Kapan Saya Bisa Menikmati Star Trek Lagi?
Minggu, 22 Mei 2005M
14 Rabiul Akhir 1426H
- Tracking System
- International phone card
Minggu lalu seri Star Trek: Enterprise berakhir (finale) pada musim keempatnya. Untuk pertama kalinya seri Star Trek dihentikan bukan oleh produsernya, tapi oleh jaringan televisi UPN, dibandingkan dengan tiga seri sebelumnya yang diproduksi 7 musim; Star Trek: Enterprise hanya empat musim.
Sains fiksi Star Trek diciptakan oleh Gene Roddenberry pada tahun 1960-an dan diproduksi menjadi seri televisi yang dikenal sekarang sebagai Star Trek: The Original Series (ST:TOS) sebanyak 3 musim dari tahun 1966 hingga 1969. Seri ini menghadirkan kapal bintang Enterprise NCC-1701 dengan tokoh utama James T. Kirk dan Spock.
Seri ST:TOS ini cukup menggemparkan dunia pertelevisian dan dunia sains fiksi, menghadirkan cerita masa depan kehidupan galaksi Bima Sakti, menyodorkan mimpi-mimpi teknologi seperti alat komunikasi genggam, media penyimpanan data berbentuk kartu, layar sentuh, buku elektronik dan lain-lain. Dalam dua dekade mimpi-mimpi tersebut kita kenali menjadi telepon selular, disket dan PDA.
Tahun-tahun berikutnya Star Trek tidak diproduksi lagi, namun penggemarnya tetap ada hingga sempat diproduksi seri Star Trek: The Animated Series pada tahun 1973, menghadirkan cerita dan tokoh yang sama dalam bentuk film animasi.
Pada tahun 1979 diproduksi film layar lebar pertama Star Trek: The Motion Picture. Cukup memuaskan penggemarnya, apalagi dengan munculnya film Star Wars dan Alien yang bertema sama, sains fiksi dalam setting angkasa luar. Penggemar Star Trek merasa terobati dengan hadirnya film layar lebar tersebut.
Sampai tahun 1987 beberapa film layar lebar Star Trek diproduksi terus hingga akhirnya Gene Roddenberry meluncurkan seri Star Trek: The Next Generation (ST:TNG) yang menghadirkan si kapten botak Jean Luc Picard dengan kapal bintang barunya kelas galaksi Enterprise NCC-1701D. Selama tujuh musim seri ini diputar dan penggemarnya semakin banyak, termasuk saya yang sempat menonton ST:TOS sewaktu kecil di TVRI meskipun banyak yang tak saya mengerti ceritanya. Episode penutup (finale) ST:TNG ini saya tonton di RCTI, saya ingat episode finale ini ditonton bersama-sama dengan Rizki, Cicies dan Riko. Cukup seru dengan hadirnya cerita tiga waktu paralel (alternate time) dengan tiga kapal Enterprise bertumbukan.
Setahun setelah saya menonton finale ST:TNG, pada tahun 1994 Paramount meluncurkan film layar lebar Star Trek: Generations yang merupakan film layar lebar ketujuh. Penggemar terimpresi karena film ini menghadirkan setting ST:TNG, bahkan menghadirkan dua kapten Kirk dan Picard dalam satu film, tidak hanya cameo (penampakan yang hanya sebentar) saja dan hancurnya kapal Enterprise NCC-1701D. Dilanjutkan dengan Star Trek: First Contact berkisah untuk pertama kalinya bumi mendapat First Contact (kontak pertama ras manusia bertemu ras lain, Vulcan) karena Jefram Cochcrane untuk pertama kalinya berhasil meluncurkan mesin warp-nya.
Tak lama setelah ST:TNG berakhir kembali diproduksi seri lainnya yaitu Star Trek: Deep Space Nine, menghadirkan Benjamin Sisko yang memimpin stasiun angkasa di perbatasan wormhole yang bisa menyingkat perjalanan dari Kuadran Alpha ke Kuadran Gamma (galaksi Bima Sakti dibagi empat kuadran: alpha, beta, delta dan gamma). Seri ini secara fisik mungkin statik di stasiun tersebut namun para penggemar Star Trek –disebut sebagai Trekkies– menilai justru seri ini yang paling dinamis dalam menghadirkan drama dan cerita. Sayangnya seri ini tidak selesai diputar di televisi Indonesia, dan saya pun hanya menonton sebagian musim satu dan dua serta episode penutup dari rekaman dalam format DIVX.
