Pingpong: Bom Asap dan Efek Magnus

Sabtu, 3 Desember 2005M
01 Dzulqaidah 1426H

Tulisan kali ini tentang kegiatan olahraga saya yang tak teratur, tidak rutin dan tidak kontinu. Permainan olahraga yang satu ini kerap saya mainkan dulu yaitu Pingpong, Tenis Meja atau Table Tennis. Permainan ini mulai saya gemari sejak SMP hingga kuliah tingkat satu, meskipun tak terjadwal seperti jika ikut klub olahraga, sebab saya bermain hanya di tempat yang ada meja pingpongnya, kadang di rumah teman yang punya, di sekolah walau tak ada ekstrakurikuler tapi mejanya tersedia, di halaman masjid (selain bermain badminton atau permainan Galah Asin selepas tarawih di bulan puasa), bahkan di ruang tunggu Puskesmas (hari Minggu tentunya, saat tutup atau di malam hari). Oh iya, komplek Puskesmas dekat rumah saya terdapat rumah dinas dokter, bidan dan mantre, yang berbaik hati sebagai warga Rukun Tetangga memperbolehkan anak-anak bermain Pingpong di saat libur.

Ukuran arena Tenis Meja

Pingpong memang cukup merakyat, selain Bola Voli atau Badminton, apalagi di wilayah Jawa Barat; gudangnya atlet-atlet terkenal di cabang olahraga tersebut. Meja pingpong pun mudah ditemui, terutama di kantor-kantor (SOHO maupun kantor korporasi besar) disediakan sebagai sarana rekreasi sekaligus olahraga. Bahkan dulu di jaman SD sering juga bermain pingpong di atas meja sekolah, kadang cukup satu meja atau empat meja didempetkan dengan net penggaris kayu panjang dua buah dan pemukul dari tripleks dengan bentuk tak beraturan, yang penting ada gagangnya. Di waktu lain dibuat juga pemukulnya yang lebih rapi, biasanya menggunakan kayu lapis tripleks dengan ketebalan 5mm, ini juga susah dicari sebab kebanyakan rongsokan tripleks yang ditemukan punya ketebalan 3mm, dipotong oval dan diberi gagang kayu yang diserut supaya enak dipegang, kadang-kadang tripleksnya dilapis karet ban dalam mobil –untung saat itu belum ada ban tubeless– supaya mirip dengan bat pingpong resmi dan bisa membuat efek spin, memukul bola hingga menyintir ke arah tertentu.

Yang lebih mengasyikkan adalah saat bola pingpong penyok (belum sampai pecah), dicelupkan ke air panas supaya tidak penyok lagi. Kalau tidak salah saat itu harga bola pingpong sekitar Rp150, saat makanan ringan Chiki mulai muncul dengan harga yang sama, terasa mahal karena dengan uang sejumlah tersebut bisa membeli Cilok beberapa tusuk (biasanya satu tusuk 3 butir, dapat bonus jika menemukan céngék atau cabe rawit di dalamnya). Kreativitas terhadap bola pingpong tidak hanya sampai sebatas itu, kadang dilempar ke lantai supaya memantul balik masuk ke rok perempuan –bwahahaha, ini mah bukan kreativitas– bahkan jika bola pingpong pecah masih menjadi mainan yang terdengar membahayakan, yaitu dijadikan bom asap.

Bola pingpong digunting kecil-kecil lalu dibungkus –tepatnya digulung– kertas pelapis rokok (berlapis aluminium), kedua ujungnya dipilin seperti bungkus permen sampai tertutup rapat kecuali salah satu diganjal sebatang korek api. Satu bola pingpong cukup untuk satu kertas rokok tersebut asalkan mengguntingnya tidak terlalu runcing-runcing karena malah bisa menusuk kertas rokok. Ujung satu dipegang tangan kiri kemudian tangan kanan menyulut sebatang korek api dan membakar bagian tengah gulungan kertas rokok. Kertas dan guntingan bola pingpong akan memanas hingga dirasa cukup –lupa parameternya, sesaat setelah api mulai muncul– ganjalan batang korek api di ujung satu lagi segera dicabut dan menghembuslah asap putih tebal dan banyak yang bisa mengisi sebuah ruangan kelas dan kadang sampai tidak terlihat apa-apa (kelas ukuran SD Inpres tentunya). Asap tersebut cukup berbau menyengat, dulu saya tak tahu apakah asap itu berbahaya atau tidak –sekarang pun belum tahu– tapi tentunya setelah asap keluar dari mainan-bom tersebut segera dilempar dan saya pun lari ke luar ruangan kelas. Bodohnya, kenapa tidak disulut di luar kelas lalu dilempar ke dalam kelas, ya?

