Bandung Lautan Api
Rabu, 22 Maret 2006M
22 Safar 1427H
- Download mp3
- International phone card
- Baufinanzierung
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Real Time GPS Vehicle Tracking Live Tracking 10 Second Updates
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Hello, hello Bandung! The city of Priangan. Hello, Hello Bandung! The city of memories. So long I did not see you. Now, you are an ocean of fire. Come on people, let’s fight back!
Semenjak Jepang menyerah kepada Sekutu pada Perang Pasifik yang berlanjut dengan berkumandangnya proklamasi Republik Indonesia tentara Jepang di berbagai kota di Indonesia mulai dilucuti dan meninggalkan kota. Tentara Sekutu sebagai pemenang perang pun hadir dengan puluhan ribu tentara untuk mengawasi dan melucuti tentara Jepang di berbagai kota terutama Jakarta, Semarang dan Surabaya dengan yang dipimpin oleh tentara Inggris, dikomandoi Gubernur Jendral Mallaby.
Hadirnya Sekutu ternyata diboncengi oleh Netherlands Indische Civil Administration (NICA) yang masih ingin menguasai sebuah negara yang baru merdeka. Perang Revolusi Indonesia pun terjadi dengan semangat yang jauh lebih besar sebagai bangsa yang merdeka. Kota Surabaya menjadi pemicu perlawanan terhadap Sekutu dan NICA. 10 November 1945, tentara dan rakyat Indonesia bertempur habis-habisan mempertahankan kota hingga satu bulan lebih. Peristiwa tersebut kita kenang sebagai Hari Pahlawan.
Semarang pun tak luput dari usaha pendudukan kembali Belanda. Pertempuran rakyat dan TNI di Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945 kita kenang dengan sebutan Palagan Ambarawa.
Bagaimana dengan Bandung? Bandung memilih jalan damai –ABCD, Anak Bandung Cinta Damai– meskipun semenjak hari proklamasi Badan Keamanan Rakyat (BKR) dibentuk, menyusul bulan Oktober Laskar Wanita Indonesia (LASWI) didirikan, hingga ke satuan Pelajar Pejuang. Di bidang perjuangan lainnya yaitu jalur diplomasi Oto Iskandar Di Nata memimpin cara damai agar Jepang keluar dari Bandung. Di saat yang sama Sekutu dan NICA juga telah hadir melucuti tentara Jepang dan berusaha menduduki kota Bandung.
Jalur diplomasi ternyata belum tentu disukai semua pihak. Tidak hanya Oto yang dikecam, masyarakat Bandung pun disindir sebagai orang lemah, tak punya semangat revolusi, tak berani mengangkat senjata, dan banyak sindiran lain terutama setelah peristiwa 10 November dan Palagan Ambarawa terjadi.
Perjuangan Oto mengakibatkan Sekutu dan NICA tidak berhasil secara de jure menduduki kota Bandung, namun Si Jalak Harupat malah diculik oleh Laskar Hitam yang kabarnya adalah usaha pihak yang tak suka dengan cara Oto di jaman revolusi tersebut. Musibah lain pun datang, sungai Cikapundung meluap menelan ratusan korban jiwa. Kesempatan ini dipakai oleh Sekutu dan NICA untuk menggempur kota Bandung dan menguasainya di akhir November 1945.
Jalan diplomasi tetap dilakukan, namun corong berani Si Jalak Harupat telah menghilang diculik bersama Residen Priangan, Walikota dan Ketua Komite Nasional Indonesia Priangan.
Tentara Republik Indonesia, Siliwangi, BKR, LASWI dan Pelajar Pejuang beserta rakyat bertahan mempertahankan kota, namun kondisinya semakin parah, hingga akhirnya keadaan semakin terpuruk selama dua bulan berikutnya. Sekutu dan NICA mulai menguasai kota secara de facto. Saat Tentara Republik Indonesia dipaksa menyerah dan meninggalkan kota sejauh radius 11km; Majelis Persatuan Perjuangan Priangan memutuskan untuk membakar kota untuk mencegah Sekutu dan Belanda mempergunakan fasilitas dan instalasi penting.

