Isra Miraj

Selasa, 30 Agustus 2005M
25 Rajab 1426H

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Al-Isra 17:1)

Dan sesungguhnya dia (Muhammad) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada surga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar. (Q.S. An-Najm 53:13–18).

Muslim mengenal Isra Miraj (الإسراء والمعراج) sebagai peristiwa Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dari Mekkah ke Masjidil Aqsha dan naik ke langit (Sidrathul Muntaha) dan kembali ke Mekkah pada saat fajar bersama Malaikat Jibril. Dalam peristiwa ini Nabi Muhammad SAW menerima wahyu tentang ibadah Shalat. Kisah yang tertera dalam Quran ini menjadi fenomena sekaligus perdebatan, baik di kalangan muslim sendiri maupun di kalangan ilmuwan.

Komplek Temple Mount, Jerusalem Dome of the Rock, Temple Mount Masjid Al-Aqsha, Temple Mount

Kontroversi yang utama adalah tentang eksistensi Masjidil Aqsha. Awal Isra adalah dari Masjidil Haram atau Kabah di Mekkah. Apa yang ditulis dalam Quran adalah Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Masjidil Aqsha memiliki arti ‘masjid terjauh’. Masjidil Aqsha yang kita kenal adalah berada di kompleks Al-Haram ash-Sharif –Temple Mount menurut Yahudi dan Nasrani– di Jerusalem. Selain Masjidil Aqsha di kompleks tersebut terdapat Qubbah As-Sakhrah atau Dome of the Rock. Dome of the Rock dibangun pada sekitar tahun 690M oleh kekhalifahan Umayyah, Abdul Malik bin Marwan, dan kemudian diikuti dengan pembangunan Masjidil Aqsha yang selesai pada tahun 710M.

Yang diperdebatkan adalah benarkah di kompleks tersebut kekhalifahan Umayyah membangun Masjidil Aqsha sebagaimana yang tertera dalam Quran sebagai tempat Nabi Muhammad SAW menuju dalam perjalanan malamnya di tahun 621M? Benarkah Masjidil Aqsha dalam Quran adalah Masjidil Aqsha di Jerusalem tersebut?

Pendapat ilmuwan dan ahli sejarah yang sering terdengar ada dua, bahwa Masjidil Aqsha yang dibangun adalah pengejawantahan ayat Quran supaya menjadi nyata karena di tahun 621M di kompleks tersebut tidak ada bangunan masjid bernama Aqsha, dan pendapat yang kedua adalah bahwa Masjidil Aqsha yang tertera dalam Quran adalah Masjid Nabawi di Madinah yang dibangun oleh Rasulullah SAW ketika hijrah, hal ini pun masih dipertanyakan sebab Isra terjadi setahun sebelum Hijrah ke Madinah terjadi.

Wilayah Jerusalem termasuk ke dalam wilayah yang disebut West Bank atau Tepi Barat (sebutan dari PBB), sebuah wilayah yang secara de jure tidak dimiliki oleh negara manapun, wilayah lainnya adalah Jalur Gaza. Jalur Gaza dan Tepi Barat dihuni oleh orang-orang Palestina sebanyak 80 persen dan sisanya orang-orang Israel. Kaum dan negara yang berkepentingan terhadap tanah suci ini bersikukuh pada kepercayaannya, Israel ingin Palestina minggat dari tanah tersebut, juga sebaliknya Palestina ingin Israel keluar dari tanah suci tersebut.

Entah sampai kapan konflik Arab-Israel ini akan berakhir, mungkin memang tanah suci tersebut ditakdirkan menjadi arena peperangan, dan peperangan bukanlah sebuah berkah, sedangkan Masjidil Aqsha dalam Quran nyata jelas disebut dengan “Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya” yang mungkin pula bisa disimpulkan itu bukanlah tanah suci, mungkin hanya bukti sejarah keemasan arsitektur Islam yang menjadi alasan untuk dilestarikan. Wallahualam.

Selain kontroversi juga terselip propaganda yang menyesatkan seperti Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dengan mengendarai buraq, binatang berekor, bersayap, berkepala wanita. Buraq ini sering digambarkan dalam karya seni, namun hal tersebut adalah propaganda terhadap kiasan bahwa Muhammad adalah seorang ‘penunggang’ wanita. Dari rujukan Hadits Bukhari, “Suatu hari malaikat Jibril datang dan membawa Nabi, lalu dibedahnya dada Nabi dan dibersihkannya hatinya, diisinya dengan iman dan hikmah. Kemudian didatangkan buraq, ‘binatang’ berwarna putih yang langkahnya sejauh pandangan mata. Dengan buraq itu Nabi melakukan isra’ dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha” tidak disebutkan bahwa buraq itu berkepala wanita.

Tentang Isra Miraj ada satu artikel yang ditulis oleh Imam A. M. Khattab di Islamic Center of Greater Toledo, Ohio, yang menyimpulkan untuk meyakini Isra dan Miraj terjadi karena nyata tertulis dalam Quran, sedangkan seperti apa prosesnya jelas sangat jauh dari alam pikiran manusia. Para ulama Muslim umumnya meyakini salah satu dari tiga pendapat berikut:

“There are three opinions. Some say he had seen it in his dream and the dream of the Prophet is true. Another group of ulama said no the journey had taken place but by his soul only not by his body. A third group of ulama said no he traveled body and soul. Who is correct I don’t know? I could choose any one of those opinions and every one of you is free to choose any one of those. That’s Islam. These are the Ayat Mutashabihaat, which are subject of ijtehad. But if you go and say these words in Masjid Saad [located on Monroe Street, Toledo, Ohio] they will declare you a kafir. But if you read all of the explanations (tafseers) of the Qur’an you will find these three opinions in them. So the important thing is that as Muslims we believe that the event of Isrā and Mirāj occurred”.

Komentar

87 komentar untuk catatan 'Isra Miraj'

  1. #1
    gravatar

    asyik kita mah dapet libur nya aja deh..:)

  2. #2
    gravatar

    ayat yang dimaksud mana aja Jay?

  3. #3
    gravatar

    Cak Yul, pakai apa cara nulis arabnya.

  4. #4
    gravatar

    gue copy bahasa inggrisnya ayat diatas disini ah hehe (dapet dari beliefnet.com)

    [17.1] Glory be to Him Who made His servant to go on a night from the Sacred Mosque to the remote mosque of which We have blessed the precincts, so that We may show to him some of Our signs; surely He is the Hearing, the Seeing.

    [13.18] For those who respond to their Lord is good; and (as for) those who do not respond to Him, had they all that is in the earth and the like thereof with it they would certainly offer it for a ransom. (As for) those, an evil reckoning shall be theirs and their abode is hell, and evil is the resting-place.

    Loh kok yg ayat kedua rasanya beda ya?

  5. #5
    gravatar

    ada info dari http://www.infopalestina.com/viewall.asp?id=207 mengenai batas-batas Al-Aqsha. lebih lengkap tentang al-aqsha ada di sini: http://www.infopalestina.com/indexalaqsha.asp

  6. #6
    gravatar

    #3: copy-paste setiap huruf dari GNU Character Map (gucharmap)

    #4: yang bahasa indonesia pake http://alquran.menlh.go.id/ aja. kesalahan minor penulisan, bukan ayat 13:18 tapi An-Najm 53:13–18

  7. #7
    gravatar

    menurut saya isra miraj itu naik kendaraan yg cepat…bukan binatang..terus..mungkin cmn ruhnya rasullullah aja bodynya tetap di tmpt…cmn sayangnya beliau terima aja 5 kali sholat seharusnya 3 kali aja cukup..dhuhur/ashar/isya..12 rakaat total

  8. #8
    gravatar

    tapi saya pribadi gak ada masalah ruhnya tok apa pake badannya…pokoknya keren deh..jaman segitu dah bisa traveling kemana2 cepet lagiii….trus buroq itu makhluk hidup/mati (kendaraan) itu jg gak masalah …cmn ya itu hrsnya sholat cukup 3 kali aja sehari…subuh ama maghrib ndak…kan gak begitu berat…

  9. #9
    gravatar

    Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya dari Masjidil haram ke masjidil Aqsha kemudian ke Shidratul Muntaha dalam satu malam.

