Bimasakti Tidak Hanya Spiral
Jumat, 19 Agustus 2005M
14 Rajab 1426H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia

Dentuman Besar atau Big Bang adalah salah satu materi mata pelajaran sewaktu duduk di kolong bangku SMP, dengan buku teks wajibnya yaitu “Bumi dan Antariksa”. Sebuah materi rumit yang harus ditelan mentah-mentah saat itu, entah kenapa kurikulum Dikbud saat itu sangat tinggi sehingga sulit dikejar oleh sel-sel otak yang lebih banyak melirik trend Oshin, tali sepatu warna-warni, musik disko, musik cadas buat belajar main gitar, dan lain-lainnya. Entah kurikulum Diknas seperti apa sekarang ini.
Sejak saat itu saya kenal bahwa bumi ini ada di sebuah galaksi yang merupakan himpunan dalam segala himpunan, dalam teori matematika dasar yang disebut sebagai semesta atau universe. Galaksi itu disebut Bimasakti, Kabut Susu atau Milky Way yang berbentuk spiral, katanya.
Di SMA tidak ada lanjutan mata pelajaran tersebut, tapi melalui mata pelajaran Fisika, Kimia dan Geografi teori-teori pendukung cerita di atas disampaikan, seperti konsep atom, spektrum cahaya, gravitasi Newton, hingga relativitas Einstein. Semuanya berakhir sama, harus ditelan mentah-mentah oleh kapasitas otak murid masing-masing, bahkan punya minat pun sulit untuk mengerti.
Penjelasan-penjelasan mata pelajaran di atas baru lebih mudah dicerna ketika membaca buku-bukunya Harun Yahya yang dipaparkan dengan tujuan untuk mengerti sebab dan akibat yang terjadi, seperti mengapa teori Big Bang lahir, sebab dan akibat anomali air, mengapa bumi harus berputar dan lain sebagainya.

Hasil penelitian terakhir menyampaikan sebuah temuan bahwa galaksi Bimasakti tempat Bumi berada tidak hanya berbentuk spiral saja, melainkan juga memiliki batang pada intinya (terlihat seperti gagang) yang disebut Barred Spiral Galaxy, sedangkan bentuk spiral murni disebut Spiral Galaxy. Inti galaksi diyakini adalah sebuah Lubang Hitam atau Black Hole yang berjenis Supermassive Black Hole.
Dari berita Slashdot inti galaksi Bimasakti juga terdapat konstelasi bintang tua dan bintang merah yang panjangnya 27.000 tahun cahaya (satu tahun cahaya adalah 10 trilyun kilometer). Lengan spiral galaksi terisi oleh sistem-sistem seperti halnya Tata Surya, ada yang berbentuk cincin konsentris yang dikenal dengan sebutan Halo, atau konsentris bulat bola, spherical. Radius Diameter galaksi adalah sekitar 100.000 tahun cahaya dan Bumi berada pada jarak 26.000 tahun cahaya dari inti galaksi.
Hasil temuan batang tersebut akan dipublikasikan resmi dalam Astrophysical Journal Letters.

Dalam dunia sains fiksi Star Trek, galaksi Bimasakti dibagi empat wilayah yang disebut kuadran, kuadran Alpha, Beta, Delta dan Gamma. Dalam seri Voyager, kapal perang Voyager terlempar dari kuadran Alpha ke kuadran Delta yang jika ditempuh dengan kecepatan warp maksimum (skala 1-10, kecepatan teoritis di atas kecepatan cahaya dengan skala 10 seperti halnya dalam kecepatan cahaya adalah batas yang tak mungkin dicapai) dibutuhkan waktu 75 tahun untuk kembali ke Bumi. Dalam seri lain yaitu Deep Space Nine adalah sebuah stasiun yang mengamankan wilayah Lubang Cacing atau Wormhole yang bisa memperpendek jarak dari kuadran Gamma ke kuadran Alpha.
Popularity: 36% [?]
Jumat, 19 Agustus 2005 @ 16:40
Safari 412 Mac OS X
Safari 412 Mac OS X
Jay… kalo berasal universe berasal dari bigbang, .. maka harusnya di lokasi yang dulunya terjadi bigbang itu sekarang harusnya hampa donk?
Kan buyar semua, pada nyebar…
Jumat, 19 Agustus 2005 @ 16:51
Mozilla Firefox 1.0.6 Gentoo Linux
Mozilla Firefox 1.0.6 Gentoo Linux
salah kalimat, maksudnya galaksi hanyalah himpunan kecil dari sebuah himpunan –yang di luar jangkauan akal budi manusia– yaitu semesta atau universe.
sering kita dengar 7 lapisan langit, yang kebayang adalah revolusi bumi mengelilingi matahari (langit 1), revolusi tatasurya mengelilingi Bimasakti (langit 2) dst. Wallaahu’alam.
teori bigbang adalah seperti blackhole meledak, hingga sekarang, bintang semakin menjauh dll (alam raya mengembang, tidak statis)
Jumat, 19 Agustus 2005 @ 17:14
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows 2000
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows 2000
pas sekali buatku mas jay, thanks
baru baca lagi bukunya harun yahya, membantu kita memahami alam semesta ini
dan tambah semangat memandang *science found God*
*dunia tidak terbentuk dengan ketidak sengajaan, karena sudah dirancang dan dibuat secara maha cerdas*
Jumat, 19 Agustus 2005 @ 21:41
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Jay menulis:
“…Radius galaksi adalah sekitar 100.000 tahun cahaya dan Bumi berada pada jarak 26.000 tahun cahaya dari inti galaksi…”
Boleh saya tahu referensinya, Jay? Menurut text book astronomi, Bumi dan keluarga matahari lainnya ada di sekitar pinggiran galaksi Bimasakti, sekitar 40.000 cahaya dari pusat galaksi. Karena diameter galaksi bimasakti sekitar 100.000 thn cahaya, berarti radiusnya sekitar 50.000 thn cahaya. Kalau letak bumi 26.000 cahaya dari pusat galaksi, apa itu tidak terlalu ke tengah?
Jumat, 19 Agustus 2005 @ 21:56
Mozilla Firefox 1.0.6 Gentoo Linux
Mozilla Firefox 1.0.6 Gentoo Linux
#4: ups, iya salah mikir, 100.000 tahun cahaya maksudnya diameter galaksi, bukan radius galaksi. thanks atas koreksi.
beritanya dari Space.com
Minggu, 21 Agustus 2005 @ 3:25
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
punya referensi ttg blackhole ga bang jay? me pernah baca salah satu literatur yang sez kalo tuw adalah gate to another dimension, ( disitu juga ditulis salah satu contoh blackhole adalah segitiga bermuda ) bener atao ga referensi ini me ga taw, me sendiri lupa tuw artikel dimuat dikoran ato tabloid apaan.
rgrds,
Minggu, 21 Agustus 2005 @ 3:42
Mozilla Firefox 1.0.6 Gentoo Linux
Mozilla Firefox 1.0.6 Gentoo Linux
#6: bing bang, milky way, barred spiral galaxy, spiral galaxy, black hole, supermassive blackhole dan wormhole yang saya tulis di atas semuanya diformat sebagai link ke sebuah URL, coba aja baca dulu itu.
Senin, 22 Agustus 2005 @ 15:12
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
hayah…
secara didats itu anak STM, jadi ya ndak ngerti gini2an…
tapi inpormasinya keren…!
Rabu, 24 Agustus 2005 @ 8:55
Safari 412 Mac OS X
Safari 412 Mac OS X
2# nyambung dari sebelmunya …
Jay, aku baca dari bukunya Agus Mustofa,
Ada pendekatan lain dari 7 lapisan langit, menurut sebuah sumber 7 lapisan langit itu lebih mirip 7 lapisan dimensi. Karena dimensi kita ini dimensi ke 3 dan kita berada di langit ke 1 maka langit ke 7 adalah dimensi ke 9. Analogi dari dimensi 1 sampe 3 dimana dimensi 3 itu lebih ‘luas’ dari dimensi 2, dan dimensi 2 lebih ‘luas’ dari dimensi 1.
Penggunaan kata ‘langit’ adalah disebabkan belum dikenal luasnya konteks dimensi pada masa itu. Dimana konteks langit berarti ‘tempat yang lebih tinggi’, sebuah pendekatan dari ‘dimensi yang lebih tinggi’ .
Eh ngomong-ngomong saya juga dapet banyak pemahaman baru dari cd-cd dan bukunya Harun Yahya….
Salut sama beliau
Kamis, 8 September 2005 @ 19:18
Mozilla Firefox 1.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.6 Windows XP
galaxi magelan, galaxi andromeda…..apa lagi ya
Senin, 19 September 2005 @ 19:54
Internet Explorer 6.0 Windows 98
Internet Explorer 6.0 Windows 98
dari dulu, saya selalu bingung. ruang hampa udara itu dimensinya apa ya? L? M? T? I? trs ruang hampa itu berupa materi ato nda? klo materi harusnya bermassa dong? klo materi, bisa diukur dong?
Selasa, 27 September 2005 @ 16:17
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
#4 #5: Data visual yang ditangkap (mungkin by teleskop?) tentang kondisi visual inti galaksi Bimasakti, berarti datanya udah kadaluarsa dong? karena itu data 26.000/40.000 )* tahun yang lalu (sesuai jarak jangkau cahaya dari bumi ke inti galaksi).
)* 26.000 thn cahaya menurut Jay
40.000 thn cahaya menurut Dhani
Ma’ap kalo ada yang salah ;p
Minggu, 27 November 2005 @ 7:31
Mozilla Firefox 1.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.6 Windows XP
apakah yg anda nyatakan itu benar?>
Jumat, 20 Januari 2006 @ 14:31
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
potongan-potongan dari http://www.seds.org/messier/more/mw.html
As a galaxy, the Milky Way is actually a giant, as its mass is probably between 750 billion and one trillion solar masses, and its diameter is about 100, 000 light years. Radio …….. dst
Our solar system is thus situated within the outer regions of this galaxy, well within the disk and only about 20 light years “above” the equatorial symmetry plane (to the direction of the Galactic North Pole, see below), but about 28, 000 light years from the Galactic Center. Therefore, the Milky Way shows up as luminous band spanning all around the sky along this symmetry plane, which is also called the “Galactic Equator”. Its center lies in the direction of the ……dst
Rabu, 25 Januari 2006 @ 17:14
Mozilla Firefox 1.0 Ubuntu Linux
Mozilla Firefox 1.0 Ubuntu Linux
hebattttttttttttt bisa terbang
aq suka antariksa deh
kembangin terus penelitian yo!!!
Senin, 30 Januari 2006 @ 17:13
WordPress MU
WordPress MU
[...] [...]
Rabu, 1 Februari 2006 @ 16:02
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
kalo aku, gak bakal bahas tentang big bang itu sendiri. tapi dikatakan bahwa terjadinya big bang adalah karen adanya pemanasan akibat gesekan. yang jadi masalah:
GESEKAN DENGAN APA?
kalo menurut aku, alam semesta itugak cuma satu. tapi banyak. salah satunhya alam semesta kita. bukan galaksi lho ya. alam semesta.
Jumat, 3 Februari 2006 @ 17:37
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Subhanallah, … Allahu Akbar, ….
“Seseungguhnya itu adalah tanda2 kebesarannNya, bagi orang – orang yang berpikir” Firman Allah Swt.
Dalam Galaksi Bimasakti terdapat banyak sekali bintang – bintang, … wow yess ternyata ada lagi Galaksi, seperti Andromeda juga magelan juga yang lain, … waduh kok banyak sekali galaksi yah, … semuanya berputar melawan arah arum jam, (thawaf), Subhanallah, … subhanallah, …. ternyata kumpulan Galaksi ini namanya cluster lho, … dan Ya ampun, ya ampun, ya ampun Allahu Akbar ternyata juga bukan ada satu cluster itu, …. cluster juga ada banyak lho, … semuanya berthawaf, …
http://www.harunyahya.ru/images/zolotoye_secheniye/galaksi.jpg klik ini dech, …
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”
“Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang”
==Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan==
surat ar rahman ayat 37 & 38
“Maha benar Allah dengan segala firmanNya”
Konon semuanya bertasbih memuji nama Allah, namun kita tidak mengetahui tasbihnya, …. itu adalah tasbihnya makrokosmos, … dan ini adalah tasbihnya mikrokosmos, … bukankah didalam batu, buku, kursi tempat kita dduk terdiri dari atom, … yang mengelilingi inti atom, … Subhanallah, …. dan thawaf yang nyata adalah thawafnya kita di dalam kabah. Subhanallah. kebayang ga?
Berdiri
ruku
2 kali sujud itu 360 derajat, yang artinya membentuk lingkaran, …
Subhanallah, … ternyata saya shalat walaupun tidak berjamaah di masjid akan tetapi saya berjamaah dengan bulan yang mengelilingi bumi, bumi mengelilingi matahari, kumpulan matahari yang mengelilingi pusat orbit yang namanya galaksi, galaksi yang mengelilingi pusat galaksi, dan lagi, … dan lagi, … Subhanallah, …
Maka sujudlah engkau, … meminta ampunanNYA, …
Maka berputarlah kita mengelilingi Allah, … sifat2 Allah Asmaul Husna, …
Zakatkan sifat2 itu, … keluarkanlah sifat2 itu, … kasihanilah sesama karena sesungguhnya itu adalah suara hati yang paling dalam, …
“Sesungguhnya aku tiupkan ruhKU dalam dirimu, …”
“Sesungguhnya engaku adalah berasal dari nutfah, air mani yang hina dina, … tapi setelah kau kupinjami raga, badan itu, … mengapa engkau menjadi penantang yang nyata”
Rabu, 1 Maret 2006 @ 17:44
Opera 8.50 Windows 2000
Opera 8.50 Windows 2000
seru banget tuh bahasanya. Tapi bener ga seh yg mas bilang. Soal nya khan ga semua yg lo denger itu bener…
Selasa, 25 April 2006 @ 11:19
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
beri tau lebih banyak donk
Senin, 15 Mei 2006 @ 11:25
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Paradigma Holographic
Subjektifitas Firasat
Memaknai sebuah firasat terkadang jauh lebih sulit ketimbang memahaminya setelah sebuah/atau serangkaian peristiwa terjadi. Seringkali kita secara aneh mengalami perasaan/kondisi yang membuat kita melakukan atau membatalkan serangkaian kegiatan baik yang telah maupun belum sama sekali direncanakan.
[selanjutnya dihapus karena sekadar copy paste dari http://blog.doeljoni.sysadmin.or.id/2005/10/17/firasat-sebuah-opini/ -- Jay]
Minggu, 21 Mei 2006 @ 9:44
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Saya kok …agak bingung yaa…. lah wong katanya kita hidup di bumi yg kecil ini termasuk dlm tatasurya, trus tatasurya yg ada 9planet+matahari itu adalah bagian kecil dari sebuah galaxy….nah yang membuat bingung yaiku siapa yg moto/mengambil gambar kumpulan-kumpulan galaxy itu….. apa ini cuma angan2 aja? lah wong pesawat ulang aling kita hanya bisa sampai bulan, kan belum ada yang mampu sampai ke pluto? logikanya yang ambil foto galaxi2 tersebut adalah yang keluar diluar galaxy2 tersebut kan? Masak kita mau memfoto bentuk utuh rumah kita dari dalam rumah? logikanya ya kita harus keluar rumah toh?
Selasa, 23 Mei 2006 @ 22:21
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
aq lagi nyari` bahan about galaksi, ups langit dan kawan2nya. ada situs yang lain gak jay…?
Kamis, 15 Juni 2006 @ 7:01
Mozilla Firefox 1.5.0.1 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.1 Windows XP
Mau Spiral apa nggak, yang pasti hanya Tuhan lah yang tau
Kamis, 29 Juni 2006 @ 9:10
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Asal mula alam semesta digambarkan dalam Al Qur’an pada ayat berikut:
“Dialah pencipta langit dan bumi.” (Al Qur’an, 6:101)
Keterangan yang diberikan Al Qur’an ini bersesuaian penuh dengan penemuan ilmu pengetahuan masa kini. Kesimpulan yang didapat astrofisika saat ini adalah bahwa keseluruhan alam semesta, beserta dimensi materi dan waktu, muncul menjadi ada sebagai hasil dari suatu ledakan raksasa yang tejadi dalam sekejap. Peristiwa ini, yang dikenal dengan “Big Bang”, membentuk keseluruhan alam semesta sekitar 15 milyar tahun lalu. Jagat raya tercipta dari suatu ketiadaan sebagai hasil dari ledakan satu titik tunggal. Kalangan ilmuwan modern menyetujui bahwa Big Bang merupakan satu-satunya penjelasan masuk akal dan yang dapat dibuktikan mengenai asal mula alam semesta dan bagaimana alam semesta muncul menjadi ada.
Sebelum Big Bang, tak ada yang disebut sebagai materi. Dari kondisi ketiadaan, di mana materi, energi, bahkan waktu belumlah ada, dan yang hanya mampu diartikan secara metafisik, terciptalah materi, energi, dan waktu. Fakta ini, yang baru saja ditemukan ahli fisika modern, diberitakan kepada kita dalam Al Qur’an 1.400 tahun lalu.
Sensor sangat peka pada satelit ruang angkasa COBE yang diluncurkan NASA pada tahun 1992 berhasil menangkap sisa-sisa radiasi ledakan Big Bang. Penemuan ini merupakan bukti terjadinya peristiwa Big Bang, yang merupakan penjelasan ilmiah bagi fakta bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan.
sumber: http://www.harunyahya.com/indo/
Kamis, 29 Juni 2006 @ 9:31
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.
Tapi ada perkecualian; Al Qur’an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:
“Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 22:47)
“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 32:5)
“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.” (Al Qur’an, 70:4)
Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:
“Allah bertanya: ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab: ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.’ Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui’.” (Al Qur’an, 23:122-114)
Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur’an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur’an adalah Kitab Suci.
sumber: http://www.harunyahya.com/indo/
Kamis, 29 Juni 2006 @ 12:00
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
atkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)
Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:
“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)
Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur’an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.
