Wisata Langit: Observatorium Bosscha dan Planetarium Jakarta

Senin, 20 Maret 2006M
20 Safar 1427H

“Lapangan politik kita kejar, lapangan ilmu pengetahuan kita kejar, agar supaya kita benar-benar dalam waktu yang singkat bisa bernama bangsa Indonesia yang besar!” — Santoso Nitisastro, 1965

Walaupun hanya secuil saya punya ketertarikan pada bidang astronomi atau Ilmu Falaq yang dikembangkan para ilmuwan muslim dahulu kala. Konsep keteraturan benda langit, malam dan siang, tata surya, jagat raya yang mengembang dan sebagainya telah tersurat dan tersirat dalam Al-Quran. Kaum Arab yang hidup di gurun secara turun temurun menggunakan keteraturan yang ada di langit sebagai navigasi perjalanan maupun petunjuk-petunjuk kejadian alam lainnya. Begitu juga dengan para pelaut-pelaut ulung baik dari Cina, Makassar dan bangsa Eropa, mereka menggunakan semua keteraturan benda langit sebagai navigasi utama.

Tanpa disadari kita hidup dalam keteraturan tersebut, keteraturan revolusi Bulan mengelilingi Bumi dijadikan sebagai dasar penanggalan Hijriyah bagi muslim atau penanggalan lunar lainnya seperti penanggalan Cina, dan kita pun hidup dalam penanggalan Masehi Gregorian yang dikembangkan kaum Kristen. Semua keteraturan tersebut bermanfaat bagi seluruh umat manusia.

Berwisata melihat langit tentunya bisa dilakukan sendiri atau beramai-ramai, dahulu rasanya di semua tempat selalu ada kegiatan menikmati malam terang bulan purnama dengan berbagai permainan masa kecil seperti Galah Asin (enaknya menjadi Ulung tapi ngos-ngosan menjaga garis paling depan, paling belakang dan garis tengah), Jeblag Panto, Sondah, hingga permainan untaian karet gelang; Sapintrong dan Loncat Tinggi.

Tak ada alat untuk melihat langit dengan teropong sebab teropong hanya dimiliki para ilmuwan atau mereka yang benar-benar berada. Jika anda suka menonton film tentunya ingat salah satu adegan munculnya teknologi teropong sederhana yang dideskripsikan secara komedi dalam film Robin Hood di adegan Azeem seorang muslim bangsa Moor dari Andalusia dengan Robin Locksley seorang crusader dari Inggris dengan menggunakan bongkahan kaca.

Observatorium Bosscha

Dalam bidang keilmuan kota Bandung beruntung memiliki Observatorium Bosscha di dataran tinggi Lembang dan dalam bidang wisata –saya sebut wisata langit– kota Jakarta beruntung memiliki sebuah planetarium di komplek Taman Ismail Marzuki. Meskipun bukan tempat wisata; observatorium Bosscha tetap menerima kunjungan publik untuk melihat langit melalui teropongnya walau dengan berbagai keterbatasan dan kekurangan karena hanya dirancang sebagai laboratorium penelitian.

Bosscha pasti di-blog sama Jay! — Hericz

Hari Sabtu yang lalu bersama 13 teman-teman Kampung Gajah kami menyempatkan berkunjung ke Observatorium Bosscha atas usul Hericz, yang kemudian dilanjutkan dengan menikmati susu murni di Lembang Kencana.

Observatorium Bosscha terletak di Lembang, sekitar 15 km ke arah Utara Bandung dengan koordinat geografis 107° 36′ BT – 6° 49′ LS. Lokasinya berada pada ketinggian 1.310m dari permukaan laut, atau pada ketinggian 630m dari plato Bandung (jika anda berangkat dari stasiun kereta api Bandung berarti anda mendaki setinggi 630m). Nama Observatorium Bosscha itu sendiri diambil dari nama sponsor utamanya, Karel Albert Rudolf Bosscha (1865-1928), seorang tuan tanah yang memiliki perkebunan teh di daerah Malabar. Wilayah Lembang dipilih karena kondisi geologis tanah yang stabil, terbukti sudah puluhan tahun bangunan dan teleskopnya masih berfungsi normal.