    Segala kontroversi itu sudah biasa, apalagi untuk orang non Islam, bukankah sudah di sebutkan dalam quran bahwa kaum yahudi, nasrani, dan majusi tidak akan berhenti menggangu kalian sampai kalian berpindah ke mereka?

  10. #10
    gravatar

    Sungguh kekuasaan Allah itu Maha Luar biasa dahsyatnya, di tengah-tengah kondisi masyarakat Mekkah yang asing dengan ajaran Muhammad, namun Allah menugaskan nabi untuk mengemban amat yang luar biasa agungnya. Perjalanan nabi ke shidratil muntaha adalah secara jasad dan ruh.

    Hingga Allah memberikan tugas yang amat suci yaitu sholat 5 waktu. Ternyata perintah untuk melakukan sholat sudah ada pada nabi-nabi sebelumnya. Terbukti sebelum isra dan mi’raj nabi masih melakukan sholat di malam hari 2 rakaat dan subuh 2 rakaat. Karena ajaran nabi ibrahim demikian, sebagaimana perintah dari Allah. Sebagaimana diterangkan dalam buku “sirah nabawiyah” kar. Ramadhon al Buthi.

    Perjalanan nabi dari masjidil Haram ke al Aqsha dan ke shidratul muntaha, bukan perjalanan sekedar traveling. Tapi ada tugas yang di emban sekaligus menunjukkan kemukzijatan diberikan oleh Allah kepadanya. Hanya dalam semalam bisa sampai ke al Aqsha. Banyak yang mengingkari hal tersebut, banyak ilmuan barat dan para sekuler yang menyangkal akan hal ini seperti Gustav Lubon, Goldi zier dll. Semua itu timbul karena tidak didasari dengan adanya keimanan kepada pencipta mukjizat tersebut. Apa bila iman itu sudah tertanam dalam diri individu sangatlah mudah menerima kemukjizatan yang Allah tunjukkan kepada nabi Muhammad.

    Tanggapan kaum quraisy pada masa itu sangatlah tidak sependapat dengan nabi, maka mereka mencoba untuk membuat konspirasi agar dapat membantahnya. Maka mereka mengumpulkan orang-orang yang pernah ke masjidil aqsha. Biasanya mereka ke masjidil aqsha sebulan jarak tempuhnya. Maka tidaklah masuk akal apa yang di ceritakan oleh nabi. Dari itulah mereka mengumpulkan orang-orang tahu perihal masjidil aqsha dan lantas mereka akan “menyidang” nabi.

    Dipanggilan Nabi dan di tanya secara detail, namun nabi yang di bimbing oleh Allah dapat menjawab sekecil-kecilnya dan sedetail-detailnya. Bagaikan melihat “TV” berada di hadapannya, secara jelas, detil, tepat dan gamblang nabi dapat melihat seluruh masjidil aqsha dan segala pertanyaan dapat mudah terjawab. Gugurlah konspirasi mereka dengan segala hal yang telah di rencanakan.

  11. #11
    gravatar

    #9: bukan soal itu yang ingin saya kemukakan di atas, tapi mengenai tafsir “Masjidil Aqsha” yang tersurat dalam Quran, sebab Masjid Al-Aqsha di Jerusalem menurut catatan sejarah baru dibangun beberapa puluh tahun setelah Rasulullah wafat.

    Saya hanya mencari input atas tafsir “Masjidil Aqsha” tersebut apakah valid itu adalah Masjid Al-Aqsha di Jerusalem ataukah kita harus berijtihad bahwa harus ada tafsir lain terhadap “Masjid terjauh” tersebut.

    Sejauh ini saya hampir tak menemukan tafsir lain, sebab hampir semua alim ulama berceramah bahwa “Masjidil Aqsha” dalam Quran adalah Masjidil Aqsha yang berada di Jerusalem/Palestina.

  12. #12
    gravatar

    #11: Kayaknya memang tidak ada yang perlu diperdebatkan.:D

  13. #13
    gravatar

    #11; Kalau “masjid” disini hanya ditafsirkan sebagai bangunan mesjid seperti yg kita kenal (i.e.: mosque), maka pada waktu peristiwa itu terjadi “Masjidil-Haram”-pun bisa dikatakan belum belum ada. Yg ada hanya puing-puing bekas tempat penyembahan umat terdahulu di Palestina (sisa penghancuran imperium Romawi yg kemudian dijadikan tempat sampah) dan ka’bah di Mekkah yang masih dipenuhi berhala.

    How it being put on Wikipedia: “After the Hijra, Muhammad was forced to withdraw to Medina. Upon his return to Mecca years later, he ritually smashed all the idols in the Kaaba and cleansed it. This began Islamic rule over Kaaba, and the building of a *mosque* around it. Initially, the *mosque* was much smaller than it is today but, over time, it has been gradually expanded. Under the Ottomans it grew to roughly the size of the current courtyard. Great expansion work has taken place under the Saudi regime, along with modernization efforts. The *mosque* was much enlargened to handle the millions of visitors it receives during the hajj.”

    Jadi saya pribadi menafsirkan “masjid” dalam ayat tersebut lebih sebagai situs, bukan bangunannya. Dan saya pikir memang inilah dimaksud oleh Qur’an dan “hampir semua alim ulama” tersebut.

    Tentang sebagian orang yang kesulitan meyakini peristiwa tersebut dilakukan dengan jasad, barangkali ada gunanya baca-baca artikel yg berkaitan dengan — diantaranya — mekanika quantum, fisika partikel dan dualisme gelombang-partikel. Karena ternyata baru sedikit sekali yg kita ketahui tentang bahan dari “jasad” kita sendiri. Kalau manusia saja sekarang sudah mampu mentransformasikan materi menjadi energi melalui fisi/fusi nuklir, kenapa Tuhan tidak mampu mentransformasikan materi menjadi gelombang (cahaya), misalnya?

  14. #14
    gravatar

    #13: uraian yang menarik!

    saya pernah mendengar sebelum Ka’bah direnovasi dan selama hijrah ke Madinah shalat itu belum menghadap Ka’bah tapi bermacam-macam dan yang paling banyak adalah menghadap ke arah Jerusalem (yang diyakini sebagai tempat Nabi Ibrahim AS berqurban)

    jika ‘masjidil aqsha’ ditafsirkan sebagai wilayah/situs (di Jerusalem) maka kita harus mencari lebih lanjut apa arti ‘yang diberkahi sekelilingnya’, sedangkan arti ‘berkah’ buat manusia salah satunya kedamaian, tapi kita ketahui selama ratusan tahun di sekeliling Jerusalem selalu dalam kondisi perang.

    ada yang tahu informasi kondisi Jerusalem setelah Perang Salib dan sebelum negara Israel berdiri? (selain dari link Wikipedia di atas)

  15. #15
    gravatar

    asyiknya Isra Mi’raj, saat bedug magrib berlalu dan memandang langit malam yang cerah bertabur bintang, dan terlihat jelas bintang berjalan dari timur ke barat dan selatan ke utara yang menghiasi malam ini…….malam kemarau di wonogiri gitu lho

  16. #16
    gravatar

    Yang bener ya itu
    Mimpi kali yeeee………..
    Daripada 5 kali, lebih baik 1 kali aja sehari tapi niat tuluss, daripada 5 kali tapi hati uring-uringan

  17. #17
    gravatar

    Nunggangi perempuan setengah jam aja enak, apalagi dalam semalam. Apa gak pegel-pegel tuh paginya.
    Yah itulah perjalanan semalam dalam rangka mereguk kenikmatan dengan “menunggangi” perempuan, dan seolah-olah terbang jauh, dan setelah selesai baru dah kembali.