Sebagaimana komet-komet lain di alam raya, komet Halley, sebagaimana terlihat di atas, juga bergerak mengikuti orbit atau garis edarnya yang telah ditetapkan. Komet ini memiliki garis edar khusus dan bergerak mengikuti garis edar ini secara harmonis bersama-sama dengan benda-benda langit lainnya.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini, dinyatakan dalam Al Qur’an sebagai berikut:
“Demi langit yang mempunyai jalan-jalan.” (Al Qur’an, 51:7)
Terdapat sekitar 200 milyar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet, dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti. Selama jutaan tahun, masing-masing seolah “berenang” sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu, sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya. Semua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang, dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, Pencipta seluruh sekalian alam.
Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain, atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan, telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.
Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Qur’an diturunkan, manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer, tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya, saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa “dipenuhi lintasan dan garis edar” sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi, hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Qur’an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur’an adalah firman Allah.
Kamis, 29 Juni 2006 @ 12:40
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Satu ayat lagi tentang penciptaan langit adalah sebagaimana berikut:
“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (Al Qur’an, 21:30)
Kata “ratq” yang di sini diterjemahkan sebagai “suatu yang padu” digunakan untuk merujuk pada dua zat berbeda yang membentuk suatu kesatuan. Ungkapan “Kami pisahkan antara keduanya” adalah terjemahan kata Arab “fataqa”, dan bermakna bahwa sesuatu muncul menjadi ada melalui peristiwa pemisahan atau pemecahan struktur dari “ratq”. Perkecambahan biji dan munculnya tunas dari dalam tanah adalah salah satu peristiwa yang diungkapkan dengan menggunakan kata ini.
Marilah kita kaji ayat ini kembali berdasarkan pengetahuan ini. Dalam ayat tersebut, langit dan bumi adalah subyek dari kata sifat “fatq”. Keduanya lalu terpisah (“fataqa”) satu sama lain. Menariknya, ketika mengingat kembali tahap-tahap awal peristiwa Big Bang, kita pahami bahwa satu titik tunggal berisi seluruh materi di alam semesta. Dengan kata lain, segala sesuatu, termasuk “langit dan bumi” yang saat itu belumlah diciptakan, juga terkandung dalam titik tunggal yang masih berada pada keadaan “ratq” ini. Titik tunggal ini meledak sangat dahsyat, sehingga menyebabkan materi-materi yang dikandungnya untuk “fataqa” (terpisah), dan dalam rangkaian peristiwa tersebut, bangunan dan tatanan keseluruhan alam semesta terbentuk.
Ketika kita bandingkan penjelasan ayat tersebut dengan berbagai penemuan ilmiah, akan kita pahami bahwa keduanya benar-benar bersesuaian satu sama lain. Yang sungguh menarik lagi, penemuan-penemuan ini belumlah terjadi sebelum abad ke-20.
Sumber: http://www.harunyahya.com/indo/
Rabu, 5 Juli 2006 @ 14:03
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Jika bintang-bintang beserta isi-isinya merupakan partikel-partikel (materi)yang ter/di letakan/ di/ter hamparkan pada “ruang hampa”. Jadi Ruang hampa itu apakah?. Kedua menurut diktum hukum kekekalan energy (baik berupa suara, cahaya, roh, dsbg. Semua itu pada hakekatnya adalah energy dan perubahan bentuknya). Perubahan bentuk energy tentunya tidak berpengaruh terhadap jumlah/kwantitas energi. Dapatkah ruang hampa itu dianalogikan sebagai wadah dari energy berikut perubahan-perubahannya. Sejauh mana logika wadah tersebut?. Zat apa wadah tersebut? Pada dimensi apa wadah tersebut dapat dipahami?. Ada apa lagi kemudian di luar wadah (ruang hampa) tersebut?. Berenergykah wadah tersebut?
Jumat, 7 Juli 2006 @ 16:55
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Misteri Alam Semesta Terbesar Saat Ini
Oleh: Chatief Kunjaya
Belum lagi orang bisa memecahkan misteri tentang materi gelap (dark matter) alam semesta, sekarang ditemukan fenomena yang lebih muskil lagi, yaitu dark energy (energi gelap).
Apa itu dark matter? Apa itu dark energy? Harap tidak keliru diartikan sebagai kuasa kegelapan tempat berkuasanya drakula, hantu, dan lain-lain. Dark energy yang dibahas di sini adalah masalah ilmu pengetahuan alam.
Para astronom bisa mengamati benda-benda langit, seperti bintang dan galaksi, karena benda-benda itu memancarkan cahaya. Benda-benda langit yang menghasilkan cahaya itu dikategorikan sebagai materi terang. Ada benda-benda langit lain yang tidak memancarkan cahaya, seperti lubang hitam (black hole), bintang katai gelap, dan awan gas antarbintang.
Benda-benda gelap itu memang sulit diamati karena tidak langsung memancarkan gelombang yang dapat dideteksi oleh manusia. Kadang-kadang keberadaannya diketahui secara tidak langsung.
Sebagai contoh, keberadaan awan gas antarbintang diketahui dari serapan cahaya bintang di belakang awan itu. Kalau di belakangnya tidak ada bintang, tentu awan antarbintang itu tidak akan terdeteksi.
Contoh lain, sumber sinar-X, Cygnus X-1, diyakini sebagai lubang hitam, bukan karena kelihatan, tetapi karena beberapa fakta mendukung keyakinan itu. Di dekat lubang hitam itu ada sebuah bintang yang sedang diisap oleh lubang hitam itu. Materi yang mengalir dari bintang ke lubang hitam itu memancarkan sinar-X yang kuat. Dari pengamatan sinar-X itulah diyakini ada lubang hitam di sana. Lubang hitam yang berkelana sendirian di angkasa luar, jauh dari benda-benda lain, sulit terdeteksi keberadaannya.
Pengetahuan tentang materi gelap masih terus berkembang. Sekarang bahkan para ahli menduga bahwa kontributor terbesar dark mater adalah WIMP (weakly interacting massive particle) atau partikel bermassa besar tetapi hampir tidak berinteraksi dengan partikel lain.
Materi gelap seperti WIMP ini diduga memberikan kontribusi 25-30 persen dari massa alam semesta. Bintang-bintang hanya 0, 5 persen. Lalu, yang sebagian besar apa? Hasil pengamatan menjurus ke arah dark energy.
Mekanisme
Apa itu dark energy? Bagaimana mekanisme pembentukannya? Apa hubungannya dengan materi biasa? Hukum fisika apa yang berlaku padanya? Berbagai pertanyaan mendasar itu sampai sekarang belum ditemukan jawabannya dengan pasti. Hanya sifatnya yang berlawanan dengan gravitasi yang diketahui. Kalau gravitasi bersifat tarik-menarik, energi gelap dihasilkan oleh sesuatu yang bersifat tolak-menolak (repulsive).
Bayangkan, misalnya, kalau gaya antara kita dengan Bumi tiba-tiba berubah menjadi bersifat tolak-menolak, maka kita akan terlontar ke angkasa, makin lama makin jauh dari Bumi. Mana mungkin kita bisa hidup, mengerikan bukan?
Bagaimana para ilmuwan mengetahui bahwa dark energy itu ada kalau tidak tahu apa penyebabnya? Keberadaan dark energy diketahui dari pengamatan supernova yang terjadi di galaksi-galaksi yang jauh. Sebagaimana kita ketahui, di dalam sebuah galaksi terdapat banyak sekali bintang, bisa mencapai ratusan miliar jumlahnya.
Pada saat terjadi supernova, salah satu bintang di dalam galaksi itu meledak. Demikian dahsyatnya supernova sehingga bintang yang meledak itu tampak jauh lebih cemerlang daripada bintang-bintang lain. Kadang-kadang supernova malah lebih cemerlang daripada jumlah kecemerlangan semua bintang di galaksi induknya.
Supernova adalah ledakan mahadahsyat yang menandai berakhirnya riwayat sebuah bintang bermassa besar. Energi total yang dipancarkan oleh supernova dalam beberapa detik bisa setara dengan pancaran energi sebuah bintang dalam kurun waktu jutaan hingga miliaran tahun.
Output energi supernova jenis tertentu dapat dihitung para astronom berdasarkan sifat-sifat pancaran radiasinya. Supernova-supernova itu ternyata tampak lebih redup daripada yang diperhitungkan secara teoretis.
Jarak jauh
Orang mungkin bisa mengatakan, jaraknya yang jauh itu membuat supernova tampak redup. Namun, meskipun para astronom sudah memasukkan faktor jarak itu ke dalam perhitungan, tetap tidak cukup untuk membuat supernova tampak seredup yang diamati. Berbagai kemungkinan penjelasan sudah dicoba, tetapi hanya pada keberadaan dark energy masih terbuka kemungkinan penjelasan mengapa supernova-supernova itu begitu redup.
Penjelasannya adalah bahwa supernova itu bergerak menjauh dipercepat, artinya galaksi induknya juga menjauh dipercepat. Bahwa galaksi-galaksi bergerak saling menjauh umumnya disepakati oleh para astronom karena fakta pengamatan menunjukkan demikian.
Menurut hukum gravitasi Newton, gerakan saling menjauh itu haruslah melambat karena adanya gaya tarik-menarik antarbenda di dalam alam semesta. Sama seperti batu yang dilemparkan vertikal ke atas, geraknya makin lama makin lambat karena ketika batu itu bergerak ke atas, ada gaya gravitasi bumi yang menariknya ke bawah.
Yang menjadi masalah adalah pengamatan supernova yang jauh itu mengindikasikan gerakan saling menjauh galaksi-galaksi itu makin lama makin cepat. Apa yang menyebabkan percepatan itu? Mesti ada suatu gaya semesta yang berlawanan sifat dengan gravitasi, yang mendorong galaksi-galaksi—tempat terjadinya supernova itu menjauh. Gaya itu diduga berasal dari dark energy.
Penemuan dark energy ini sangat berpengaruh pada teori tentang alam semesta yang didasarkan pada asumsi bahwa gaya antara dua benda selalu tarik-menarik. Kalau ada gaya tolak antarbenda, berarti asumsi dasar teori alam semesta tidak sepenuhnya benar. Kalau pembuatan dasar sebuah bangunan tidak kuat, bangunan itu bisa runtuh. Apa yang terjadi kalau dasar sebuah teori, seperti teori alam semesta itu, salah? Bisa jadi teori lama akan runtuh dan para ilmuwan harus membangun teori baru.
Untuk menyelidiki dark energy ini lebih jauh, Fermi National Accelerator Laboratory (Fermilab) Amerika Serikat merencanakan proyek penelitian baru, yaitu Dark Energy Survey (DES). Kegiatan proyek ini adalah melakukan pengamatan benda-benda redup yang sangat jauh menggunakan teropong berdiameter 4 meter yang dilengkapi dengan detektor yang sangat sensitif.
Lokasi pengamatan adalah di Cero Tololo, daerah pegunungan yang sangat tinggi di Cile, Amerika Selatan. Tujuan utama proyek ini adalah mencari fakta- fakta baru yang berkaitan dengan dark energy yang penuh misteri itu.
Masa perencanaan
Proyek ini sekarang dalam masa perencanaan dan diharapkan pengamatan perdana dapat dilakukan pada tahun 2009. Data ratusan juta bintang, galaksi, kuasar, dan lain-lain akan diperoleh melalui proyek ini dan berpotensi besar untuk menghasilkan berbagai macam penemuan. Diperkirakan, hasil yang diperoleh akan berpengaruh besar terhadap arah perkembangan ilmu pengetahuan, terutama astrofisika, kosmologi, dan fisika partikel.
Riset dark energy ini tidak hanya melibatkan para astronom, tetapi juga fisikawan partikel karena proses-proses energi tinggi di alam semesta selalu melibatkan perubahan partikel elementer yang menjadi â€mainan†para fisikawan partikel. Reaksi partikel elementer apa yang bisa terjadi, partikel apa yang dihasilkan, bagaimana sifat-sifatnya, diselidiki melalui eksperimen di akselerator partikel.
Institusi-institusi riset dan universitas di seluruh dunia dapat ikut serta dalam proyek DES ini, kalau mau, melalui suatu perjanjian kolaborasi dengan Fermilab. Para ilmuwan yang turut serta dalam proyek ini berkesempatan besar menghasilkan penemuan-penemuan besar.
Oleh karena itu, keikutsertaan di dalam proyek DES ini merupakan suatu kesempatan yang bagus bagi para astrofisikawan dan fisikawan Indonesia untuk berada di ujung tombak perkembangan ilmu pengetahuan dan menghasilkan penemuan- penemuan besar.
Riset dengan menggunakan data DES ini jauh lebih murah dengan harapan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan membangun fasilitas sendiri. Oleh karena itu, sangat dianjurkan mengkaji kemungkinan kerja sama ini untuk masa depan sains di Indonesia yang lebih baik.
Dr Chatief, Kunjaya Staf Departemen Astronomi ITB
Sabtu, 15 Juli 2006 @ 14:33
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
bang jay, thx ya buat referensinya buat ngerjain tugaz2 skul yg seabrek..cayoo!
Senin, 17 Juli 2006 @ 7:54
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Ledakan Besar “Big Bang” Menggema
ke Segenap Penjuru Peta Galaksi
HARUN YAHYA (sumber http://www.harunyahya.com/indo/artikel/073.htm)
Melalui dua proyek besar pemetaan galaksi yang dilakukan hingga kini, para ilmuwan telah membuat penemuan yang memberikan dukungan sangat penting bagi teori “Big Bang”. Hasil penelitian tersebut disampaikan pada pertemuan musim dingin American Astronomical Society.
Luasnya penyebaran galaksi-galaksi dinilai oleh para astrofisikawan sebagai salah satu warisan terpenting dari tahap-tahap awal alam semesta yang masih ada hingga saat ini. Oleh karenanya, adalah mungkin untuk mengacu pada informasi tentang penyebaran dan letak galaksi-galaksi sebagai “sebuah jendela yang membuka pengetahuan tentang sejarah alam semesta.”
Dalam penelitian mereka yang berlangsung beberapa tahun, dua kelompok peneliti yang berbeda, yang terdiri dari ilmuwan Inggris, Australia dan Amerika, berhasil membuat peta tiga dimensi dari sekitar 266.000 galaksi. Para ilmuwan tersebut membandingkan data tentang penyebaran galaksi yang mereka kumpulkan dengan data dari Cosmic Background Radiation [Radiasi Latar Alam Semesta] yang dipancarkan ke segenap penjuru alam semesta, dan membuat penemuan penting berkenaan dengan asal usul galaksi-galaksi. Para peneliti yang mengkaji data tersebut menyimpulkan bahwa galaksi-galaksi terbentuk pada materi yang terbentuk 350.000 tahun setelah peristiwa Big Bang, di mana materi ini saling bertemu dan mengumpul, dan kemudian mendapatkan bentuknya akibat pengaruh gaya gravitasi.
Menurut teori Big Bang, segala sesuatu berawal dari ledakan satu titik tunggal berkerapatan tak terhingga dan bervolume nol. Seiring dengan berjalannya waktu, ruang angkasa mengembang dan ruang yang memisahkan antara benda-benda langit pun mengembang.
Penemuan tersebut membenarkan teori Big Bang, yang menyatakan bahwa jagat raya berawal dari ledakan satu titik tunggal bervolume nol dan berkerapatan tak terhingga yang terjadi sekitar 14 miliar tahun lalu. Teori ini terus-menerus dibuktikan kebenarannya melalui sejumlah pengkajian yang terdiri dari puluhan tahun pengamatan astronomi, dan berdiri tegar tak terkalahkan di atas pijakan yang teramat kokoh. Big Bang diterima oleh sebagian besar astrofisikawan masa kini, dan menjadi bukti ilmiah yang membenarkan kenyataan bahwa Allah telah menciptakan alam semesta dari ketiadaan.
Dalam penelitiannya selama sepuluh tahun, Observatorium Anglo-Australia di negara bagian New South Wales, Australia, menentukan letak 221.000 galaksi di jagat raya dengan menggunakan teknik pemetaan tiga dimensi. Pemetaan ini, yang dilakukan dengan bantuan teleskop bergaris tengah 3, 9 meter pada menara observatorium itu, hampir sepuluh kali lebih besar dari penelitian serupa sebelumnya.(1) Di bawah pimpinan Dr. Matthew Colless, kepala observatorium tersebut, kelompok ilmuwan ini pertama-tama menentukan letak dan jarak antar-galaksi. Lalu mereka membuat model penyebaran galaksi-galaksi dan mempelajari variasi-variasi teramat kecil dalam model ini secara amat rinci. Para ilmuwan tersebut mengajukan hasil penelitian mereka untuk diterbitkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society [Warta Bulanan Masyarakat Astronomi Kerajaan].
Dalam pengkajian serupa yang dilakukan oleh Observatorium Apache Point di New Mexico, Amerika Serikat, letak dari sekitar 46.000 galaksi di wilayah lain dari jagat raya juga dipetakan dengan cara serupa dan penyebarannya diteliti. Penelitian ini, yang menggunakan teleskop Sloan bergaris tengah 2, 5 meter, diketuai oleh Daniel Eisenstein dari Universitas Arizona, dan akan diterbitkan dalam Astrophysical Journal [Jurnal Astrofisika]. (2)
Hasil yang dicapai oleh dua kelompok peneliti ini diumumkan dalam pertemuan musim dingin American Astronomical Society [Masyarakat Astronomi Amerika] di San Diego, California, Amerika Serikat pada tanggal 11 Januari 2005.
Data yang diperoleh dari satelit COBE pada tahun 1992 mengungkap adanya fluktuasi sangat kecil pada pancaran Radiasi Latar Alam Semesta.
