Kebiasaan yang (mungkin) Aneh
Kamis, 23 Februari 2006M
23 Muharram 1427H
- Tracking System
- International phone card
Apakah anda merasa normal? Jika ya, berarti anda memang aneh, asing atau gila. Umumnya penilaian aneh, asing atau gila tersebut adalah karena parameter minoritas yang paling sering dipakai orang, misalnya kaum minor adalah tertinggal jaman. Seperti halnya saya pun ikut tertawa ketika mendengar cerita lucu tentang orang yang mengangkat dering ponselnya yang monoponik dibarengi dengan komentar spontan seorang ibu-ibu, “Hare gene henpon masih monoponik?”
Bukan hal aneh jika saya dianggap aneh oleh orang lain, tapi saya sering juga berpikir bukan hal yang normal jika saya dianggap aneh oleh orang lain, yang tentunya sering menghasilkan buah pikiran bahwa orang lain aneh karena menganggap saya aneh. Anda bingung? Anda memang aneh.
Hal-hal yang sering dianggap aneh tersebut adalah apa yang tampak berupa kebiasaan, yang bisa jadi tidak biasa bagi orang lain, logis atau tidak alasannya seringnya bukan menjadi parameter penilaian. Kebiasaan-kebiasaan atau sikap-sikap berikut ini mungkin aneh menurut anda, tapi bukan berarti mutlak saya harus seperti itu.
Nasi goreng adalah menu kepepet. Saya mengenal nama nasi goreng adalah sewaktu kecil sebelum berangkat sekolah untuk bersarapan. Nasi digoreng sebagai akibat nasi sisa semalam yang sudah dingin, dihangatkan supaya tetap enak dimakan, kalau tidak ada minyak di-sangray hingga kering dan sarapan adalah makan pagi porsi kecil, jadi sering merasa aneh melihat orang sarapan dengan nasi menggunung di piring. Nasi Goreng Kambing rasanya lezat, bukan karena faktor nasi gorengnya, tapi karena daging kambing memang lezat, begitu pula dengan Nasi Goreng Seafood, Nasi Goreng Kornet, dan lain-lainnya. Dan nasi yang enak adalah nasi yang masih hangat dan pulen (duh, apa ya bahasa Indonesia-nya pulen?), lebih baik lagi jika nasi tersebut setelah selesai ditanak di-akeul terlebih dahulu di atas nyiru beralas daun pisang. Diakeul adalah nasi yang masih panas dikipas-kipas dengan hihid dan dibulak-balik menggunakan centong nasi, umumnya kipas atau hihid dengan tangan kiri dan tangan kanan memegang centong nasi, dilakukan bersamaan, jika tidak berbarengan dilakukan berarti anda masih pemula dalam ilmu dapur ngakeul.
Minum tanpa sedotan. Cara minum yang paling enak adalah menempelkan gelas di mulut dan menenggak air yang masuk dari mulut gelas. Ketika air minum dikemas dalam botol saya lebih sering menenggaknya, tanpa sedotan, rasanya kurang nikmat jika air minum mengalir di mulut ke kerongkongan hanya melalui sedotan.
Makan steak: pisau di tangan kiri, garpu di tangan kanan. Dalam hal table manner mungkin hal ini menyalahi budaya, namun saya punya dua alasan untuk kebiasaan ini. Pertama, tetap lebih baik memasukkan makanan ke dalam mulut menggunakan tangan kanan, sebagai salah satu budaya timur dan kebiasaan seorang muslim. Kedua, konsep kidal atau normal seharusnya tidak ada, meskipun pada kenyataannya tangan kanan saya lebih mumpuni dalam melakukan aktivitas, namun tidak ada salahnya jika tangan kiri saya bisa memotong daging empuk di piring sehingga bisa memasukkan potongan daging ke mulut dengan garpu menggunakan tangan kanan.