  18. #18
    gravatar

    #14: lanjutan sedikit…

    Tentang kiblat, sebelum Ka’bah, yg saya tahu tidak bermacam-macam tapi hanya satu: Masjidil-Aqsa. Ada perintahnya di salah satu ayat kalau tidak salah, tapi lupa yg mana persisnya. Harus cari-cari dulu:}

    Situs Masjidil-Aqsa yg saya maksud disini bukan Jerusalem. Terlalu luas:) Link bagus yg diberikan #5 (thanks!) menjelaskan hal ini dengan cukup mendetail. Bisa dimengerti, ternyata memang masih banyak dari kita yang belum begitu paham. Including me:)

    Memahami arti ‘berkah’ dalam konteks ini, saya pikir memang perlu agak teliti. Apakah subyeknya manusia/penduduk atau tempat/situsnya? Apakah sifatnya ‘present’, ‘continous’, atau ‘past tense’? (Jika dianalogikan dalam bahasa inggris, misalnya.) Karena setahu saya Bahasa Arab cukup kompleks, sehingga sering tidak dapat terepresentasikan dengan baik ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Ada ilmu khusus yang mempelajari hal-hal semacam ini. Mungkin lebih baik tanyakan langsung pada mereka yang lebih ahli. (Which is definitely not me:) )

    Last but not least, saya tidak tahu persis apakah ‘berkah’ memang harus berarti damai. Apakah ini berdasarkan definisi yang baku atau common sense saja? Karena kenyataannya, sering terjadi perdamaian itu terpaksa diperoleh dengan menggadaikan keadilan dan bahkan kebenaran. Yang tentunya tidak bisa dipandang sebagai ‘berkah’.

    Wallahu a’lam.

  19. #19
    gravatar

    Pertama,

    Orang Islam sebelum ber-qiblat ke Ka`bah, sebelumnya ber-qiblat ke Masjid Aqsa di Palestina. Tetapi Muhammad punya isi hati yang dipendam ingin ber-Qiblat ke Ka`bah dan apabila beliau melihat Ka`bah suka terbersit hatinya untuk ber-qiblat ke situ.

    Allah mendengar bersitan hati Beliau, dan Allah mengabulkan akhirnya qiblat dipindahkan dari arah Masjid Aqsa ke arah Ka`bah di Mekkah.

    silahkan cari sendiri ayat nya di Qur`an, dan tafsirnya!

    Jadi Masjid Aqsa itu sudah ada sejak zaman Rasululloh.
    Setau aku, masjid aqsa itu adalah masjid pertama di bumi, yang dibangun oleh Ibrahim alaihissalam Bapak para Nabi.

    Kedua,

    Orang itu buta hati-nya, kalo ingat isra mi`raj ingat liburnya saja.
    Padahal Isra mi`raj itu mengandung nilai spiritual yang Maha Maha tinggi.

    Muhammad di ajak jibril untuk menemui Tuhan nya! di ufuk tertinggi, langit ke 7, diatas Sidratul Muntaha ( Pohon Pencapaian ).

    Bertemu dengan Tuhan! Bertatap muka dengan Allah! mungkinkah manusia melihat itu?!
    Musa telah gagal ( hanya mampu melihat manifestasi dalam semak yg terbakar, Ibrahim pun gagal ) Dan hanya Rasul yang disingkapkan hijab-nya dan bertemu Pencipta Alam semesta.

    Mengapa qur`an turun melalui Jibril, tapi mengapa shalat Muhammad di panggil ke hadirat iLahi, menerima perintah langsung dari Allah! Mengapa tidak melalui Jibril saja?

    Tanya pada filosof dan sufi / mistikus seluruh dunia? Bisakah manusia bertatapan muka / tawajjub dengan Allah?

    disana lah rahasia kosmos, alam semesta, alam gaib, tersingkap!

  20. #20
    gravatar

    Kiblat kan dulu arah dimana para pemuja berhala menghadap.

  21. #21
    gravatar

    Isra Miraj: Diperlihatkan tanda-tanda Kebesaran Allah.
    Bukan perjalanan untuk menerima perintah sholat,
    QS 40: 55 … bertasbihlan seraja memuji Tuhanmu pada waktu petang & pagi
    QS 73: 2 … bangunlan (peintah/wajib) untuk sembahyang di malam hari
    QS 73: 20 … kamu beridiri (sembahyang) kurang dari 2/3 malam atau 1/2 malam atau 1/3 malamnya
    QS 17: 78 … dirikanlah sholat … sesudah matahari tergelincir … sampai gelap malam … subuh
    QS 17: 78 … tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan
    BM 346 … sholatlah sebagaimana kamu lihat/ketahui aku (Muhammad) sholat
    berdasarkan firman Allah dlm Al Qur’an, jelas shalat yg waktunya ditentukan itu ada lima kali setiap hari, KETETAPAN ALLAH tidak dapat ditawar-tawar.

  22. #22
    gravatar

    Mas,

    Nabi Muhammad mustahil isra ke mesjid Al-Aqsha karena mesjid Al-Aqsha sendiri baru dibangun 58 tahun setelah wafatnya Nabi.

    Tentang mikraj nya sendiri itu hanyalah khayalan manusia pengarang hadits-hadits. Cek saja Al-Qur’an, gak ada tuh kata “mikraj” ataupun “buraq”.

    Salam.

  23. #23
    gravatar

    Masalah Isra ditujukan untuk menunjukkan kebesaran Allah SWT semata, Al Qur’an tidak pernah menyebut hal2 yang seperti seringkali kita dengar, misalnya buraq, tawar-menawar jumlah shalat dll. Kemungkinan semua itu terjadi karena adanya mitos saja, yang berasal dari hadist yang “dinyatakan shahih” entah oleh siapa dan saat ini semua itu menjadi bahan pertanyaan, barangkali sama seperti kisah walisongo jika di Indonesia sih…. Maka jika penasaran buka saja dahulu Al Qur’annya, cari penjelasan dalam hadist / sunnah rasullullah, tak mungkin ada sunnah rasullullah yang berlawanan dengan sumber utamanya Al Qur’an

  24. #24
    gravatar

    Mas!

    Duh kok pada ngotot tapi pake nafsu / emosi semua!
    Isra itu mau pake fisik atau cuman ruhani, mau ke situs al aqsa atau masjid al aqsa intinya ” u must believe that it really happened”
    Mi`raj itu mau ada dongeng di hadits, ada atau tidak perintah solat dan tawar menawarnya, intinya “u must believe that Muhammad meet His God on a very near distance” Baik secara ruhani ataupun secara fisik, whatever, because that`s not the point.

    Percaya? still nggerundel? silahkan anda tafsirkan se scientific atau se sufi atau se filsafat mungkin perjalanan isra mi`raj ini. Mudah-udahan hal itu menambah iman kita dan kekaguman kita terhadap Sang Kebenaran!

    Apa nambah ngeyel ya? dasar manusia, dholuuman jahuulan.

  25. #25
    gravatar

    untuk no # 19
    saya jawab:
    bisakah manusia bertatap dengan tuhan.. saya jawab:BISA. DAN HARUS BISA.
    dan saya sudah.

    caranya:
    ada kalimat: “Qolbu mu’min baitullah” apa bedanya baitullah dengan masjid?
    awaluddin ma’rifatullah awalnya orang beragama adalah dengan mengenal Allah.

    “Saréat sholat téh kang rayi, nya éta nangtung ruku téa, sujud lungguh bukti gawé, ari hakékatna puguh, Alif Lam enggeus pasti. terasna Lam Ha nya éta lapadz Allah henteu salah tangtu, dupi thorékatna sholat, tetep baé dina keur sholat sajati tajalining mutlak, Ma’rifatna kudu sing kapanggih, sareng éta Nur Muhammad téa, ka cahya opat…. ini sengaja saya kosongkan agar anda mencari sendiri.

  26. #26
    gravatar

    Saya yakin Isra mir’raj betul-betul terjadi kalau anda-anda ingin lebih memahami cobalah cari buku “Matematika Islam” karangan KH. Fahmi Basya terbitan Republika.(Saya juga lagi cari belum dapat, kalau ada yang mau nolong kasih info tentang toko yang meyediakan buku itu saya terima dengan senang hati) disitu dibahas Isra mi’raj secara ilmiah. mungkin anda bingung belum punya bukunya kok udah tahu isinya jawabnya ‘Sebelum jadi buku artikelnya sudah dipublikasikan lewat internet yang berjudul “Flyingbook”
    kalau penasaran coba cari bukunya aja Insya Allah anda-anda akan memahaminya

  27. #27
    gravatar

    Isra’ Mikraj

    Sebuah tulisan menarik dari Jay tentang Isra’ Mikraj.