Teleskop refraktor ganda Zeiss di Bosscha

Observatorium utama Bosscha berbentuk bangunan lingkaran, kira-kira berjari-jari 7m dengan selasar sekitar satu setengah meter di sisi dalamnya. Bagian tengah dengan diameter 11m berbentuk panggung dengan pelat baja yang bisa naik turun kira-kira 4m. Tabung teleskop refraktor ganda buatan Carl Zeiss berdiameter 1, 5m ditopang oleh balok baja di ketinggian 5m. Di dalam tabung tersebut terdapat dua teleskop yang masing-masing lensanya berdiameter 60cm. Meskipun berukuran sangat besar tabung teleskop tersebut bisa digerakkan ke segala arah hanya dengan tangan.

Salah satu batasan dalam dunia optik adalah besarnya ukuran lensa yang bisa dibuat masih dalam ukuran sekitar satu meter. Bentuk lensa yang cembung mengakibatkan lensa sangat berat di tengahnya, hingga sulit dibuat lebih besar lagi karena pinggiran lensa tak akan kuat menahan beban bagian tengah lensa. Mungkin suatu saat ditemukan aluminium transparan seperti pada sains fiksi di film Star Trek: The Voyage Home.

Teleskop refraktor ganda Zeiss ini dirakit di tempat selama pembangunan bangunan lingkaran tersebut dari tahun 1923 hingga tahun 1928, dikelola oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging dan kini dikelola oleh Insitut Teknologi Bandung sejak ITB resmi berdiri di tahun 1959. Di ketinggian 5m bangunan ditutup dengan kubah bercelah yang bisa berputar 360°, jadi teleskop bisa digunakan untuk melihat langit horison ke segala arah dan celah kubah untuk melihat ketinggian langit dari horisontal hingga tegak vertikal menatap langit. Awalnya kubah diputar secara manual dengan tangan, kini sudah menggunakan motor listrik, begitu juga dengan pelat lantainya.

Komplek Observatorium Bosscha tidak hanya milik Bandung, tetapi juga milik dunia sebab sedikit observatorium langit berada di belahan bumi selatan, observatorium lainnya lebih banyak di belahan bumi utara seperti di Amerika atau Eropa. Pengguna observatorium ini tidak hanya para ilmuwan dan akademisi lokal, tapi juga para peneliti dari mancanegara terutama yang berkepentingan untuk melihat wilayah langit selatan.

Selain teleskop Zeiss komplek Bosscha memiliki beberapa teropong lainnya yang bersifat portabel, antara lain:
* Teleskop Schmidt Bima Sakti
* Teleskop Refraktor Bamberg
* Teleskop Cassegrain GOTO
* Teleskop Refraktor Unitron

Planetarium Taman Ismail Marzuki, Jakarta

Masyarakat umum memang tidak bisa menikmati indahnya langit melalui teleskop di Bosscha karena keterbatasan rancangan fasilitas yang memang dikhususkan untuk para peneliti. Kota Jakarta-lah yang menjawab kebutuhan tersebut dengan dibangunnya planetarium di TIM. Pada tanggal 1 Oktober 2005 yang lalu yang juga bersama teman-teman yang sama –bahkan lebih banyak– kami mengunjungi Planetarium Jakarta setelah menikmati panorama Jakarta dari puncak Monas yang kemudian dilanjutkan dengan wisata makan ke Daeng Tata.

Planetarium Jakarta adalah simulasi langit yang diproyeksikan ke layar yang berbentuk kubah setengah bola berdiameter 22m dengan kapasitas pengunjung 300 kursi. Kita mengenal TV matriks yang terdiri dari banyak televisi yang didempet-dempetkan sehingga menjadi sebuah TV berukuran besar. Begitu pula dengan planetarium, untuk menampilkan total layar setengah bola dari titik fokus planetarium disorotkan proyeksi yang banyak, kubah seolah-olah dipecah-pecah dalam banyak layar kecil hingga kita kita bisa menyaksikan seluruh langit 360° dari pandang horisontal hingga tegak vertikal ke atas. Hanya saja kursinya tidak bisa berputar, tapi cukup dengan posisi sandaran yang bisa rebah hingga nyaris telentang memandang langit dan bisa membuat kepala pusing saat langit digerakkan terlalu cepat, rasanya kursi yang terjunkat, sebuah simulasi from dusk till dawn.