Memegang telepon atau ponsel dengan tangan kiri. Kenapa tangan kiri? Entah. Satu hal dalam dunia telephone etiquette jaman dulu, memegang gagang telepon harus dengan tangan kiri. Entah kalau sekarang sudah tidak ada lagi telephone etiquette. Hal lain yang aneh bagi saya adalah melihat orang menelepon di tengah kebisingan dengan menutup telinga sebelahnya. Jika anda di tengah kebisingan, misalnya di tengah konser musik dan ingin mendengar teman anda berbicara maka tutuplah satu telinga dan dekatkan ke mulut lawan bicara, jauh lebih jelas terdengar daripada hanya mendekatkan telinga tanpa ditutup atau membuat reflektor dengan telapak tangan di belakang telinga. Begitu pula dengan ponsel, di saat bising lipat sedikit bagian depan telinga dengan ponsel hingga menutup lubang telinga. Selain menelepon saya juga menekan tombol ponsel dengan tangan kiri, jadi saya tidak piawai dalam adu kecepatan menulis SMS, lagi pula saya tak merasa harus buru-buru menulis SMS, seringnya yang di-SMS buru-buru menunggu jawaban.
Menelan pil/tablet/kapsul lalu minum. Biasanya orang lain meletakkannya di lidah kemudian ditelan bersama air. Kenapa saya begitu? Ya begitulah, mungkin biar beda, haha. Yang lebih aneh malah kakak saya, melempar tablet ke udara, mencaplok dan menelannya. Tapi yang umumnya normal ternyata masih banyak yang salah, yang paling sering adalah meletakkan tablet yang pahit di bagian belakang lidah dengan alasan supaya lebih mudah masuk ke kerongkongan. Cara seperti itu jelas salah, sebab lidah bagian belakang adalah sensor rasa pahit, tentunya tablet akan terasa pahitnya jika diletakkan di bagian belakang lidah dan belum tentu mempermudah terbawa oleh air minum. Jauh lebih baik diletakkan di ujung lidah dan kemudian minum.
Mengedit id3 tag berkas-berkas MP3. Satu yang saya benci adalah saat memutar lagu MP3 tanpa informasi id3 tag. Biasanya di waktu senggang keisengan saya adalah membereskan id3 tag MP3 tersebut. Untuk lagu-lagu yang tercecer butuh waktu lebih lama, sedangkan yang full album bisa lebih cepat.
Tidak memotong kuku hingga habis. Kuku harus pendek! Itu ajaran di sekolah dulu, tapi saya tak pernah menaatinya. Kuku diciptakan karena fungsinya, jadi fungsi tersebut saya gunakan, sehingga dalam memotong kuku tak pernah saya babat habis, pasti saya sisakan 3-4mm. Soal kebersihan memang efektif kuku pendek, nyaris tidak akan ada kotoran bersembunyi. Dan bentuk kuku saya memang indah jika agak panjang, perempuan modis pun iri.
Menuang gula, lalu kopi/teh, kemudian air panas/mendidih. Ini kebiasaan dari kecil, saat membuat kopi atau teh manis. Prosedur yang selalu saya ikuti adalah menuang gula pasir sebanyak yang kira-kira diperlukan, menuang kopi sesuai selera dan menuang air panas lalu mengaduknya. Hasilnya, apakah kurang manis, pas atau terlalu manis adalah risiko atau konsekuensi, tak perlu ditambah gula pasir susulan jika kurang manis.
Belum terpikir apa lagi yang aneh, mungkin semuanya aneh tapi saya anggap bukan hal yang aneh. Jadi, jangan merasa aneh membaca tulisan ini.
Kamis, 23 Februari 2006 @ 16:15
Using
wah, gue yang pertama?
sebenarnya yang dimaksud itu aneh atau unik? aneh itu lebih ke di luar norma, sementara unik itu adalah di luar kebiasaan namun tidak melanggar norma.
Kamis, 23 Februari 2006 @ 16:26
Using
Iya, kok aneh ya:-?
Kamis, 23 Februari 2006 @ 16:27
Using
#1: Ya begitulah, aneh dan unik sangat berdekatan. Melenceng sedikit sering dibilang aneh, yang dikatakan aneh ngakunya unik, tidak mau disebut aneh. Yang mengatakan aneh, bakal dibalas dikatakan aneh juga. Sungguh aneh!