Kolonel Abdul Haris Nasution sebagai Komandan Divisi III Siliwangi menginstruksikan rakyat untuk mengungsi pada tanggal 24 Maret 1946. Malam harinya bangunan-bangunan penting mulai dibakar dan ditinggalkan mengungsi ke Bandung Selatan oleh sekitar 200.000 warganya. Kota Bandung yang terbakar ini juga disaksikan oleh istrinya Si Jalak Harupat yang masih menunggu kabar kepastian hilangnya sang suami. Warga mengungsi dengan membawa barang seadanya, sebagian mengatur perjalanan ungsian, sebagian menyelamatkan dokumen-dokumen kota, sebagian membakar gedung-gedung penting, bahkan meledakkan bangunan-bangunan besar, hingga instalasi militer pun dihancurkan, salah satunya gudang mesiu yang diledakkan oleh Mohammad Toha yang gugur bersama ledakan. Tengah malam kota Bandung yang terbakar telah ditinggalkan. Menyisakan kenangan perjuangan Bandung Lautan Api.
Peristiwa tersebut dikenang hingga kini. Mars Halo Halo Bandung diciptakan, monumen pun didirikan di lapangan Tegallega. Sineas pun tak luput menjadikan peristiwa tersebut dalam film “Toha Pahlawan Bandung Selatan”, sebuah film karya Usmar Ismail, juga film “Bandung Lautan Api” karya Alam Rengga Surawijaya. Tak ketinggalan penulis puisi W.S. Rendra juga mengabadikan dalam Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api
Tahun lalu, di bulan Juli 2005 seorang warga di jalan Mohamad Toha 236 menemukan tiga bom roket aktif tertimbun dalam tanah. Menurut pihak kepolisian di lokasi tersebut adalah bekas gudang mesiu yang dulu diledakkan oleh Mohamad Toha.
Sayangnya, lapangan luas Tegallega beserta monumen Bandung Lautan Api terkesan kumuh, tidak senyaman plaza Gasibu. Saya sendiri pun masih merasa malas untuk menikmati lapangan dan monumen tersebut dengan kondisi seperti itu.
–
Foto diambil dari Bandung Heritage
Popularity: 16% [?]
Rabu, 22 Maret 2006 @ 13:45
ini pasti mau pamer lirik halo2 bandung dalam bahasa inggris ya
Rabu, 22 Maret 2006 @ 14:08
Bandung makin macet karena orang jakarta
Rabu, 22 Maret 2006 @ 17:14
masih demen ya tinggal di Bandung si Jay ini
Rabu, 22 Maret 2006 @ 17:36
bukannya the capital of priangan?
Rabu, 22 Maret 2006 @ 19:02
Jay bisa garing juga, hahaha!
Rabu, 22 Maret 2006 @ 19:04
Kalo Lagu potong bebek angsa dalam english apa?
Rabu, 22 Maret 2006 @ 21:24
#1: Bukan, tapi mengisi indeks Google supaya lebih terfokus.
#2: Off topic.
#3: Yang jelas bukan karena hidup senang dan mewah demen di Bandung.
#4: Jangan pake transtool dong, pakailah perasAAN!
#5: Karena garing jadilah dipasang sebagai kutipan.
#6: Silakan buat terjemahannya, tulis di blog anda, boleh di-trackback ke sini.
Rabu, 22 Maret 2006 @ 22:42
Hihi, bisa ya dienggriskan lagunya.
Oh, Si Otto Iskandar Dimana Dinata itu pahlawan bandung tho? baru tahu. hehehe, jadi malu
Kamis, 23 Maret 2006 @ 3:49
smua ini bukannya ada di buku sejarah ya?
Kamis, 23 Maret 2006 @ 7:21
viva bandung forever!
pokoke kamana naon dah!
