Aksara Hanacaraka dalam Unicode

Rabu, 20 April 2005M
12 Rabiul Awal 1426H

Kepulauan nusantara memiliki peradaban tinggi, salah satunya adalah penggunaan aksara dalam tulisan. Kita kenal hurup Hanacaraka, Sunda, Batak, Bugis dan sebagainya. Namun sejak Majapahit runtuh kebudayaan bergeser dengan dibawanya aksara Latin oleh Belanda, aksara Arab oleh para saudagar dari Timur Tengah. Aksara Latin sendiri menyerap aksara Arab untuk penulisan angka dan aksara Arab dimodifikasi sedikit menjadi Arab-Melayu atau Jawi.

Kemajuan teknologi digital dalam aksara saat ini adalah konsep Unicode. Dulu kita hanya mengenal set karakter ASCII sebanyak 256 hurup atau glyph (8 bit), berkembang menjadi 16 bit dan terpecah-pecah dalam standar ISO, misalnya ISO-8859-1 untuk set karakter Latin dan beberapa karakter bangsa Eropa.

Kini kemajuan digital lebih tinggi lagi sehingga kumpulan karakter cukup direpresentasikan dalam satu sistem, yaitu Unicode. Dengan menggunakan Unicode sebuah data/informasi digital akan sangat portable, tidak perlu diconvert ke dalam set karakter tertentu karena Unicode mewadahi semua set karakter di dunia, tentunya yang telah diajukan dan disetujui.

Sebagai contoh implementasi adalah blog ini. Header HTML blog ini menggunakan set karakter utf8, dengan menggunakan utf8 saya bisa menuliskan tidak hanya karakter Latin, tetapi juga aksara Arab, Cina, Jepang, hurup Braille dan sebagainya. Proses rendering atau penggambaran hurup diserahkan kepada client/browser, jika anda memiliki font yang support karakter tersebut tentunya akan tampil.

Contoh:
Ini aksara Arab: بسم الله رحمان رحيم
بسم الله الرحمن الرحيم
Ini aksara Braille: ⠥⠢⠵⠞⠓⠠ ⠮⠶⠫⠞⠓ ⠞⠣⠘⠍⠮
Ini aksara Devanagari: ओऔऌऊबऴळढञऔऒआअध
Aksara di atas tidak akan tampil jika anda tidak memiliki font yang memiliki jangkauan aksara di atas.

Satu yang sangat disayangkan adalah peradaban leluhur Indonesia seperti aksara Hanacaraka belum masuk ke dalam Unicode. Saya melihat tugas pemerintah atau lembaga terkait yang mengajukannya ke Unicode Consortium. Rekan MDAMT pernah menanyakan namun tidak bisa menyanggupi persyaratan teknis seperti melampirkan dokumen-dokumen yang bertuliskan Hanacaraka, juga persyaratan lainnya yang bersifat spesifik.

Lebih kaget lagi ketika aksara Hanacaraka telah diusulkan oleh orang luar negeri dengan nama Tjarakan, bahkan perusahaan Agfa Monotype mulai membuat contoh font Javanese ini.
Contoh Hanacaraka yang dibuat Agfa Monotype

Selain Hanacaraka, aksara lain yang mulai diajukan oleh pihak luar negeri adalah aksara Batak, Bali dan Bugis (informasi dari status pending di Unicode).

Wahai akademisi bahasa dan aparat pemerintahan terkait, mana kerja anda untuk hal ini? Tolong buka dan baca Unicode Proposal dan ajukan proposal untuk terpeliharanya peradaban negeri ini.

Komentar

94 komentar untuk catatan 'Aksara Hanacaraka dalam Unicode'

  1. #1
    gravatar

    Masak tidak ada pakar dari akademisi yang bisa mengusulkan aksara tradisional kita ke Unicode? atau mungkin sudah ada tapi tidak populer karena kalah populernya oleh pakar yang lain?

    btw Tuan, itu nulis bismilahnya kurang alif dan lam di depan rahman dan rahim:
    بسم الله الرحمن الرحيم

  2. #2
    gravatar

    oh iya salah, terima kasih atas koreksi Tuan.