Tahun 1995 Paramount meneruskan seri barunya yaitu Star Trek: Voyager, menghadirkan kapal perang Voyager yang terlempar melalui wormhole ke Kuadran Delta dan hanya bisa kembali ke Kuadran Alpha tempat bumi berada dengan kecepatan warp maksimum selama 75 tahun. Seri ini diputar tiap hari Senin sampai Kamis di televisi pukul 12 malam. Namun sayang seri ini hanya diputar sampai musim keempat saja, dan saya menyelesaikan hingga episode finale musim ketujuh melalui rekaman DIVX pada tahun 2001.
Tahun 2000 saya membuat situs startrek.or.id, berharap menyatukan penggemar Star Trek di dunia maya sebagai pertukaran informasi. Namun situs tersebut tidak berkembang, sempat diganti ke dalam format Wiki, dan sekarang bisa dikatakan mati. Saya merasa kehilangan momen dan gairah untuk mengembangkan situs tersebut.
Akhir tahun 2003 film layar kesepuluh diluncurkan, Star Trek: Nemesis, masih menghadirkan Kapten Picard dan kapal Enterprise NCC-1701E
Tahun 2001 kembali Paramount menghadirkan seri baru, yaitu Star Trek: Enterprise yang menghadirkan cerita mundur setelah era First Contact dengan Kapten Jonathan Archer dengan kapalnya Enterprise NX-01. Episode pilot dan musim kesatu saya tonton dari rekaman DIVX dan musim selanjutnya tidak sempat saya tonton, dan minggu lalu seri ini diselesaikan. Entah apakah bakal ada seri baru atau tidak.
Total episode Star Trek keseluruhannya berjumlah 726 episode, jika saya tonton sehari satu episode maka saya butuh dua tahun untuk menyelesaikannya. Selain seri televisi, sains fiksi Star Trek dipenuhi pula oleh novel-novel, sebagian diangkat ke dalam episode seri televisi.
Entah kapan saya bisa menonton lagi seri Star Trek, semoga saya masih punya waktu dan kesempatan.
Live long and prosper!
Senin, 23 Mei 2005 @ 1:28
Using
dan
dari wikipedia, akhir produksi ST:TNG adalah mei 1994. jadi pembuatan film layar lebar Generations itu masih di tahun yang sama dengan episode final ST:TNG.
lalu awal produksi ST: DS9 itu adalah januari 1993, jadi tidak benar produksi ST: DS9 adalah setelah ST:TNG berakhir, karena masih ada penyiaran ST:TNG dan ST: DS9 secara bersamaan selama 1 tahun lebih. bahkan ada episode-episode di ST: DS9 yang menampilkan karakter di ST:TNG, seperti sewaktu enterprise docking di DS9, sehingga muncul kapten picard maupun commander riker di seri DS9. trivia: benjamin sisko punya grudge terhadap kapten picard akibat peristiwa serangan borg di wolf 359, pada waktu itu borg dibantu secara “terpaksa” oleh kapten picard yang terasimilasi.
terus terang serial ST:Enterprise memang mengecewakan, bahkan untuk sebagian trekkies/trekker. sampai ada yang menyatakan lagu tema pembuka serial sci-fi terjelek adalah lagu faith of the heart yang menjadi lagu tema pembuka ST:Enterprise. produsernya bahkan sempat mengubah aransemennya, namun tidak banyak menolong.