Kamis, 23 Maret 2006 @ 9:13
#9: Buku sejarah yang mana?
Kamis, 23 Maret 2006 @ 13:39
bandung kata orang dingin ya? (ga nyambung dodol)
Kamis, 23 Maret 2006 @ 15:38
kota bandung asyik untuk jalan kaki keliling kota!
*gak nyambung, tetap cuek*
Kamis, 23 Maret 2006 @ 17:00
saya dulu kost didepan kantor saya yang lama (pt. inti), deket sama lapangan tegallega tapi gak pernah maen ke situ. soalnya, lapangan tegallega itu ternyata ‘lokalisasi’ juga! entah sekarang mah gimana.
home sick nih…
Jumat, 24 Maret 2006 @ 10:53
Pas peringatan 50 tahun KAA tahun lalu, Tegallega banyak ditanami pohon2 langka. Sekarang ga tau juga, masih hidup ga pohon2nya
. Walaupun tiap hari lewat situ (kantor saya = kantor lamanya #14.. hehe..), saya juga ga pernah jalan2 di lapangan Tegallega.
Tapi syukurlah, PKLnya udah lenyap. Meskipun kadang barang seken di sana lumayan juga
.
Minggu, 26 Maret 2006 @ 18:48
ditunggu, tulisan tentang Mohammad Toha dan Mohammad Ramdan, pastinya nama mereka berkaitan dengan Bandung The Ocean of Fire
Senin, 27 Maret 2006 @ 23:31
#16: Silakan ditulis di blog, boleh (harus) di-trackback ke sini.
Rabu, 29 Maret 2006 @ 12:55
Moch. Ramdhan Urang Majalaya oge ikut andil.
Selasa, 18 April 2006 @ 18:10
ala mak ku dengar dapat cinta sekarang ini wah bagaimana aku disini temanani dong say
Sabtu, 29 April 2006 @ 14:02
sekali Bandung tetap Bandung! bravo Bandung!
PERSIB…nu aing! MAUNG..nu aing! PERSIB MAUNG BANDUNG!
(teu nyambung nya)
Senin, 17 Juli 2006 @ 15:01
Apa’BANDUNG LAUTAN API’YUUUUUKK!!!
Rabu, 2 Agustus 2006 @ 3:22
biar apapun kata orang tegalleaga teh ky apa, tp bagiku tegallega adlh tmpt yg terindah krn disitulah aku terlahir kedunia ini. hidup persib.
Selasa, 12 September 2006 @ 18:45
Si Jalak emang pintar, coba membakar bandung jaman sekarang, bisa-bisa dibilang Terroris!Lho emang dia terroris, bakar bandung yg sudah dikuasai secara defacto oleh NICA.
Moral: Jangan sebut Teroris pada yang membela tanah airnya dari jajahan penjajah
Selasa, 3 Oktober 2006 @ 11:53
lo anak pejuang ya?kok bs tw ini. apa dr engkong lo?
Rabu, 8 November 2006 @ 17:53
kaya wkt sekolah euy…klo gw baca lg itu tulisan,,, tp itu lah hebatnya urang bandung dr pada d jajah mending di bakar,,, toh akhirnya ga jd tu bandung di duduki orang asing ha…2x
Sabtu, 11 November 2006 @ 18:42
bandung menjadi lautan kendaraan, bukan lagi BANDUNG LAUTAN API………..??
Selasa, 14 November 2006 @ 17:18
kok bandung sekarang beda, bukannya lautan api tapi jadi lautan sampah.
Sabtu, 24 Maret 2007 @ 1:13
[...] Di Nata dan bentrokan-bentrokan berlangsung hingga momen penting yang selalu dikenang hingga kini, Bandung Lautan Api, 24 Maret 1946. Dibakar dan mengungsi ke Bandung [...]
Sabtu, 24 Maret 2007 @ 6:04
[...] menjelaskan, ada pawai Obor dalam memperingati peristiwa Bandung Lautan Api. Ada dua versi mengenai tanggal terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api ini, ada yang menyebutkan [...]