  3. #3
    gravatar

    Akang Jay, ada website bagus tentang budaya Jawa khususnya aksara Ha Na Ca Ra Ka. Dulu dapat dari milis-tetangga Om Enda. Bagus deh, dan tampaknya yang bikin orang Indonesia. Situs Resmi Aksara Jawa. Coba deh Akang Jay atau Om MDAMT kontak mas yang menjaga websitenya. Baru saja saya lihat kalau situs tersebut terakhir diperbaharui tanggal 6 April 2005. Kemungkinan besar masih aktif.

    Ini halaman downloadnya. Rajin juga updatenya. Sayang, saya tidak mengerti mengenai aturan Unicode. Jadi tidak tahu apakah sudah mengikuti aturan atau belum. Yang jelas saya sudah mencoba fontnya dan repot juga untuk menulis Ha Na Ca Ra Ka sesuai dengan aturan baku. Apalagi keyboardnya bukan keyboard standard. Tapi setidaknya saya berhasil menulis kok walau butuh waktu yang ‘cukup’ lama. Hehehe…

    Sorry jadi kartasis, ini tulisan saya “Selamat Berpuasa” menggunakan font Ha Na Ca Ra Ka yang diambil dari situs tersebut.

  4. #4
    gravatar

    Jadi ingat diskusi di community Javanese Language di Orkut:
    http://www.orkut.com/CommMsgs.aspx?cmm=59319&tid=422101

    Ini saya salin lagi URL dari diskusi di situ utk yg gak punya account Orkut:
    http://www.omniglot.com/writing/javanese.htm
    http://www.joglosemar.co.id/hanacaraka/hanacaraka.html

    Bahasa Lampung juga ada scriptnya lho, waktu di SMP pernah diajarin (wajib), jenisnya syllabic/phonetic juga seperti Carakan. BTW, Carakan itu nama lainnya aksara hanacaraka ini kan, masa nama orangnya sih?

  5. #5
    gravatar

    #3: baik keyboardnya maupun keyboard layoutnya semestinya bisa apa aja. Karena hanacaraka ini syllabic/phonetic seperti hiragana/katakana dalam bahasa jepang, jadi utk input methodnya bisa diketik dalam roman/latin dulu (seperti tulisan ini), nanti setelah diketik satu syllable dia convert otomatis ke aksara hanacaraka. Anda pake Windows XP ya? Cobain install support utk East Asian languages (both input and output), trus coba buka notepad trus switch input method ke japanese hiragana, trus ketik “watashi” gitu misalnya, nanti kan setelah ketik “wa” langsung dia ubah jadi わ, lalu setelah “ta” jadi た, dan setelah “shi” jadi し. Kalo pake kanji nanti diconvert lagi dari わたし ke 私 yang artinya “saya”. (Halo, MDAMT!)

    Hayo, sapa mau bikin input method utk hanacaraka? Eh harus nunggu standard charset dan fontnya dulu ya, hehehe. Saya mau bantu tapi sayang nggak bisa nulis hanacaraka:-)

  6. #6
    gravatar

    nulis arab caranya gimana om:)
    he he he

  7. #7
    gravatar

    #5 untuk buat metoda input fonetik mudah sekali. yang rumit dan non teknis adalah memasukkan gugus karakternya ke unicode. apalagi kalau mau jadi anggota unicodenya, iurannya mahal sekali dua kali tiga kali.

  8. #8
    gravatar

    :)) .. pemerintahnya ..sibuk pilkada, pilpres, pil .. kb…
    cari duit buat bikin dapur ngebull…
    dan prinsip .. “untungnya buat saya apa?” .. he.. he..
    masih jauh.. buat mau bikin2x.. ini proposal..:))
    jadi masalah ginian mah nggak tahu …
    prioritas ke berapa dari bawah kali..

    Masyarakat umum .. sibuk … menjaga kelangsungan hidupnya sendiri..

