Yuke Ardhiati: Bung Karno Sang Arsitek
Rabu, 17 Agustus 2005M
12 Rajab 1426H
- Tracking System
- International phone card

Buku setebal 368 halaman ini mengkaji hal-hal artistik karya arsitektur, tata ruang kota, interior, kria, simbol, busana dan teks pidato yang hadir sebagai alam bawah sadar atau mentalite Soekarno, Sang Proklamator, Kepala Negara dan sekaligus seorang arsitek.
Yuke Ardhiati menyampaikan lima hal pokok Soekarno sebagai seorang tokoh:
- Pemetaan budaya multikultur Soekarno di tengah struktur masyarakat dan mengungkapkan mentalite artistik yang mendorong tindakannya merancang.
- Merekonstruksi karya arsitektural Soekarno yang terdiri dari arsitektur, tata ruang kota, interior dan kria dalam kurun waktu 1926-1965.
- Mengungkapkan makna yang terkandung dalam karya arsitektural dan non-arsitektural seperti simbol padma, busana dan teks pidato.
- Melakukan kajian etik dan estetik terhadap karya arsitektural Soekarno.
- Menyimpulkan mentalite yang terkandung dalam alam pikiran Soekarno.
Kajian dalam buku ini dilengkapi dengan 150 lebih gambar/foto hitam-putih sebagai ilustrasi, 37 halaman yang memuat ratusan daftar sumber referensi, dilengkapi pengantar oleh Edi Sedyawati serta catatan penutup oleh arsitek Han Awal dan Slamet Wirasonjaya.
Salah satu karakter Soekarno terhadap Indonesia terwujud dalam bentuk romantisme yang sifatnya “romantisme revolusi” yaitu jiwa yang cenderung mengharapkan sesuatu yang lebih baik dan indah, diwujudkan dalam ekspresi seni rupa dan simbol seperti eksistensi Sang Saka Merah Putih dengan rancangan tiang beton yang indah di Istana Merdeka yang dirancang akhir tahun 1949.
Kesan romantisme itu diungkap juga oleh anaknya Guntur pada saat persiapan upacara 17 Agustus.
Ketika Bapak hendak membuka kotak bendera, suasana kurasakan menjadi hening sekali dan wajah Bapak tampak berubah kemerah-merahan menahan emosi dengan mata yang berkaca-kaca. Mula-mula kain kuning penutup kotak yang diangkat dan diletakkannya di samping kotak; dari ujung korsi panjang aku pun menggeser dudukku mendekati Bapak karena ingin melihat bendera pusaka Republik Indonesia dari dekat sebelum ia mengangkasa pada tanggal 17 Agustus. Sambil mengucap Bismillaahirrahmaanirrahiim Bapak kemudian memasukkan anak kunci ke dalam lubangnya dan membukanya. Ketika kotak sudah dibuka terlihatlah sebuah bendera merah putih yang sudah tua terlipat rapi di dalam kotak dengan warna yang sudah luntur.
Merdeka!
Rabu, 17 Agustus 2005 @ 17:39
Using
Wow, info yang berharga. Makasih. *siap-siap ke toko buku*
Kamis, 18 Agustus 2005 @ 8:56
Using
bung karno bukan cuman arsitek bangunan aja ya? tapi juga arsitek budaya
ugh… jadi ‘harus’ beli buku lagi dech…
Kamis, 18 Agustus 2005 @ 9:06
Using
Selain buku itu, buku apalagi yah yg menceritakan arsitekturnya Soekarno?
Kamis, 18 Agustus 2005 @ 9:25
Using
Se-alumni kan mas Jay?
BTW, saya pindah rumah ke http://www.zeusbox.org.
Rabu, 24 Agustus 2005 @ 13:33
Using
beliau adalah seorang arsitek yang memandang kedepan akan apa dan bagaimana rancangan itu nantinya.! merdeka!!
Sabtu, 15 Oktober 2005 @ 12:41
Using
Keahlian Soekarno dalam arsitek tidak lepas dari sejarah kejayaan kerajaan2 di Nusantara yang banyak memperlihatkan tingginya nilai kebudayaan di negeri kita
Selasa, 11 April 2006 @ 13:09
Using
[...] Manusia Indonesia memang dipaksa mengikuti mimpi Soekarno Sang Arsitek, dan memang berhasil. Kita bisa dengar dari nostalgia orang tua kita, dari bacaan era pascaproklamasi, dari filem-filem sejarah dan sebagainya, revolusi dibicarakan hingga ke rakyat kecil yang bekerja berat hanya untuk fisik badan tetap bertahan hidup. Rakyat gegar revolusi. [...]