  28. #28
    gravatar

    apabila nabi muhammad saw menceritakan isra miraaj kepada masyarakat arab ketika itu,
    banyak persoalan ditimbulkan kepada nabi dan juga dipersendakan.
    maka persoalan ini ditimbulkan kepada abu bakar oleh abu jahal….langsung ia membenarkan kata kata nabi. malah menambah kalau nabi mengatakan yang lebih dari itu pasti ia tetap benar…..
    itu iman para sahabat nabi…yang bersama nabi…
    bagaimana iman kita ….jikalau kita berada pada masa itu…
    sedangkan kita berselisih mempersoalkan nya…hingga kalau diteliti ada yang menolak hadith….dan ada yang mempersenda ….sama juga mereka yang masih jahil dizaman nabi
    kesian kira nya kita berbicara dan berbincang tanpa ilmu..
    takut jadi kafir….tak sengaja..

  29. #29
    gravatar

    1. masalah pergantian arah kiblat, selengkapnya silahkan buka AlQur’an Surah Al Baqarah (2):142-145.

    2. masalah perjalan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah salah satu masalah yang diulas cukup detail dalam AlQur’an. Sebenarnya tidak perlu ada yang diperdepatkan kalau kita memahami mslh tsb dengan iman. Masjidil Haram dan masjidil Aqsa boleh jadi secara fisik pd saat itu belum spt sekarang, tp pointnya adalah Perjalanan Isra yg terjadi pd malam hari adalah perjalanan dari Mekah (dimana berada Masjidil Haram)menuju ke Baitul Maqdis (dimana berada Masjidil Aqsa). sedangkan peristiwa Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW menuju Sidratul Muntaha setelah menembus 7 lapis langit.

    3. Saat ini ilmu pengetahuan manusia belum ada yang mampu menjelaskan peristiwa itu dgn logika, tapi bbrp hal yang telah terbukti sbb:
    a. Nabi ternyata dapat menggambarkan secara detail kondisi Masjidil Aqsa tepat stlh peristiwa Isra Mi’raj pdhl Nabi belum pernah melihat sblmnya.
    b. jagat raya kita ternyata tersusun atas 7 sistem yang bertingkat dimana sistem yang satu dihimpun dalam sistem yg lebih luas. Mulai dari sistem tatasurya, sistem galakasi, sistem nebula, himpunan nebula, group nebula, Guci, dan terakhir Alam Semesta. Jarak yang mungkin ditempuh adalah 50 x 10p58 Tahun Cahaya
    “Maha Penggerak Yang telah menjalankan hambaNya dari tempat berputar yang ditinggalkan, ke tempat berputar yang di ujung yang kami beri perlindungan sekitarnya Untuk kami lihatkan kepadanya sebagian dari ayat-ayat kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Melihat” (Al-Quran, surat Al-Isra’ ke 17 ayat 1)
    c. 7 sistem tsb semua memiliki pusat dan orbit masing2. Hanya sang “Maha Penggerak” yang mampu memindahkan materi dengan masa +/- 100 kg dengan jarak sejauh 50 x 10p58 Tahun Cahaya tanpa menyebabkan seseorang sesak nafas maupun punggungnya merasa berat selama perjalanan
    “1.Bukankah kami telah lapangkan bagimu dadamu (waktu Isra’)
    2.Dan kami telah turunkan bebanmu dari mu (ketika mi’raj)
    3.Yang memberatkan punggungmu?.”
    (Al-Quran, surat Al-Insyirah, ke 94 ayat 1, 2, 3)

  30. #30
    gravatar

    Saya baru menemukan fakta terbaru bahwa apa yang selama ini kita kenal sebagai Masjidil Aqsa sesungguhnya adalah MAsjid Quba Al Sakhra, dan sebaliknya. Ada upaya2 pihak-pihak tertentu menyamarkan Masjid Quba Al Sakhra sebagai Masjidil Aqsa melalui publikasi diberbagai media elektronik dan cetak, dgn tujuan agar ketika Al Aqsa (asli) dihancurkan, tidak ada umat muslim di dunia yang ampil pusing.
    Pada gambar yang disajikan mas Jay di atas, gambar pertama (atas) justru adalah MAsjid Quba Al Sakhra yang dibangun pada masa Khalifah Umar bin Khattab ra yang memang baru dibangun pada akhir abad ke-7 M
    Sedangkan Masjidil Aqsa yang sesungguhnya adalah pada gambar kedua (bawah) yang telah ada ratusan tahun sblm Nabi Muhammad lahir dan disinggahi pada saat Isra, sekaligus menjadi situs yang diyakini oleh umat yahudi (berdasarkan ayat Kitab Perjanjian Lama) sebagai lokasi ‘Solomon Temple’. Oleh karenanya, umat yahudi begitu bernafsu menghancurkan MAsjidil Aqsa dan dan membangun kembali Solomon Temple di atas reruntuhan Masjidil Aqsa.

  31. #31
    gravatar

    assalamualaikum
    Saya termasuk orang yang pengetahuan agamanya sangat minim..dibandingkan saudara2 yang sudah menulis sebelumnya..dan mengenai Isra Miraj sendiri, saya hanya mengenal definisi konvensionalnya (sebagai orang awam).
    Tapi menurut saya, yang penting itu adalah rasa percaya dan yakin, dalam hati dan pikiran kita semua, bahwa Isra Miraj itu memang terjadi, dan bahwa Rasulullah SAW bertemu dengan Allah saat itu adalah benar, tanpa memperdulikan mekanisme dan teknis yang terjadi saat itu..bagi saya, biarlah itu menjadi rahasia Allah..
    Jadi perdebatan yang tidak diperlukan sebaiknya tidak perlu dilakukan.
    Yang penting= PERCAYA!

    Wassalam

  32. #32
    gravatar

    Disinilah Iman kita diuji, Ketika sang pemilik alam semesta menunjukan kekuasaannya yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh manusia biasa, apakah kita sebagai hambanya percaya akan kekuasannya?

    SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU..

  33. #33
    gravatar

    Saya memiliki naskah (pdf) tentang Isra Miraj, yang dipublikasi oleh Dept. Kebudayaan Mesir dan ditulis oleh Ahmad Muhammad “Arafa. Isinya cukup serius: Isra Miraj bukan ke Jerusalem tapi ke Madina. Alasannya menarik, koq bisa ada mesjid di Palestina? Orang Islam aja belum ada di sana (kebanyakan Kristen dan minoritas Yahudi). Masjid Aqsa baru ada pada tahun 66 Hijriyah di bangun Khalifah Ummayah Umar bin Abdul Aziz. Yang jelas, pemikiran itu akan menyinggung status kesucian Jerusalem dalam Islam. Tidak menyinggung akidah sama sekali. Karena akidah Islam sudah OK punya.

  34. #34
    gravatar

    Ayat yang menerangkan peristiwa isra mi’raj Nabi itu harus dilihat secara hakikat, pada saat terjadi peristiwa tersebut masjidil aqsha belum ada.Ayat ini termasuk ayat mutasabihat atau ayat yang disamarkan. Makna kata masjid adalah lapangan, maka masjidil haram adalah “lapangan haram”, yaitu jasad manusia yang selalu membawa kotoran.Sedangkan Masjidil Aqsha adalah “lapangan yang jauh” yakni ruh.Oleh karena itu ayat ini menerangkan bahwasannya untuk menemui Allah setiap hamba harus meninggalkan lapangan haramnya sehingga mereka dapat melaksanakan “antal maut qobbal maut” matilah kamu sebelum kamu mati (hadist rasulullah) karena ketika manusia mati maka akan bertemu dengan Tuhannya.

  35. #35
    gravatar

    Setujuuu… Ayat Quran tidak bisa diartikan secara gamblang. Dan tiap penafsiran akan terus berkembang sesuai perubahanya waktu.
    Membahas Isra Miraj harus bermodalkan wawasan dan kajian sejarah yang luas.
    Itulah enak Islam. Apapun bisa digugat, tanpa berlandas doktrin, seperti agama tetangga.