Bukti Penting Yang Semakin Mengukuhkan Big Bang
Data yang diperoleh dari hasil kerja panjang dan teliti membenarkan sejumlah perkiraan yang dibuat puluhan tahun silam di bidang astronomi tentang asal usul galaksi. Di tahun 1960-an, para perumus teori memperkirakan bahwa galaksi-galaksi mungkin mulai terbentuk di wilayah-wilayah di mana materi berkumpul dengan kerapatan yang sedikit lebih besar segera setelah peristiwa Big Bang. Jika perkiraan ini benar, maka cikal bakal galaksi-galaksi itu seharusnya dapat teramati dalam bentuk fluktuasi sangat kecil pada tingkat panas di sisa-sisa radiasi dari Big Bang dan dikenal sebagai Radiasi Latar Alam Semesta.
Radiasi Latar Alam Semesta adalah radiasi panas yang baru mulai dipancarkan 350.000 tahun setelah peristiwa Big Bang. Radiasi ini, yang dipancarkan ke segenap penjuru di alam semesta, menampilkan potret sekilas dari jagat raya berusia 350.000 tahun, dan dapat dipandang sebagai fosil [sisa-sisa peninggalannya] di masa kini. Radiasi ini, yang pertama kali ditemukan pada tahun 1965, diakui sebagai bukti mutlak bagi Big Bang yang disertai berbagai pengkajian dan pengamatan, dan diteliti secara sangat mendalam. Data yang diperoleh dari satelit COBE (Cosmic Background Explorer [Penjelajah Latar Alam Semesta]) pada tahun 1992 membenarkan perkiraan yang dibuat di tahun 1960-an dan mengungkap bahwa terdapat gelombang-gelombang kecil pada Radiasi Latar Alam Semesta.(3) Meskipun ketika itu sebagian keterkaitan antara gelombang kecil tersebut dengan pembentukan galaksi telah ditentukan, hubungan ini saat itu belum dapat diperlihatkan secara pasti hingga baru-baru ini.
Namun, kaitan penting itu telah berhasil dirangkai dalam sejumlah pengkajian terakhir. Kelompok Colless dan kelompok Eisenstein telah menemukan kesesuaian antara gelombang-gelombang kecil yang terlihat pada Radiasi Latar Alam Semesta dan yang teramati pada jarak antar-galaksi. Dengan demikian telah dibuktikan secara pasti bahwa cikal bakal galaksi terbentuk di tempat-tempat di mana materi yang muncul 350.000 tahun menyusul peristiwa Big Bang saling berkumpul dengan kerapatan yang sedikit lebih besar.
Dalam jumpa pers mengenai pokok bahasan tersebut, Dr. Eisenstein mengatakan bahwa pola tersebarnya galaksi-galaksi di segenap penjuru langit bersesuaian dengan gelombang suara yang memunculkan pola penyebaran itu. Para peneliti berpendapat bahwa gravitasi mempengaruhi gelombang dan mengarahkan bentuk galaksi. Eisenstein membuat pernyataan berikut:
“Kami menganggap hal ini sebagai bukti kuat bahwa gravitasi telah memainkan peran utama dalam membentuk cikal bakal [galaksi] di dalam latar gelombang mikro (yang tersisa dari peristiwa Big Bang) menjadi galaksi-galaksi dan kelompok-kelompok galaksi yang kita saksikan di sekeliling kita.” (4)
Dalam sebuah pernyataan kepada lembaga pemberitaan AAP, Russell Cannon, dari kelompok peneliti yang lainnya, mengatakan bahwa penemuan-penemuan tersebut memiliki nilai teramat penting, dan merangkum hasil penting penelitian itu dalam uraian berikut:
“Apa yang telah kami lakukan memperlihatkan pola galaksi-galaksi, penyebaran galaksi-galaksi yang kita saksikan di sini dan saat ini, sepenuhnya cocok dengan pola lain yang terlihat pada sisa-sisa peninggalan peristiwa Big Bang…” (5)
Sejumlah penemuan juga diperoleh dari pengkajian tentang kadar materi dan energi yang membentuk alam semesta, serta bentuk geometris alam semesta. Menurut data ini, alam semesta terdiri dari 4% materi biasa, 25% materi gelap (yakni materi yang tidak dapat diamati tapi ada secara perhitungan), dan sisanya energi gelap (yakni energi misterius [yang tidak diketahui keberadaannya] yang menyebabkan alam semesta mengembang dengan kecepatan lebih besar dari yang diperkirakan). Sedangkan bentuk geometris alam semesta adalah datar.
Dukungan bagi Big Bang
Sir Martin Rees
Sejumlah penemuan yang dicapai dalam pengkajian ini telah semakin memperkokoh teori Big Bang. Dr. Cannon mengatakan bahwa penelitian tersebut menambah bukti yang sangat kuat bagi teori Big Bang tentang asal usul alam semesta dan menegaskan dukungan itu dalam perkataan berikut ini:
“Kita telah mengetahui sejak lama bahwa teori terbaik bagi [asal usul] alam semesta adalah Big Bang — bahwa alam semesta terbentuk melalui suatu ledakan raksasa pada satu ruang teramat kecil dan sejak itu mengembang secara terus-menerus.” (6)
Dalam sebuah ulasan tentang penelitian tersebut, Sir Martin Rees, ahli astronomi terkenal dari Universitas Cambridge, mengatakan bahwa meskipun menggunakan teknik-teknik statistik dan pengamatan yang berbeda, kelompok-kelompok tersebut telah sampai pada satu kesimpulan yang sama, dan ia menganggap hal ini sebagai sebuah petunjuk akan kebenaran hasilnya. (7)
Physicsweb.org, salah satu situs ilmu-ilmu fisika terpenting di Internet, memberi tanggapan bahwa pengkajian-pengkajian tersebut “memberikan bukti lebih lanjut bagi teori dasar Big Bang dengan tambahan model pengembangan alam semesta.” (8)
Berkat ilmu pengetahuan modern yang memungkinkan pengamatan radiasi latar alam semesta dan benda-benda langit, para ilmuwan memperoleh pemahaman bahwa alam semesta memiliki suatu permulaan (Big Bang) dan kemudian mengalami perluasan (Pengembangan). Akan tetapi, pengetahuan mendasar ini sama sekali bukanlah hal baru bagi umat manusia. Di dalam Al Qur’an semenjak 1.400 tahun terakhir umat manusia telah mengetahui dua fakta ini, yang hanya mampu diketahui para ilmuwan di dalam mahaluasnya ruang angkasa di abad ke-20.
Dua Informasi Penting mengenai Model Baku Pembentukan Alam Semesta disebutkan di dalam Al Qur’an
Di dalam Al Qur’an, dan di dalam Taurat dan Injil yang isinya telah mengalami perubahan setelah diwahyukannya, Allah telah mewahyukan bahwa alam semesta dan seluruh materi diciptakan dari ketiadaan; di dalam Al Qur’an, satu-satunya naskah yang belum mengalami perubahan, Dia memfirmankan satu rahasia menakjubkan yang lain: alam semesta tengah mengalami pengembangan.
Pembentukan alam semesta menjadi “ada” dari “ketiadaan” diberitakan di dalam Al Qur’an sebagaimana berikut:
Dia Pencipta langit dan bumi. (QS. Al An’aam, 6:101)
Mengembangnya alam semesta, salah satu di antara bidang-bidang utama penelitian ilmu pengetahuan modern, diwahyukan dalam ayat ini:
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya. (QS. Adz Dzaariyaat, 51:47)
Sebagaimana telah kita pahami, dua bagian penting dari penjelasan yang menjadi rujukan tentang asal usul alam semesta, yakni Big Bang dan Mengembangnya alam semesta, diberitakan dalam Al Qur’an di masa ketika sarana pengamatan astronomi masih sangat terbatas. Hal ini memperlihatkan bukti nyata bahwa Al Qur’an telah diwahyukan oleh Allah. Penemuan-penemuan ilmu pengetahuan terkini sepenuhnya cocok dengan apa yang diberitakan di dalam Al Qur’an, dan pengkajian-pengkajian terakhir ini sekali lagi mengarahkan perhatian kepada kesesuaian yang erat ini.
Sabtu, 22 Juli 2006 @ 18:58
Mozilla Firefox 1.0.7 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.7 Windows XP
good….
Luar bisa…
cuma kenapa gambar yang dipake gak jelas?
Minggu, 30 Juli 2006 @ 10:37
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
betapa besar kekuatan allah untuk menciptakan alam semesta ini, tetapi saya masih penasaran dengan proses terjadinya “Big Bang”. Bila didukung dengan gambra atau sketsa terjadinya big bang, mungkin saya akan lebih mengerti….
Sabtu, 5 Agustus 2006 @ 19:41
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
SUBHANALLAH!sungguh dahsyat! Hingga nanti di akhir zaman, semesta ini akan kembali menciut menuju kepada ketiadaan sama seperti sebelum terjadinya ledakan BIG BANG. Seperti apa sih ketiadaan itu? Wallahua’lam!
Rabu, 9 Agustus 2006 @ 7:54
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Struktur Terbesar di Alam Semesta
JAKARTA, SENIN – Berbentuk seperti amuba dengan lebar sekitar 200 juta tahun cahaya, objek langit ini diyakini para ilmuwan sebagai struktur terbesar di alam semesta saat ini. Objek tersebut tersusun dari galaksi-galaksi dan gelembung-gelembung gas berukuran raksasa yang disebut alfa Lyman.
Struktur raksasa yang berbentuk kurva bercabang tiga ini terbentuk sekitar 2 miliar tahun setelah terjadinya ledakan Big Bang yang mengawali terbentuknya alam semesta. Masing-masing cabang kurvanya teramati dengan teleskop Subaru dan Keck yang berada di Mauna Kea.
Galaksi-galaksi yang berada di dalamnya berada pada jarak yang saling berdekatan satu sama lain. Rata-rata jarak antara satu galaksi dengan galaksi lainnya empat kali lebih dekat daripada jarak antargalaksi di alam semesta. Beberapa gelembung gasnya ada yang berdiameter hingga 400 ribu tahun cahaya atau dua kali lipat dimater galaksi andromeda.
Para ilmuwan memperkirakan, struktur ini terbentuk ketika bintang-bintang raksasa yang lahir di awal pembentukan alam semesta meledak hebat sebagai supernova sehingga mendorong gas-gas di sekitarnya. Selain itu, teori lainnya menyebutkan bahwa gelembung-gelembung gas raksasa tersebut adalah semacam kokon yang suatu ketika akan melahirkan galaksi-galaksi baru.
“Sesuatu yang sebesar dan serapat ini jarang ditemukan di awal pembentukan alam semesta, ” kata salah satu peneliti Ryosuke Yamauchi dari Universitas Tohoku, Jepang. Temuan ini dapat memberikan gambaran baru mengenai struktur kosmos pada skala terbesarnya. Struktur yang baru ditemukan ini dan sejenisnya mungkin pemicu terbentuknya struktur gabungan lebih besar seperti yang dapat dilihat sekarang – terdiri atas kluster-kluster galaksi.
disadur dari: http://www.kompas.com
Sumber: CNN
Penulis: Wah
Kamis, 10 Agustus 2006 @ 16:09
Internet Explorer 5.5 Windows ME
Internet Explorer 5.5 Windows ME
SUBHANALLAAH!!betapa kecilnya kita, yang hanya hidup di bagian kecil alam semesta!lalu apa yang bisa kita sombongkan kita hanya tinggal di bumi salah satu planet dengan sumber tata surya MATAHARI, dan itupun hanya bagian kecil dari galaksi bima sakti, ya..tata surya kita terletak di lengan galaksi bima sakti! sementara alam semesta ini mempunyai milyaran galaksi, dan setiap galaksi terdiri dari trilyunan bintang, dan masing – masing bintang pasti ada planet yang mengelilingi, pun demikian planet yang dikelilingi oleh satelit. andai kita m’yadari hal ini. seharusnyalah semakin tinggi ilmu kita semakin bertambah kearifan, kesadaran kita akan hakekat hidup yang s’sgghnya dan senantiasa m’ngktkan penghambaan kita padaNYA!MARILAH KITA SENATIASA M’INGT ALLAH, DAN SELALU B’PIKIR AKAN KEBESARANNYA!JADIKAN ALAM SEBAGAI TPT BLJR KITA!JNGN HANYA M’RENUNGI UJIAN HIDUP TAPI…..NIKMATILAH BETAPA INDAHNYA HIDUP INI DAN YAKINLAH ALLAH SNTIASA BSM KITA!
Selasa, 22 Agustus 2006 @ 10:58
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
sumpe….de…..
kueren banged!!
indah kali ciptaan Mu ya Allah!
oh, jadi tau low album nya muse yang baru teh di ambil dari jenis black hole
#supermassive blackhole#
sip gw suka banged!
pol pol pol
Selasa, 22 Agustus 2006 @ 20:34
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Segala puji hanya kepada Alloh. Alloh menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini tidak ada yang sia-sia.
Rabu, 30 Agustus 2006 @ 14:04
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Kalau Semesta Raya ini maha sangat luas ukurannya yang diisi oleh milyaran bintang dalam satu galaksi saja, dan di sana terdiri dari milyaran galaxy….tidak berlebihan dong kalau kita bilang besar kemungkinan di sana (entah di planet mana dalam sistem bintang yang mana dan di galaxy bima sakti atau pun di galaxy lain) ada kehidupan lain yang mirip dengan di bumi. Masa sih gak ada kemungkinan satu planet pun yang mirip bumi dari milyaran trilyun planet yang tersebar di semesta raya ini. Wah ini tantangan buat para ahli astrobiology untuk mencari tahu ya…
Senin, 18 September 2006 @ 16:37
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
apaan tuh? menurut gue, sains dan ilmu pengetahuan sebenarnya emang nyambung.
Senin, 18 September 2006 @ 16:48
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
hoi, Jay, gimana pendapatmu tentang definisi pluto yang udah bukan planet lagi? Oya, di Indo ada gak universitas yang jurusan astronomi?
Oya, maksud gue tadi, sains dan agama emang nyambung, cuma manusia aja yang belom bisa ngerti jalan pikiran Tuhan
Jay, antimateri yang ada di novelnya Dan Brown-Malaikat dan Iblis itu beneran ada gak sih?
Sabtu, 23 September 2006 @ 16:08
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Segala puji hanya bagi Alloh, yang menciptakan segala sesuatu di langit, di bumi, dan yang ada di antara keduanya tanpa sia-sia.
Kak Jay, makasih informasinya. Semoga tetap semangat kasih “cerita” buat kami.
Eh, buat temen-temen yang besok puasa, ‘met puasa, ya. Semoga amal-amal kita diridhai Alloh
WRNT, 16.10
(Bentar lagi 1 Ramadhan nih!)
Minggu, 24 September 2006 @ 16:20
Mozilla Firefox 1.0.1 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.1 Windows XP
Klo bisa bukan hanya tentang tulisan diatas doank donk
saya pangen tahu lebih banyak jadi perbanyak donk tulisannya
OK…
Senin, 25 September 2006 @ 22:26
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
pertama.. makacih ya mas Jay atas info ALL ABOUT BIG BANG THEORY..
mbantu aq bwt mahamin BBT bwt tugas cosmogenesis…
tapi mas….
dampak dari bigbang sendiri tu ap?
apakah cuma radiasi latar alam semesta?
bedanya ma radiasi sinar kosmik ap?
katanya bigbang juga mberikan dampak bagi perbandingan nitrogen jagad raya, apa benar?
apakah bigbang juga yang menyebabkan suhu jagad raya slalu konstan 3 kelvin?
tolong dijawab ya mas.. aq pgn tau lbh jauh ttg bigbang… makacih..
Selasa, 3 Oktober 2006 @ 12:42
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
mas jay kalo sampe tahunan cahaya gitu ko bisa kedeteksi mas jay plis jelasin tentang tentang kuadran gamma dan kuadran alfha
Jumat, 6 Oktober 2006 @ 13:09
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Kita tidak usah bingung-binging mikir asal kejadian alam semesta karena semua itu sudah jelas ada di Al Quran.
Sebagai umat Islam kita harus yakin bahwa pencipta alam semesta adalah Allah bukan karena teori big bang, teori ketetapan, atau lainnya.
Itu kan cuma sekedar teori, tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
Pikiran manusia itu terbatas. Jadi, kita tidak akan sanggup untuk memikirkannya lebih jauh.
Kita berpikir sesuai dengan apa yang pernah kita lihat, kita tidak bisa membayangkan sesuatu yang belum pernah ada atau tidak kita ketahui.
Apakah jika benda mempunyai kecepatan cahaya, waktu bisa berhenti, apa dasarnya ?
Senin, 9 Oktober 2006 @ 7:21
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Justru Kajian/penelitian ilmu dan teknologi, diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan, bahwa semakin dikejar semakin banyak kita tidak tahu dan semakin banyak yang ingin kita tahu…. itulah kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas…. justru dengan kajian/penelitian kita memahami keterbatasan manusia/makhluk, sehingga kita dihadapkan pada suatu kenyataan bahwa manusia tidak ada secuilpun kekuasaannya dibandingkan dengan Allah SWT Sang Maha Pencipta. Dari mahluk seukuran kuman…. bahkan benda seukuran atom, neutron dsb sampai mahluk/ciptaan sebesar bumi, matahari, tata surya, galaksi dst.. dst manusia seberapa sih kekuasaannya, seberapa sih kemampuan untuk mengeksplorasi seluruh ciptaan Allah SWT. Jadi bagi orang-orang beriman belajar itu juga merupakan dalam rangka pengabdian kepada Allah SWT, berzikir tatkala melihat kenyataan betapa besar ciptaan dan kekuasaan Allah. Makanya Nabi Muhammad SAW mewajibkan umat Islam untuk belajar sampai ajal kita sampai. Belajar apa saja ilmu akhirat dan ilmu dunia,… semuanya diniatkan dalam rangka beribadah dan mengabdi kepada Allah SWT. Maaf ini bukan sok ngajarin, cuma saya sebagai muslim juga ingin teman-teman seiman dapat mengambil hikmah/kebaikan dari segala sesuatu.