*mahles edit aneh menjadi unik*
Kamis, 23 Februari 2006 @ 16:37
Using
jay yang aneh
Kamis, 23 Februari 2006 @ 16:39
Using
#1, tp klo diliat dari garis keturunan, aneh itu anak laki-lakinya ajaib, makanya di KTP namanya tertulis aneh bin ajaib
Kamis, 23 Februari 2006 @ 16:47
Using
Mungkin lebih cocok dibilang tidak lazim?
hehe
Kamis, 23 Februari 2006 @ 16:58
Using
Pegang telpon tangan kiri biar tangan kanan bisa ngapa2in (nulis, dll) kalo perlu. Dibalik seperlunya kalo kidal.
Kamis, 23 Februari 2006 @ 17:19
Using
eh, eh, ada apaan sih?
Kamis, 23 Februari 2006 @ 17:36
Using
Jay gak aneh.. yang aneh Yulian..:D
Kamis, 23 Februari 2006 @ 17:50
Using
kenapa Jay jadi aneh gini ya? :P
Kamis, 23 Februari 2006 @ 17:52
Using
kenapa koq telp di sebelah kiri? dari artikel yg pernah aku baca. letaknya otak di tengkorak agak kanan. (bener gak sih pak dokter?)jadi untuk telp pake hp bisa ngurangi radiasi ke otak.selain itu tangan sebelah kanan bisa dipake untuk ngupil:)
dan kita jg pasti ingat pertama kali ada handsfree, banyak orang ngomong sendiri sambil ngeloyor. orang yg masih gaptek pasti ngira sinting. apalagi sekarang ada handsfree blutut, apa gak dikira sakit telinga+gila? anehh…
Kamis, 23 Februari 2006 @ 19:01
Using
Mengenai kopi,
harusnya uturannya sebagai berikut, kopi -> tuang air panas -> aduk -> lalu masukan gula.
Ini ada teorinya, yaitu agar kopinya matang.
Akibat dari mengguyur gula dan kopi scara bersamaan adalah banyaknya ampas kopi yang tergenang di permukaan. Tetapi kalau pakai cara yang saya tulis diatas, tidak ada (atau sedikit sekali) ampas kopi yang tergenang di permukaan. Setahu saya, cara ini yang sering dipakai oleh para maniak kopi.
Cara siapa yang aneh nih:)
Kamis, 23 Februari 2006 @ 19:32
Using
kalo gini aneh ga, minum obat dl trus minum air lalu dikocok2 di perut
Kamis, 23 Februari 2006 @ 19:43
Using
#13, itu cara mr. bean:D
Kamis, 23 Februari 2006 @ 21:43
Using
#12: Alasannya bukan pada faktor kopinya, tapi pada gulanya. Saya lebih suka gula pasir diseduh secepatnya saat air mendidih dituang ke gelas, daripada air dan kopi sudah larut lalu menyusul gula dituangkan. Lebih baik lagi jika gula pasir (gula lokal) dibuat terlebih dahulu menjadi cairan gula dengan dicampur air dan dipanaskan, lebih enak lagi menggunakan potongan gula batu dari pabrik gula lokal.
Kamis, 23 Februari 2006 @ 21:47
Using
yang aneh tuh bela-belain makan kuaci
Kamis, 23 Februari 2006 @ 21:56
Using
anehnya saya jadi berkomentar di posting yang aneh ini…
Kamis, 23 Februari 2006 @ 22:07
Using
Saya juga jadi ikutan aneh karena #17 memang aneh.
Kamis, 23 Februari 2006 @ 23:12
Using
#18 aneh ya kok bilang #17 aneh
Jumat, 24 Februari 2006 @ 6:12
Using
#1 – #19 smuanya aneh.. mau2nya komen di posting aneh…
Jumat, 24 Februari 2006 @ 8:14
Using
#20 Rajanya Aneh, udah tau aneh mau-maunya di urutan ke-20 jadi orang aneh.
Kalo orang yang jarang (hampir tidak pernah) mandi, aneh engga ya?
Jumat, 24 Februari 2006 @ 8:40
Using
Dahulu kala, Rosulullah SAW, waktu pertama kali berdakwah dibilang aneh. cmiiw
*eh… nomor duasatu ya…*
Jumat, 24 Februari 2006 @ 9:39
Using
ANEH KALIAN SEMUA!