  36. #36
    gravatar

    ihhhhhhh gw sebel banget, kalo ada yang menafsirkan yn engga2 tentang perjalanan nabi muhammad SAW. apalagi tentang kendaraan yang dipakai nabi dalam isra mi’raj. sebenarnya bentuk wujud itu jgn diperdebatkan apalgi dileceh kan dengan wanita. ga boleh tuh. yang tahu wujudnya kan hanya allah yg maha kuasa.
    jangan melecehkan agama islam yeeee. sebellll!!!!!

  37. #37
    gravatar

    wahai saudara-saudaraku kaum muslimin, al-quds dan al-aqsa adalah harta yang berharga bagi engkau sekalian dan keduanya menantikan pembebasan dari jajahan kaum kafir zionis Israel yang dibantu dengan AS (laknatullah). Maka bersegeralah bangkit dari keterpurukan dan berjihadlah di jalan Allah, sesungguhnya itu akan lebih baik bagimu. Ingatlah hadis Rasulullah SAW, bahwa barang siapa yang bangun di pgi hari, lantas tidak memikirkan masalah umat, maka dia bukan dari golonganku. Allahuakbar!!!

  38. #38
    gravatar

    WE PROUD TO BE A MOSLEM!!!

  39. #39
    gravatar

    Sumber bencana yang menimpamu adalah karena engkau tidak memiliki rasa cinta kepada-Nya.

  40. #40
    gravatar

    Selama negeri-negeri kaum muslim masih mengadopsi hukum-hukum kufur dan syetan maka al-quds dan al-Aqsa tidak akan mungkin bebas dari Zionis (laknatullah)

  41. #41
    gravatar

    Isra Mikraj = Akashic Record ???
    coba pikirkan

  42. #42
    gravatar

    saya ini awam jadi ndak berani sesumbar…
    namun banyak sekali informasi beredar bahwa, sperti kata mas f@dyl di #30,
    Masjidil Aqsa yang kita kenal sesungguhnya adalah MAsjid Quba Al Sakhra, dan sebaliknya. MAsjid Quba Al Sakhra yang dibangun pada masa Khalifah Umar bin Khattab ra yang memang baru dibangun pada akhir abad ke-7 M
    Sedangkan Masjidil Aqsa yang sesungguhnya adalah pada gambar kedua (bawah) yang telah ada ratusan tahun sblm Nabi Muhammad lahir dan disinggahi pada saat Isra, sekaligus menjadi situs yang diyakini oleh umat yahudi (berdasarkan ayat Kitab Perjanjian Lama) sebagai lokasi ‘Solomon Temple’.

    sangat menarik menggali dan mencoba memahami masalah isra mi’raj ini dengan penjelasan-penjelasan logika, namun hal tersebut sangat bergantung kepada informasi yang dijadikan acuan. waks, saya rasa, dengan propaganda luar biasa gencar dari zionis, semakin sulit saja mendapatkan informasi yang benar… akhirnya saya berpulang pada keimanan sajah, tokh esensi isra mi’raj nya tidak terbantahkan. wassalam

  43. #43
    gravatar

    masjid al aqsa sebenernya punya nenek moyang bangsa ISRAEL. wajar aja kalo sekarang ini membongkar masjid tsb!di kitab perjanjian lama tertulis bahwa raja Salomo yang memerintah Israel pada zamannya, membuat Mezbah bagi ALLAH. dan mezbah tsb digunakan oleh orang2 Israel untuk berdoa dan memberikan persembahan bagi ALLAH.Yesus Kristus (Nabi ISA) pun pernah singgah ke mezbah tsb.tapi sayangnya setelah zaman berubah, orang2 mengambil alih tempat tsb,dan dianggap itu adalah miliknya.dan untuk diketahui,di bawah tanah tepat di bawah kubah masjid al aqsa terdapat tabut perjanjian ALLAH dengan Nabi MUSA.

  44. #44
    gravatar

    Untuk lebih memahami tentang topik yang maha dahsyat ini, ada baiknya pula kita membaca buku tulisan Bapak Agus Mustofa yang berjudul “Ternyata Akhirat pun Tidak Kekal.” Di sana ada juga penjelasan tentang mi’raj ini.

    Membaca buku ini kita akan mendapat pencerahan yang kiranya dapat lebih mempertebal iman kita kepada Allah. Ditinjau secara ilmiah sesuai bidang yang penulis tekuni.

    Semoga kita diberikan rahmat dan hidayah-Nya! Amin.

  45. #45
    gravatar

    ayat itu adalah ayat mutasyabihat,
    masjidil aqsa ada pada diri kita, dan kita pun bisa bermi’raj selayaknya nabi-nabi terdahulu terutama yang di lakukan baginda nabi Muhammad SAW. selamat bertafakr

  46. #46
    gravatar

    subhanallah, semua artikel yang anda tulis benar adanya..
    sekali lagi kita semua termasuk antum akan lebih yakin ketika antum mengalami mi’raj itu sendiri, Nabi Muhammad telah mewariskan ilmu itu melalui Sahabt Ali Karomallahu wajhah, hingga sampai pada ahli tasawuf, auliya, para wali sembilan dan pada mursyid, berdoalah untuk bisa Liqo’allah menemui disinggasana-Nya, sidratil Muntaha (Kesadaran tertinggi). tentu melalui bimbingan seorang Mursyid

  47. #47
    gravatar

    Mas2ku sudah terbit buku terbaru agus mustofa versi bahasa inggris yang judulnya The Energy Vortex of Ka’bah terjemahan dari energi pusaran ka’bah.

  48. #48
    gravatar

    dalam tujuh lapis bumi. ada kehidupan disetiap lapisnya.
    dalam tujuh lapis langit, adakah yang bisa menjelaskan bahwa ada kehidupan disetiap lapisnya ??? Isra’ mi’raj mengajak kita tidak saja belajar memahami setiap detail peristiwanya, dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa kita, tapi juga kita diajak untuk menyelami ilmu Allah yang maha luas.

    luasnya ilmu Allah itu seluas lautan yang tak bertepi.
    sedangkan ilmu kita hanyalah setitik air lautan yang diteteskan kepada kita, itupun dibagi-bagi lagi kepada seluruh manusia dimuka bumi ini.

    Aduhai, betapa tak mampunya kita menelaah apa-apa yang menjadi ilmu pengetahuan Allah. terlalu kecil kita diohadapan Allah, dan betapa maha besarnya Ia. lalu jika dikembalikan kepada diri kita masing-masing, maka…” jawabankita pasti sama” Apalah arti kesombongan dan keangkuhan yang ada didalam diri kita selama ini ???

    Isra’ dan mi’raj adalah bukti nyata ketidak mampuan akal dan ilmu kita untuk menyelaminya. didalam peristiwa ini kita hanyalah diajak untuk percaya….percaya berarti Iman, karena iman artinya percaya. jika kita percaya maka kita beriman, beriman ke[pada Allah SWT.

    Allah tidak ingin kita berpikir dan memikirkan apa-apa yang tidak sanggup kita pikirkan. lebih baik makna dari perintah sholat 5 waktu dalam sehari semalam yang perintah kan Allah melalui Nabi Muhammad SAW kepada kita semua selaku umat kita laksanakan, dengan keimanan dan sebenar-benarnya taqwa.

    Sebagai manusia kita dituntut untuk menjalankan apa-apa yang menjadi kewajiban kita, tanpa terpikirkan oleh kita apa-apa yang menjadi hak kita untuk bertanya. karena apa-apa yang ada di kehidupan ini baik zahir maupun yang bathin, sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi maha mengerti.

    diakhir tulisan ini saya berpendapat. jika ada hal yang tidak kita mengerti, dan ketidak mengertian itu telah menjadikan kita berbeda pendapat, maka kembalikan lah kepada Al-Qur’an dan hadits. insya allah semuanya dan segala nya akan menjadi rahmat. Amiiin

  49. #49
    gravatar

    menurut saya orang islam dibelahan dunia banyak yang tidak tahu masjidil aqsa mereka akan menganggap bahwa masjidil aqso adalah masjid yang memiliki kubah berwarna kunung.tentunya hal ini sangat disayangkan jikalau ada diantara umat islam yang tertipu dengan tipu daya media massa yang menyesatkan yang di promotori oleh yahudi laknatullah!!