Planetarium Jakarta dibangun pada tanggal 9 September 1964 hingga dibuka untuk umum pada tanggal 1 Maret 1969. Selain wahana simulasi langit; Planetarium Jakarta juga memiliki 3 teleskop yang berfungsi untuk penelitian dan kebutuhan simulasi planetarium. Dibangun atas sumbangan Gabungan Koperasi Batik Indonesia dan kini dikelola oleh Pemkot Jakarta.

Catatan Yang Mungkin Terkait

Tidak ada isian yang terkait |

Komentar

91 komentar untuk catatan 'Wisata Langit: Observatorium Bosscha dan Planetarium Jakarta'

  1. #1
    gravatar

    keren
    gue emang ga terlalu tertarik sama planetarium, tapi menikmati suasana alamnya emang enak:)

  2. #2
    gravatar

    Saya tertarik untuk kesana lagi bulan April, jadwalnya masih ada kan Jay?

  3. #3
    gravatar

    eh, kesana tuh enaknya sekitar bulan oktober-november kan
    biar bisa lihat badai meteor kayak di meteor ganjen itu

    * belum pernah ke bosya *

  4. #4
    gravatar

    #2: Masih, masih ada.
    Jadwal kunjungan Observatorium Bosscha untuk umum periode bulan April sampai dengan September setiap pukul 17:00 hingga 20:00 adalah sebagai berikut:
    * Kamis-Jumat-Sabtu 6-7-8 April
    * Selasa-Rabu-Kamis 9-10-11 Mei
    * Selasa-Rabu-Kamis 6-7-8 Juni
    * Selasa-Rabu-Kamis 4-5-6 Juli
    * Kamis-Jumat-Sabtu 3-4-5 Agustus
    * Selasa-Rabu-Kamis 5-6-7 September

    Alamat kontak:
    Kepala Observatorium Bosscha, FMIPA, ITB
    u.p. Ibu Cucu Suryati
    Lembang, Bandung 40391
    Telepon/Fax: 022-2786001
    Email: kunjungan@as.itb.ac.id

    Juga ada program Astrocamp http://astrocamp.as.itb.ac.id/

  5. #5
    gravatar

    Hihi, JAY GETHO LOH!

    Laporan yang komprehensif dan persuasip jay! ayo kita kesono lagi, tapi di jadwal bisa nginceng.

  6. #6
    gravatar

    Tulisan ini mengingatkan jaman perburuan komet halley (1986?) bareng temen-temen HAAJ (Himpunan Astronomi Amatir Jakarta), dan juga mengingatkan saat main bersama gerombolan HAAJ ke Bosscha (1988?). Ingin juga coba Planetarium Tenggarong (Kaltim) suatu saat…

  7. #7
    gravatar

    wah, sisi lain dari kopdar adalah tulisan berisi yang bermanfaat.
    selama ini kan kopdar biasanya cerita tentang peserta, makanan, tempat, makanan, suasana, makanan, foto, dan makanan:)

  8. #8
    gravatar

    Gw belom pernah ke boscha, pengen deh, bulan april kayaknya cocok tuh

  9. #9
    gravatar

    seumur-umur di bandung saya mah belum pernah ke boscha. kapan-kapan kalo saya ke bandung ajak/anter saya jay!:D

  10. #10
    gravatar

    Aduh, kalau ke Boscha lagi, saya ikut dong?:-D

  11. #11
    gravatar

    COBA YA KALO BIKIN EVENT KAYA GINI DIUMUMIN 2-3 MINGGU SEBELUMNYA GITULOHH:)

  12. #12
    gravatar

    ii pingin liat…kpn ya bisa punya uang ke bandung?

  13. #13
    gravatar

    Coba kalo kita juga punya teleskop sinar gamma ataupun teleskop infra merah. Wah bakal semakin eksotis saja astronomi di Indonesia, tuh.

