Ratu Juliana adalah sosok yang dikagumi dunia karena pikiran dan kesederhanaannya. Ia pula yang menjadi pelaku sejarah dengan menandatangani pengembalian Dutch Indies kepada Indonesia setelah Konferensi Meja Bundar. Ia juga dikagumi oleh seorang perempuan yang bekerja sebagai guru sekolah dasar.
Seorang jurnalis pernah mengecam perkawinan Bung Karno di sebuah surat kabar, jurnalis itu kemudian menghilang entah ke mana. Seorang lelaki desa mengagumi keberaniannya.
Tengah malam perempuan itu mengaduh karena ketubannya pecah, sang lelaki pun memburu becak ke Cicaheum mencari bidan di malam yang dingin. Sial menimpa lelaki itu, si abang becak hilang kendali dan tersungkur, namun harap cemas mencari bidan tak mungkin hilang begitu saja.
Kembali dengan seorang bidan, lelaki itu menerobos rumah-rumah kontrakan di Gang Tilil. Seorang bayi dilahirkan selamat ke dalam dingin pekatnya malam. Yulian Firdaus, sebuah nama dicatat dan menempel pada bayi itu, atas ilham seorang Ratu Belanda dan seorang jurnalis di masa revolusi.
Selamat ulang tahun buat diriku ini, semoga kebajikan dan doa dalam namaku tetap mengiringi sisa umurku.
–
Selamat ulang tahun juga untuk Adhi Purboyo, Nana dan Lucy.
Popularity: 4% [?]