di slashdot juga pernah dibahas bahwa the end of star trek sebenarnya membawa hikmah, yaitu munculnya serial sci-fi lain yang jauh lebih berkelas. star trek pada dasarnya mirip seperti cerita wild west namun setting-nya adalah di masa depan ketika manusia sudah mampu melakukan perjalanan luar angkasa. ada serial lain yang menurut saya pribadi jauh lebih bagus dan lebih “faithful” terhadap konsep wild west, yaitu firefly karya joss whedon. menyambung soal lagu tema pembuka serial sci-fi, lagu pembuka serial firefly sempat dianggap yang terbaik dari seluruh lagu tema pembuka serial sci-fi.
ada teman kantor yang setelah menonton firefly bilang “ah nggak seru, masak kapalnya nggak punya senjata, bisanya cuma kabur doang.” saya antara sedih dan tertawa menanggapinya, sedih karena masak penggemar star trek levelnya cuma gemar kapal bersenjata dan adegan perang, tertawa karena memang serenity itu cuma kelas kapal transport yang tidak bersenjata, jadinya memang tidak akan ada perang luar angkasa yang seru.
serial sci-fi lain yang tidak berdasarkan konsep wild west ada juga kok, dan terus terang lebih bagus secara kekuatan cerita ketimbang star trek. dalam artikel slashdot tadi dicontohkan seperti firefly, lost, 4400, dan lain-lain. saya sendiri ingin menonton serial sci-fi produksi BBC red dwarf, karena humor inggris itu punya ciri khas tersendiri.
saya cenderung setuju bahwa no more star trek itu lebih baik, karena sudah saatnya kita beralih ke sci-fi yang lebih bermutu.
Senin, 23 Mei 2005 @ 1:45
Using
iya salah inget, nonton finale TNG itu di tahun yang sama dengan dirilisnya film ST:Generations (jaman saya jarang banget nonton film di bioskop). soal produksinya saya nggak detil membaca
menikmati maksudnya bukan menanti yang baru, tapi menonton yang tidak diputar di televisi dulu. kalau TNG dan DS9 diputar ulang di TV bakal saya tonton
Senin, 23 Mei 2005 @ 1:47
Using
yaileh jadi banyak senyum meringis itu pas singkatan deep space nine *sigh*
Senin, 23 Mei 2005 @ 1:50
Using
yoi, terpaksa diedit, ditambahkan spasi
*summon Priyadi supaya pluginnya hanya melacak ‘spasi emoticon spasi’ aja*
Senin, 23 Mei 2005 @ 1:59
Using
weh udah dibetulin, thanks. btw tadi lupa nulis tentang serial sci-fi lain yang juga seputar kapal transport tidak bersenjata, yaitu farscape. kapal transportnya bernama moya, dan merupakan living ship. sayangnya nasibnya juga sama dengan ST:Enterprise, yaitu cuma bertahan 4 season. firefly sendiri malah 1 season aja tidak sampai.
anyway kalau diputar ulang mungkin saya juga nonton, tapi realistis aja sih rating sci-fi luar angkasa model star trek di sini tidak menjanjikan keuntungan bagi pihak TV yang menyiarkan.
Senin, 23 Mei 2005 @ 2:30
Using
iya, rate-nya jelas kalah dibandingkan dengan acara-acara mistik, kriminal atau gosip selebritas. di amerika sana jaringan TV bisa dipengaruhi oleh penontonnya, di sini jaringan TV bisa menciptakan penonton dengan kuantitas yang tinggi walaupun penonton sepertinya tidak menunjukkan demand yang tinggi.
apakah penonton banyak menuntut supaya acara mistik, kriminal dan gosip banyak diproduksi TV? saya rasa tidak.
Senin, 23 Mei 2005 @ 7:07
Using
Penonton sih tidak menuntuk acara tersebut diproduksi, namun kata orang televisi sendiri, cara kerja pemilihan sebuah acara itu benar-benar murni komersial: yang rating-nya di atas nilai tertentu tancap gas, jalan terus.
Hmm… saya dulu hampir selalu menonton film fiksi ilmiah di bioskop (kalau di televisi susah atur waktunya), namun akhir-akhir ini masih menonton namun prioritasnya turun.
Senin, 23 Mei 2005 @ 8:20
Using
Saya hanya mengikuti serial ST:TNG di RCTI dan beberapa motion picture dari yang ke-7 sampai yang terakhir ke-10, jadi kurang bisa memberikan detail yang panjang kaya punya Jay.