Ilustrasi Efek Magnus

Permainan Tenis Meja memiliki keunikan yang harus dipelajari dan dilatih sebagai sebuah tantangan dan trik dalam bermain. Bola Pingpong seperti juga lemparan bola Bisbol dan Sofbol, pukulan bola Golf dan tendangan pada sepakbola mengenal sebuah efek yang disebut efek Magnus, yaitu efek yang terjadi pada sebuah benda yang berputar dalam sebuah medium udara (atau cairan). Tentunya anda mengenal tendangan pisang dalam sepakbola, itu terjadi karena efek Magnus tersebut. Tidak termasuk lengkungan yang terjadi pada saat bola bowling menggelinding, itu terjadi karena efek gaya gesek bola (yang berputar) dengan lantai, disebut sebagai swing bowling.

Efek Magnus yang terlihat pada bola pingpong saat melakukan pukulan drive sehingga bola pingpong berputar ke depan, efek yang dihasilkan adalah bola naik melambung namun setelah melewati net tiba-tiba menukik dan lawan harus mengembalikan bola (menahan tanpa dipukul) dengan posisi bat miring ke depan (namun pantulan bola akan menjadi polos tidak menyintir), memukul drive balik sehingga bola berputar sebaliknya (jika tidak tepat bola malah akan melambung jauh) atau memukul searah sintiran bola (jika tidak tepat bola tidak akan bisa terangkat ke atas net). Efek tersebut baru satu arah, akan lebih susah lagi jika sintiran bola miring sehingga pantulan bola bisa ke kiri atau ke kanan ke luar arena meja pingpong.

Tentunya jika anda sudah sering bermain pingpong hal-hal di atas sudah tidak dipikirkan lagi, sudah menjadi gerakan reflek dan perasaan dalam memukul bola, bahkan bola pingpong yang meluncur cepat hanya dilihat sesaat (mengira-ngira arah dan sintiran), melihat posisi lawan dan sesaat kemudian langsung memukul. Kecepatan proses otak, reflek perasaan (serta ingatan) dan reaksi fisik ini belum mampu ditandingi oleh sistem komputer saat ini.

Ada dua catatan menarik dari isian Wikipedia tentang Pingpong di atas, yaitu pada tahun 1936 dalam Kejuaraan Dunia Prague, dua pemain bertahan selama satu jam dalam merebut satu point, serta Tenis Meja ternyata sempat dilarang di Uni Sovyet dari tahun 1930 hingga 1950 karena dianggap membahayakan mata, saya tidak tahu apakah membahayakan karena kemungkinan sebuah smash bisa tersasar mengenai bola mata ataukah mata rusak karena melihat bola kecil putih bergerak sangat cepat. Ada-ada saja!

Catatan Yang Mungkin Terkait

Tidak ada isian yang terkait |

Komentar

40 komentar untuk catatan 'Pingpong: Bom Asap dan Efek Magnus'

  1. #1
    gravatar

    Membakar bola pingpong?

    Bwahahahahahaha…. mirip banget dengan aku, selain buat menjahilin teman-teman juga bisa untuk main jadi Ninja-ninja-an,

    bom Asap!
    *duh.. jadi ingat masa kecil*

  2. #2
    gravatar

    Sayah can ngkuh kalah! *catat: minta pertandingan ulang plus wasit yang kompeten + lampu neon ganti”

  3. #3
    gravatar

    Karena emosi, pengetikan di atas memiliki banyak kesalahan.

  4. #4
    gravatar

    ….wah pertanyaan mendasar saya kenapa dinamakan Ping-pong..belum terjawab…tapi lumayan juga tuch buat ide tambahan referensi wikipedia………..

  5. #5
    gravatar

    dulu waktu smp atau sma dikeluarga yg paling begok
    maen pingpong ituh abe! heran gag pernah bisa ngalahin
    adek dan bapak abe!eh, gitu antar kelas diadain kok
    bisa abe yg juara yah? *heran sendiri*

  6. #6
    gravatar

    kalo bolanya penyok atau keinjak cukup dengan dikulub/direbus air panas.

  7. #7
    gravatar

    meja ping pong teh sabarahaeun nya ayeuna hargana teh…?

  8. #8
    gravatar

    bolanya mah murah..
    mejanya sakateprok…:(

    tapi.. main pingpong mah susah.. bolanya bisa ketiup angin… hehe…

  9. #9
    gravatar

    ngariripuh maneh. Make ngulub ball ping pong sagala. ngeunah keneh ngulub hui.

  10. #10
    gravatar

    ayeuna hujan wae saban sore euy… teu bisa pingpong di kantor…:-(.
    bang jay, mau turut serta tepak-tepak bulu ayam tiap jumat 19-23?
    biasanya ada muchlis juga. reservasi:setengah jam seblonnya… nangkring di sb5:-))

  11. #11
    gravatar

    Ping Pong yuk:)

  12. #12
    gravatar

    tolong tuliskan aturan main pingpong

  13. #13
    gravatar

    tolong tampilkan sejarah tenis meja dalam bahasa indonesia (dalam wikipedia).
    trima kasih banyak yah…

  14. #14
    gravatar

    Ukuran Meja Pingpong

  15. #15
    gravatar

    ADa yg mau jual mesin robot pingpong yg second?