  50. #50
    gravatar

    isra’ mi’roj memang ada dan sudah jelas bukti ,buku dan hadisnya.bagi teman2 sekalian kalo komentar pakai ilmu jangan pakai dengkul.kalo ada yang nggak percaya… itu kafir namanya.ingat iman itu susah untuk dipertahankan tapi harus dipertahnkan,ingat hari kiamat dan khisabnya.entar anda2 yang nggak percaya merasakan khisab,siksa yang pedih dari ALLOH SWT,saya sangat menyangkan sebagian komentar yang nggak nunjukin orang yang nggak beriman dan tidak berpikir.sunnguh bodoh orang2 tsb

  51. #51
    gravatar

    ralat:saya sangat menyayangkan sebagian komentar yang nunjukin orang yang nggak beriman dan tiadak berpikir.sunnguh bodoh orang tsb

  52. #52
    gravatar

    aduuuh, yang punya komentar gak bener, mbok ya insyaf….!!!!sayang banget…!!!padahal Allah telah memberikan kesempatan manusia untuk melihat kebesaran-Nya, untuk mereka2 yang mau berfikir.
    kalo dipikir emang perjalanan Rasullullah ini mustahil, tapi secara iman kita kudu percaya, dengan al-qur’an and hadist. aku pernah baca tentang kecepatan buraq yang melebihi kecepatan cahaya,secara ilmiah senyawa yang terkandung dalam tubuh manusia akan hancur jika harus mengalami gesekan seperti kecepatan cahaya,…tapi, secara ilmiah ada senyawa yang bisa bertahan dalam kondisi gesekan yang sangat tinggi, yaitu eter( ini sih aku dapat dari hasil bincang2 dengan bapak hehe)…aku jadi mikir, barangkali pada saat Nabi Muhammad di sucikan hati dan semua yang ada pada diri beliau (sebelum berangkat Isra Mi’raj) mungkin kah diubah menjadi senyawa lain yang dapat menempuh kecepatan cahaya????
    hanya Allah yang Maha Ilmu dan Maha Tahu…

  53. #53
    gravatar

    salam,

    tulisan menarik sekali, saya acungi jempol untuk anda.

    1. Mi’raj memang tidak pernah terjadi.

    2. Isra dpt terjadi kepada siapa pun, termasuk kita saat ini, coba baca baik-baik, tidak ada disebut nama Muhammad pada ayat tsb (QS 17:1) , yang ada hanyalah “hamba-Nya”. Dan coba tengok 1-2 ayat berikutnya, nama siapa yang muncul?

    3. Pikirkan, dan pikirkan, Jika perintah 5 waktu disampaikan langsung oleh Allah, mengapa tidak dituliskan dlm Quran, padahal Quran itu disampaikan lewat Jibril, sedangkan perintah sholat 5 waktu menurut sejarah disampaikan langsung oleh Allah. Tapi tidak satupun ayat yg menceritakan ttg pembicaraan tersebut. Tolong dipikirkan, dan direnungi.

    4. Al Masjid Al Haram adalah sebuah kondisi, bukan nama tempat. Al Masjid Al Aqsho juga sebuah kondisi, bukan nama tempat.

    5. Masjid berasal dari akar kata Sin-Jim-Dal yang membentuk kata sajada/sujud, Sujud berarti tunduk/patuh, jelas tidak mungkin jika masjid diartikan tempat berpatuh, imbuhan Mim pada kata ini banyak sekali yang mirip di dalam Quran dan selalu diartikan “dalam kondisi tertentu”, shg pd kata “masjid” hrsnya diartikan “kondisi bersujud” atau “kondisi patuh”.

    Maka “al masjidil haram” berarti kondisi kepatuhan thd apa yg dilarang (diharamkan).

    6. Coba pikirkan, “Lebih baik menghindari neraka daripada mencari Surga” itulah tahap awal seorang muslim, yakni al-masjid-al-haram.

    7. Setelah berhasil melewati tahap “al masjidil haram” maka seorang muslim bisa memasuki tahap “al masjidil aqsho” atau “kepatuhan/ketaatan yang terjauh”

    8. Semua itu hanya bisa dilalui pada malam hari, karena apa?
    Baca ayat berikut:

    Hai orang yang berselimut, bangunlah di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat.
    (QS 73:1-5)

    kesimpulannya, cerita Nabi Muhammad naik ke langit naik Buroq dan sebagainya itu cuma khayalan manusia, itu tipu daya yang diinjeksi ke dalam kitab hadits.

    Kalau tidak percaya, silahkan kumpulkan hadits2 yang berhubungan dengan isra mi’raj ini (klo ga salah ada sekitar 3-5 hadits) dan coba bandingkan satu dengan lainnya, dijamin anda akan tercengang, karena cerita2 tersebut berbeda-beda versi.

    wassalaam

    kalo msh penasaran boleh diskusi dg saya di email
    blueberryjuice@gmail.com

  54. #54
    gravatar

    wacananya kurang detail

  55. #55
    gravatar

    #54: Buatlah yang lebih detil.

  56. #56
    gravatar

    Saya sangat terbantu memahami Isra’ Mi’raj dari sudut pengetahuan modern melalui buku pak Agus Mustofa burjudul “Terpesona di Sidratul Muntaha” terbitan Padma Press.

  57. #57
    gravatar

    Mudah2an dengan membaca semua ini jadi kita tidak ragu apakah Rasulullah SAW melakukan perjalanan Isra Miraj dalam semalaman jelas itu diluar logika manusia yg berakal sehat tapi kita harus percaya jika Allah SWT mengatakan KUN FAYAKUN {jadilah maka jadilah} itulah bukti bahwa kekuasaan ALLAH SWT sangatlah besar kita sebagai ciptaannya sangatlah kecil ibarat tepung yg berserakan ditanah jika satu butir tepung saja terpisah maka kita tidak akan melihat.

  58. #58
    gravatar

    peristiwa isra miraj merupakan peristiwa yang irasional dan tidak akan pernah terjamah oleh akal fikiran. why?? because kejadian nya tuh cuman sebentar n jaraknya yang jauh nya gak ketulungan. tapi sebetulnya kita gak perlu kaget akan peristiwa ini. karena ini hanya kejadian kecil jika dibandingkan dengan kekuatan Nya yang bisa lebih hebat dari isra miraj ini dan baru sedikit Kekuatan yang Dia perlihatkan pada kita semua melalui isra miraj ini. sebetulnya bukan dunia yang kecil. tapi kita yang kecil.

  59. #59
    gravatar

    Saudaraku sesama muslim, baik kalian yang memiliki pemahaman yang lebih atau kurang dalam Islam. Kamu adalah umat terbaik, walau bukan seperti generasi pertama tapi untuk generasi sekarang kalian juga umat yang terbaik.

    Situs ini penuh dengan nilai-nilai provokasi. Rapatkan barisan dan jangan mudah terpengaruh. Segala cara memang akan digunakan oleh orang-orang KAFIR untuk melunturkan aqidahmu terutama Yahudi dan Nasrani. Ingat Surat Al Baqarah ayat 120 yang menyebutkan bahwa Yahudi dan Nasrani tidak akan senang padamu sebelum kamu mengikuti Milah mereka. Ingat itu…. Ini adalah PEMURTADAN Aqidah lewat media. Hati-hati….

    Mengenai peristiwa Isra’ Mi’raj, tentu kita ingat bersama. Bahwa bangsa Arab sekalipun yang hidup di zaman Rasulullah banyak yang tidak percaya. Ya apa lagi dengan orang-orang KAFIR yang hidup di zaman sekarang dan orang-orang kafir yang memuat tulisan di situs ini. Islam membutuhkan orang-orang seperti Abu Bakar Siddiq yang percaya dengan Isra’ Mi’raj dari sudut pandang Iman bukan dengan logika berfikir. Sebab bila logika berfikir yang diutamakan ( seperti yang dilakukan oleh KAFIR Mekah ) maka gak akan bisa mencapainya. Karena mengenai Isra’ Mi’raj itu yang berbicara adalah Ilmu Allah yang Maha Luas tiada Batas.