Kekuasaan, kebesaran, penciptaan, kesempurnaan dan segala pengetahuan hanya milik Allah SWT semata. Tugas manusia hanya belajar.. dan menggunakan segala-galanya dalam rangka mengabdi dan menyembah kepada Allah SWT. Lebih kurang saya mohon maaf… Selamat menunaikan ibadah puasa.
Senin, 9 Oktober 2006 @ 16:26
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Justru disitulah letak kehebatan manusia diantara semua makhluk di muka bumi ciptaan Allah SWT. Manusia dikarunia oleh Allah SWT (Sang Pencipta) suatu kemampuan berpikir (akal sehat)yang tidak dimiliki oleh makhluk2 lainnya di dunia. Dengan akal sehat, manusia menemukan Ilmu Pengetahuan, teknologi & perangkat2nya. Dengan teknologi plus penelitian2, manusia menemukan berbagai pengetahuan (termasuk pengetahuan2 alam semesta raya serta isinya). Dengan pengetahuan2 itulah semestinya manusia menjadi semakin arif dan bijaksana. Dengan pengetahuan2 itu juga lah manusia menjadi semakin percaya bahwa sesungguhnya manusia sangat tidak banyak tahu tentang alam semesta dibandingkan dengan Sang Pencipta. Dengan pengetahuan2 itulah manusia menjadi semakin dekat dan percaya bahwa Sang Pencipta yaitu Allah SWT benar2 Maha Agung, Maha Kuasa, Maha Besar, Maha Tahu. Dengan Ilmu Pengetahuan juga lah manusia semakin sadar bahwa kepintaran dan kejeniusannya tidak akan pernah mampu menandingi kepintran dan kejeniusan Sang Pencipta. Siapa yang tidak kenal Alber Einstein, si Jenius pencetus teori relativitas. Dia berkata Ilmu pengetahuan (sebagai produk pikiran & akal sehat manusia) tanpa agama akan buta, dan Agama tanpa Ilmu pengetahuan akan lumpuh. Ini berarti bahwa manusia harus tetap menjaga keseimbangan antara Ilmu Pengetahuaan serta Agama (sebagai dua garis sejajar yang harus selalu dimiliki manusia) agar hidup serasi di dunia.
Selasa, 17 Oktober 2006 @ 9:34
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Assalamualaikum semua..
membaca semua yang ditulis diatas, membuat saya semakin yakin akan kebesaran Allah.. thanks, udah membuka wawasan saya tentang Allah dan ciptaannya. tambahin donk..
Minggu, 22 Oktober 2006 @ 12:27
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Assalamu`alaikum wr. wb.
Matur nuwun sanget deh informasinya… tentang alam semesta ini..sangat berati bagi saya, betapa kecilnya kita..alam semesta saja tunduk dengan aturan-Nya, apalagi kita harusnya lebih tunduk soalnya lebih kecil..he,,he,,,.seumpama kita di angkasa trs memandang bintang dan kawan – kawannya.. pada mengelilingi garis edarnya masing2.. sepertinya mereka tunduk pada satu hukum deh… sorry kalau salah… kalau mungkin ada orang bertanya, ini terjadi dengan sendirinya atau ada yang menciptakannya…mohon penjelasan deh,, secara ilmiah.. bukan secara agama..thanks.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Selasa, 31 Oktober 2006 @ 14:00
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Kalo di permukaan bumi kita kenal arah : utara, timur, selatan, barat. kita kenal koordinat 3 dimensi berdasarkan pangkal ukur tertentu yang disepakati; equator, greenwich, surface sea level. gampang dipahami. kalau di universe gimana menentukan posisi suatu object? berapa dimensinya? basenya/ pangkal ukurnya dimana? plesae jelasin, siapapun dikau.
Bagi yang menekankan agar manusia menerima keberadaan universe apa adanya,mohon anda mengkaji lagi bagaimana cara anda bersyukur kepada 4JJ1 atas kemurahan hatinya menyertakan potensi akal pikiran dalam paket penciptaan manusia. Sungguh Dia tidak menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Jika memang manusia diciptakan dengan tujuan untuk menerima fakta dan kondisi apa adanya tentunya potensi akal pikiran (yang memberikan jarak yang jauh antara manusia dan hewan)tidak akan disertakan dalam paket penciptaan manusia.
Forum ini bagus untuk mengembangkan wawasan kita dan memperdalam pemahaman kita tentang universe,(orang jawa menyebutnya sebagai “ngelmu sangkan paraning dumadi” = asal muasal dan tempat kembalinya semua makhluk, seperti yang terangkum dalam kalimat “innalillah wa inna ilaih”)
Lanjut….. sesuk tak tambahi mneh…
Sabtu, 4 November 2006 @ 19:45
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
gila man masa teori ini buat aku puyeng jay, ya udah mending bobo ajah jay…
(Chuvenx Al-Mutaqin) TSM
Kamis, 9 November 2006 @ 10:48
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
SUBHANAALLAH…………..
Kamis, 9 November 2006 @ 11:39
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Bahkan kita berpendapat tetang alam jagad raya menurut fikiran, refrensi, batasan dan daya nalar mausia, padahal alam jagad raya maha luas dan banyak sekali kemungkinan yang ada disana. Tuhan (Allah) telah mengatakan bahwa ilmu dan penegetahuan yang telah diberikan kepada manusia hanya setes air dibanding air laut. Untuk tahu pasti tentang alam jagad raya, sebaiknya manusia mencuri ilmu dan pengethuan lebih dari pada yang telah diberikan. Sejauh mencuri sesuatu yang tidak semstinya dicuri, sebagai contoh; Einstein menemukan teori E = m.C^2 dan telah melahirkan senjata nuklir untuk pemusnah masal, suatu temuan yang dapat memusnahkan kehidupan dimuka bumi, cepat atau lambat manusia akan menggunakannya lagi. Maaf,kalau komentar saya tidak berkenan.
Senin, 13 November 2006 @ 16:53
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Meraih Batas Pandang Alam Semesta
Winardi Sutantyo
PADA Maret 2004 suatu tim astronom di European Southern Observatory yang dipimpin Roser Pelló dan Daniel Schaerer mengumumkan penemuan galaksi yang terjauh, yaitu Abell 1835 IR1916. Jarak galaksi tersebut 13,23 miliar tahun cahaya (satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam satu tahun; satu detik cahaya adalah 300.000 kilometer). Pertanyaan yang muncul, bagaimana astronom dapat mengetahui jarak galaksi tersebut? Seberapa jauh kita dapat melihat alam semesta ini? Dan apa yang dapat kita lihat pada jarak terjauh itu?
[Dihapus, sisanya silakan lihat di http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1115502702&9 ]
Jumat, 17 November 2006 @ 19:38
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Sumpah keren!oke punya tuch!tapi Mas Jay, gw maw nanx nich!Mas Jay setuju ga klo pluto di eliminasi dari sebutan planet?padahal kan udah seabad lebih(klo ga salah lho…)pluto dianggep sebagai planet ke-9 dari tata surya kita ini?apa ga pengorbanannya terlalu banyak?dari ngubah kurikulum, ensiklopedia, website2 yang dah jadul, and de el el dech! mas Jay setuju ga??
Selasa, 21 November 2006 @ 8:39
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
“”semesta alam ciptaan yang maha kuasa(ALLAH SWT)”"
hai….jay aku mau tanya kamu ttg galaksi yang paling dekat dengan galaksi kita (bimasakti)?aku pernah baca di buku “TAFAKUR DI GALAKSI YANG LUHUR”jawabannya adalah galaksi andromeda apa benar?oh..ya aku mau nambahin artikel kamu ttg black hole,menurut buku yang sama black hole itu merupakan lingakaran yang dapat menghisapsesuatu yang berada didekatnya &juga disebut sebagai lubang setan (kalau tidak salah
Rabu, 22 November 2006 @ 18:31
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Numpang tanya dong kepada siapa saja yang mau membantu : dimana di Jakarta tempat membeli lensa teleskop (objective) yang bagus. Saya lagi coba bikin teleskop sendiri. Hampir berhasil, tapi problemnya ada di kualitas lensa. Sudah beberapa kali nyoba pake lensa2 yang dijual di beberapa optik, tapi hasilnya jauh dari sempurna (objek yang diamati jadi kabur walaupun pembesaran objek sudah memuaskan. Atas bantuan informasinya, saya ucapkan terima kasih
Salam
Jumat, 24 November 2006 @ 1:57
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
inti atom/partikel ada pada pikiran bergerak tiap manusia yang ada pada dunia miliknya
Selasa, 28 November 2006 @ 17:43
Mozilla Firefox 1.5.0.7 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.7 Windows XP
sebenarnya selain spirakl ada bentuk lain. jika penasaran belilah buku sma kelas satu erlangga, ttg planet
Minggu, 10 Desember 2006 @ 14:10
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
black hole ntu kan awal terbentuknya dari bintang yang mati?
koq dikaitkan dengan galaxi qt?brarti bumi suatu saat nanti bakal tersedot dunk?
cuam yang bikin gue heran..koq bisa ada medan magnet?
apa ada hubungannya ama segitiga bermuda?
Selasa, 12 Desember 2006 @ 13:53
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
“Kata guru kami, Big Bang itu Peristiwa Ledakan Besar . but,kata_x teman” q_mi, Big Bang itu sejenis sneck” gitu deh……. he – he – he ………… just kiding alright brow!!!!!!!!!!!!! watashiwa suru anata . arigato very much!!!!!! sayonara…,…………………………………………………………
Selasa, 19 Desember 2006 @ 15:47
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Subahanallah mengenai big bang ini aku terkagum-kagum setelah mendapat penjelasan dari Bp. Ary ginanjar , aku ikut ESQ ….mahal banget sih (Rp.3.000.000,- untuk 4 hari) tapi Luar biasa penjelasan mengenai alam semesta ini dan enggak rugi walaupun harus bayar 10 juta. oh ya gambar nya semua jelas lho semua mengenai alam semesta ini.
Selasa, 19 Desember 2006 @ 15:55
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Hayoo temen-temen semu ikut deh ESQ dari yang Rp 500.000,-s/d Rp. 3.000.000 (untuk mahasiswa s/d Executive) disitu akan dijelaskan semua yang dibicarakan diatas beserta gambar serta data-data baik data-data dari dunia dan tentunya yang tidak kalah penting semua merujuk dari Al’qur’an. kalau aku suruh jelaskan disini bener bener nggak bisa……yah…. seperti Alllah katakan IQRA……IQRA and Selamat untuk Bapak Ary Ginanjar mudah-mudahan beliau dipanjangkan umurnya.
Selasa, 19 Desember 2006 @ 16:10
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.8 Windows XP
Oh ya aku lupa kalau untuk guru guru seluruh Indonesia, Bp Ary memberikan Training tersebut gratis tinggal kasih tau dari sekolah mana ………
kenapa aku ikut yg executive ??? karna aku disuruh ikut oleh bosku dari kantor dia bilang ini training bagus banget jadi yang bayarin kantor. Alhamdulillah …. tadinya aku nggak ngerti apa itu big bang apa itu galaxy ah BT banget setelah ikut ….Ya Alhamdulillah…Subahanallah…..Allah Maha besar…..
Aku ikut pesertanya pada saat itu ada 700 orang di JCC senayan selama 4 hari (para peserta dari macam macam perusahaan diantaranya Indosat, XL, Garuda, BII, Mandiri, BNI’46, Jaksa tinggi, kepolisian. para jendral, hakim agung, pengacara, dokter , anggota DPR/MPR semuanya melebur jadi satu dan saat disana tidak ada perbedaan, semua sama semua melepas jabatannya / ihram …. dan total peserta sampai saat ini sudah 230.000 (kalau nggak salah) pokoknya luar biasa deh. Wassalam
Rabu, 20 Desember 2006 @ 9:49
Mozilla Firefox 1.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.6 Windows XP
wiiiiih cool banget guys. kok aq jadi tertarik gini sich, coz tata surya mempelajari tentang semua kehidupan yang nggak qta ketahui di luar jangkauan qta. please tambah lagi dooonk…….
Kamis, 21 Desember 2006 @ 16:14
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
Bener banget dengan melihat apa dan bagaimana alam semesta itulah maka apa yang kita sudah ketahui ternyata makin kita tidak berdaya. dengan melihat ciptannya maka iman kita semakin kokoh.
Aku beruntung banget bisa ikut training ESQ tersebut selama 4 hari saat itu tanggal 9 November 2006 dari panitia diketahui jumlah peserta 700 orang dibuka oleh Ketua MPR. Trainer utama dibuka oleh Ary ginanjar Agustian dan dimulai dengan TEORI BigBAng. yah tentang penciptaan alam semesta. tahun 1990 an teleskop Hubble diluncurkan oleh NASA untuk menyelidiki asal mulanya Bumi, bulan, Matahari, galaxy, dan benda-benda langit lainnya dan ternyata disana bukan ada 1 matahari, tapi bermilyar-milyar matahari, bermilyar milyar galaxy Subahanallah……….
Hubble thn 1990 menyimpulkan bahwa :
Kesimpulan ahli-ahli luar angkasa menyatakan bahwa sesungguhnya berjuta-juta tahun lalu terjadi ledakan yang sangat besar yang mengakibatkan benda benda angkasa terpencar seperti kembang api lalu terciptalah zat-zat pembentuk air….Allahhu Akbar.
dan didalam Alqur’an jauh sebelu Hubble diluncurkan …. melalui Nabi Muhammad sudah dikatakan : “Dengan nama ALlah yang maha pengasih lagi penyayang. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian kami pisahkan antara keduanya . dan air kami jadikan segala sesuatu yang hidup ?? maka mengapakah mereka tiada juga beriman.
Dari Teleskop Hubble tersebut didapat gambar seperti bunga mawar yang sedang merekah (sama seperti yang dinyatakan di ALquran)
dan lihatlah dan baca di ayat al Quran yang diberikan lewat Rasulullah :
“NAKA APABILA LANGIT TELAH TERBELAH DAN MENJADI MERAH MAWAR seperti kilapan minyak. maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan (QS Ar Rahman 37-38)
Masikah kita ragu-ragu dengan Alquran itu???
Masih banyak lagi yang sesungguhnya kita tidak ketahui bagaimana lautan itu bagaimana dan kenapa gunung diciptakan ……
Peserta training banyak yang tidak kuat melihat pencitaan alam semesta tersebut
semua hanya sanggup mengucap Subahanlllah…..Alllahu Akbar berulang-ulang.
Betapa kita tidak pernah bersyukur. kita hanya sombong…
Kami melihat begitu jelas bagaimana bumi, matahari, bulan, galaxy, bintang berputar dan diperlihatkan pula seluruh kegiatan organ-organ ditubuh kita semua sekecil apapun (DNA) semua berputar kearah kiri sesuai ketetapanNya yah…semua berputar semua berputar tidak berhenti seperti bertawaf bertawaf memuji kebesaranmu ya ALLAH.
Sudah terlalu banyak saya mendengar ceramah…..tapi semua masuk kuping kiri keluar kuping kanan namun dengan melihat ciptaanya ……..LA ILLAHA ILLALLAH MUHAMMAD DARASULLUAH……..Semoga Allah mengampuni dosa-dosaku. Sesungguhnya kebenaran datangnya hanya dari ALlah SWT.
ESQ(Emotional Spiritual Quation) terdiri beberapa tingkatan
1. SD (kelas 3 s/d 6) biaya Rp.750.000,- (2 hari)
2. SMP, SMA Lupa
3. Mahasiswa biaya Rp.500.000,- (2 hari)
4. Profesional biaya Rp.1.150.000,- (2 hari) Rp. 2.000.000 (3 hari)
5. Executive Biaya Rp. 2.999.000,- (4 hari)
Senin, 25 Desember 2006 @ 10:06
Opera 9.02 Windows XP
Opera 9.02 Windows XP
kayak’a susah untuk dimengerti…
Minggu, 31 Desember 2006 @ 2:27
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
saya telah membaca buku karangan agus mustofa, dan untuk saya pribadi pendekatan tentang kepercayaan terhadap pemilik alam semesta ini lebih efektif memang melalui pemikiran yang ilmiah dan dapat dibuktikan.
sebagai tambahan wacana bagi kita semua, saya mempelajari komunikasi data pada peralatan jaringan komputer, dan semoga anda pernah mengenal apa yang disebut sebagai binary system. komunikasi elektronik umumnya juga menggunakan perhitungan ini. pertanyaannya: apakah ada hubungan antara munculnya alam semesta dengan binary system?
kata kuncinya adalah keseimbangan!
bila dikaitkan dengan keterangan pada buku tersebut (kiamat tidak kekal) dimana dapat dipahami bahwa konsep surga dan neraka juga konsep keseimbangan, maka konsep bynary system adalah juga konsep keseimbangan. keseimbangan di alam semesta dan keseimbangan dalam hidup dan kehidupan.
cobalah tengok semua alat elektronik anda. lihat sebuah tombol dengan kode 0 dan 1 ? benar itu adalah tombol power. 0 = off, dan 1 = on.
0 = tiada, nil, null, kosong, gelap, silent, anti-material, salah, dll
1 = ada, isi, terang, bersuara, material, benar, dll
0 dan 1 merupakan ciri sebuah keseimbangan.
saya setuju bila alam semesta pada akhirnya akan menciut dan menghilang. menghilang ini juga menggunakan konsep black hole. black hole adalah lubang awal dan akhir dimana dunia dan alam semesta ini muncul. mari kita juga memahami apa yang diungkapkan oleh einstein dengan teori relitivitasnya. Einstein juga mengungkapkan tentang adanya lubang waktu!
pada dasarnya dunia dan kehidupan berjalan secara paralel. ingatlah bahwa dunia kita (keterbatasan manusia) dikungkung dan dibatasi oleh adanya ruang dan waktu.
istilah mengubah takdir anda percaya? saya percaya!
kehidupan ini bergerak paralel.
bayangkan anda tarik 3 garis yang memiliki jarak dan memiliki arah yang sama. anggaplah garis tersebut adalah garis kehidupan anda. dan anggaplah anda berada pada salah satu garis tersebut, yaitu pada garis yang kedua. 3 garis tersebut adalah takdir anda yang berbeda. manakala anda berada pada suatu pilihan, maka anda akan mengambil sebuah keputusan. keputusan tersebut akan mengakibatkan pindahnya anda pada garis yang lain. dan pada saat itu pula takdir anda telah anda ubah.