    “kita tidak tahu sesuatu yang kita punya sangat berharga,
    sampai sesuastu itu hilang / diambil dari kita”:(

  9. #9
    gravatar

    #3. tulisan “Selamat Berpuasa”-nya kurang tepat mas:D


    sayang software emulator keyboard-nya gak free (yang dari tavultesoft.com)
    tapi kalo mo mbajak, serial numbernya banyak kok di internet:p

    eh, ada yg punya jawa palsu font gak, gak gratis tuh, padahal menarik ;))
    nyari2 gak ketemu, masak mbeli

    norak ah!™ =))

  10. #10
    gravatar

    #9 Makasih mas:D, dulu pernah belajar tulisan aksara Jawa waktu saya SMP selama 1 tahun aja di Solo. Udah lupa banyak ternyata. Bisa kasih tau salahnya di mana mas?

    Huruf T nya ya yang salah? Antara baTin dan baTHin. Thx u mas paydjo.

  11. #11
    gravatar

    Coba lihat dokumen ini: std.dkuug.dk/jtc1/sc2/wg2/docs/n2908.pdf

    Tidak benar kalau yang mengajukan proposal ke Unicode untuk Aksara Bali adalah orang luar semua. Yang paling tepat adalah: yang bikin draft proposalnya adalah beberapa orang Bali (Made Suatjana dkk.) dan finishingnya oleh konsultan dari Irlandia (Michael Everson).

    Ada berapa orang Jawa di sini? Kenapa tidak ada yang mulai mengkoordinasi proposal untuk Jawa? Nggak bisa dong kita diem aja dan menyalahkan akademisi dan pemerintah.

    Untuk Mas Ronny: Desain keyboard anda kurang tepat tuh. Jangan sekali-kali meniru cara Jepang/Cina untuk Unicode aksara Indonesia. Tirulah Devanagari, yang paling mirip dengan aksara2 Indonesia. CJK (Chinese-Japanese-Korean) punya metode yang beda dengan Indic script.

  12. #12
    gravatar

    #11, kalau cuma koordinasi tapi tidak kompeten ya mentah juga. yg paling kompeten menurut saya adalah dari pihak akademisi, ahli linguistik, budayawan, dsb. Kalau cuma sekedar berupa orang Jawa ya tidak mempan.

    Untuk keyboard, pendekatan fonetik cocok kok untuk aksara semacam hanacaraka yang juga aksara fonetik. Devanagari justru sulit karena harus menghafal layoutnya, kalau pendekatan fonetik, kita bisa gunakan layout latin biasa. tinggal ketik “ha” maka keluar huruf ha. tambah ketik huruf n, maka keluar pasangan “n”. dst

  13. #13
    gravatar

    wah ternyata ramai juga hanacaraka disini…
    Memang untuk mendaftarkan aksara tradisional ke unicode cukup panjang prosesnya. Salah satu yang kami rasa cukup penting adalah adanya lembaga resmi yang bertanggung jawab dan mempunyai koleksi berupa manuskrip, tulisan kuno ataupun karya tulis lainnya yang menggunakan aksara tersebut. Saudara kita di BAli (www.babadbali.com) sudah mendapatkan nomor register tersebut. sedangkan aksara jawa juga rencananya akan didaftarkan tahun depan, itu rencana yang pernah kami dengar dari saudara kita di Bali. jujur saja sy sendiri selaku pengelola situs http://hanacaraka.fateback.com sedang berusaha keras untuk kesana, termasuk menulis ke berbagai media tentang pentingnya komputerisasi aksara jawa ini dengan harapan ada lembaga resmi yang berkompeten yang tergerak hatinya, … tapi maaf hasilnya masih nihil..?
    Kami juga berusaha mengenalkan hanacaraka.font ini ke berbagai pihak dengan Gratis, dengan harapan nantinya ada yang bisa mempelajari dan punya keinginan untuk mendaftarkan ke unicode.
    Pengakuan unicode sangat penting karena nantinya hancaraka(carakan) akan mempunyai character set sendiri seperti aks hiragana/katakana (jepang), sehingga akan mempermudah programmer/developer untuk membuat aplikasi yang berbasis aksara jawa, juga bukan mustahil akan mudah menam[pilkan hlman web beraksara jawa berupa character set bukan image…
    Mohon dukungan rekan2 dan saudara2 semua…

    terima kasih

  14. #14
    gravatar

    #13: bravo untuk Budi Sayoga!
    saya kurang cermat dalam mencari di Google, mungkin keyword saya salah sehingga tidak menemukan situs di atas.