Selasa, 13 Juni 2006 @ 1:43
Using
Saya bangga sekali Presiden RI yang ke 1 seorang Ir.arsitek.
Senin, 31 Juli 2006 @ 17:59
Using
saya sangat tertarik tetang karya – karya arsitek bung karno, bagaimana saya bisa mendapatkan buku karangan anda.
Jumat, 18 Agustus 2006 @ 9:18
Using
Buat aku, dan kebanyakan warga Aceh. Soekarno tidak lebih dari penipu & Munafik…!
Minggu, 27 Agustus 2006 @ 19:47
Using
BAGI SAYA APABILA MANUSIA DIKATAKAN BAIK, APABILA KOMPOSISI KEBAIKAN LEBIH DOMINAN DIBANDINGKAN KOMPOSISI KEBURUKANNYA.MANUSIA TIDAK ADA YANG SEMPURNA.PRESIDEN SOEKARNO BAGI SAYA MERUPAKAN SALAH SATUNYA.BAGI SAYA PRESIDEN SUKARNO KARENA SEORANG ARSITEK, BELIAU TAHU BAHWA YANG TERPENTING DALAM SUATU BANGUNAN ADALAH PONDASI.BELIAU MENGANGGAP BANGSA INI ADALAH SUATU BANGUNAN MAKA BELIAU MENANAMKAN PONDASI BAGI BANGSA INI YAITU BANGSA YANG BERKARAKTER, BERJIWA BESAR, BELAJAR DARI SEJARAH, MANDIRI, DAN MENJADIKAN BANGSA INI MERCUSUAR BAGI BANGSA LAIN.SAYA MEMILIKI KEYAKINAN SUATU SAAT BANGSA INI AKAN MENCAPAI APA YANG DIIMPIKAN OLEH PARA FOUNDING FATHERS YANG MANA BANGSA LAIN AKAN BELAJAR DARI BANGSA INDONESIA DAN MENJADIKAN BANGSA INDONESIA LABORATORIUM ILMU PENGETAHUAN.ITUPUN DICAPAI ATAS BERKAT RAHMAT ALLAH TUHAN YANG MAHA KUASA DISERTAI DENGAN KEINGINAN YANG LUHUR.
Selasa, 28 November 2006 @ 19:39
Using
tolong………………
anak 2 muda kl pacaran jangan sampai xxxxxxxxxx
Kamis, 14 Desember 2006 @ 19:00
Using
bagus bgt tuh buku,gw baru tau klo presiden gw jg arsitek.n gw jg bangga bs kulh di jurusan arsitek krn presiden gw jg arsitek.gw jd semangat kulh ni….
Minggu, 22 April 2007 @ 4:37
Using
presiden yg mempunyai wawasan yang luas salah satu nya bisa merancang bangunan.
Selasa, 31 Juli 2007 @ 0:16
Using
wah bangga banget ternyata the first presiden kita seorang arsitek, ntar gua mau kuliah ngambil jurusan arsitek ah…!
Jumat, 10 Agustus 2007 @ 19:22
Using
Tahun 1992 ada cerita sedih di Bandung. Sebuah bangunan tua yang diarsiteki Bung Karno saat tahun-tahun beliau di Bandung, dibongkar dan dijadikan toko kue Holland Bakery. Pembalasan Belanda?
Selasa, 21 Agustus 2007 @ 12:17
Using
tante penulis yang hebat dan berbakat ya !!
kagum lhoo .. ^_^
Fitri
Kamis, 11 September 2008 @ 10:35
Using
Numpang tanya, dapet buku ini dimana ya? kmaren ke gramed udah ga ada…. mosok mesti ke amazon…?
Jumat, 10 Oktober 2008 @ 2:36
Using
wahh… gak nyangka bukunya bu Yuke banyak dicari ya… hehe
info aja : sang pengarang ini, bu Yuke dosen gw d desain trisakti…, waktu itu sih dia ngajar mata kuliah Estetika…
jadi bagi yg nyari2 bukunya (#18) lo main2 aja k fsrd 3sakti :D langsung aja tuh tanya2 ama bu Yuke nya.. hehe, orgnya baik kog :p
Jumat, 25 September 2009 @ 23:12
Using
harus di contoh gerak-gerik bung karno di saat memimpin INDONESIA…
karna beliau adalah panutan yang bertanggung jawab atas kinerjanya terhadap BANGSA.