    Tapi dari kunjungan akhir tahun lalu di Planetarium, kita memang masih terlalu awam dengan astronomi.

    Atau sebaliknya, justru sok tau banget tentang nasib lewat astrologi? Konyol!

  14. #14
    gravatar

    UDAH PERNAH.. BIASA AJA AH.. ABIS DATENGNYA PAS SIANG…

  15. #15
    gravatar

    jd mank keren bgt ya mas? natr kalo ke situ lg jgn lupa ngajaak y mas?

  16. #16
    gravatar

    Kalau ada yang mau ikut ngomong dong, jangan diam saja:D

  17. #17
    gravatar

    Ralat dikit yah Jay:

    Selain teleskop Zeiss komplek Bosscha mempunyai beberapa teropong lainnya yang bersifat portabel, antara lain:
    * Teleskop Schmidt Bima Sakti
    * Teleskop Refraktor Bamberg
    * Teleskop Cassegrain GOTO
    * Teleskop Refraktor Unitron

    Diantara teleskop2 tsb, yang portabel cuma teleskop Unitron, sedangkan yg lain teleskop fixed, sama seperti Zeiss.:)

  18. #18
    gravatar

    teu ngajak-ngajak euy!

  19. #19
    gravatar

    [...] Hari Sabtu yang lalu gerombolan Kampung Gajah kembali berwisata mengisi akhir pekan, setelah pekan sebelumnya menikmati Observatorium Bosscha di Lembang kali ini menikmati suasana alam pegunungan Bandung Selatan, yaitu Kawah Putih Gunung Patuha, tea walk (walaupun hanya nongkrong) perkebunan teh Walini, pemandian air panas Cimanggu (tapi tak sempat) dan Situ Patengan. [...]

  20. #20
    gravatar

    COBA KALAU PUNYA TELEKS, MENIKMATI ATSMOFER SANGAT MENYENANGKAN, TAPI ADA TAKITNYA JUGA. MISTERI BANGAT

  21. #21
    gravatar

    Sabtu dini hari 15 April 01.00 bulan bercincin purnama plus pelangi, gw gak tau gimana mendiskripsikannya……
    cincinnya keren abizzzzzzzzz…… semoga ada yg sempat lihat juga ya…. karena pada saat itu cuma sebagian jakarta aja yg bisa lihat. yg lain nya ujan gerimiz mendung…………

  22. #22
    gravatar

    Nanya dunk!
    Ada yg tau jadwal AstroCamp 2006 gak?
    Soalnya disitus ITB cuman ada jadwal 2005
    Btw, gw blon pernah ke Bosscha nih
    Abis harus rombongan min 20 orang kan
    Ngumpulin tmn2nya yg susah
    Klo ada yg mo ke Bosscha bln Jul,
    gw ngikut yaa…

  23. #23
    gravatar

    Boleh nanya dong!
    Kalo kunjungan pribadi yang bukan rombongan bisa gak sih (kurang dari 20 orang)?
    Mengenai tiket masuknya, apa harus lewat pemesanan, atau tinggal ke sana aja?
    Ada yang tau gak

  24. #24
    gravatar

    ih sumpah, gila keren abiz pokoknya gw ngak nyesel dech datang kesitu. insya allah rencananya pertengahan july ini kami sekeluarga berencana datang ke Bosya Lembang.. keren kan haaa aaaa aaaaa

  25. #25
    gravatar

    salam..
    Kalau saya tidak salah dari laporan sejarah pendirian Planetarium & Observatorium Jakarta, kutipan “lapangan politik kita kejar, …” yang ada di awal tulisan di atas adalah kata-kata dari Bung Karno ketika beliau berpidato pada acara pemancangan tiang pertama Planetarium Jakarta, bukan Bapak Santoso Nitisastro (direktur pertama Planetarium & Observatorium Jakarta). =)
    Salam.

  26. #26
    gravatar

    wahh saya nggak mau ikutan ngomong bosscha, tapi lebih tertarik dengan jenis2 permainan yang disebutkan tadi (galah asin?, bukan galasin ya?) klo masih inget, bagi2 ceritanya dong.. Itu Jeblag Panto, Sondah, Sapintrong apaan? Cara mainnya gimana?