    mungkin bisa dimulai pelan-pelan dalam menyusun repertoire hurup-hurupnya supaya setiap glyph mempunyai nama, sebutan, aturan dsb sehingga nanti akan mudah dijadikan proposal dan dikonversi menjadi gugus Unicode.

    saya sendiri pernah belajar membaca dan menulis Hanacaraka di SD dulu, hanya beberapa tahun, dan sekarang sudah lupa sama sekali.

    membaca situs anda saya yakin anda memahami betul Hanacaraka, mungkin hanya tinggal kelengkapan dokumen/manuscript contoh. mungkin lebih baik jika anda berkolaborasi dengan MDAMT yang kebetulan sering malang melintang dalam dunia pengembangan localization ID dan sistem operasi.

  15. #15
    gravatar

    #11: saya menerangkan SALAH SATU contoh input method yang mungkin bisa diADAPTASI untuk penulisan hanacaraka, saya bukan mendesain keyboard. Sudah saya bilang keyboard layoutnya tidak terlalu penting. Tolong dibaca dan dipahami baik2 dahulu maksudnya sebelum berkomentar.

    Walaupun BENTUK aksaranya mungkin mendekati devanagari, tapi INPUT METHOD-nya mungkin lebih mendekati yg phonetic seperti hiragana/katakana jadi lebih mudah kalo diadaptasi dari sana, regardless BENTUK tulisannya seperti apa. Lagipula cara ini lebih intuitive soalnya kebanyakan org yg menggunakan komputer dan akan menggunakan hanacaraka more likely sudah terbiasa dengan penulisan latin seperti bahasa indonesia/english. Jadi approach ini lebih make sense. Kenapa harus memaksakan yg tidak intuitive dan potentially lebih rumit? Think outside of the box.

    Ada berapa orang Jawa di sini? Kenapa tidak ada yang mulai mengkoordinasi proposal untuk Jawa? Nggak bisa dong kita diem aja dan menyalahkan akademisi dan pemerintah.

    Memangnya harus orang Jawa yg boleh?

    Dan kalo bisa dari pemerintah atau lembaga negara kan lebih authoritative dan representative. Kalo memang pemerintahnya kurang aware masalah beginian, ya rakyatnya yg lebih aware bisa memulai duluan menyampaikan ke pemerintahnya utk kemudian diteruskan. Kalo langsung org2nya yg bukan siapa2 mengajukan proposal ke Unicode, memangnya kita dianggep? Dan pake duit dari mana?

  16. #16
    gravatar

    In fact, bikin aja input method yg bermacam2. Let the user choose yg mana yg lebih cocok utk kebutuhannya. Tidak ada yg bilang input methodnya harus cuma satu macam.

  17. #17
    gravatar

    buat rekan2 yang sudah memberikan contoh penulisan dengan tulisan arab, devanagri, hiragana/katakana atau yg lain memang benar adanya tulisan ini bisa ditampilkan disistem manapan yang support unicode kenapa? karena memang tulisan tradisional tersebut diatas sudah mempunyai alamt unicode. jadi stdr unicode adalah untuk mengalamatkan satu character set yang baku sehingga bisa dipakai di sistem manapun. standar ANSI tidak bisa karena hanya terdiri dari 256 character set. kalupun bisa itu hanya mengubah penmpilan saja melalui jenis fontnya tetapi hakekatnya character setnya sama yaitu character huruf latin.
    hancaraka font yg kami buat berdasarkan standar ANSI ini memanpulasi bentuk font latin tetapi masih menggunakan character set aks latin dengan alamat 0-255.
    Dengan mempunyai alamat unicode maka suatu karakter tradisional bisa ditampilan (misal web page) secara penuh ataupun bersamaan dengan aksara tradisional yang lain dalam satu halaman.
    Saya sedang mengembangkan translator dari aksara latin ke aksara jawa, dengan memanfaatkan Hanacaraka font yang saya buat. (sekali lagi dengan standar ANSI bukan UNICODE). Sebagai hadiah buat rekan2 di weblog ini, yang berminat silahkan mencoba versi demo ini yang sementara ini kami ujicobakan untuk kalangan terbatas.