BTW, IMHO, Startrek memang bukan film perang yang kalo orang nonton dan nda ngerti malah bikin ngantuk, Apalagi cerita ST:Voyager yang ndak ngikutin dari pertama. Abis dah tidurnya.
Lagi nungguin kapan bisa punya the complete collectible edition dari ST, jadi bisa nyicil nonton meskipun ntar baru selesai beberapa tahun.
Nowadays, setelah Gene R meninggal, rasanya ST sudah ndak punya jiwa awalnya lagi yang banyak membicarakan bagaimana manusia dilihat dari sisi sebuah cyborg. Sangat menarik ketika ada waktu pembelajaran mengenai manusia dari ciptaannya.
Senin, 23 Mei 2005 @ 8:33
Using
lupa di episode yang mana, di TNG sempat ada cerita Enterprise dikunjungi utusan sebuah ras, diwakili tiga orang dan di-escort oleh tiga perwira berbeda, satu oleh Worf, satu oleh Riker dan satu lagi wanita oleh Picard. utusan yang dipandu Worf sangat menyebalkan, yang dipandu oleh Riker jalan-jalan dan makan terus, dan yang bersama Picard romantis.
ternyata di akhir cerita semua utusan tersebut sedang belajar tentang sifat manusia yaitu senang, benci dan cinta.
Senin, 23 Mei 2005 @ 10:20
Using
#9
Jadi inget sama men in black, jangan2 sekarang di sekeliling kita banyak alien berjalan2:)
Star trek film sci fi yang sangat menarik, orang sudah bisa pindah tempat langsung dengan sangat mudah, orang buta bisa melihat, penyakit2 bisa dengan mudah sembuh, pokoknya semua impian2 manusia saat ini sudah terealisasi di film itu.
Senin, 23 Mei 2005 @ 14:27
Using
Waduh, VCD Star Trek “Scorpions” yang 3 disc aku bawa ke Bogor.
Senin, 23 Mei 2005 @ 20:12
Using
#9, itu judulnya liasions.
Kamis, 26 Mei 2005 @ 13:40
Using
hm… serial favorit aye The Next Generation. Gak ada yg ngalahin. Tp Enterprise pun lumayan, ada tambahan satu profesi yg penting tapi gak dilirik di serial lain: translator (cewek itu, duh siapa namanya?). Dramanya juga bagus, menyentuh, manusiawi. Pokoke nonton star trek, resistance is futile lah..:D
Rabu, 22 Juni 2005 @ 23:06
Using
saya punya koleksi st tng komplit 7 season crusade komplit season (b5) star gate season 1, 2 dan 3 deep space nine komplit season
Senin, 15 Mei 2006 @ 10:18
Using
halo mas..
main2 ke indo-startrek@yahoogroups.com ga?
lagi rame..
kemarin baru shooting utk acara jali2 O channel
sori kalo udh tahu..
Minggu, 20 Agustus 2006 @ 13:47
Using
Avatar mnrt gue bgs
Kamis, 12 Juli 2007 @ 20:22
Using
mas yulian firdaus, saya mau dong pinjem/beli /minta :-)
Startrek Voyager session 5 s.d. 7?
saya udah beli DVD (“kopian”) session 1 s.d. 4… saya udah cari2 yg session 5 dst kayaknya di Indo gak ada yg jual ya?
trims ya..
Senin, 1 Oktober 2007 @ 13:00
Using
Pak, Mas, Boss, siapapun yg punya salah satu atau semua dari serial
ST Voyager ses 5-7,
ST TNG 1-7,
ST Enterprise ses 2-4,
ST DS9.
Pliz super pluiz, hubungi saya dong. Saya mo beli.
email: claze13@yahoo.co.id
hp: 081317569509
Senin, 28 Januari 2008 @ 0:33
Using
memang siy ini artikel lama…tapi bole ralat kan?
ST:DS9 pernah diputar di RCTI, sebelum ST:VOY. Diputarnya memang tengah malam, dan tidak pernah ada iklan tentang film tersebut.