Januari 2006

Dyah Pitaloka: Senja di Langit Majapahit

Senin, 30 Januari 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 234 komentar »

Di negeri ini, perempuan hanyalah sosok tanpa nama…

Tragedi masa silam kerap dijadikan sentimen antar kesukuan kadang seperti tak ada habisnya, meskipun hal tersebut tak pernah dipikirkan namun selalu muncul meskipun hanya sebatas gurauan pengakrab obrolan di warung kopi yang tidak tersedia goreng sampeu, comro ataupun bala-bala, tapi nama-nama makanan dan minuman asing dengan layanan bergengsi akses nirkabel. Obrolan akrab sering tak jauh dari saling mencela, karena keakraban pula celaan sentimen antar kesukuan tidak pernah dianggap sebagai hinaan. Sentimen terbesar suku Sunda dan Jawa yang paling sering saya dengar dan selalu berujung pada kisah Palagan Bubat. Dari banyak teman dan sahabat berbagai suku, saya lihat 68% orang Sunda memang paling humoris, seperti sudah ditakdirkan orang Sunda hidup dengan banyak tersenyum dan tertawa. Ah, tapi bukan hal ini yang akan saya bahas. Baca selengkapnya »

Popularity: 13% [?]

Carole Hillenbrand: Perang Salib – Sudut Pandang Islam

Senin, 23 Januari 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 84 komentar »

Cover buku Perang Salib

Tidak ada peristiwa yang lebih menentukan dalam sejarah Abad Pertengahan selain perang penaklukan Tanah Suci. (Michaud)

Perang Salib atau Crusade pada akhir abad ke-11 hingga ke-13 pada intinya adalah peperangan untuk menguasai tanah suci Jerusalem, melibatkan dua kaum besar yaitu negara-negara Eropa Barat Nasrani dan negara-negara Timur Tengah Islam. Bahkan menurut pemikiran saya sendiri perang di kawasan Laut Tengah tersebut masih ada hingga kini meskipun tanpa dalih agama dan semakin mendunia dengan terlibatnya negara baru Amerika dari seberang samudera Atlantik serta negara baru Israel sebagai kaum yang memerdekakan diri di tanah airnya. Ketiga kaum atau agama tersebut semuanya bermuara meyakini Jerusalem adalah tanah sucinya mereka. Memang benar adanya. Baca selengkapnya »

Popularity: 9% [?]

Sony Ericsson P900

Selasa, 17 Januari 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 65 komentar »

Mungkin basbang bagi anda yang sudah lama memakai ponsel Sony Ericsson P900. Ponsel second hand ini saya beli awal tahun, baru berumur dua minggu saya pakai, dan ponsel yang lama seperti biasa dioper-oper di antara keluarga, hingga menjadi keluarga pemakai SE, jadi sejauh ini sudah beranggotakan T39m, T68i, T310, T630 dan P900.

Ponsel ini saya pilih dengan alasan fitur semi PDA, meskipun asisten digital seperti Agenda sangat jarang saya isi, serta alasan keinginan mengoprek benda-benda digital. Huh, saya diperbudak benda-benda teknologi informasi! Faktor lain adalah metoda input stylus-nya, dari beberapa percobaan dengan ponsel teman-teman saya lebih cocok menulis dengan stylus dibandingkan dengan mengetik pada keyboard supermini, mungkin karena saya terlalu biasa mengetik dengan sepuluh jari. Jadi, inilah oprekan-oprekan saya kepada komputer kecil canggih bukan mutakhir ini, mungkin berguna bagi anda yang juga memakai ponsel yang sama. Baca selengkapnya »

Popularity: 11% [?]

Resolusi

Selasa, 3 Januari 2006 / ditulis dalam Tak Berkategori / 32 komentar »

Tahun Baru Masehi sering diwarnai dengan aktivitas penyambutan pergantian tanggal. Meskipun tidak ada ritual, juga tidak ada sejarah penting –setidaknya bagi saya– banyak orang membuat acara menyambut pergantian tanggal tersebut. Entah kenapa pula terompet menjadi simbol tahun baru, namun saya juga pernah ikut memeriahkan suasana tersebut dengan benda lain selain terompet, misalnya sewaktu kuliah dulu menyambut tahun baru dengan membuat lodong atau meriam karbit dari batang bambu hingga semua penghuni Kebun Binatang di sebelah kampus mendadak senyap, atau ikut iringan konvoi di sepanjang jalan Dago di mana yang lain meniup terompet sedangkan saya naik ke kap mobil sambil memegang megaphone Toa seolah-olah sedang berunjuk rasa dan mengomentari tingkah laku atau hiasan mobil orang lain yang lucu-lucu. Baca selengkapnya »

Popularity: 4% [?]