Selalu ingat bahwa kita dibatasi oleh ruang dan waktu. pada saat berpindah dari satu garis ke garis yang lainnya, kita sebagai manusia tidak mampu kembali lagi pada titik terakhir kita bertolak. mengapa? karena kita tidak punya kemampuan untuk itu sama sekali. karena kita adalah mahluk yang hidup pada dimensi ketiga. sedangkan mahluk yang hidup pada dimensi ketiga tidak mampu melihat gambaran ketiga garis tersebut bersama-sama. bila kita berada pada dimensi yang lebih tinggi, maka dapat dipastikan dapat melihat kegiatan kita pada waktu sebelumnya dan pada ruang yang lainnya. hanya malaikat dan sang zat penguasa alam-lah yang mampu melihat garis-garis itu semua. yaitu garis-garis kehidupan makhluk yang berada pada dimensi di bawahnya.
dan yang patut diingat, zat tersebut tidak hanya melihat saja, namun sangat dekat sekali dengan makhluk-makhluk berdimensi lebih rendah, sehingga sangat dimungkinkan kegiatan makhluk-makhluk berdimensi lebih rendah tersebut dapat direkam.
dulu, orang tua kita, guru kita mengatakan bahwa jangan berbohong, berbohong itu dosa; jangan mencuri, karena Tuhan dan malaikat pasti melihatmu. cermati kata melihat pada kalimat tersebut. melihat ini adalah karena Tuhan dan malaikat berada di dimensi yang jauh lebih tinggi dari dimensi manusia.
lalu, guru kita juga mengatakan, jangan berbuat jahat pada sesama makhluk Tuhan, karena pada saatnya nanti kita harus bertanggung jawab dengan pembuktian sebuah penayangan rekaman perbuatan selama kita hidup di dunia.
istilah penayangan tersebut adalah sebuah kemampuan perekaman (video, voice, data, all in) yang maha dasyat. bayangkan bila anda membeli flashdisk saat ini, atau mendengarkan musik dari MP3 player anda, atau menyimpan data di hardisk komputer anda. berapa besar kapasitas penyimpanan yang pernah anda bayangkan? saat ini sudah ada teknologi handycam dengan internal harddisknya. cobalah anda merekam 45 menit saja, kapasitas yang terpakai sudah mencapai lebih dari 2 giga bytes! hal ini masih diperhitungkan tentang lebih atau kurangnya kualitas video, suara maupun data yang diterima.
sekarang kita bayangkan bila perekaman yang dilakukan oleh zat yang maha tinggi itu adalah sejak kita lahir di dunia hingga kita meninggalkan dunia! silahkan hitung, berapa kapasitas penyimpanan tersebut? Allahu Akbar! Allah Maha Besar!
Senin, 1 Januari 2007 @ 14:29
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
Internet Explorer 6.0 Windows 2000
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Subhanallah….Kita hanya debu yang beterbangan dalam genggaman Allah. Sunggguh Allah Maha Besar..diameter galaksi saja jutaan tahun cahaya, belum lagi jarak antar galaksi atau diameter superkluster, belum lagi luasnya jagat raya… Dan semua itu diliputi Allah. “Kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan di bumi, dan Allah meliputi segala sesuatu” An Nisa 126. Wawasan ini sangat membantu meningkatkan keimanan kita, kita sering menyebut Allahu Akbar tanpa kita mengerti seberapa besar Allah..Semoga kita semua semakin takwa..amin
Selasa, 2 Januari 2007 @ 13:01
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
salam
jujur aku ga ngerti banget bahasan ni. but one I know, I like Star on the sky. jadi seneng aja liat2 tulisan ni.
salam
Rabu, 3 Januari 2007 @ 8:52
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
e,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,u,,,,,,,,,,,,,oooooooooooooo!
milky way y?,,,,,,,,,,,,,,,,,maksudnya jalan tukang susu?,di dunia banyak teorinya jd seneng ja liat2.
dah!
Kamis, 4 Januari 2007 @ 1:15
Opera 9.02 Windows XP
Opera 9.02 Windows XP
Teman… ada yang punya buku ‘Sang Kala’ punya Stephen Hawking yang merupakan terjemahan ‘A Brief History of Time’??? Kalau ada, pliiiisss.. dibikinin PDF dan disharing donk… aku nyari samape tukang loak nggak onok..
Trus, ada gak temens yg bisa menjangkau nalar … (nuwun sewu Gusti) kita berada di luar universe, pada ssat alam semesta ini belum ada. Trus, jadinya itu gelap / terang?? Bukankah Gelap atau terang merupakan dimensi di dalam alam semsta? Seandainya (ampun Gusti) Gusti Allah Pangeran ndak muncul / ndak ada bagaimanakah rupa alam semesta ini.? Bagaimana munculnya?
Tuhan Maha Besar!!
Kayaknya gak nutut deh otak manusia memikirkannya…
Kamis, 4 Januari 2007 @ 1:21
Opera 9.02 Windows XP
Opera 9.02 Windows XP
Ralat, judul buku yg saya maksud “Riwayat Sang Kala” – Stephen Hawking. Pls… PDF…PDF…PDF
Minggu, 7 Januari 2007 @ 12:33
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Hai temen2..?
Dari teori bigbang kita meski bersyukur kepada Allah SWT.coba pikir aja bagimana bisa galaxi yang begitu luasnya dapat beredar secara beraturan kalau tidak ada yang mengaturnya yaitu Allah SWT. Coba kamu pikir lagi dari Atom-atom yang paling kecil pun mempunyai peredaran yang sama dengan galaxi seperti elextron yang selalu mengelilingi proton sedangkan didalam proton itu ada lagi bentuk yang terkecil selain proton itu sendiri,”Subkhannallah…”.moga dengan gambar yang ditampilkan tersebut membuat kita menjadi hamba-Nya yang bertaqwa dan bukan menjadikan kita tambah ingkar.terima kasih..
Kamis, 11 Januari 2007 @ 10:22
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
bos saya anggota baru yg ingin mengetahui fenomena alam utamanya tentang galaxi
Rabu, 17 Januari 2007 @ 14:38
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
LUBANG HITAM
Sumber: HARUN YAHYA
http://www.harunyahya.com/indo/
Abad ke-20 menyaksikan banyak sekali penemuan baru tentang peristiwa alam di ruang angkasa. Salah satunya, yang belum lama ditemukan, adalah Black Hole [Lubang Hitam]. Ini terbentuk ketika sebuah bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya ambruk hancur ke dalam dirinya sendiri, dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam dengan kerapatan tak hingga dan volume nol serta medan magnet yang amat kuat. Kita tidak mampu melihat lubang hitam dengan teropong terkuat sekalipun, sebab tarikan gravitasi lubang hitam tersebut sedemikian kuatnya sehingga cahaya tidak mampu melepaskan diri darinya. Namun, bintang yang runtuh seperti itu dapat diketahui dari dampak yang ditimbulkannya di wilayah sekelilingnya. Di surat Al Waaqi’ah, Allah mengarahkan perhatian pada masalah ini sebagaimana berikut, dengan bersumpah atas letak bintang-bintang:
Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. (QS. Al Waaqi’ah, 56: 75-76)
Istilah “lubang hitam” pertama kali digunakan tahun 1969 oleh fisikawan Amerika John Wheeler. Awalnya, kita beranggapan bahwa kita dapat melihat semua bintang. Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa ada bintang-bintang di ruang angkasa yang cahayanya tidak dapat kita lihat. Sebab, cahaya bintang-bintang yang runtuh ini lenyap. Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam disebabkan lubang ini merupakan massa berkerapatan tinggi di dalam sebuah ruang yang kecil. Gravitasi raksasanya bahkan mampu menangkap partikel-partikel tercepat, seperti foton [partikel cahaya]. Misalnya, tahap akhir dari sebuah bintang biasa, yang berukuran tiga kali massa Matahari, berakhir setelah nyala apinya padam dan mengalami keruntuhannya sebagai sebuah lubang hitam bergaris tengah hanya 20 kilometer (12,5 mil)! Lubang hitam berwarna “hitam”, yang berarti tertutup dari pengamatan langsung. Namun demikian, keberadaan lubang hitam ini diketahui secara tidak langsung, melalui daya hisap raksasa gaya gravitasinya terhadap benda-benda langit lainnya. Selain gambaran tentang Hari Perhitungan, ayat di bawah ini mungkin juga merujuk pada penemuan ilmiah tentang lubang hitam ini:
Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan (QS. Al Mursalaat, 77: 8)
Selain itu, bintang-bintang bermassa besar juga menyebabkan terbentuknya lekukan-lekukan yang dapat ditemukan di ruang angkasa. Namun, lubang hitam tidak hanya menimbulkan lekukan-lekukan di ruang angkasa tapi juga membuat lubang di dalamnya. Itulah mengapa bintang-bintang runtuh ini dikenal sebagai lubang hitam. Kenyataan ini mungkin dipaparkan di dalam ayat tentang bintang-bintang, dan ini adalah satu bahasan penting lain yang menunjukkan bahwa Al Qur’an adalah firman Allah:
Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)
PULSAR: BINTANG BERDENYUT
Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)
Pulsar adalah sisa-sisa bintang padam yang memancarkan gelombang radio teramat kuat yang menyerupai denyut, dan yang berputar pada sumbunya sendiri dengan sangat cepat. Telah dihitung bahwa terdapat lebih dari 500 pulsar di galaksi Bima Sakti, yang di dalamnya terdapat Bumi kita.
Kata “Thaariq,” nama surat ke-86, berasal dari akar kata “tharq,” yang makna dasarnya adalah memukul dengan cukup keras untuk menimbulkan suara, atau menumbuk. Dengan mempertimbangkan arti yang mungkin dari kata tersebut, yakni “berdenyut/berdetak,” “memukul keras,” perhatian kita mungkin diarahkan oleh ayat ini pada sebuah kenyataan ilmiah penting. Sebelum menelaah keterangan ini, marilah kita lihat kata-kata selainnya yang digunakan dalam ayat ini untuk menggambarkan bintang-bintang ini. Istilah “ath-thaariqi” dalam ayat di atas berarti sebuah bintang yang menembus malam, yang menembus kegelapan, yang muncul di malam hari, yang menembus dan bergerak, yang berdenyut/berdetak, yang menumbuk, atau bintang terang. Selain itu, kata “wa” mengarahkan perhatian pada benda-benda yang digunakan sebagai sumpah – yakni, langit dan Ath Thaariq.
Melalui penelitian oleh Jocelyn Bell Burnell, di Universitas Cambridge pada tahun 1967, sinyal radio yang terpancar secara teratur ditemukan. Namun, hingga saat itu belumlah diketahui bahwa terdapat benda langit yang berkemungkinan menjadi sumber getaran atau denyut/detak teratur yang agak mirip pada jantung. Akan tetapi, pada tahun 1967, para pakar astronomi menyatakan bahwa, ketika materi menjadi semakin rapat di bagian inti karena perputarannya mengelilingi sumbunya sendiri, medan magnet bintang tersebut juga menjadi semakin kuat, sehingga memunculkan sebuah medan magnet pada kutub-kutubnya sebesar 1 triliun kali lebih kuat daripada yang dimiliki Bumi. Mereka lalu paham bahwa sebuah benda yang berputar sedemikian cepat dan dengan medan magnet yang sedemikian kuat memancarkan berkas-berkas sinar yang terdiri dari gelombang-gelombang radio yang sangat kuat berbentuk kerucut di setiap putarannya. Tak lama kemudian, diketahui juga bahwa sumber sinyal-sinyal ini adalah perputaran cepat dari bintang-bintang neutron. Bintang-bintang neutron yang baru ditemukan ini dikenal sebagai “pulsar.” Bintang-bintang ini, yang berubah menjadi pulsar melalui ledakan supernova, tergolong yang memiliki massa terbesar, dan termasuk benda-benda yang paling terang dan yang bergerak paling cepat di ruang angkasa. Sejumlah pulsar berputar 600 kali per detik.1
Kata “pulsar” berasal dari kata kerja to pulse . Menurut kamus American Heritage Dictionary, kata tersebut berarti bergetar, berdenyut. Kamus Encarta Dictionary mengartikannya sebagai berdenyut dengan irama teratur, bergerak atau berdebar dengan irama teratur yang kuat. Lagi menurut Encarta Dictionary, kata ” pulsate “, yang berasal dari akar yang sama, berarti mengembang dan menyusut dengan denyut teratur yang kuat.
Menyusul penemuan itu, diketahui kemudian bahwa peristiwa alam yang digambarkan dalam Al Qur’an sebagai “thaariq,” yang berdenyut, memiliki kemiripan yang sangat dengan bintang-bintang neutron yang dikenal sebagai pulsar.
Bintang-bintang neutron terbentuk ketika inti dari bintang-bintang maharaksasa runtuh. Materi yang sangat termampatkan dan sangat padat itu, dalam bentuk bulatan yang berputar sangat cepat, menangkap dan memampatkan hampir seluruh bobot bintang dan medan magnetnya. Medan magnet amat kuat yang ditimbulkan oleh bintang-bintang neutron yang berputar sangat cepat ini telah dibuktikan sebagai penyebab terpancarnya gelombang-gelombang radio sangat kuat yang teramati di Bumi.
Di ayat ke-3 surat Ath Thaariq istilah “an najmu ats tsaaqibu,” yang berarti yang menembus, yang bergerak, atau yang membuat lubang, mengisyaratkan bahwa Thaariq adalah sebuah bintang terang yang membuat lubang di kegelapan dan bergerak. Makna istilah “adraaka” dalam ungkapan “Tahukah kamu apakah Ath Thaariq itu?” merujuk pada pemahaman. Pulsar, yang terbentuk melalui pemampatan bintang yang besarnya beberapa kali ukuran Matahari, termasuk benda-benda langit yang sulit untuk dipahami. Pertanyaan pada ayat tersebut menegaskan betapa sulit memahami bintang berdenyut ini. (Wallaahu a’lam)
Sebagaimana telah dibahas, bintang-bintang yang dijelaskan sebagai Thaariq dalam Al Qur’an memiliki kemiripan dekat dengan pulsar yang dipaparkan di abad ke-20, dan mungkin mengungkapkan kepada kita tentang satu lagi keajaiban ilmiah Al Qur’an.
BINTANG SIRIUS (SYI’RA)
Bintang Sirius [Syi’ra] muncul di Surat An Najm (yang berarti “bintang”). Bintang ganda yang membentuk bintang Sirius ini saling mendekat dengan sumbu kedua bintang itu yang berbentuk busur setiap 49,9 tahun sekali. Peristiwa alam tentang bintang ini diisyaratkan dalam ayat ke-9 dan ke-49 dari Surat An Najm.
Ketika pengertian-pengertian tertentu yang disebutkan dalam Al Qur’an dikaji berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke-21, kita akan mendapati diri kita tercerahkan dengan lebih banyak keajaiban Al Qur’an. Salah satunya adalah bintang Sirius (Syi’ra), yang disebut dalam surat An Najm ayat ke-49:
… dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi’ra (QS. An Najm, 53: 49)
Kenyataan bahwa kata Arab “syi’raa,” yang merupakan padan kata bintang Sirius, muncul hanya di Surat An Najm (yang hanya berarti “bintang”) ayat ke-49 secara khusus sangatlah menarik. Sebab, dengan mempertimbangkan ketidakteraturan dalam pergerakan bintang Sirius, yakni bintang paling terang di langit malam hari, sebagai titik awal, para ilmuwan menemukan bahwa ini adalah sebuah bintang ganda. Sirius sesungguhnya adalah sepasang dua bintang, yang dikenal sebagai Sirius A dan Sirius B. Yang lebih besar adalah Sirius A, yang juga lebih dekat ke Bumi dan bintang paling terang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tapi Sirus B tidak dapat dilihat tanpa teropong.
Bintang ganda Sirius beredar dengan lintasan berbentuk bulat telur mengelilingi satu sama lain. Masa edar Sirius A dan B mengelilingi titik pusat gravitasi mereka yang sama adalah 49,9 tahun. Angka ilmiah ini kini diterima secara bulat oleh jurusan astronomi di universitas Harvard, Ottawa dan Leicester.2 Keterangan ini dilaporkan dalam berbagai sumber sebagai berikut:
Sirius, bintang yang paling terang, sebenarnya adalah bintang kembar… Peredarannya berlangsung selama 49,9 tahun. 3
Sebagaimana diketahui, bintang Sirius-A dan Sirius-B beredar mengelilingi satu sama lain melintasi sebuah busur ganda setiap 49,9 tahun. 4
Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah garis edar ganda berbentuk busur dari dua bintang tersebut yang mengitari satu sama lain.
Namun, kenyataan ilmiah ini, yang ketelitiannya hanya dapat diketahui di akhir abad ke-20, secara menakjubkan telah diisyaratkan dalam Al Qur’an 1.400 tahun lalu. Ketika ayat ke-49 dan ke-9 dari surat An Najm dibaca secara bersama, keajaiban ini menjadi nyata:
dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi’ra (QS. An Najm, 53: 49)
maka jadilah dia dekat dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. An Najm, 53: 9)
Penjelasan dalam Surat An Najm ayat ke-9 tersebut mungkin pula menggambarkan bagaimana kedua bintang ini saling mendekat dalam peredaran mereka. (Wallaahu a’lam). Fakta ilmiah ini, yang tak seorang pun dapat memahami di masa pewahyuan Al Qur’an, sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur’an adalah firman Allah Yang Mahakuasa.
Kamis, 18 Januari 2007 @ 12:13
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Gelombang Kosmis Berputar di Sekitar Black Hole
Sumber: Kompas 12-01-2005.