    Moga Allah mengumpulkan hati-hati kita yang bercerai untuk disatukan melawan para kafir dan munafik. Antummurruhul Jadid Fi Jasadil Ummah.

  60. #60
    gravatar

    saya bangga menjadi umat muslim,
    saya sempat meneteskan air mata beberapa kali,
    saat membaca komentar2 dari anda yang selalu mengagungkan nama ALLAH.
    Maha Besar ALLAH yang menciptakan kita semua.
    Maha besar ALLAH.
    Maha besar ALLAH.

  61. #61
    gravatar

    barang siapa berguru pada akal, nalar dan pikiran rasional adalah sesat..! bersandar pada ilmu yang hanya sekedar “katanya, kata ini, kata itu, menurut ini, menurut itu adalah tersesat…! adalah tertipu oleh akal sendiri..! bersandar pada logika adalah kerjaan iblis..! berpegang teguh pada ego serta kepandaian yang didapat lewat ilmu pengetahuan (“ilmu katanya”) hasilnya adalah berbantah- bantahan..!. akibat merasa akalnya pintar dan cerdas… apapun di akal-akalin jadinya. pengetahuannya pun hasil dari akal-akalan saja,,, jangan-jangan hadist dan Qur’an pun di akal-akalin…!!
    pada dasarnya pengalaman Nabi Muhammad SAW yang disebut isra mi’raj adalah pengalaman spiritual pribadinya berjumpa Allah SWT. menemui Cahaya Maha Cahaya..! artinya… Syahadatnya Sempurna… yang disembah sudah real… ga usah mbahas jauh-jauh nanti tersesat…!!! akibat kepanjangan akal… jangan-jangan Tuhan yang disembah nabi Muhammad SAW berbeda dengan Tuhan yang Anda-Anda sembah selama ini?

  62. #62
    gravatar

    Hakikat perjalanan Isra Mi’raj nabi Muhammad Saw sama dengan Hakikat “Kenaikan nabi Isa Almasih”. sama dengan hakikat “perjalanan kesurga Budha Sidarta Gautama”. Sama dengan Hakikat “nabi Musa As naik ke gunung lalu bicara dengan Tuhan”. sama dengan hakikat “nabi Ismail yang di penggal kepalanya”, sama dengan hakikat “Manunggaling kawula Gustinya Syekh Siti Jenar”. sama dengan hakikat “nabi Ibrahim yg tidak mempan terbakar oleh api”. sama dengan hakikat “putaran tariannya Jalaludin Rumi”. Sama dengan makna hakikat “hadist Nabi Muhammad saw yang artinya ” Matilah sebelum Mati”. sama dengan hakikat naik haji. sama dengan hakikat film ” MATRIX” dan “Contact”. sama dengan hakikat kalimat “Syahadat”. sama dengan hakikat surat Alfatihah. sama dengan hakikat “malam seribu bulan”.

  63. #63
    gravatar

    bagi yang masih mengandalkan pikiran rasional serta logika dan kepandaian dan juga kecerdasan otak Anda…!! Tuhan itulah yang Anda sembah…!!!!

  64. #64
    gravatar

    Tuhan-tuhan yang berbentuk pikiran, yang berpola angan-angan, bermain dengan khayal serta diaduk dengan kecerdasan Anda dalam mengafal Ayat2 AlQur’an.. sekali lagi itulah Tuhan-tuhan yang Anda sembah.. yang Anda agung-agungkan..

  65. #65
    gravatar

    apalagi yang sudah mahir berdalil…..!!! belum mengenal Allah SWT….!! biasanya dia yang paling gencar untuk berdebat….!!!!

  66. #66
    gravatar

    terlebih lagi yang mencantumkan email segala diakhir komentar…!!!

  67. #67
    gravatar

    menyembah Tuhan bukan pakai akal…!! bukan dengan kecerdasan pikir…!!!… bagaimana mungkin memahami suatu hal… melepaskan kecerdasannya saja ORA GELEM…!!

  68. #68
    gravatar

    periksa tuh kepandaian Anda-Anda yang masih muter-muter… jangan merasa pinter… ga usah kasih dalil2 atau referensi- refensi … kalau cuma kpingin dianggap pinter.. wong situh bisa ngasih penjelasan cuma baru “KATANYA”……..Kata buku ini, kata buku itu, kata surat ini ayat segini.. ayat segituh… iya kan?? bisanya cuma sekedar itukan??????????????????????????

  69. #69
    gravatar

    ancuukkkkk kabeh………………….
    al qur’an kok buwat mainan…………….
    al qur’an gak usah di perdebatkan!!!!!
    al qur’an sudah benerrrrrrrrrrrrrr..!!!!!!
    mari kita belajar lebih dalam lagi………
    mesti yg disin pada gak ikut liqo’ ya??????????
    PAAAAYYYYYYYAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHH KABEEEEEEEEEEEHH!!!SEMMMMMUAAAA

  70. #70
    gravatar

    ALLAH HU AKBARALLAH HU AKBARALLAH HU AKBARALLAH HU AKBARALLAH HU AKBARALLAH HU AKBAR

  71. #71
    gravatar

    salaam,

    cuma orang yang pengecut yang beraninya koar-koar nggak karuan trus nyembunyiin alamat emailnya.

  72. #72
    gravatar

    peace for all human

    Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW memang banyak mengandung misteri.Bahkan misteri terbesar yaitu lokasi Al-Aqsha hingga kini sebenarnya masih belum terpecahkan.Adapun lokasi yang saat ini diduga menjadi tempat dimana Nabi Muhammad SAW bermi’raj ke langit 7 adalah lokasi yang tidak ditunjukkan secara pasti oleh Nabi Muhammad SAW.

    Tetapi kalau saya boleh berkomentar , mungkinkah Al-Aqsha itu sebenarnya bukanlah di tanah Syam ?.Mungkinkah Al-Aqsha itu sebenarnya adalah Indonesia?.Hanya Allah yang tahu.

    komentar selengkapnya : http://adhiyan318.wordpress.com/2008/01/24/indonesia-al-aqsha-yang-disucikan/

  73. #73
    gravatar

    islam tuch wis sampurno! adapun apa2 yg ditiggalin Kanjeng Rasullulloh tersebut (situs2) merupakan lambang2 yg seharusnya dipikirkan apa mksdnya n bgmn bs jd begitoh! kuncinya cm ada dlm Holly Qur’an, tp ya meskipun ulama2 manapun skrg ini ora nyandak kae O’! sbk karo perut te deweq!

  74. #74
    gravatar

    SEMUA ITU KEMBALI PADA KEYAKINAN KITA AKAN BENARNYA ISLAM YANG DI BAWA OLEH ROSUL KITA,KEPADA ORANG KAFIR,YAHUDI,ATAUPUN KALO GA YAKIN JNGN SUKA BERKOAR YANG GA GA DEH…….

  75. #75
    gravatar

    [...] spirit/religi. Anda dapat mengikuti respon semua catatan melalui RSS 2.0 feed. Anda dapat menulis komentar atau menulis trackback di situs anda [...]

  76. #76
    gravatar

    Nih gua kasih komentar…Pada jamannya Kanjeng nabi Besar Muhammad SAW pasti diberikan keistimewaan apalagi saat Nabi menerima atau sedang menjalani proses kenabiannya, apalagi jika ALLAH sudah berkehendak tidak ada yang susah semua kecil karena Muhammad memang sudah ditunjuk oleh ALLAH sebagai UtusanNya, amien…Lah wong Mahluk pertama yang di cipta ALLAH itu Nur Muhammad Kok ujudnya belum ada Nurnya sudah ada duluan, its OK jika sampian kepingin mengalami perjalanan secepat cahaya, gampang Silahkan mencari orang yang punya kantong macan sampian bisa mbonceng mau niat kemana aja sampe karena benda tersebut bisa menembus ruang dimensi baik silam maupun yang akan datang itu jaman sekarang, pasti gak percaya, lah wong jaman Nabi aja pada gak percaya, lalu kapan sampian pada punya agama sedangkan agama itu harus selalu dengan keyakinan dan kepercayaan, sampai saat inipun masih banyak hal yang gaib, maka belajarlah pada orang yang, paham bijaksana dan mengerti serta amanah, jangan kepada
    orang pinter karena banyak orang pinter pada minterin hehehehe…..kembalikanlah semua kepada ALLAH karena semua terjadi tidak luput atas KehendakNya amien ya Robal Alamin

  77. #77
    gravatar

    Untuk teman2 yang komentar di blog ini, hati dengan orang JIL (Jaringan Iblis Laknatullah di situs ini, saya tidak sudi menyebutnya dengan “Jaringan Islam Liberal”) yang juga merupakan antek Zionis dibayar.

