Dyah Pitaloka: Senja di Langit Majapahit
Senin, 30 Januari 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 234 komentar »Di negeri ini, perempuan hanyalah sosok tanpa nama…
Tragedi masa silam kerap dijadikan sentimen antar kesukuan kadang seperti tak ada habisnya, meskipun hal tersebut tak pernah dipikirkan namun selalu muncul meskipun hanya sebatas gurauan pengakrab obrolan di warung kopi yang tidak tersedia goreng sampeu, comro ataupun bala-bala, tapi nama-nama makanan dan minuman asing dengan layanan bergengsi akses nirkabel. Obrolan akrab sering tak jauh dari saling mencela, karena keakraban pula celaan sentimen antar kesukuan tidak pernah dianggap sebagai hinaan. Sentimen terbesar suku Sunda dan Jawa yang paling sering saya dengar dan selalu berujung pada kisah Palagan Bubat. Dari banyak teman dan sahabat berbagai suku, saya lihat 68% orang Sunda memang paling humoris, seperti sudah ditakdirkan orang Sunda hidup dengan banyak tersenyum dan tertawa. Ah, tapi bukan hal ini yang akan saya bahas. Baca selengkapnya »
Popularity: 13% [?]