  16. #16
    gravatar

    Bagi mereka yg tau, tolong kasih tau saya tempat latihan pingpong atau PTM di Tangerang, krn sdh 1 tahun sejak tinggal di tangerang saya ga pernah main pingpong lg.

  17. #17
    gravatar

    kasih tau saya tempat latihan pingpong yg di Tangerang.

  18. #18
    gravatar

    main di perum aja atawa ke cisadane club di sinta plaza tepatnya di perum tau

  19. #19
    gravatar

    Cisadane Club Shinta Tangerang
    lebih jelas hubungi :
    WS_AW3@yahoo.com

  20. #20
    gravatar

    trima kasih atas artikelnya,tugass kami jadi terbantu………hahahahaha….

  21. #21
    gravatar

    siapa berani nantang aku pingpong, aku pake karet bintik/grandong, aku terima tantangan minimal 1 juta. tnt72@plasa.com

  22. #22
    gravatar

    taruhan??? jgn lwt internet deh…
    tunggu gue uda selesai latihan ama mantan juara kejurnas dulu ya…

  23. #23
    gravatar

    Duh main Ping Pong masih Zaman y!!! Cpe d Eke!! huehuehue!!!
    Gara2 guru sialan gw d’suruh bkin kliping tentang Peing Poing!! ehh.. tp ktemu tmen2 deh… Hai smuA!!!

  24. #24
    gravatar

    hehehehe…..

    sebenernyah sayah belum baca artikel inih,,,

    heuheuheu….

    makanyah sayah tidak bisa berkomentar apah”….

  25. #25
    gravatar

    i Love u siezka…
    vander mati aja lo

  26. #26
    gravatar

    Gw seneng main ping pong.G bisa2 banget sich,hanya hoby aj, n ada kesenangan tersendiri kalo lagi maen or liat org laen maen.
    Sekarang gw lagi nyari2 karakteristik bet ping pong di internet, kalo ada yang bs ksh info,bisan gitu dikirim2 ato di sharing disini.okeh.segitu aj dulu, Thanks.

  27. #27
    gravatar

    tolong tuliskan bagaimana proses dan pengaruh efek magnus terhadap bola yang berputar diudara (dalam sepak bola)+ animasinya,pleeezzzz

  28. #28
    gravatar

    aku sangat mendukung adanya loahraga tenis meja krn selain membuat badan kita sgar juga melatih mata agar tidak rabun snja,.,.,.ok. salam dari pak tile

  29. #29
    gravatar

    oh yha aku lupa salam buat anak ikip budi utomo yang suka akan loah raga tersebut dan juga pak lani yang slalu natang aku dan tidak pernah menang.h…i…d…u…p.. i,,,k,,,i,,,p,,,

  30. #30
    gravatar

    main ping pong ternyata tidak mudah, seperti aku klo menerima pukulan lawan yg bolanya diplintir kanan atau kiri…..yah susah deh ngembalikannya. tolong dong klo ada teorinya kirim ke aku, ditunggu tks.

  31. #31
    gravatar

    maen pingpong sangat mudah.tapi pertandingannya kurang diadain apalagi di sumsel khususnya di palembang

  32. #32
    gravatar

    YUK PING PONG
    NAK PALING PINTER PING PONG SAK INDONESIA KALO BERANI AYO MAIN

  33. #33
    gravatar

    table tenis,so suitable for me.
    If u want a play,just call me in 085263652767

  34. #34
    gravatar

    gw pingpong sejak gw SMA kelas satu, saking gilanya sama pingpong gw pergi latihan klo hari minggu dari jam 7 pagi balik ke rumah tengah malem begitu buka pintu tau2 nenek gw dah pegang sapu lidi, waaaaa…..plok…plok…plok…..ampuuuuuuunnnn terbirit2 deh gw masuk kamar, seruuu walopun kagak jago tapi lumayan lah klo agustusan bisa juara RW hihi….hiks
    I LOVE PINGPONG

  35. #35
    gravatar

    tenis meja adalh kegiatan olahraga yang sangat bikin org jd HAPPY!!!!!!!!!!!!!!
    jgn anggap remeh tenis meja!

  36. #36
    gravatar

    ada yang mau kasih atau jual video pingpong / tenis meja saya butuh. makasih

  37. #37
    gravatar

    aink tebisa wae knaon tlunan??????????????????????

  38. #38
    gravatar

    hyu cunk latihan dei di mustika????????????????????????mun hente di blokank

  39. #39
    gravatar

    tenis meja bisa juga di nggap sebagai olahraga papuler di negara RI

  40. #40
    gravatar

    di cikarang tempat mainnya di mana ya…bosen neh pengin ikutan…walo blom penter pener banged…tapi wat cari keringet mah boleh.

    yg tau lokasi ptm di cikarang tolong di share ya..

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.