    Tak pantas berdebat dengan orang-orang seperti ini di dunia maya, ajak saja mereka diskusi di dunia nyata, pasti mereka gak akan ladeni..alias sudah takut duluan. Tak usahlah meladeni mereka bikin capek saja…anggap saja batu!!

    Tapi qta sebagai umat Islam tak boleh lengah dengan cara2 mereka merusak Islam dari dalam. Teruskanlah berdakwah dengan anak2, teman, saudara, tetangga, pejabat negara, dan jangan lupa doakan orang2 yang merusak agama Islam ini (baca JIL) cepat mendapatkan hidayah dari Alloh SWT. Semoga naungan cahaya Islam ini kelak akan menyinari bumi ini.

    Cukup Alloh SWT, Al Qur’an dan Sunnah saja yang menjadi panduan.

    Camkan!! TAK PERLU BERDEBAT DENGAN ORANG2 JIL!! AJAK MEREKA KE DUNIA NYATA..!

    Tetap ikhlas dan semangat!! Allohu Akbar!!

  78. #78
    gravatar

    semoga kita semua selalu mendapat rahmat dan syafaat dari Allah SWT … amin.
    ^0^

  79. #79
    gravatar

    bagus sekali lengkap

  80. #80
    gravatar

    [...] http://yulian.firdaus.or.id/2005/08/30/isra-miraj/comment-page-4/#comment-336435 [...]

  81. #81
    gravatar

    Jika ingin membuktikan bahwa Isra’ Mi’raj itu benar2 ada… lakukanlah, kerjakanlah apa2 yang telah dilakukan oleh Muhamad SAW sebelum Dianya mendapatkan Isra’ Mi’raj yang diberikan oleh ALLAH SWT kepada Muhamad SAW…. Jika anda PIKIR dan sudah MERASA bahwa apa yang dilakukan, dikerjakan oleh Muhamad SAW sudah anda kerjakan semuanya tetapi anda tidak mendapatkan Isra’ Mi’raj atau didatangi oleh Jibril AS, berarti apa yang anda lakukan belumlah sama seperti yang dilakukan oleh Muhamad SAW….
    Al Quran Surat Al Kahfi- 17: Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya

  82. #82
    gravatar

    Perlu diingat bahwa kiblat atau baitulloh itu ada 5. Baitulloh adalah tempat turunnya kitab suci. Lima kiblat itu adalah kabah di Mekah, baitul atiq, batul makmur, baitul maqdis dan baitul aqobah. Kabah atau kiblat atau baituloh diciptakan ALLOH dari nur illah, cahaya araz illah itu turun ke bumi dan diciptakanlah kabah seperti sekarang ini yang di Mekah. Jadi kabah langsung diciptakan dari cahaya atau nur illah, hampir sama dengan mahluk yang bernama malaikat yang diciptakan dari cahaya, sedangkan manusia asalnya diciptakan dari tanah (Kisah nabi ADAM as. manusia pertama). Nur illah itu diibaratkan sisa cukur rambut atau kuku pada manusia, jadi nur illah itu cahaya di atas cahaya; bukan kuku bukan juga rambut, bila kita memandangnya akan silau dan tak kuat melihat nur illah itu dengan mata yang berdosa, durhaka, salah atau beraib, harus suci dan disucikan baru mampu melihat nur illah.

  83. #83
    gravatar

    Yang saya ketahui bahwa ayat-ayat isra mi’raj itu bentuk cerita, yaitu ALLOH menceritakan hamba pilihan dan utusan-Nya; MUHAMMAD untuk isra mi’raj. Jadi sangat susah bagi kita umatnya untuk melakukan isra mi’raj tetapi harus diimani dan diyakini karena firman dan wahyu datangnya dari ALLOH bukan buatan MUHAMMAD. Nanti setelah kiamat dunia baik langit maupun bumi hanya berupa anai-anai atau seperti titik-titik sebesar ramput dan hampa udara, hanya orang yang beriman yangan akan cepat dihidupkan dan diturunkan cahaya surga berupa istana turun ke sekitar jasadnya yang melayang-layang dan ia pun bisa masuk istana itu, maka istana itu pun akan membawa terbang dan kembali ke tepatnya di surga ALLOH azza wazzala.

  84. #84
    gravatar

    Jadi yang saya ketahui bahwa isra MUHAMMAD dengan burog, mi’raj MUHAMMAD melalui cahaya langit yang turun ke bumi, jadi bukan nuklir (cahaya langit) yang bisa menghancurkan bumi dan isinya, sedangkan ISA diselamatkan ALLOH yang saya ketahui dengan nur illah yaitu araz cahaya illah yang turun ke bumi dan diselamatkannya ISA ke langit ke-7. Waktu itu ISA bersembunyi di dalam baitulloh, karena surat al-kafirun belum diturunkan sedangkan ALLOH tetap membuka jejak orang kafir. Dan ALLOH pun telah menyelematkan beliau ke langit ke-7. Maha Besar ALLOH dengan segala kekuasaan-Nya.

  85. #85
    gravatar

    Pengen tahu solusi’y? klwr di jalan Allah 4 bulan trus itiqomah, kalo amalannya okey, do’a insaAllah ma’bul.,,, yang mw hancurin do’ain supaya dapat hidayah dari Allah,…dont worry..klo yg mw hancurin masjid al- Aqsa ngeyel mrk akan hancur duluan. Allah yg mencipta kita semua nich , cuma bilang, “kun” masuk kubur smw mereka,… gitu aja kok report,…mly krang do’a ma Allah, “ya Allah berangkatkan aku keluar di jalan-Mu 4 bulan, amin”..gtu…Klo di ajak klwr,…jngn bilang “aku belum mampu”, jangan!…Emang kita nich smw d’bwt gak mampu, bwt jalani agama,,,Lahaula walaquwatta ilabilla…gto,….gk mampu kan? Soo minta dimampukan ma Allah,…insyaAllah…

  86. #86
    gravatar

    Maaf, saya jg ikut koment dikit walaupun sy jg kurang mendalam sekali tntang ilmu agama islam.
    klu sy pribadi,, klu kita terlalu banyak mengartikan arti dr Alqur’an dgn bahasa indonesia yg sering di tambahkan akan membuat kita bingung sendiri, Dalam bahasa ALQUR’AN sendiri tdk pernah menyebutkan mesjid AlAqsa itu berada di palestina yg sekarang di rebutkan,, bahasa ALQUR’AN cuma nyebutin MINAL MASJIDIL HARAM ILAL MASJIDIL AQSA,,, adakah loksi mesjid di sebutkan,,? jd jgn terlalu banyak di debatkan nnti kita menjadi golongan orng2 kafir. Tdk prnah yakin dengan kebesaran ALLAH SWT. (naudzubillahimindzaalik…) jd tolong menangartikan bahasa dlm Alqur’an hrs pas2, jangan terlalu banyak menambahkan bahsa kita di dalam bahasa Alqur’an, Fahamilah surat Al Isra ayat 1,setiap malam kita manusia sering melakukan Isra Mi’raj (org dewasa) Cari lah Isra Mi’raj di diri kita masing2, Insya ALLAH mudah2an kita mendapat petunjuk dari ALLAH.. amin

  87. #87
    gravatar

    No CoMent symah org awam ikut yg bener ajalah daripd berebut pepesan kosong… Malah tambah lieurrrrr.com

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.