Sabtu, 24 Maret 2007 @ 7:12
Bandung semakn maju,tetapi globalisasi semakin membakar!!!! sebaiknya kita harus berpartisipasi untuk memuali program penanaman seribu pohon. apalari bukit/gunung-gunung yang mengitari Kota Badung terlihat semakin “botak” kalau tidak diatasi akan berakibat fatal bagi Kota Bandung.
Cintailah Lingkunganmu seperti mencintai Dirimu.
Selasa, 3 April 2007 @ 13:12
Kemaren 31 Maret 2007
Arsitektur ITB buat acara apresiasi seni BANDUNG LAUTAN API
menurut gw, mestinya kita bisa mewujudkan rasa kecintaan kita terhadap kota BANDUNG dan sejarahnya lewat suatu event acara yang riil. jangan cuma bisa protes aja.
Jumat, 6 April 2007 @ 16:54
bandungitu indah, tetapi kenapa tempat bersejarah di bandung banyak di pake tempat2 yang dholim, seperti di jl.braga karena ituakan merusak wajah asli bandung yang terkenal sebagai tempat yang indah tenang dan sejuk.
Kamis, 26 April 2007 @ 11:13
hola…. sebenarnya w bkn nak bandung… w cm mo ksh kRitikan aj m naK2 banDung…
kalian tu beruntung to pnY bandung, tp napa kok kaLian mengotori kota kalian tercinta dengan sampah2 menjijikkan, baik sampah moral maupun sampah fisik…
smg kota bandung cepat berubah dr kebusukan ini….
Senin, 30 April 2007 @ 8:05
aq suka masih ada orang yang care terhadap sejarah bangsa kita, terutama tentang bandung. Dan saya yakin orang yang suka merusak biasanya orang yang sudah lupa akan sejarah. So marilah kita kembali melirik sejarah masa lalu suatu bangsa yang memang baik untuk dikenang dan dicontoh, sehingga akan meningkatkan rasa akan memiliki secara nyata dan tulus bukan omongan semata. thank …..and bravo bandung.
Kamis, 10 Mei 2007 @ 9:33
its..fun….bagus banget tuh….kapan kapan bikin kisah pahlawan2 bdg yawh…. ganbatte ne !!!!!!!!!!!!!!
Selasa, 19 Juni 2007 @ 15:08
peristiwa BLA tidak dapat dipisahkan dari rangkaian Perang Mempertahankan Kemerdekaan, seluruh negeri bergolak untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda yang membonceng sekutu ( krn tentaranya habis oleh Jerman dlm 1 hari ketika akan menuju Belgia ,melintasi Belanda ) banyak hal yang tidak terungkap di dlm peristiwa ini ! salah satunya kelompok PO ANTUI sebuah kelompok buatan sekutu / Belanda yang pada awalnya mendukung Perjuangan Rakyat tapi kemudian berbalik memihak Musuh, bahkan dlm catatan sejarah mrk dipersenjatai dan ikut berpatroli untuk kepentingan Penjajah! Hal lain yaitu rumah2 yg ditinggalkan rakyat dan para pejuang di HAK MILIK dengan cara berkolusi / berkolaborasi dng Penjajah dan menerbitkan surat kepemilikan versi PENJAJAH !! ini harus kita ketahui krn. fenomena seperti ini terus berlangsung hingga saat ini !! mudah2an menjadi sebuah pencerahan nilai2 kejuangan yg telah diwariskan oleh para pendahulu kita semua MERDEKA BUMI PUTERA!!!