Black hole atau lubang hitam diduga menarik susunan ruang dan waktu di sekitarnya sambil berputar, menciptakan gelombang dimana materi kosmis berselancar di atasnya, demikian diungkapkan para astronom.
Ini adalah bukti baru bahwa beberapa black hole berputar, bahkan ketika mereka menarik semua objek di dekatnya, termasuk cahaya. Penelitian tambahan juga menunjukkan bahwa black hole bisa memutar material dengan kecepatan tinggi, hingga 32.000 kilometer/jam.
“Gas-gas yang berada di sekitar black hole tidak akan punya pilihan lain kecuali mengikuti arus putaran itu,” kata Jon Miller dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics. “Albert Einstein sendiri sesungguhnya telah memperkirakan hal ini 80 tahun lalu, dan kini kami mulai melihat buktinya.”
Karena black hole menarik segala sesuatu termasuk cahaya, maka mereka tidak bisa terlihat. Namun para astronom telah sejak lama mempelajari fenomena-fenomena yang tampak di sekitar black hole, dan menemukan apa yang mereka sebut sebagai piringan tambahan – suatu bundaran materi yang biasanya berisi materi-materi yang dihisap dari bintang-bintang di dekatnya, yang merupakan sumber makanan black hole.
Salah satu karakteristik yang diamati para astronom di mulut black hole adalah pancaran cahaya sinar-X. Sangat masuk akal bila pancaran itu terpercik amat cepat karena black hole sendiri berputar dengan kecepatan tinggi.
Hal yang sedikit membingungkan adalah bila percikan sinar-X itu menjadi lebih lambat hingga seper seratus laju pancaran tercepat, kata Miller dalam pertemuan American Astronomical Society. Menurut dugaan Miller, pancaran yang melambat itu bisa jadi merupakan frekuensi lengkungan antara ruang dan waktu.
Sementara itu, tim peneliti lain yang juga mempelajari black hole mendeteksi adanya tiga gumpalan gas seukuran Matahari yang berputar sepanjang piringan tambahan sebuah black hole.
Dengan mengamati atom-atom besi, yang merupakan pertanda guna mengetahui apa yang terjadi di sekitar black hole, para ilmuwan bisa memperkirakan bahwa gumpalan-gumpalan ini menyelesaikan satu putaran penuh dalam waktu satu hari, dengan kecepatan 32.000 km/detik.
Karena gumpalan-gumpalan ini jauh dari pusat black hole, seperti jarak Jupiter dari Matahari, maka fenomena ini sungguh menakjubkan. Sebagai perbandingan, Jupiter memerlukan waktu 12 tahun untuk mengelilingi Matahari. (Rtr/wsn)
Kamis, 18 Januari 2007 @ 12:20
Opera 9.00 Windows XP
Opera 9.00 Windows XP
Hawking: Black Hole Menceraiberaikan Materi dan Energi
Sumber: Kompas 21-07-2004
Black hole menghisap segala sesuatu di dekatnya, namun kelak memancarkannya kembali dalam bentuk yang tercerai-berai.
Ilmuwan astrofisika tersohor, Stephen Hawking, menyatakan bahwa black hole atau lubang hitam tidak menghancurkan segala yang dihisapnya, namun mengeluarkan kembali materi dan energi dalam bentuk yang telah tercerai-berai.
Pemikiran baru Hawking yang radikal ini diungkapkannya dalam Konferensi Internasional Mengenai Gravitasi dan Relativitas Umum ke 17 di Dublin, Irlandia, Rabu (21/7). Adapun yang diungkapkan sang ilmuwan adalah hasil buah pemikirannya selama 30 tahun untuk menjelaskan paradoks mendasar dalam dunia sains: Bagaimana mungkin black hole bisa memusnahkan semua jejak materi dan energi yang dihisapnya –seperti yang diyakini Hawking sebelumnya– sementara teori subatomik atau fisika quantum mengatakan unsur-unsur itu tidak bisa hilang begitu saja?
Menurut Hawking dalam revisinya yang berjudul “The Information Paradox for black holes”, lubang hitam menyimpan apa yang dihisapnya selama waktu yang amat panjang, dan bersamanya menjadi rusak dan mati. Ketika black hole akhirnya luruh, ia memancarkan apa yang dulu pernah dihisapnya kembali ke jagad raya, namun dalam rupa yang telah tercerai-berai.
Sebelumnya Hawking dalam teorinya menyatakan bahwa materi yang terhisap black hole akan mengalir menuju jagad raya baru, suatu gagasan yang banyak diadopsi dalam cerita-cerita fiksi ilmiah. “Tidak ada cabang jagad raya baru seperti yang saya pikirkan sebelumnya. Materi, energi, maupun informasi yang dihisap black hole akan tetap berada di jagad kita,” kata Hawking.
“Saya menyesal telah mengecewakan penggemar fiksi ilmiah, namun menurut saya informasi (yang dihisap black hole) masih tersimpan, sehingga tidak mungkin menggunakan black hole sebagai jalan menuju jagad lain,” lanjutnya. “Bila Anda melompat ke black hole, massa dan energi Anda akan kembali ke jagad raya, namun dalam bentuk yang terurai. Masih mengandung informasi mengenai seperti apa dahulu Anda itu, namun dalam bentuk yang tidak dikenali lagi.”
Ist.
Stephen Hawking
Hawking melanjutkan, “Kini saya merasa lega telah memecahkan masalah yang menghantui saya selama hampir 30 tahun, meskipun jawabannya tidak terlalu menggembirakan dibanding teori yang saya utarakan sebelumnya.”
Hawking adalah ilmuwan yang merintis pengertian mengenai black hole, lubang hitam di jagad raya yang menghisap segala sesuatu termasuk cahaya. Black hole terbentuk dari bintang raksasa yang tekanan gravitasinya luar biasa besar sedemikian rupa, sehingga menarik energi dan materi di dekatnya.
Energi dan materi yang tersedot itu –menurut teori Hawking tahun 1976– akan musnah ditelan black hole dan tidak akan pernah ditemukan lagi. Teori ini berlawanan dengan teori fisika quantum yang menyatakan bahwa materi dan energi tidak bisa benar-benar dihancurkan.
Nah, dengan pembaharuan teori tersebut, maka apa yang diungkapkan Hawking sekarang tidak lagi berlawanan dengan teori fisika quantum, walau pengertian mengenai black hole itu sendiri sangatlah terbatas.
Stephen Hawking adalah profesor matematika di Universitas Cambridge, yang terkenal lewat bukunya “A Brief History of Time,” yang menjelaskan aspek-aspek paling kompleks mengenai jagad raya.
Orang yang disebut-sebut sebagai salah satu jenius dunia ini menderita amyotrophic lateral sclerosis yang membuatnya lumpuh dan terpaksa hidup di kursi roda sejak berusia 20-an tahun. Ia berkomunikasi menggunakan piranti handheld dengan memilih kata dari layar komputer di kursi rodanya, lalu mengirimkannya ke piranti suara. (AP/bbc.co.uk/wsn)
Senin, 22 Januari 2007 @ 13:46
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
wah…puanjang bener komennya…. saya mo ngasih rujukan bahasa inggris nih…membahas speed of light, time dilation, pulsar, blackhole, wormhole, gravitational field, ampe kehidupan lain di bumi lain, bla..blabla langkap…BASED ON QUR”AN…
just click http://www.speed-light.info
wasalam
Rabu, 24 Januari 2007 @ 8:56
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Kalau kita mau tau Teori Bigbeng mesti di buku apa ya
Rabu, 24 Januari 2007 @ 9:03
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Teman2 ikhwanul muslimin, saya pernah baca di Qur’an baru sebagian ada 22 ayat yang menyatakan bahwa alam semesta diciptakan dalam 6(enam ) rangkaian waktu. Tolong dong siapa yang tahu yang dimaksud 6(enam ) rangkaian waktu dan proses kejadiannya kasih tahu ke saya atau via sowisuryadi@yahoo.com, terimakasih atas bantuannya,
Wassalam
Rabu, 24 Januari 2007 @ 13:35
Mozilla Firefox 1.5.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.4 Windows XP
mas jay saya mahasiswa FMIPA 2006 pengen mendalami kosmologi(dunia makro maupun mikro). saya seorang muslim pengen mempelajari alam semesta ini sebagai kebesaran Allah SWT. tetapi saya memiliki ketakutan ,karena dengan kapasitas ilmu saya yang sangat terbatas saat ini. apa kah saya harus belajar tafsir al-quran dulu baru sains atau bagaimanakah yang seharusnya saya lakukan
Kamis, 25 Januari 2007 @ 10:04
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Dear Lutfi,
Jalankan saja secara bersamaan dengan arif dan bijaksana tanpa berat sebelah, persis seperti Albert Einstein bilang : Agama tanpa ilmu pengetahuan “buta”, Ilmu penegtahuan tanpa Agama “lumpuh”. Tempatkan dan rengkuhlah keduanya seperti dua buah garis sejajar yang sama besar dan sama panjang yang harus kita miliki. Niscaya kita tidak akan tersesat.
Selasa, 6 Februari 2007 @ 13:58
Internet Explorer 6.0 Windows 98
Internet Explorer 6.0 Windows 98
kalo masuk balck hole bisa keluar ap g?
terus yang masuk ke blackhole akan pergi kemana ya??
Jumat, 9 Februari 2007 @ 23:26
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
Wah.., mas2&mba’2 salam kenal aja, terutama mas Jay.
Seperti yang telah kita ketahui, bahwa dimensi itu ada banyak, mulai dari dimensi satu sampai dimensi tak hingga. Prinsipnya kita bisa melihat dimensi di bawah kita tapi kita tidak bisa melihat dimensi di atas kita. Misalnya, jika kita berada di dimensi 2, kita bisa melihat ke dalam dimensi 1, tapi kita tidak bisa melihat ke dalam dimensi 3, dst.
Harap diketahui, dimensi 1 itu berupa titik, dimensi 2 berupa garis/bidang, dimensi 3 berupa ruang/volume, dimensi 4 berupa ruang dan waktu, dst. Nah, kita ini berada di dimensi 4 atau dimensi ruang dan waktu. Kita bisa melihat ke dimensi yang ada di bawah kita (dimensi 3 sampai dimensi 1), tapi kita tidak bisa melihat dimensi di atas kita.
Allah sebagai penguasa langit dan bumi itu “berada” di dimensi tak hingga atau bisa jadi di luar semua dimensi yang ada (tidak terikat), itulah kenapa Allah memiliki sifat Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui, Maha Kuasa Atas segala sesuatu, dll (yang kita kenal dengan Asmaul Husna).
Kita sebagai mahkluk berada dalam 1 dimensi dengan mahkluk yang lain (binatang, tumbuhan, jin, setan, dll), tapi kenapa kita tidak bisa melihat jin, setan atau mahkluk halus lainnya?!? Hal itu disebabkan karena kita dengan mereka memiliki “frekuensi” yang beda. Untuk bisa saling berhubungan maka kita harus menyamakan frekuensi kita dengan mereka atau mereka menyamakan dengan kita, tetapi untuk melakuka hal itu diperlukan energi yang besar sekali, sehingga hal itu jarang terjadi.
Kita bisa menjadi manusia “super” jika kita tidak terikat dengan dimensi kita (ruang-waktu), atau minimal kita tidak terikat dengan dimensi ruang saja atau dimensi waktu saja. Misalnya, kita tidak terikat dengan dimensi ruang : maka kita bisa melihat kejadian yang berada jauh dari tempat kita dalam waktu yang bersamaan (seperti kita melihat siaran langsung pertandingan sepakbola). Sebaliknya juga, bila kita tidak terikat dengan dimensi waktu : maka kita bisa melihat masa lalu dan masa depan dari tempat kita berada.
Itulah kenapa Nabi Muhammad SAW mampu melakukan peristiwa Isra’ Mi’raj, karena Nabi Muhammad SAW tidak terikat dengan dimensi ruang dan waktu bahkan bisa jadi tidak terikat dengan dimensi yang ada di atasnya karena kelebihan yang telah diberikan Allah kepada Nabi Muhammad.
Mungkin cukup itu saja perkenalan dari saya.
Terimakasih…!?!
Senin, 26 Februari 2007 @ 1:51
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0 Windows XP
Bintang ini,Bintang itu,Galaxy ini,Galaxy itu,whaduuh.. mumet Cak,
yang masih kuingat cuma ‘Kaosai Galaxy’, itu lho, Petinju Thailand yang pernah meng-KO Ellyas Pical petinju kita, btw ga’pa-pa dech,lumayan juga buat nambahin puzink,yang aku takutkan dalam kepusinganku cuma satu,kalau suatu saat nanti tehnologi manusia sudah sedemikian majunya sehingga mampu membuat alat tranportasi yang bisa mendarat di Planet lain dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya, terus disana ketemu mahluk lain penghuni planet tsb(bila ternyata planet itu juga berpenghuni seperti bumi) yang sudah jelas pasti mereka ciptaan Tuhan juga,yang beradab dan bertehnologi maju,juga ber-agama dan ber- Tuhan,apakah mereka memanggil Nama Tuhanya sama dengan Nama Tuhan kita ya?,Kitab Sucinya apakah juga sama ya,? dengan Kitab Suci kita?,kok rasanya tidak sama ya? kecuali mereka pernah ke Planet Bumi dan mempelajari Kitab Kitab kita,lalu apa atau siapa ya? yang mereka sembah? Jangan-jangan nanti kita berantem dengan mereka karena Nama Tuhan kita tidak sama dengan mereka menyebut Nama Tuhanya, kita dan mereka sama-sama ngotot merasa yang paling benar. waduh gimana nich, aku kok jadi makin puzink,,,Saudara Saudaraku yang waras…,tolongin aku donk supaya cepet waras..,ato paling tidak kalo belum bisa menyembuhkanku,tolong jawab pertanyaanku
Jumat, 9 Maret 2007 @ 14:10
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Sekarang kamu boleh sombong karena merasa di atas dari yang lainnya, kadang kamu bertangan besi, juga sewenang-wenang, menindas dan melibas seenak udel mu, seolah semua orang harus tau kalau kamu begitu powerfull, tidak terjamah aturan dan hukum. Keangkuhanmu begitu nampak dari raut mukamu yang mencerminkan kepicikan. Apapun akan kamu tempuh dengan cara licik sekalipun guna mempertahankan keberadaanmu yang selalu ingin dihormati dan diagungkan. Tapi sadarlah sekarang, bahwa kamu itu sesungguhnya tidak ada apa-apanya sama sekali, kamu itu tak lebih dari sekedar debu dalam angin (you are just dust in the wind) manakala kamu menengadah ke angkasa raya di kegelapan malam. Semakin jauh matamu menembus angkasa raya semakin tidak berartilah kamu. Ayo sadarlah kamu orang-orang jahat, sebelum kamu mati.
Senin, 2 April 2007 @ 16:02
Mozilla Firefox 2.0 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0 Windows XP
hahaha..
sepertinya menarik juga yah alam semesta ini ^^
bikin penasaran..
jadi pengen blajar terus..
allah emang maha besar..
hmm…
tapi.. yang saya penasaran langit ke 7 itu apa ya?
setinggi apa?
klo 9 dimensi seperti apa?
Nabi Muhammad SAW pernah ke langit ke 7, apa itu surga?
Rabu, 11 April 2007 @ 18:30
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Syallom..
Apa sich planet Nibiru itu(jelaskan dengan identitasnya dan sudah berapa planet (termasuk planet kerdil) yang telah ditemukan?????????
God Bless you
Jumat, 4 Mei 2007 @ 11:58
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
salam ‘alaikum salam
mirip ya om…7 lapisan langit sama 7 lapisan hati…..kalau langit yg ini bener2 keliatan pake teropong antariksa…kalau hati kan dimensi proses…menuju inti…mirip …tole suka deh om…uhm…suka suka…yg keliatan mata bukti wujud dari yg di hati….
br
tole
Jumat, 4 Mei 2007 @ 12:01
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
om om gabungin kata2 ini gimana ya…tole bingung…langit…surga….bumi…neraka….hati…langit….dunia…neraka….berarti surga di hati kali ya om…*tole lagi mikir*….
Jumat, 4 Mei 2007 @ 12:05
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Seperti yang telah kita ketahui, bahwa dimensi itu ada banyak, mulai dari dimensi satu sampai dimensi tak hingga. Prinsipnya kita bisa melihat dimensi di bawah kita tapi kita tidak bisa melihat dimensi di atas kita. Misalnya, jika kita berada di dimensi 2, kita bisa melihat ke dalam dimensi 1, tapi kita tidak bisa melihat ke dalam dimensi 3, dst.
Jumat, 4 Mei 2007 @ 12:07
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
yg di atas tulisan om ipul……belalti yg di langit atau di dimensi hati bisa melihat dunia fana ya om…yg sedang di dunia fana (nelaka) tidak bisa melihat dunia sesungguhnya (dunia hati) dong om….ih tole makin pucing om
Jumat, 4 Mei 2007 @ 12:13
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
ini punya om yg di atas ====>>Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)
maksudnya gimana ya *mikir*…belalti ath thaariq itu inti dali hati ya om…??????!?! *pucing lagi*
Jumat, 4 Mei 2007 @ 12:29
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
telus gimana ya om…lahil dali langit…kalena ada big bang (ledakan besar teljadinya dunia fana)…kembali lagi menuju langit belat….menuju kehampaan belat…menuju sulga belat…minta di talik lloh aja kali ya om…..
Jumat, 4 Mei 2007 @ 12:35
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
tulisan om budi ==>>Tapi sadarlah sekarang, bahwa kamu itu sesungguhnya tidak ada apa-apanya sama sekali, kamu itu tak lebih dari sekedar debu dalam angin (you are just dust in the wind) manakala kamu menengadah ke angkasa raya di kegelapan malam. Semakin jauh matamu menembus angkasa raya semakin tidak berartilah kamu.
belalti makin dalam proses menuju sulga (langit) manusia makin melasa bahwa segala2 itu sesungguhnya lloh ya om….manusia juga nggak ada ya om
..