JAY: Jay Adalah Yulian-yang-aneh
Jumat, 24 Februari 2006 @ 10:16
Using
gw lebih aneh dari yg paling aneh.. karena gw “mbak2 yang aneh” keep cool jay..
Jumat, 24 Februari 2006 @ 13:10
Using
Glex atau Glek?
Nakam atau Makan?
*Halah
Jumat, 24 Februari 2006 @ 13:47
Using
Aduh si Akang bahasana meni sunda pisan. Abdi oge kadangkawis sok ngedit id3 tag MP3 upami aya waktos. Abdi oge sok tuang sangu tina nyiru nu masih diakeul ku Mamah, di-uyahan sakedik kang.
Jumat, 24 Februari 2006 @ 13:51
Using
aneh dan hermaannn…
ikut ujian…
semesteraaaannn…
soal-soal dibagikan
alat-alat tulispun harus lengkap… kap… kap…
oh yeeaaaahhhh…
Jumat, 24 Februari 2006 @ 13:52
Using
#26: Pasti sanguna dikeupeul-keupeul, dicocol kana uyah, terus dihuapkeun.
Jumat, 24 Februari 2006 @ 15:15
Using
soal menelan dengan naroh di bawah lidah, bukan utk menghindari pahit, tapi memang cenderung lebih mudah tertelan di saat minum air.
kl mau gak pahit mah, aduk ama es krim, trus dibuang es krim nya …:p
Jumat, 24 Februari 2006 @ 17:45
Using
hehehe….lumayan aneh buat orang lain….
tapi orang lain pasti juga punya kebiasaan2 aneh…menurut orang lain….
Jumat, 24 Februari 2006 @ 21:47
Using
ala bisa karena biasa. untuk aktifitas yang bagus aku selalu menggunakan tangan kanan, untuk aktifitas yang buruk aku selalu menggunakan tangan kiri. contoh mudahnya: aku makan dan minum menggunakan tangan kanan, sedangkan merokok dengan tangan kiri. aneh?
Sabtu, 25 Februari 2006 @ 6:56
Using
#31 -> Udah tahu kalo merokok itu salah satu aktifitas buruk, masih tetap aja dilakukan … orang yang aneh juga
Sabtu, 25 Februari 2006 @ 16:12
Using
aneh itu indah:p
Sabtu, 25 Februari 2006 @ 16:38
Using
aneh, kok nggak muncul ya di komen?
saya sambung lagi ya komennya
masih ada yang lebih aneh.
jay adalah yulian
*saya kira hermaprodite*
Minggu, 26 Februari 2006 @ 11:52
Using
Kok aneh? /:)
Minggu, 26 Februari 2006 @ 19:23
Using
ini komen ke 37, terdiri dari angka 3 dan 7.
3 + 7 = 10, (10 terdiri dari 1 dan 0)
1 + 0 = 1,
ini adalah pernyataan logis dan sudah tidak aneh lagi:p
Senin, 27 Februari 2006 @ 2:57
Using
Relatif juga sih.
Jadi posting ini tentang ini alter ego Jay yang mana?:D
Senin, 27 Februari 2006 @ 11:11
Using
Minum tanpa sedotan.
lha iya lah..
sedotan kan untuk bunuh diri, bukan untuk minum …:D
Senin, 27 Februari 2006 @ 13:04
Using
wah saya pernah di anggap aneh gara – gara model pakaian yang gak keren.
ceritanya di tempat kerja ada teman se usia saya, dan mereka punya … hape, punya … pacar, dan selalu berpakaian trwendy. Punya banyak barang bagus dan menarik yah kaya ngikuti perkembangan mode.
Di bandingkan saya yang slengekan, mereka memang jauh… dan saya di cap aneh oleh para teman kerja senior katanya kampungan, gak trendy, gak normal ( alias aneh .
jadi? saya tak perduli, saya pernah beradu argumentasi masalah normal dan tidak normal itu.
Kriteria penyebutan normal dan tidak normal sangat mengambang, gara2 saya gak punya Hape saya disebut tak normal.
duh kasihan sekali mereka(anak yatim) di panti yang gak punya hape, bajupun kadang cuma satu.
Kita memang bukan orang normal.
Senin, 27 Februari 2006 @ 13:12
Using
#21 mau nyindir saya yah? ha ha ha?!?!?!