Selasa, 19 Juni 2007 @ 15:18
Sorry, koreksi, Mohammad Toha bukan gugur pada Bandung Lautan Api, tapi pada saat meledakkan gudang mesiu, yang berada sekitar Dayeuh Kolot. Sebelumnya dia bertanya pada kakkeku gmn cara meledakkan mesiu secara cepat. pada awalnya kakek tak mau memberi tahu karena pikirnya Mohammad Toha akan mati konyol, tapi setelah memaksa akhirnya diberitahu pula caranya. photo dokumentasi wajah moh Toha yang asli dan pembuatan tugu moh toha di Dayeuh Kolot ada pada saya selaku keponakannya karena Moh Toha adalah saudara sepupu ayah saya. Dulu Moh Toha dan ayah saya rekan sepermainan dan hobi nonton film jepang Kamikaze, yang mengilhami beliau untuk berjibaku. sebelum memasuki jauh Barisan Banteng, Ayah saya sering mengajari Moh Toha dan teman2nya baris-berbaris, karena ayah sy mendapatkan pelajaran tersebut ketika sekolah dulu.
Senin, 6 Agustus 2007 @ 4:01
heiiii……….bung mana NASIONALIS MU!!!!!!!!!!!
jangan berkomentar yang melecehkan arti PERJUANGAN PEJUANG – PEJUANG BANGSA MU sendiri!!!!!!!!!!!!!
Kamis, 6 September 2007 @ 17:12
aq arek 9e ini kurang lengkap lengkapi lage aq pusing cari nya kalo sepotong2 gini(T_T)
Sabtu, 8 September 2007 @ 12:31
gw mau ke bandung tapi ga jadi,soalnya ditinggal ma kakak padahal udah bilang ma semua temen-temen,yah rencana biar ga ketemu riska gagal total.
Minggu, 9 September 2007 @ 12:59
kalo ngomong masalah bandung lautan api mungkin udah banyak yang tau,mungkin jadi pelajaran tiap sekolah.tapi kalo bandung lautan asmara jangan coba-coba bokkkkkkkkkkkkkkk
Senin, 1 Oktober 2007 @ 12:28
ggue bner” gagg stuju bndung djelek”n .
scr gtuu iia . bndung itt tmpt ygg ersjarah bgd bwd ggue .
Rabu, 17 Oktober 2007 @ 18:09
[...] peristiwa yang melahirkan lagu nasional Halo-halo Bandung dan juga julukan Bandung Lautan Api. Sebuah peristiwa heroik yang patut disamakan dengan perjuangan 10 November 1945 di [...]
Sabtu, 27 Oktober 2007 @ 16:25
bade nyarios naon wae nu bade ngagogoreng Bandung mangga….,kumargi setiap orang mah pastina gaduh opini masing2, bae akh da manehna mah syirik = teu bogaeun.hahahahhaaaaaa.1 hal lagi, Hidoep Persib Bandung…..
Kamis, 1 November 2007 @ 10:54
Bandung yang dulu emang kayax gituh tapi sekarang bandung dah indah gy khan???????????????????????bandung teteupp kota plg indah no 1 di Indonesia…..
Sabtu, 3 November 2007 @ 16:47
bandung ayeuna teu kawas baheula,ayeunamah sumpek loba teuing sampah teu reusik deui?????
bejakeun ka pa wolikota bandung.. wasalam gejlig te wewew…
di noedede_teatuh@yahoo.com
Senin, 12 November 2007 @ 16:07
BANdUng arek loba sampah ke,,,,,,,,,bandung teuteup kota nu paling sejuk,indah,pokokna bandung mah kota pang alusna sa Indonesia…….walaupun loba sampah ge da, mojang2 bandung mah gareulis jeung karasep…..
Sabtu, 24 November 2007 @ 18:00
bandung lautan api atau bandung lautaaaaann ……..
Minggu, 2 Maret 2008 @ 15:19
biar bandung banyak sampah bandung tetap kota sejarah
Minggu, 2 Maret 2008 @ 15:20
bandung tetap is the best lah
Minggu, 2 Maret 2008 @ 15:23
tengkyu ya jay, melalui artikel ini , gw bisa nyelesaiin tugas dengan mudah .
