Kompas Semakin Rusak

Jumat, 6 Mei 2005 M
28 Rabiul Awwal 1426H

Media cetak terbesar di Indonesia, Kompas, ternyata semakin mengalami penurunan kualitas. Eko Juniarto menuliskannya sebagai the decline of kompas, dijelaskan beberapa penurunan signifikan yang terjadi pada media ini, dari typo (salah eja/tulis) yang hampir tak ada menjadi typo di mana-mana. Tidak hanya urusan teknis soal typo juga Kompas bersikap aneh terhadap masalah yang terjadi, yaitu email dari Satria Kepencet yang diforward oleh Basuki Suhardiman ke mailing list ITB. Kini Kompas menuntut Basuki Suhardiman.

Jika pihak Kompas merasa dicemarkan tentunya harus diusut terlebih dahulu siapakah Satria Kepencet itu. Jika memang Satria Kepencet tak bisa diusut siapa sebenarnya, tak ada hak bagi Kompas untuk menuntut Basuki. Bahkan email forward tersebut selama beberapa hari tidak ada tanggapan dari anggota mailing list ITB, sebuah topik yang bisa dikatakan basi bagi mailing list yang aktif dalam trafik emailnya.

Dalam artikel lainnya Kompas cenderung merusak bahasa melalui artikel Teknologi Informasi tapi ditulis secara emosional.

MASALAHNYA, milis yang seharusnya bersifat internal sering kali “ditendang” ke luar kelompoknya. Istilah kerennya forward. Tidak menjadi masalah memang, tetapi akan “mencurigakan” kalau milis yang ditendang ini menyangkut nama orang dan perilakunya.

Walaupun diberi tanda kutip ganda terlalu jauh Kompas menganalogikan forward menjadi tendang. Kata tendang lebih dianalogikan pada kata ‘ban’ atau ‘banned’. Tentunya sebagai media yang besar Kompas telah memropagandakan suatu yang salah.

Satu hal yang tidak dimiliki oleh milis, betapa pun akuratnya informasi yang dimilikinya, adalah kredibilitas. Dan percayalah, kredibilitas ini tidak bisa tegak hanya dalam beberapa hari saja, apalagi hanya melalui milis, yang fungsinya menampung aspirasi para anggotanya sendiri.

Apakah pembaca mencari kredibilitas? Sangat janggal Kompas berpendapat bahwa pembaca mencari kredibilitas, dengan kata lain Kompas kredibel sedangkan milis ITB tidak kredibel. “Milis tidak butuh kredibilitas”, demikian ungkap Pak ErTe.

Don’t shoot the messenger, begitu ungkapan yang dilontarkan Priyadi mengenai keributan Kompas dan Basuki ini. Basuki adalah pembawa pesan dari si anonim Satria Kepencet. Apakah masyarakat peduli kepada Satria Kepencet? Saya pikir tidak, masyarakat jauh lebih peduli terhadap isi emailnya Satria Kepencet.

Komentar

83 komentar untuk catatan 'Kompas Semakin Rusak'

  1. #1
    gravatar

    saya menyarankan untuk lebih baik lagii..sedia payung sebelum hujan

  2. #2
    gravatar

    Bagus juga untuk KOMPAS agar lebih berkualitas seperti tempo doeloe !
    KOMPAS harus mengambil sikap atas kritik membangun jangan diem aje, ok kah?

  3. #3
    gravatar

    kompas itu komando pastur
    bangsat gak ada bedanya ama majalah playboy

  4. #4
    gravatar

    maju tyuzz kompas, keluhan & komentar untuk kompas di umpamakan seperti orang yang tersandung. Bagaimana orang tersebut jangan sampai tersandung lagi.Kritikan dari sana sini merupakan pembenahan diri. Jangan sampai terlena terhadah pujian.

    Thanks & Regards

  5. #5
    gravatar

    jujur saya binggung harus berkata apa trhdp mslh ini tetapi, saya hy mengatakan beberapa(hl enth itu msuk akl/tdk)tiap liku kehdupn ada klanya kita trjdi kemunduran atau jatuh tetapi itu yg mnjdikan kita utk ttp brjuang sampai trakhir kita hdp, bgt pun KOMPAS sebagai media cetak yg ckp ternama diINAanggap saja ini adl ujian Xan utk mjd lbih baik lagi.

  6. #6
    gravatar

    Kompas itu koran terkenal di Indonesia dan sudah memeliki brand image, tunjukanlah dengan kedewasaan terutama di dalam menyelesaikan masalah, tanpa apriori dengan berbagai anggapan dan tentunya tanpa emosi. Kebenaran atau kesalahan di negeri ini, setau saya tidak berada di majelis pengadilan atau hakim. Jadi untuk apa berebut omong di pengadilan. “Jujur dengan diri sendiri” ini merupakan awalan yang baik.

  7. #7
    gravatar

    Kalian ributttttttttttttttt……….Aja,emag kompas Sekarang terlalu banyak iklannnnnnnnnn.,mana kadang beritany a kok bodong kayak udelllllllll

  8. #8
    gravatar

    […] Kompas Semakin Rusak […]

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.


%d blogger menyukai ini: