Desember 2005

Hari Esok

Sabtu, 24 Desember 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 30 komentar »

akankah kau di sana di sisiku
bila dunia jatuh terpisah
dan akankah semua kenangan
tak lekang di hatimu

akankah kau di sana memandu
menempuh semua jalan
kuharap kau nanti
berjalan menemani
dan mengiringi impian
teguh dan bangga
setegar senyata
akankah kau di sana
di hari esok

akankah kau di sana di sisiku
seiring waktu bergulir
dan merengkuhku
ketika kumenangis

[Sebuah penafsiran bebas lirik lagu jadul awal 1990-an]

Ensiklopedi Kucing

Rabu, 21 Desember 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 298 komentar »

Cover The Encyclopedia of The Cat

Hore, mari bergembira!
Saya mendapat hadiah sebuah buku. Sebuah buku tentang kucing, tepatnya ensiklopedi kucing, terbitan Parragon berjudul The Encyclopedia of The Cat yang ditulis oleh Michael Pollard. Buku berbahasa Inggris ini cukup mewah –setidaknya buat saya– hardcover, 384 halaman bergambar, katanya sih ada 1000 gambar, tentunya tidak saya hitung. Buku ini berisi tentang sekilas dunia kucing, anatomi, pemeliharaan, sejarah, klasifikasi, galur murni dan campuran, kucing liar serta sekitar 44 ras kucing yang cukup banyak dikenal di dunia, termasuk 7 ras kucing besar, atau big cat. Baca selengkapnya »

Roy Suryo Semakin Tidak objektif

Kamis, 15 Desember 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 79 komentar »

Setelah KRMT Roy Suryo kehilangan muka dan sibuk mencari-cari topengnya hari Senin yang lalu, kini beliau sepertinya kehilangan otak warasnya. Tadi siang ada pertemuan diskusi informal antara Kepolisian, pakar Kriminologi, Departemen Kominfo, Judith M.S., Priyadi Nurcahyo, Eko Juniarto, Idban Secandri, Andika Triwidada dan Boy Avianto. Diskusi santai tersebut memperbincangkan kasus guyonan rekayasa foto digital Herman Saksono. Diskusi ini disebut oleh Roy Suryo sebagai investigasi Kepolisian terhadap rekan Priyadi, seperti yang tertulis di media Elshinta.

Sementara seorang blogger lain bernama Priyadi (http://priyadi.net), lanjut Roy, saat ini juga tengah diperiksa secara intensif oleh Polda Metro Jaya dan Kementerian Negara Komunikasi dan Informatika terkait dengan masalah penghinaan terhadap Kepala Negara.

Baca selengkapnya »

Roy Suryo Mencari Muka

Selasa, 13 Desember 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 75 komentar »

Ah, Roy Suryo lagi. Bosan, tapi Kanjeng Raden Mas Tumenggung satu ini kembali berulah bertabrakan dengan logika umum. Tentunya anda semua mengerti sesuatu yang bertabrakan dengan logika umum apalagi bersifat spontan adalah sebuah lawakan. Jadi marilah kita tertawa. Namun lawakan pun tidak akan lucu ketika dengan sengaja, dengan motivasi politis dan mungkin dengan motivasi pribadi disangkutpautkan dengan Kepolisian kepada seorang rakyat kecil. Sungguh tak lucu. Baca selengkapnya »

Septic Tank, Kakus Jongkok dan Kakus Duduk

Jumat, 9 Desember 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 61 komentar »

Mari kita ngomong jorok! WC atau kakus yang saya pakai sejak kecil adalah jenis kakus jongkok. Sewaktu kanak-kanak di desa yang dipakai sekeluarga adalah jenis kakus jongkok terjun bebas dengan air pancur yang dialirkan dengan puluhan meter sambungan bambu (bambunya tidak dibelah, tapi sekat di buku bisa dilubangi meskipun bambunya satu batang panjang tanpa dipotong-potong) yang berada di pinggiran balong atau kolam ikan yang cukup besar, sekaligus berfungsi memberi makan ratusan ikan Gurame, ikan Mas atau ikan Mujaer. Benar-benar jorok! Secara berkala balong tersebut dibedah (dikuras), sebuah pengalaman menarik ketika kolam menyisakan lumpur semata kaki dan mengejar ikan-ikan yang sudah sulit berenang-renang dalam lumpur tersebut. Baca selengkapnya »

Ninja

Selasa, 6 Desember 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 51 komentar »

Benda bernama kupluk yang saya kenal pertama kali adalah tutup kepala dan muka –bahkan hingga leher– yang berlubang pada bagian mata, lubang hidung dan mulut, kadang hanya berlubang pada bagian mata saja. Kupluk seperti ini sering saya lihat dipakai tetangga pada saat ronda malam sedangkan saya sendiri pada saat ikut ronda malam tak pernah memakai kupluk, jaket ataupun sarung, cukup sandal gunung, celana lapangan, kaos dan baju flanel. Kupluk tersebut dikenal sebagai busana seorang Ninja, berwarna hitam, berbaju hitam dan membawa pedang di punggung dan pinggang penuh dengan senjata asesoris seperti pisau, pelempar dan lain-lain. Baca selengkapnya »

Pingpong: Bom Asap dan Efek Magnus

Sabtu, 3 Desember 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 40 komentar »

Tulisan kali ini tentang kegiatan olahraga saya yang tak teratur, tidak rutin dan tidak kontinu. Permainan olahraga yang satu ini kerap saya mainkan dulu yaitu Pingpong, Tenis Meja atau Table Tennis. Permainan ini mulai saya gemari sejak SMP hingga kuliah tingkat satu, meskipun tak terjadwal seperti jika ikut klub olahraga, sebab saya bermain hanya di tempat yang ada meja pingpongnya, kadang di rumah teman yang punya, di sekolah walau tak ada ekstrakurikuler tapi mejanya tersedia, di halaman masjid (selain bermain badminton atau permainan Galah Asin selepas tarawih di bulan puasa), bahkan di ruang tunggu Puskesmas (hari Minggu tentunya, saat tutup atau di malam hari). Oh iya, komplek Puskesmas dekat rumah saya terdapat rumah dinas dokter, bidan dan mantre, yang berbaik hati sebagai warga Rukun Tetangga memperbolehkan anak-anak bermain Pingpong di saat libur. Baca selengkapnya »