48. #48
    gravatar

    wahhhh…ceker ayam nieeee…wkwkwkwkwk :D

  49. #49
    gravatar

    ceker ayam ama paha ayam mo dipakee buat penelitian nich…gak cia2 tuch???? mending dimakan…wkwkwkwkwk :P qidding!!!:D

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.