  27. #27
    gravatar

    planetarium itu sangat bgs, karena kita dapat mengetahui apa yg ada di atas awan yg slama ini kita kira tidak ada apapun? maka dari itu saya sangat kagum dan trima kasi kpd org yg tlah membangun dan mendirikan planetarium

  28. #28
    gravatar

    MUDAH-MUDAHAN BISA KE BOSCHA YA!! KAYAKNYA BOSCHA BAGUS BANGET!

  29. #29
    gravatar

    Pengen rasanya ke bandung, apalagi kalo ke boscha bareng orang yang kita sayang.
    Seneng BGTTTTTT!!!!!!!!

  30. #30
    gravatar

    wah, kayaknya enak yach kalo kita bisa kerja di observatorium.Coz aku suka bgt ma astronomi.kira – kira ada klub pencinta astronomi yang berada di bawah naungan observatorium ini ga?aku mau tahu dunk’s berita tentang pluto yang bukan termasuk dalam sistem tata surya kita.thank yach!

  31. #31
    gravatar

    wAAHH….. kalo mau Ke bossCHa min hRs 20 Or9 yakz….
    mau dON9!!!
    taPi RnCananYa i mo ksNA skitaR akHir sPtemBeR
    PLAneTAriuM…..mmmMMMMMM……
    jaRang b9t anAk2 skRg dt9 ksoNO pdHl lebiH asiiik dariPADE
    mMMooLLL taukzhh…..
    LbiH muraH ude 9iTU bnyaK manFaATna la9eeee….

  32. #32
    gravatar

    Maap, katanya di Lembang ada kebakaran yang asapnya sampai ke stratosfer dan ionosfer. katanya juga asap itu sdh menutupi 80%. Jadi ketika kita pergi kesana, ke bosya, ga bakal keliatan bintangnya.. or even badai meteor..
    bener ga sih?
    dan sebenarnya kita mau backpacker kesana.. jadi ga mungkin sampai 20 orang..
    trus gimana dunk?
    ga bisa masuk deh.. rencana sih mau berangkat bulan oktober ini..
    Tunggu jawaban secepatnya..

  33. #33
    gravatar

    mau donk ikutan

  34. #34
    gravatar

    aku oernah kesana
    wenak tenaaaaaaaaaaan
    kayak mo terbang gitu
    serasa di luar angkasa beneran

  35. #35
    gravatar

    boleh nanya donk!!!!
    dmana ya g bisa tau berita ttg astronomi yang terbaru.. thanx

  36. #36
    gravatar

    #35: Mulai dari http://space.com/ saja.

  37. #37
    gravatar

    jay, nanya lagi donk!!! kalo g pengen tau soal planetarium lebih banyak lagi gmana cara??
    Bisa gak kira-kira g ngedapetin data ttg boscha? denah kek… fasilitasnya kek… foto-fotonya…. thanx be4 ya….

  38. #38
    gravatar

    #37: Soal planetarium lihat saja fasilitas yang tersedia di webnya http://planetarium.jakarta.go.id/

    Bosscha bukan planetarium, tapi observatorium riset, meski gak tertutup sebagai tempat wisata terbatas.

    Untuk simulasi planetarium, coba saja aplikasi gratis Stellarium.

  39. #39
    gravatar

    men, good posting… tuh telpon Bu Cucu masih valid gak? hehehe
    betewe, tuh tutup cuma sampe jam 8 tok doang yeh? ga boleh begadang di dalem?? thx men

  40. #40
    gravatar

    Pertama kali kesana asik!
    Bisa dapet ilmu tentang alam semesta.
    Lebih baik lagi,ya..
    MAN 1 Bogor pasti bakal kesana lagi tahun depan !

  41. #41
    gravatar

    Oom Jay

    Saya pelajar SMP yg lagi demen2nya lihat bintang, pengen kesana minggu ini pas libur. Any suggestion what to do ? saya pengen lihat bintang pas malam, apa boleh ?