Jumat, 4 Mei 2007 @ 12:37
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
tulisan rung_waras ===>>>btw ga’pa-pa dech,lumayan juga buat nambahin puzink,yang aku takutkan dalam kepusinganku cuma satu,kalau suatu saat nanti tehnologi manusia sudah sedemikian majunya sehingga mampu membuat alat tranportasi yang bisa mendarat di Planet lain dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya, terus disana ketemu mahluk lain
bye bye…
hihihi belom walas om ? gpp sabal…kalau takut namanya melagukan kuasa Lloh lho om…
om oom tante tante tole bobo siang dulu ya….mama nyuluh bobo nggak boleh lagi main intelnet
Senin, 7 Mei 2007 @ 5:25
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
mat berkarya
mat mengkolaborasikan dunia spritualitas dan intelektualitas
tapi ingat….
suatu karya yang keluar dari hati nurani akan di terima oleh hati nurani
Selasa, 22 Mei 2007 @ 15:38
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
kemesraan ini janganlah cepat berlalu, hatiku damai jiwaku tentram bersamamu, eh gitulah kalau kita menelaah universe ini yang nga kejakau oleh kita yang serba sangat ultra kekurangan ini bersujudlah dan jangan membesarkan kepala Alloh Hu Akbar
Sabtu, 26 Mei 2007 @ 13:55
Mozilla Firefox 1.5.0.3 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.3 Windows XP
mas jay… menurut teori big bang alam semesta tercipta dari dentuman raksasa, itu awalnya kaya apa sih ?? apa bentuknya ?? materi awalnya apa ??
thanks kalo d jawab
Minggu, 27 Mei 2007 @ 1:20
Camino 1.6a1pre Mac OS X
Camino 1.6a1pre Mac OS X
#102: Waduh kalo soal itu semuanya hanya teori, namun teori yang selalu diharapkan sesuai dengan ilmu-ilmu sains yang dibuktikan misalnya dengan spektrum cahaya bintang yang selalu menjauh sebagai bukti alam semesta (atau galaksi Kabut Susu ini) adalah mengembang. Mengembang berarti awalnya dari satu massa/energi yang meledak kemudian mengembang teratur (pecah karena ledakan namun tertahan oleh gravitasi pusat galaksi, seperti halnya planet-planet tidak keluar orbit karena gravitasi matahari) membentuk planet, sistem, bintang dsb.
Senin, 28 Mei 2007 @ 13:35
Mozilla Firefox 1.5.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.6 Windows XP
mas jay… ada laporan bahwa teleskop hublle berhasil menangkap gambar sisa-sisa dari sebuah ledakan besar di angkasa beberapa jutaan tahun lalu, itu ledakan big bang yang membentuk alam semesta atau ledakan dari bintang yang udah kehabisan energinya trus meledak menjadi beberapa sistem seperti tata surya ??
pingin tanya nih : ada teori yang mengatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, tetapi dapat berubah menjadi bentuk energi lainnya. menurut mas jay jika matahari dan bintang lain memancarkan sebuah energi dan hanya beberapa yang berhasil diserap oleh benda langit lain, apa bisa dibilang bahwa lubang hitamlah yang menyerap energi tersebut sehingga terjadi suatu keseimbangan.
thanks kalo d jawab
Senin, 28 Mei 2007 @ 13:47
Mozilla Firefox 1.5.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.6 Windows XP
klo mnrt gw lbh bnr teori la place & chamberlin drpd big bang cz da di Al-quran dan trmsk kebenaran mutlak islam, mnrt mas jay gmn?
thnks bgt!
Senin, 4 Juni 2007 @ 16:20
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
ngledek:
saya punya buku “brief history of time” stephen hawking sampai 2 bh tapi dak boleh dipinjam. di pdfkan, aku gak tau caranya, difoto copy? rusak jilidannya. sorry
ruang hampa:
adalah ruang yang tidak memiliki udara, jadi tidak ada yang istimewa.
sebelum big bang:
big bang adalah ledakan yang luar biasa dahsyatnya. jika ada mata yang melihat
pasti menjadi buta seketika. telinga ya tulis seketika. dan peninggalan sebelum
ada big bang hilang tidak ada jejaknya, karena itu ilmu pengetahuan tidak membahas tentang “sebelum big bang”
black hole:
sesuatu yang sangat padat, kita belum bisa tahu (mungkin) secara matematis apakah
akan menjadi suatu ruang bervolume negatif ? (masuk ke dimensi lain) yg pasti semua materi dan energi menyatu di situ
gambar galaxy:
memang tentang masa lalu, tidak akan pernah tentang masa kini. bahkan foto
polaroid yang jadi seketika, adalah foto masa lalu (meski hanya beberapa
detik yang lalu)
foto galaxy tidak jelas:
mau jelas gimana caranya? wong teropong kita ya cuma sampai milyaran
tahun cahaya. sedang untuk membuat layar tv/lcd yang resolusinya sangat tinggi
per pixel misalnya =satu molekul tentu juga sulit, karena akan timbul panas yang luar biasa, sehingga saat dinyalakan layar tersebut langsung meleleh!
beberapa layar untuk penangkap gambar hasil foto luar angkasa harus direndam dalam nitrogen cair agar tidak terlalu panas.
thanks, mas jay sangat bagus tulisannya.
Senin, 4 Juni 2007 @ 16:51
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
ukuran-ukuran:
kalau bumi kita kecilkan (down-scale) menjadi sebesar piring makan (kira-kira)
maka gunung tertinggi (7000m) hanya setebal kertas, laut terdalam yang sedikit
lebih tebal (12000m), manusia tingginya 1,7 meter, kira-kira 1/3000 tebal kertas itu. belum lagi ukuran galaxy, belum ukuran semesta, wuah besar sekali terbayangpun sulit. padahal itu semua yang bikin tuhan kita, lha kalau ngomong ilmu pengetahuan ya jangan ngomong tuhan, wong tuhan yang bikin semuanya, berapa besar tuhan ya embuh, luar biasa. jadi kita kalau dibanding tuhan ya NOL. maka itu kalau lagi bicara ilmu pengetahuan, saya bicara ilmu pengetahuan saja.
mandelbrott (mungkin saya salah tulis) bilang: makin mendetail kita tahu tentang suatu hal, sebenarnya sama banyaknya ketidak tahuan kita dengan sebelum kita tahu apa-apa tadi. lha tuhan tahu semua, mau apa kita hah? ngelawan? silahkan.
Kamis, 7 Juni 2007 @ 8:46
Mozilla Firefox 1.5 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5 Windows XP
Oii…amangkurat2,ruang hampa itu tdak benar-benar hampa,dan bukannya tidak ada yang oistimewa,di ruang hampa ada yang namanya partikel gelap atau “dark matter”,partikel itu mempengaruhi pergerakan galaks pada qluster,dan sampai sekarang partikel tersebut masih misteri…menarik bukan?
Mas Jay…yang dimaksud supermassif black hole tu apa black hole yang berotasi pada sumbunya dan karena timbulnya medan magnet yang besar maka partikel2 tersembur pada kedua ujung sumbe rotasi?ataukah black hole yang tidak berotasi sama sekali?
Kamis, 7 Juni 2007 @ 8:59
Mozilla Firefox 1.5 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5 Windows XP
mas jay,saya coba jawab yang dhic tanya pada tanggal 26 mei 2007 ya!
awalnya kayak apa? awalnya tu benar2 rapat tak hingga dan sangat panas, karena faktor tak hingga itu, maka kita tidak tau apa2 lagi karena sampai sekarang ilmu matematika tidak digunaka untuk menghitung nilai dari tk hingga tersebut. Bentuknya pun tidak diketahui.
Materi awalnya apa? Kalo menurut buku yang sya baca, mater awalnya itu berupa materi dan anti materi. dengan kelebihan materi lebih banyak, sehingga sekarang yang tersisa kebanyaka tinggal materi. (materi dan anti materi akan saling meniadakan dan menghakan foton jika saling bertemu.)
Jumat, 8 Juni 2007 @ 14:33
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Jagad ini amat luas dan begitu indah untuk dinikmati oleh mata. Udah tahu begitu kenapa negara-negara maju gak mau konsentrasi untuk mengeksplorasi lebih jauh, maksudnya jangan mikirin senjata dan perang melulu seperti Amerika dan konco-konconya. Dana yang buat bikin senjata kan lebih baik kalau buat mendanai eksplorasi ruang angkasa biar cepet ketemu temen manusia yang ada diluar bumi. Ngapain lagi mikirin senjata dan peralatan tetek bengeknya, malah-malah dimanfaatin sama teroris. Amerika tuh pinter-pinter goblok sebenarnya. Bawaanya curiga melulu sama negara lain, paranoid kali yach … Kapan yach negara-negara maju tuh sadar bahwa senjata itu gak ada gunanya, buang-buang duit doang.
Rabu, 13 Juni 2007 @ 20:44
Mozilla Firefox 1.5.0.3 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.3 Windows XP
oh…jadi menurut mad big bang awalnya memiliki wujud baik itu materi dan antimateri ya dengan kerapatan tak hingga…. saya kira big bang berawal dari ketiadaan… truz terang bingung juga sih kalo ngbayangin sesuatu yang berawal dari ketiadaan… (subhanallah)…
thanks atas informasinya…
truz gmana tanggpanny mengenai pernyataan no 104…
siapapun thanks kalo dijawab
Jumat, 15 Juni 2007 @ 12:54
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
mungkin saya bisa…(matahari memancarkan energi yang dihasilkan dari reaksi fusi intinya, yang berupa foton ataupun partikel)lubang hitam hanya sebagian kecil darri benda yang ada di alam semesta.jika radiasi yang dipancarkan itu sampai pada lubang hitam,bisa saja lubang hitam juga menyerapnya. radiasi yang dipancarkan dan tidak diserap itu terus berkelana di ruang angkasa hingga kehabisan energi. energi tersebut tidak habis, tetapi seperti yang dhic bilang yaitu berubah menjadi bentuk lain.
Minggu, 17 Juni 2007 @ 10:42
Mozilla Firefox 2.0 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0 Windows XP
WAW…………… SUBHANALLAH MASIH BANYAK JG ORNG YANG PEDULI DENGAN KEADAAN ALAM SEMESTA…………….
AQ SALUT Bgt DENGAN SEMUANYA….
SILAHKAN BCA JA BUKUNYA “HARUN YAHYA”
Minggu, 24 Juni 2007 @ 20:36
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Alhamdulillah…. masih ada penemu alam semesta kita ini. saya tertarik dengan ini lebih dalam. maukah anda mengirim tentang cerita ini lebih detail dalam bahasa indonesia ke email saya? thank’s to information.
Kamis, 5 Juli 2007 @ 8:09
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Dari beberapa susku kata asing such as : Black Hole, Big Bang, Milky Way, Supremasive BH, etc, etc….
Gw lebih interest sama Milky Way,”jalan menuju tetek”…Gimana caranya tuh???
Jumat, 13 Juli 2007 @ 11:48
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
para peminat big bang, coba deh baca novel “angel&demon” Dan Brown, di awal cerita dipertegas mana bagian dari fakta dan fiksi, liat dulu aja deh.
Senin, 30 Juli 2007 @ 16:43
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Seandainya manusia telah menemukan teknologi yang memungkinkan didinya bisa berjalan diatas sinar (seperti film flash gordon) ataupun teknologi yang mampu membuat manusia menghilang lalu muncul kembali di suatu tempat yang dikehendakinya sendiri (seperti yang di film stra trek) mungkin misteri2 alam semesta satu persatu bisa terpecahkan…..hehehehe….
Jumat, 3 Agustus 2007 @ 15:50
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.9 Windows XP
kita tidak mungkin berjalan di atas sinar ataupun berpindah tempat seperti di film star trek,bukan tidak bisa se,tapi hampir tidak mungkin untuk teknologi pada saat ini….lebih jelasnya coba baca buku berjudul “fisika star trek”.buaguusss.
Sabtu, 4 Agustus 2007 @ 19:01
Mozilla Firefox 1.5.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.4 Windows XP
Milky way big bang proses kehidupan dan kematian alam semesta, proses adalah hukum alam yang harus dijalankan oleh manusia :)
Senin, 13 Agustus 2007 @ 11:40
Unbranded Firefox 2.0.0.1 Linux
Unbranded Firefox 2.0.0.1 Linux
yah… bukan cuma dijalani seh kl enurut gw
sebab manusia memang diperintahkan untuk mempelajari dan mengambil manfaat dari gejala-gejala alam di sekitarnya…..
karena itu manusia dibekali akl dan pikiran untuk berpikir, nafsu untuk memotivasi.,hati untuk memilah….
ya gt deh kl menurut gua jd bukan cuma dijalani aja
back to big bang…..
kl alam semesta berawal dari satu ledakan besar maha dahsyat kira-kira itu merupakan sebuah ledakan dari bintang raksasa atau sebuah materi beserta anti-materi yang menyatu dalam satu kesatuan yang padat.
Jumat, 17 Agustus 2007 @ 2:55
Internet Explorer 7.0 Windows XP
Internet Explorer 7.0 Windows XP
kalau ada bermilyar bintang(geleng-geleng)….
sedangkan matahari adalah salah satu dari jenis “bintang” hmmmm…(geleng-geleng),
sedangkan matahari adalah sumber energi kehidupan bumi… hmmmm…(geleng-geleng),
trus di bumi manusianya pada ribut krisis energi.. hmmmm…(usap2 janggut)
berarti manusia itu makhluk yg tolol yah..!!!(melotot)
Udah di sediain sumber2 energi maha dahsyat seperti bintang2, nuklir, minyakbumi, cahaya matahari, tapi masih ribut krisis energi, penghematan listrik, pelarangan nuklir, bikin nuklir tapi buat dijadiin bom, dll (gebrak meja)!!.
aduh bo cape de eke…
Sabtu, 18 Agustus 2007 @ 12:56
Mozilla Firefox 1.5.0.3 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.3 Windows XP
bukan tolol seh kl menurut gw….
cm emang belum mampu kali…..kl menurut bangbex… gimana cara kita manfaatin energi dari bintang selain matahari ….. yang pasti butuh energi yang besar juga kan…. dalam kekuatan yang besar terdapat resiko yang besar…. wong nuklir aja yg cuma butuh 1 mg uranium trus bisa hasilkan 500 MVolt…. masih pro kontra…
daripada ny7ari energi trus trusan mending kita manusia perbaikin alam aja deh coz bumi kayaknya dah sakit bgt tuh…. kl kita cuma nyari trus energi… kayaknya film day after tomorrow cuma menunggu waktu jadi kenyataan…
Senin, 20 Agustus 2007 @ 10:35
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Bung Mad, memang masih terlalu dini (saat ini) untuk bicara manusia mampu berjalan di atas sinar ataupun menghilang dan muncul lagi di suatu tempat yg diinginkan spt dalam film flash gordon dan star trek. Entah kapan, namun mungkin terjadi : suatu saat teknologi manusia akan sampai ke level itu. Masih ingat bukan, ribuan tahun silam manakala manusia cuma mampu bertahan hidup hanya dengan memanfaatkan hasil teknologinya yaitu kapak-kapak batu untuk mencari binatang-binatang buruannya, tinggal di gua-gua alam,belum ada listrik, TV, kendaraan, pesawat terbang, komputer, dsb. Kemajuan peradaban sekarang adalah buah dari revolusi teknologi yang diciptakan oleh manusia. Mari kita tunggu revolusi teknologiapa lagi yg akan dibuat oleh manusia hingga suatu saat memungkinkan dirinya berjalan di atas sinar dan menghilang lalu muncul kembali di tempat yang dikehendakinya sendiri (di Titan, Mars, Jupiter, di galaxy lain, atau dimanapun yang mereka mau)
Selasa, 21 Agustus 2007 @ 9:48
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Bang Kancil………Mari kita songsong saat-saat tersebut bersama-sama…Hidup ilmu pengetahuan!Untuk indomesia…Merdeka,semoga para ilmuwan di indonesia dapat mewujudkan hal tersebut terlebih dahulu.
Jumat, 24 Agustus 2007 @ 11:46
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Menurut buku agus mustofa “terpesona di sidratul muntaha”, dia menjelaskan proses isro ya dengan nihilasi tadi, di umpamakan seperti film startek, agar tubuh nabi bisa “hilang”kan lalu dimunculkan lagi, diperlukan energi, itulah mengapa perjalanan nya dari masjid ke masjid, menurut beliau masjid sebagai “piranti energi untuk melakukan proses nihilasi” karena masjid mempunyai “sumber energi”, begitu katanya.
nah untuk mikroj, seperti postingan sebelumnya mikroj hanya mungkin di terangkan sebagai perjalanan lintas dimensi, dan agar nabi bisa melintasi dimensi yg lebih tinggi maka perlu “perantara” yaitu burok dan jibril sebagai mahluk dg dimensi di atas kita.
Jumat, 24 Agustus 2007 @ 13:10
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 1.0.4 Windows XP
nah untuk mikroj, seperti postingan sebelumnya mikroj hanya mungkin di terangkan sebagai perjalanan lintas dimensi, dan agar nabi bisa melintasi dimensi yg lebih tinggi maka perlu “perantara” yaitu burok dan jibril sebagai mahluk dg dimensi di atas kita.
Selasa, 4 September 2007 @ 17:34
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
kok kalian bisa tau sih kalo galaxy punya gagang,klyn tw dr mana????