#27 kenapa saya seperti melihat bunda endhoot kalau liat gravatar mu? ada hubungan apa sama bunda endhoot?
#29 jangan dibuang! kasi saya saja
Senin, 27 Februari 2006 @ 13:51
Using
Gw sering makan makanan yang berkuah dengan tangan (tanpa sendok).
Di perantauan (jawa) ini selalu di bilang aneh..
Ttg ID Tag MP3, kita sama Jay.. noh gw punya 20GB yg semua sudah gw edit ID-Tagnya hehhehe..
Selasa, 28 Februari 2006 @ 10:53
Using
itu cuma myth.
http://en.wikipedia.org/wiki/Taste_bud:
Selasa, 28 Februari 2006 @ 11:08
Using
#43: Terima kasih! Berarti pelajaran di sekolah dulu salah.
Selasa, 28 Februari 2006 @ 23:24
Using
mengkomen postingan ini..
hal aneh yang gue lakukan ;)
Rabu, 1 Maret 2006 @ 16:25
Using
aneh.. aku kok masih baca yang aneh-aneh ya..
–budiw
Kamis, 2 Maret 2006 @ 13:13
Using
Aneh…… kebetulan gw ngelakuin hampir yg ditulis jay
HP masih pake hp era empat taon yg lalu
Menu nasigoreng = menu malas masak
Minum pake sedotan bagi gw ngga nikmat dan ngga puas
pegang hp sama pisau kalau lagi makan steak pake tangan kiri kebetulan gw kidal
cara menggunakan pil/kapsul/tablet lebih enak dikunyah dulu baru minum air biar lebih enak ngerasain obatnya coy..:p~
buat kopi/teh/susu cara jay menurut gw kalau pake sendok yang sama ngga ngotor-ngotorin gula.
Sabtu, 4 Maret 2006 @ 13:27
Using
masak ati dan ampla tanpa dibersihin dalemnya.
Senin, 6 Maret 2006 @ 8:03
Using
suka ikan bakar gak jay?:D
Senin, 6 Maret 2006 @ 17:22
Using
#49: Gak terlalu, lebih suka digoreng tanpa banyak bumbu hingga hilang rasa ikannya. Lebih enak lagi Gurame Goreng Berdiri ditaburi Kangkung/Bayam Goreng Tepung.
Selasa, 7 Maret 2006 @ 9:36
Using
#50
kok sama yah? itu gak aneh kan?
apa lagi ditambah cumi goreng tepung.
Selasa, 7 Maret 2006 @ 22:58
Using
menjadi aneh itu asik, orang dianggap aneh bukan dilihat dari kebiasaan melainkan dari cara berpikir mereka untuk melakukan proses hidup
Selasa, 7 Maret 2006 @ 23:02
Using
mengapa aneh itu asik? karena hidup dengan imajinasi, dikelilingi khayalan ; sebuah desain / perancangan terlahir dari khayalan
Rabu, 8 Maret 2006 @ 15:44
Using
boleh aja aneh asal jangan menyimpang aja……
Jumat, 28 April 2006 @ 3:06
Using
selain sayah ..pokoknya aneh semuwa…pokokmen the right thing is my thing?
Rabu, 24 Mei 2006 @ 12:49
Using
eh, kok saya pikir itu ga aneh sama sekali..karena terus terang saya sama..melakukan hal yang sama..hhihih….
Sabtu, 2 Desember 2006 @ 16:26
Using
tapi kadang2 yg bener bisa juga dibilang aneh lho
Selasa, 20 Maret 2007 @ 11:45
Using
hore…akhirnya aku gabung jg di posting yg “aneh” ma org2 yg aneh kayak kalian… hehehehehe……………..
Peace ^_
Selasa, 20 November 2007 @ 19:04
Using
aneh…?
kata temen gue,gue aneh, tapi itulah gue…
ya aneh…
kadang gue tersiksa banget dgn keanehan gue…
gue emang aneh….
Kamis, 19 Juni 2008 @ 13:17
Using
lumayan buat tambahan ilmu
Senin, 10 Agustus 2009 @ 14:28
Using
cuma mau menggenapkan jadi 60 komentar saja….