  42. #42
    gravatar

    Dear Jay, saya mau ikutan kalo nanti anak2 murid saya dari SDIT Al Hikmah Cilandak akan mengadakan piknik ke Lembang.ke Boscha, susu pengalengan, pertanian jamur dll, tolong kamu referensikan semuanya ( akomodasi yg murah ( -/ 50 orang ) dan tempat wisata murah . Pls ya saya tunggu. kami punya budget terbatas ( sekitar juni saat liburan sekolah .Tku

  43. #43
    gravatar

    huehuehue…
    tes….

    minta gambar2 buat tugas…

  44. #44
    gravatar

    mau dunk diajak..kalo ada wisata langit lagi…coz gw pencinta astronomi..gw pgn tau bnyk soal astronomi…thakz

  45. #45
    gravatar

    adore about star

  46. #46
    gravatar

    gW pernah ke bosscha, enak bgt!!!! tapi sayangnya siang n ngga boleh neropong pke teropong zeiss sih!!! kan gw penasaran… mw ngeliat bintang

  47. #47
    gravatar

    Gw pingin dapet gambaran tentang bentuk asli benda-benda angkasa. siape tau bisa jadi astronot. amien

  48. #48
    gravatar

    Gak nyangka hweboat buanget.Trnyata manusia and tknologi mang trpisahkan.

  49. #49
    gravatar

    meski aq lom pernah ke bosscha tapi kayakya bosscha itu tempatnya enak deh…cz kita bisa liat bintang n planet2…klo malem…n aq penasaran bgt mo kesana…

  50. #50
    gravatar

    Boscha Observatory can make you know how dark in out side!
    Great to know how just we are the only people ever use the big glass to see the big screen of this earth !!

    I ever see the tail of angle above the east sky’s.

  51. #51
    gravatar

    mas….mau tanya kalo mau survey di observatorium bosscha itu gimana caranya
    ni aku dari arsiterktur di suru meneliti bangunan observatorium dan planetarium
    makasih jawabannya

  52. #52
    gravatar

    gw seorng mahasiswi dijurusan arsitektur unud-bali terus terang aj saya suka tentang perbintangan rasa nya jika melihat bintang kita seperti melayang dan menjadi satu dengannya……dan kebetulan semester ini tgs studio perancangan arsitektur6 sy membahas tentang planetarium jd klo anda ada data tentang planetarim yang detail kasih saya y….saya memerlukan definisi dan semua hal tentang planetarium…harap dibantu y…..

  53. #53
    gravatar

    boscha itu enak aku udah pernah kesana , waktu aku ke sana memang teleskop zeisnya gak boleh di pakai karena teropong zeis itu cuma di pakai untuk penelitian dan aku di sana cuma diberitahu sejarahnya,waktu aku kesana dari pagi sampe ketemu pagi lagi , siangnya sih aku neropongnya permukaan mataharinya sih pakai teleskop unitron , dan pagi nya jam 5 aku neropong dan memotret permukaan bulannya pakai teleskop bamberg , dan di teleskop bimasakti aku cuma di kasih tau sejarah nya , tapi disana seru banget lo , aku juga di beri penjelasan sebelum meneropon , belajar peta bintang, memutar kipas dengan tenaga matahari ,membakar korek dengan tenaga matahari , dll , pokok nya seru deh , kalau yang tidak 20 orang ikut aja astro camp kayak aku
    (salam izam) astro camp 7-8 juli

  54. #54
    gravatar

    aihh seru banget reviewnya…

    *catat: mau ke sini juga…

  55. #55
    gravatar

    masih adakah anak haaj 85-86 ketika perburuan si “rambut panjang”, spt: mas Bimo, azhar,gatot, oriza sativa, erika, dll.
    Saya memiliki copy berita di surat kabar mengenai hebohnya berburu halley diwaktu itu. Lumayan buat kenangan ……

  56. #56
    gravatar

    gw mau tau cara bkn teropong ato tmpt jualnya ada yg bs bnt gak?
    makasih banyak ya.