Selasa, 11 September 2007 @ 14:31
Internet Explorer 7.0 Windows XP
Internet Explorer 7.0 Windows XP
Menurut AKu…!! sebagai CIPTAAN NYA yang Konon adalah SEMPURNA mampukah kita mengemban kata SEMPURNA bila kita sendiri tidak PERNAH tau apa itu SEMPURNA.. mampukah kita mengukur KEMAHA LUASAN SEMESTA dan SELURUH KEGAIBAN juga KEPASTIAN ciptaannya yang NYATA yang telah tercipta sejak jutaan Tahun yang lalu… Mungkin KITA bisa berkata MAMPU untuk yang AHLINYA…! tapi Menurut ku.. jangan dulu kita TERBANG ke angkasa INI untuk meliah PANCARAN BUMI tempat kita berpijak sesungguhnya ALLAH itu PASTI dan CIPTAANNYA itu adalah apa yang kita INGINKAN terjadi dalam UCAPAN PERBUATAN HAYALAN dan TULISAN.. meskipun dalam HATI.. sungguh ALLAH tau semua yang kita INGINKAN maka sebelum melihat apa lagi yang LEBIH NYATA atas KEGAIBAN dan KEMAHA KUASAAN ALLAH sebaiknya KITA MENEMBUS DIRI SENDIRI mencari KEAJAIBAN KITA dan ARTI SEMPURNA atas diri KITA… sudahkah kita mampu MENCIPTAKAN diri KITA SENDIRI atas KEHENDAK hati yang BENING karena ALLAH maha PENCIPTA dan MANUSIA mahluk yang DISEMPURNAKAN atas CINTAnya… buatku sebelum terlambat COBA KITA MULAI MENCIPTAKAN KEMBALI DIRI KITA… sampai PREDIKAT SEMPURNA itu mendekati BERAT dan JENISNYA di mata ALLAH kalo dia adalah MANUSIA…. BIASA… (Bukan ANGEL/EVIL/ANIMAL/JIN/PLANT/THINGS…) kita bebas memilih may menjadi APA seperti BUMI, SEPERTI MATAHARI BULAN ATAU BINTANG kah kita… tapi… aku MASIH memohon PADA ALLAH agar aku mampu MENJADI 1 diantara semua CIPTAANNYA yang MAHA DAHSYAT.. minimal setetes sifat – sifatnya dapat aku JADIKAN dalam ROH ku untuk dapat menjadi MANUSIA BIASA yang MENDEKATI kata SEMPURNA.. (meski TAMPANYA kita tidak akan PERNAH SEMPURNA Hingga AKHIR, minimal TIAP HARI kita tau … kita TIDAK SEMPURNA…..) timbangan dan Takaran hanya DIA yang TAU berapa kadar setian Cell dan Gen yang kita butuhkan berapa DOSA dan AMAL yang kita padukan karena kita tidak AKAN PERNAH menjadi manusia BIASA bila KITA SUCI selamanya atau Berdosa SELAMANYA… !! semua Mengenai semesta yang MAHA MENAKJUBKAN… yah BACK TO OUR SELF… MUDIK dulu kali yah kediri SENDIRI.. mencari BETAPA KUASANYA ALLAH atas PENCIPTAAN diri kita.. agar kelak KITA berkata , Berucap, Berbuat bahkan berniat mampu menciptakan LUAR ANGKASA dan SEISINYA yang lebih menyempurnakan apa yang telah ada… semua berawal dari MANUSIA….!!
Sabtu, 22 September 2007 @ 13:51
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Jay,namaku Ardhan, aku siswa SMA kelas X.aku lagi nyari bahan tentang teori terjadinya Tata Surya menurut Jeans-Jefreys,namanya Teori Pasang.Di internet bahannya dikit banget,kamu bisa tolong aku?thx,before
Kamis, 4 Oktober 2007 @ 10:13
Internet Explorer 6.0b Windows 98
Internet Explorer 6.0b Windows 98
Kalo dua galaxi bertabrakan apakah bintang-bintangnya juga akan saling bertabrakan? Bingung nih akquww…!!!! Please dong dijelasin.
Jumat, 5 Oktober 2007 @ 17:05
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
ente tahu gak,kenapa dan bagaimana bisa terjadi BIG BANG ? katanya seh semua isi angkasa bergerak menuju black hole sampai nanti terjadi kiamat,bener gak tuh?jelasin donk…
Rabu, 10 Oktober 2007 @ 4:10
Mozilla Firefox 1.5 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5 Windows XP
Tulisan Rung_Waras, menurut saya mungkin ada benarnya. lha wong di dunia saja udah ribut masalah Tuhan kok.. apalagi kalau kita ketemu manusia planet lain.. Kita kembalikan pada agama masing -masing yang diyakini. kalau Islam ya tinggal bilang “bagiku agamaku dan bagimu agamamu..” kalau menurutku tulisan mas rung_waras, adalah waras, mungkin malah kita yang nggak waras, he,he…coba bayangin kita baru lahir nggak tahu apa2..pasti bingungkan..sebenarnya Islam sangat santun dan menghormati agama lain atau kafir sekalipun..dan sudah di contohkan oleh Baginda Rosul Allah.. trims kurang lebihnya mohon maaf..
Rabu, 21 November 2007 @ 23:12
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.4 Windows XP
gw tau sebenarna gakasi bima sakti juga menpunyai poros ia memtari pusat gakasi di alam semesta yang jaraknya 4 milyar KM dari matahari
Kamis, 29 November 2007 @ 15:48
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
maksudnya apa saya anak akuntansi gak ngerti
Sabtu, 15 Desember 2007 @ 12:58
Mozilla Firefox 1.5.0.12 Windows XP
Mozilla Firefox 1.5.0.12 Windows XP
mengertilah sebelum terlambat…..
Senin, 21 Januari 2008 @ 13:56
Mozilla Firefox 2.0.0.11 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.11 Windows XP
Sangat menyenamgkan memang membicarakan mengenai alam semesta karna menurut saya t8idak akan ada habisnya…………… yang buat saya selalu bertanya adalah sebenarnya satu titik sebelum adanya big bang itu seperti apa? lalu apakah ada gambaran yang pasti? andai saya bisa hidup di tahun itu untuk melihat big bang terjadi…….. asik x yes?!
Selasa, 4 Maret 2008 @ 1:14
Internet Explorer 7.0 Windows XP
Internet Explorer 7.0 Windows XP
Rung Waras, kalaupun ada makhluk lain di jagad raya yang berakal selevel manusia atau lebih, sudah selayaknya mereka beragama Islam juga, karena Allah sudah memfirmankan, Islam adalah agama untuk seluruh alam semesta…
Tapi saya nggak yakin ada makhluk dengan intelegensia dan kemampuan selevel atau lebih dari manusia di jagat raya ini. Karena dalam Quran makhluk berintelegensi tinggi penghuni alam semesta yang disebut-sebut hanyalah manusia, malaikat dan syaitan. Karena penasaran, saya pernah mencari satu-persatu di setiap ayat Al Quran mengenai keberadaan makhluk ‘ET’ ini, hasilnya nihil. Karena itu saya tidak yakin kita memiliki ‘teman lain’ di jagad raya ini.
Bukankah Al Quran telah menjelaskan segala fenomena alam raya ini ribuan tahun sebelum manusia bisa mengertinya? Dan Quran bagaikan ensiklopedia yang sangat kompak dan lengkap. Sehingga hampir tak mungkin informasi se’penting’ seperti kehidupan extra terrestrial tidak diwartakan Al Quran, kalau mereka memang exist.
Ataukah informasi ini tersembunyi dalam keindahan jalinan untaian kata Al Quran?
(Apalah saya ini, saya sadar, kemampuan nalar saya tak sebanding dengan pengetahuan Sang Pemilik Alam Semesta)
Jumat, 4 April 2008 @ 16:02
Mozilla Firefox 2.0.0.3 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.3 Windows XP
bima sakti merupakan galaksi yang terdapat kehidupan didalamnya,
Sabtu, 5 Juli 2008 @ 20:12
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Saya HerWanTo,Atau iwan.Pada tanggal 30 Juli saya menemukan Lingkaran di kota medan Dengan keliling 6,28 Km.Dan lingkaran itu aku beri Nama Jantung Kota Medan ,Insya allah.Dan itu saya hadiahkan untuk Kota medan dgn hari Jadinya yang ke -418.Moga ALLah SWT menjaga Kota medan Dan Bumi Selalu.Amin.Di dalam linkaran itu ternyata ialah sudut bidang dan didalamnya ada beberapa ilmu pengetahuan yang sangat luar biasa .karena saya bermohon kepada yang maha kuasa.Penelitian ini aku analitis hingga hari klimaks yaitu tanggal 30 juli 2007.Teriam kasih .salam erat untuk Ilmu pengetahuan.DariSaya.Dan filosofi yang sedikit saya berikan yaitu tanggal 30 juli adalah hari ulang tahun Kota Medan Juga Tuh. Dari KISS FanS Club.Oh Yah hampir saya lupa .ternyata saya menemukan juga didalamnya ada radiasi di setiap titik sumbu X.Karena lingkaran itu di faks secara supranatural pada saya .siapakah yang mengirim…………………………………………..kalau saya menjawab adaklah ALLah SWT.Besar radiasi itu saya bei nama JEPO .Tapi karena ada permasalahaan Lexikologi dari jepo maka saya belum kasih nama.Jadi satuannya NN.Wassalam.
Senin, 7 Juli 2008 @ 20:43
Mozilla Firefox 2.0.0.15 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.15 Windows XP
ngomomgin galaksi itu bentuknya ada macem2 bahkan ada loh galaksi “kanibal” yang menelan galaksi lain he he ..
Minggu, 3 Agustus 2008 @ 14:21
Mozilla Firefox 3.0 Windows XP
Mozilla Firefox 3.0 Windows XP
thanks ma s untuk informasinya. aku sekarang jadi banyak tau
Minggu, 3 Agustus 2008 @ 17:55
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
menurut saya c…
bintang itu terlah hilang dua pada tahun 1991 tepatnya 23 april….
setelah saya teliti dengan saksama…
dan hasilnya valid…
karena ada di samping saya saat ini…
Rabu, 17 September 2008 @ 12:01
Mozilla Firefox 2.0.0.16 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.16 Windows XP
Secara logika, sangat tidak mungkin tidak ada makhluk lain di luar bumi. Bayangkan, ada berapa jumlah bintang di satu buah galaxy saja (milyaran jumlahnya bukan). Dari milyaran bintang-bintang lain (selain matahari) di galaxy bimasakti pastilah ada yang memiliki planet2 juga seperti matahari kita. Dan kalo kita asumsikan setiap bintang punya 3 planet saja (tidak usah sebanyak planet-planet milik matahari, maka pastilah ada sebuah saja yang identik seperti bumi. Nah bayangkan lagi kalo kita berpikir ke lintas galaxy. Ada berapa jumlah galaxy di jagad raya….hhhmmmm…konon kata para ahli ada milyaran juga jumlahnya…..Berarti : ada trilyunan bintang di luar sana…dan berarti pula : ada planet yang jumlahnya diatas trilyunan bahkan tak terhingga jumlahnya di luar sana….Masa iya tidak ada sebuah planetpun yang identik atau mirip dengan bumi yang memungkinkan sosok makhluk seperti manusia hadir di sana….!?? Sayangnya penjelajahan ruang angkasa dengan pesawat2 yang ada sekarang belum mampu melintasi ruang-antar-bintang apalagi bicara ruang-antar-galaxy untuk mencari dan mendatangi planet2 yang identik seperti bumi kita ini dan bersilahturahmi dengan penghuninya. Mungkin suatu saat, entah kapan, pengetahuan & teknologi manusia akan sampai ke tingkatan itu. Teman-teman yang baik hati, boleh menanggapi / mengkomentari logika saya ini….tapi harus dengan logika juga ya jangan dengan jalur religi (dogmatis), nanti gak nyambung jadinya
Jumat, 26 September 2008 @ 21:35
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Wow… ke langit. Tapi gak apa. Mau atasi krisis energi listrik? Dengan cara: setuju PLTN. PLTU itu global warming. PLTN aman. Lihat aja kapal induk yang ke Aceh: Abraham Lincoln. Itu PLTN terapung. Gempa? wow, keras dan lama banget kan goncangan di laut. Tsunami? Kapal selam bahkan membuat tsunami. Mahal? Gorontalo ditawari Rp. 400,- per kWh. Sorry, ini ditulis untuk membuka kemungkinan: resource yang dimiliki bisa digunakan untuk memajukan negeri ini.
Ilustrasinya: tujuan udah jelas, jalan udah mulus, mobil bagus, penumpang canti, driver ganteng, kok mobil belum jalan? …bensin habis…
Sabtu, 27 September 2008 @ 15:53
Internet Explorer 6.0 Windows XP
Internet Explorer 6.0 Windows XP
simbah #22 pak de astronom-astronom kita pinter-pinter lho, mereka tanpa keluar rumah tapi bisa gambar rumah… aku pernah baca visual galaxy bimasakti di dapat dari jarak bintang yang di ukur satu persatu beserta posisinya antar bintang kemudian di susun jadilah seperti itu.
Senin, 10 November 2008 @ 16:49
Internet Explorer 6.0 Windows 98
Internet Explorer 6.0 Windows 98
aq suka bgt baca dan liat tentang galaxy, luar angkasa, laut, dan mistery laennya. btw berapa banyak galaxy se? truz kok bisa tau bentuknya galaksi itu kayak apa. mang uda ada yang “benar2 liat” t? truz pake alat apa? teleskop ato meluncur langsung ke luar angkasa pke robot gtu? pengen tau neh..
Minggu, 23 November 2008 @ 16:42
Mozilla Firefox 2.0.0.15 Windows XP
Mozilla Firefox 2.0.0.15 Windows XP
belajar tentang luar angkasa berarti sama halnya kita belajar ciptaan tuhan,dan tahu bahwa tuhan maha agung yang telah mencipta seluruh isi alam.
aq suka banget baca artikel luar angkasa,
Sabtu, 6 Desember 2008 @ 16:25
Mozilla Firefox 3.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 3.0.4 Windows XP
sebuah ilmu yang bagus untuk menyingkap sedikit ilmu Tuhan YME. Kiranya kita sadar atas kebesarannya
Selasa, 24 Maret 2009 @ 21:15
Internet Explorer 7.0 Windows XP
Internet Explorer 7.0 Windows XP
assalamualaikum..
mas jay salam kenall,,
tolong jelasin lagi dong,,
gimana kita bisa dapet gambarnya galaksi bimasakti??
siapa yang moto??
moto drimana??
kameranya merek apa??
Kamis, 6 Agustus 2009 @ 20:19
Mozilla Firefox 3.0.4 Windows XP
Mozilla Firefox 3.0.4 Windows XP
mang bener ya begitu mas jay , tolong donk lebih jelas lagi
Selasa, 25 Agustus 2009 @ 15:52
Mozilla Firefox 3.0.3 Windows XP
Mozilla Firefox 3.0.3 Windows XP
Tulisan Cassiopeia,”kalaupun ada makhluk lain di jagad raya yang berakal selevel manusia atau lebih, sudah selayaknya mereka beragama Islam juga ”
Itulah salah satu yg termasuk membuat bingung saya gak hilang-hilang,
Kapan mereka pernah ke Bumi untuk belajar Agama?,Kapan mereka tau Al Qur’an ? Kapan mereka tau Injil? Kapan mereka dengar suara Adzan? Kapan mereka tau kalau Alloh itu Tuhan semesta alam,Kapan mereka tau kalau Nabi besar Muhammad SAW.itu Rasulullah, siapa yang memberitahu mereka, siapa yang mengajari mereka ngaji ? Siapa yang memberitahu mereka tentang itu semua? Apakah mungkin mereka diajari oleh para Jin? Apakah mereka juga tau kalau di Saudi Arabia itu ada Kota Mekkah, apakah mereka tau kalau disana ada Ka’bah? Kemana mereka akan naik haji? Apakah mereka juga pernah dengar tentang kisah2 Isa Almasih,Apakah mereka juga pernah wisata rohani ke kota Betlehem?
Apakah mereka juga pernah dengar kisah Sidharta Gautama,Sang Hyang Widi Wasa, Gusti Ingkang Maha Suci dll? Jadi siapa atau apa yang mereka sembah? Dengan nama apa mereka memanggil Tuhanya?
Itu semua kalaupun mereka mahluk selevel manusia diluar bumi mmg benar2 ada
( KIRA-KIRA ADA NGGAK SICH TEMAN2? )mpe skrng aqu msh Rung_waras lho,
Yang saya sangat setuju dgn Cassiopeia adalah :
“Ataukah informasi ini tersembunyi dalam keindahan jalinan untaian kata Al Quran?”
Thanks semuanya, thanks atas kearifan-nya menghadapi yang masih sangat awam seperti saya(narcis dikit yahh);
Salam kenal wat semuanya, met menjalankan ibadah puasa, pissssssss V
Selasa, 8 September 2009 @ 4:52
Mozilla Firefox 3.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 3.0.6 Windows XP
Salam kenal,
Kalau jarak sedemikian jauh, terus bagaimana hadist Nabi SAW yang mengatakan jarak dari sini ke langit pertama, tebalnya langit pertama, jarak dari langit pertama ke langit ke dua dst. adalah jauhnya 500 tahun perjalanan dan 73 tahun perjalanan.
Kedua hadist ini tidak bertentangan karena jaman Nabi SAW. Unta dan Kuda yang sering di pakai perjalanan jauh, kalau di hitung kira-kira 9 juta kilometer.
Selasa, 8 September 2009 @ 4:56
Mozilla Firefox 3.0.6 Windows XP
Mozilla Firefox 3.0.6 Windows XP
Di dalam Al-Quran yang diciptakan Allah selain Malaikat hanya Jin dan Manusia,tidak ada mahluk lain.
Selasa, 15 September 2009 @ 15:05
Mozilla Firefox 3.0.14 Windows XP
Mozilla Firefox 3.0.14 Windows XP
Aduuhh…aduuuhhh…aduuhhhh….!!!! Jangan dong dicampuradukan Ilmu Pengetahuan (sains/logika) dengan Agama (dogmatis)….., sudah pasti gak bakal nyambung beibehhhh…!!!!
Selasa, 20 Oktober 2009 @ 11:53
Mozilla Firefox 3.5.3 Windows XP
Mozilla Firefox 3.5.3 Windows XP
Allahu akbar..allahu akbar !!!
mulut saya tercekat..akal saya tak sanggup !