Jumat, 14 Maret 2008 @ 8:56
Perlu memunculkan kembali semangat para pejuang pada saat ini. Jangan hanya berpangku tangan. hidup Indonesia
Senin, 24 Maret 2008 @ 11:37
ada yang tau gag
di mana tempat persisnya peristiwa Bandung LauTan Api ???????
Selasa, 25 Maret 2008 @ 14:45
Coba ini Kang:
hzzp://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Bandung
Nuhun.
Kamis, 17 April 2008 @ 1:05
ada yang tahu situs untuk mendownload gambar-gambar bandung lautan api ga? tolong ya kk, perlu ni untuk laporan sejarah, bantu ade mu ini yah Hehehehehe….
PeaCE
Jumat, 25 April 2008 @ 13:20
Assalamu’alaikum
Mas Yulian Firadus, syukron katsiron….
Berkat saya buka tulisan anda ini, menolong saya memenuhi tugas Sejarah…..
Barokallah
Wassalamu’alaikum
Rabu, 18 Juni 2008 @ 14:19
Udh lama gw teu ka bandung, bandung-ku apakah sampean apik-apik ae?
mugi-mugi kanjeng gusti ngajagi wong-wong sing ono diditu
Aminn..
Sok ah punten nyariosne campu-campur sabab
wiss sue aya di Sby
Rabu, 18 Juni 2008 @ 14:25
Mamah ieu Ade aya di Surabaya, kumaha damang?? Eneng, iwan, afirman kumaha sadayana damang?? Buat kang Yulian terima kasih udah membuat web ieu sabab abdi di surabaya tiasa ngahubungi para pencinta bandung!!!
Thanks 4 all, thanks a lot
I love my Bandung
Bandung tea atuch
Rabu, 10 September 2008 @ 21:51
wow wow wow mempesona ak sangat terpana
Senin, 22 September 2008 @ 14:26
tolong donk kirim sejarah bandung lautan api ke Email sy. mksh
Kamis, 27 November 2008 @ 9:19
jiah……sayang bgt ya….. padahal lokasi na klo dibagusin pasti bnyk yng dteng dech ksana
Senin, 23 Maret 2009 @ 15:51
baguss banget artikel ini coz kebanyakan orang di zaman kayag gini ga mau mempelajari sejarah secara detail
kalau bis ase bahasanya lebih meremaja he,he
Jumat, 27 Maret 2009 @ 17:38
siapa yang tak mengenal bandung lautan api? patut kita kagumi semangat juang nenek moyang kita dari bandung, mulai dari zaman dulu kala sampai dengan kisah heroik pada masa penjajahan belanda dulu.
cuman sayangnya juga, karena era bebas yang kebablasan yang menyebabkan adanya bandung lautan asmara. semoga hal tsb tidak terjadi lagi dimasa akan datang.
salam
harvest
Jumat, 24 April 2009 @ 4:13
gw mau ke bandung tapi ga jadi,soalnya ditinggal ma kakak padahal udah bilang ma semua temen-temen,yah rencana biar ga ketemu riska gagal total.
Senin, 6 Juli 2009 @ 16:51
Anak – anak My G pengen pegi ke Bandung neh…
Tapi nggak ada leader nya…?
Bandung…. I Like U….very…very…
Senin, 20 Juli 2009 @ 2:47
anda yang menulis tentang “Bandung Lautan Api” harus bisa bertanggungjawab dagan artikel yang anda muat, sesuai dengan sejarah aslinya apa tidak???
Kamis, 23 Juli 2009 @ 15:37
wah,artklx bgs bgt.Kt bsa tw sjrh ttg Kota Bandung
Selasa, 20 Oktober 2009 @ 9:01
Bandung lautan api adalah suatu peristiwa yang sangat bersejarah bagi bangsa indonesia,karena dalam kejadian tersebut merupakan suatu pengorbanan kota bandung agar tidak dimanfaatkan oleh para tentara belanda.
salut bagi para cendekiawan n para pejuang.