  57. #57
    gravatar

    gw baru ngunjungin….ne situs sih,,tapi gw udah tw apa sih ~BOSSCHA……….
    GW MW TANYA nICH…udah berapa banyak kunjungan nya…….trus ada gk para wisatawan??????????????

  58. #58
    gravatar

    wesss, qrenz abiezz.. walwpun belom pernah k sono,kcian bner,bneran de g boonk.. hwe…hwe… ntar w k sna ach tgl 6 april 2008, phan ntu ultah w (narses dikit), ada yang mo ikut, ada syaratnya yaitu hruz gnteeeeng bgt, kyak daniel radclife.. hwe…hwee,…

  59. #59
    gravatar

    cara membuatnya kasih tahu dong

  60. #60
    gravatar

    mangkin canggih indonesia yah
    ato terus maju

  61. #61
    gravatar

    [...] gerombolan Kampung Gajah kembali berwisata mengisi akhir pekan, setelah pekan sebelumnya menikmati Observatorium Bosscha di Lembang kali ini menikmati suasana alam pegunungan Bandung Selatan, yaitu Kawah Putih Gunung [...]

  62. #62
    gravatar

    Pemisi… numpang tanya….
    Hmmmm… pengen ke Bosscha neh…
    harga tiket masuk ke Bosscha berapa ya?
    untuk pelajar SMP/SMA, mahasiswa, umum????
    mohon infonya… tengs banget

  63. #63
    gravatar

    sangat membantu tugas karya tulis saya

  64. #64
    gravatar

    [...] gerombolan Kampung Gajah kembali berwisata mengisi akhir pekan, setelah pekan sebelumnya menikmati Observatorium Bosscha di Lembang kali ini menikmati suasana alam pegunungan Bandung Selatan, yaitu Kawah Putih Gunung [...]

  65. #65
    gravatar

    Mau nanya dong.. apa sih bedanya planetarium yang di jakarta sama yang di bandung? sama ato beda yah? thx..

  66. #66
    gravatar

    Yang di Jakarta itu planetarium, sedangkan yang di Bandung namanya observatorium. Jadi jelas beda.

  67. #67
    gravatar

    mas jay, salam kenal..
    dari kecil pengen ke boscha, ada rencana, tapi tgl 19 april besuk, ada jadwal buat umu ga ya?? orang awam boleh kan??
    terus syarat2nya bgmn??
    thxs

  68. #68
    gravatar

    next destination? observatorium bosscha? hehehehe..

    manstab infonya, kang!

  69. #69
    gravatar

    kalo mau pergi ke bosscha naik kendaraan umum dari bandung bisa nggak sich ? mohon infonya naik kendaraan apa aja. thx

  70. #70
    gravatar

    Mas Jay, klo tiket masuk Bosscha and jadwal selama tahun 2008 ada ga ya? Klo ada saya minta dikirim donk?!

  71. #71
    gravatar

    Jadwal untuk tahun 2008 ada ga y?????????????
    yang sekitar Bulan Juli-Seeeptember………..
    Makasih.

  72. #72
    gravatar

    Kang Jay, please donk jadwal untuk juli sd des 08, kami cuma 3 orang (saya, suami & anak) justru anak saya pengen banget ke bosscha, tp khan min 20 org, please bgt………. diinfokan

  73. #73
    gravatar

    allow,,kita minta jurusan angkutan kota apa az untuk bisa kesitu dong,,??
    truz klo disana kita bisa camping kan??apalagi yach,,oya dari situ kita bisa kemana lagi tempat wisata yang ga kalah asyiknya??

  74. #74
    gravatar

    kalau kesana enaknya jam berapa ya?

  75. #75
    gravatar

    AA Jay, Rencananya saya mw liburan ke Bandung neh dari tgl 25-1 january, tapi belom tau mw kemana aja.Masalahnya cukup lama tuh di bandungnya. Bisa minta tolong ga refernsi tempt2 yg murah meriah dan enak buat anak2 ABG gitu.. thank’s

  76. #76
    gravatar

    [...] By iccacherly Wisata Langit: Observatorium Bosscha dan Planetarium Jakarta [...]

  77. #77
    gravatar

    pengen k planetariiuuumm… . . . . .

