Mei 2006

Folksonomi

Selasa, 30 Mei 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 10 komentar »

Tag adalah penanda atau label dalam dokumen digital. Sebuah catatan dalam blog bisa diberi label/tag sebanyak-banyaknya sesuai dengan asosiasi atau kontekstual isi catatan tersebut. Tag atau label tidak hierarkis, tidak bertingkat, semua tag memiliki tingkatan yang sama, tidak ada superordinat atau subordinat, tidak seperti konsep kategori yang bertingkat-tingkat. Konsep tag kini telah menjadi budaya baru yang demokratis dalam pemilahan catatan, gambar dan dokumen digital lainnya, hingga ke penyusunan email seperti yang diperkenalkan Gmail dalam pengaturan dan penampilannya menggunakan sistem label, bukan folder. Baca selengkapnya »

Gempa di Yogyakarta

Senin, 29 Mei 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 49 komentar »

Musibah alam terjadi lagi di Indonesia, kali ini di Yogyakarta. Sebuah gempa tektonik berkekuatan 6, 3 skala magnitude (5, 9 skala Richter) terjadi di 25km sebelah selatan pusat kota Yogyakarta, di kedalaman 17km di bawah dasar laut (seabed) menurut U.S. Geological Survey. Badan Meteorologi dan Geofisika Indonesia mencatat 37km sebelah selatan Yogyakarta di kedalaman 33km di bawah dasar laut. Gempa selama kurang lebih satu menit di pagi hari pukul 5:54 hari Sabtu 27 Mei ini telah menelan 2.000 lebih korban jiwa, terutama di Kabupaten Bantul. Diperkirakan korban yang tercatat akan terus naik hingga 4.000 lebih dari sekitar 20.000 yang cedera.

Indonesia kembali berduka.

Gempa tektonik memiliki kemungkinan besar memengaruhi gejala vulkanik. Mungkinkah gejala vulkanik Gunung Merapi akan dibuat meletus oleh rentetan aktivitas tektonik sejak bencana tsunami akhir 2004 lalu? Adakah kaitannya dua provinsi –Daerah Istimewa– Aceh dan Yogyakarta ditimpa bencana? Wallahu alam.

Pantau juga Wikipedia 2006 Java Earthquake!

Semur Jengkol

Rabu, 24 Mei 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 70 komentar »

Makanan satu ini sangat kontroversial, meskipun tanpa bau saat memakannya namun rasanya orang-orang di sekeliling sudah terlebih dahulu menutup hidung sambil mencibir. Sebagai orang Sunda yang sebagian besar menggemari lalab atau lalapan; cibiran yang sama meskipun tanpa maksud menyakiti sering saya temukan, terutama saat makan nasi timbel, ayam goreng dan teman-temannya berupa sayur-sayuran segar yang mentah seperti kacang panjang, buncis, leunca, terong bulat, daun selada, daun surawung atau kemangi atau basil serta potongan mentimun. Kayak kambing aja! Baca selengkapnya »

The Da Vinci Code

Jumat, 12 Mei 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 146 komentar »

Sampul buku The Da Vinci Code

Pada tahun 2003 Dan Brown merilis sebuah novel berjudul The Da Vinci Code yang menggemparkan. Menggemparkan karena secara provokatif menyinggung umat Katolik hingga ke Vatikan. Saya tak ingin menyinggung siapapun dengan menulis tentang buku ini, bukan soal agama atau pertentangan agama yang saya pikirkan. Lagipula hanya sedikit rekan-rekan blogger mengulas buku ini dari hasil pencarian yang hanya sekilas di Google. Di tahun rilisnya novel tersebut, saya sendiri direkomendasikan oleh rekan Eko dan Jim, namun waktu itu belum ada terjemahannya. Baru pada tahun 2004 penerbit lokal telah menerjemahkannya, dan saya membelinya, tapi belum juga saya baca, hingga dua hari yang lalu akhirnya saya baca. Basbang. Baca selengkapnya »

Selamat Jalan Pramoedya Ananta Toer

Senin, 1 Mei 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 56 komentar »

Makam Pramoedya Ananta Toer

“Ilmu pengetahuan semakin banyak melahirkan keajaiban. Dongengan leluhur sampai malu tersipu. Tak perlu lagi orang bertapa bertahun untuk dapat bicara dengan seseorang di seberang lautan. Orang Jerman telah memasang kawat laut dari Inggris sampai India! Dan kawat semacam itu membiak berjuluran ke seluruh permukaan bumi. Seluruh dunia kini dapat mengawasi tingkah-laku seseorang. Dan orang dapat mengawasi tingkah-laku seluruh dunia” — (Bumi Manusia, hal. 316, 1980)

Minggu pagi 30 April 2006, sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer meninggal dunia di rumah Sakit St. Carolus pada usianya yang ke-81 tahun.

Ia banyak menyampaikan kisah negeri ini.
Ia banyak menyampaikan pemahaman sejarah negeri ini.
Maafkan aku yang tak banyak membaca ceritamu.

Selamat jalan, Pram!

Berita Media: Kompas, Suara Pembaruan, Antara, Pikiran Rakyat, Indosiar, Washington Post, Sydney Morning Herald.