  78. #78
    gravatar

    ul, abdi urang smp 6 subang tos tuang acan

  79. #79
    gravatar

    kalo mau ke planetarium sekarang bayar berapa? udah lamaaaaaa ngga kesana.
    bir seru siang atau malam? thanx…

  80. #80
    gravatar

    aku udah 5kali kebandung tapi lum sempat ke bosscha, tiap mau kesana ada aja halanga n rintangan. emk bagus banget ya pemandangan langit??? aduh kapan ya kesana, maklum aku tinggal disumatera n sekarang udah kerja jadi agak susah mikirin jalan kesana.

  81. #81
    gravatar

    tolongdong bagi ilmu astronominya dengan melalui SMS ke 085793326697

  82. #82
    gravatar

    Bosscha oh Bosscha,
    You’ve been always my dream to visit.
    Hmm kapan yaa??

    Mayang
    jeenalathooya@gmail.com

  83. #83
    gravatar

    mas mau tanya
    kalo obsevatorium boscha punya prestasi2nya ga???

  84. #84
    gravatar

    Saya ke planetarium ketika masih di SMP S. Maria Bandung, sekitar 28 tahun yang lalu. – Sangat bagus bagi dunia pendidikan maupun untuk wisata keluarga. – Dalam waktu dekat, akan saya bawa anak-anakku ke Planetarium.
    Nih, bagi yang perlu jadwal:
    Senin : LIBUR
    Selasa s/d Jumat : 16.30
    Sabtu, Minggu & Hari Libur nasional : 10.00, 11.30, 13.00 dan 14.30
    Hari libur Nasional yang jatuh hari Jumat : 10.00, 13.30, 15.00 dan 16.30
    Harga tiket Dewasa Rp 7.000,-
    Harga tiket anak sampai 12thn: Rp 3.500,-
    stefanus.parthono@gmail.com

  85. #85
    gravatar

    [...] gerombolan Kampung Gajah kembali berwisata mengisi akhir pekan, setelah pekan sebelumnya menikmati Observatorium Bosscha di Lembang kali ini menikmati suasana alam pegunungan Bandung Selatan, yaitu Kawah Putih Gunung [...]

  86. #86
    gravatar

    salam kenal buat Mas Jay. saya mohon informasi tentang bpk Kunjaya yg dulu pernah aktif di Bosscha Bandung beberapa taon silam , apa bpk punya informasi tentang beliaw ? perlu di ketahui dulunya beliaw juga alumni ITB . Terima kasih

  87. #87
    gravatar

    Saya sudah lama menggunakan Program KStars sejak Linuk Merdeka s/d Linux Mandriva 2008
    Program ini pernah saya uji sewaktu Gerhana Venus beberapa tahun lalu yang me;inyas di Semarang. Gerhana itu memang dpt dipantau.
    Pada penentuan 1 Syawal 1432 H Proga\ram ini memperlihatkan bahwa :

    1.Matahari tenggelam jam 17.53 Bulan sudah terbit jam 18.01 pd tgl 29/08/11

    sebagai pembanding

    2.Matahari tenggelam jam 17.53 Bulan baru terbit jam 18.57 pd tgl 30/08/11

    Bulan jauh berada diatas Horizon

    Kesimpulan : Penetuan 1 Syawal 1432 H oleh PP Muhammadiyah dapat dipertanggung jawabkan

    Usul ; Kalau Program Kstars TIDAK BENAR tolong Bapak di Observatorium Bossha mengujinya

  88. #88
    gravatar

    ditahun 2011-2012 ,, boscha masih dibuka untuk publikkan , kalau msh bisa blh saya minta jadwal kapan dan jam berapa kunjungan dibuka ?
    sebelumnya makasih .

  89. #89
    gravatar

    maaf saya mau ada kunjungan k bosscha…dan saya tlah mngikuti prosedral ya ada…tapi knpa blm da konfirmasi kmbali….mkch…

  90. #90
    gravatar

    wah mantabs banget…
    kapan ya bisa kesana..

  91. #91
    gravatar

    minta alamat lengkapnya dong …
    please ..

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.