    nama program: Pallawa (versi demo)
    file size: 1, 8 MB (*.ZIP)
    Fungsi menghasilkan pengetikan aksara latin menjadi aksara jawa.

    silakan download di
    http://geocities.com/gsayoga/
    atau di
    http://geocities.com/gsayoga/Setup.zip

    semoga membantu pemahaman rekan2 tentang Unicode dan Character set

  18. #18
    gravatar

    #17, mas Budi Sayoga, alamat url-nya tidak valid tuh,
    halamannya tidak ditemukan

    #10. menurut aku tulisan mas wahyu kalo dibaca
    “Meanjabut, bulan, suci ramadhan, kula moohn, pangapunten, laihr lan, batin.”
    maaf kalo aku yg salah baca.
    khususnya pada kata mohon dan lahir seharusnya tetep pake huruf ha (kalo pake font hanacaraka pake “a”), bukan h (wignyan)

    cara penulisan jawa harus diikuti pemahaman akan tulisan itu sendiri bukan hanya sekedar mengetik. mengingat bahasa jawa mementingkan bentuk bunyi.

    misal:
    gendheng (geting) beda dengan gendheng (gila)
    cemeng (hitam) beda dengan cemeng (anak kucing)
    tutuk (mulut) beda dengan thuthuk (pukul)

    lebih parah lagi pada penulisan kata mancing,
    seharusnya ditulis ma ny cing bukan ma n cing

    yang paling parah dalam bahasa jawa menurut aku adalah tidak adanya pemenggalan kata. jadi semua ndlajus jadi satu kalimat. mungkin ada baiknya (kalo ada yang usul) gimana kalo teknik penulisan jawa diubah jadi per kata:D mungkin gak yach?

    padahal pemenggalan kata yg tidak pas bisa menyalahkan arti
    misal:
    pakcarikantemanteman
    bisa: pak carikan teman teman
    bisa: pak carik antem anteman

    lha kalo:
    ibukuwingisingonosumur
    bisa: ibuku wingi sing ono sumur
    bisa: ibu kuwi ngising ono sumur

    lha rak yo nesu2 ibuke =))

    :: modeSinauNulisJawa is on::

  19. #19
    gravatar

    maaf URL yang kedua sepertinya gak boleh akses langsung,
    tapi yang pertama bisa kok, ..
    http://geocities.com/gsayoga/
    dan filenya bisa didownload lewat link di URL ini
    ============
    buat mas Wahyu, ini koreksi buat tulisa aks jawa yg anda buat

    ?mevmB|tbulnSucirmfn\,
    ku[lo[mo[aonPzpunaTen\,
    lai/lnBtin.

    Dengan program Pallawa yang sy buat diatas semoga bisa
    meminimalisasi kesalahan penulisan kasara jawa,
    dan semoga tetap bermanfaat
    Selamat belajar menulis aks jawa lagi
    ========================
    Matur nuwun mas Paydjo, atas koreksiné

    terima kasih

  20. #20
    gravatar

    #18, #19 makasih buanyak atas koreksinya. Matur nuwun sanget:D

  21. #21
    gravatar

    #19,
    koreksi lagi, (Jay numpang ya):D

    di situs http://hanacaraka.fateback.com/ tulisan jawa “mangayuh bagya …”
    pada kata “dinten lairipun”
    seharusnya “la” pasangan,

    kalo kayak gitu bacanya kan “dintena lairipun”

    =;

  22. #22
    gravatar

    [...] menggal kata. misal aja: ibukuwingisingonosumur hayo bacanya (menggalnya) gimana coba? Ada diskusi menarik tentang unicode huruf jawa di situsnya Jay. Ternyata ada juga yang [...]

  23. #23
    gravatar

    Wah rame juga ngomongin tulisan jawa. Saya cuma mau ngasih komentar, untuk mengajukan unicode kenapa kita gak bersatu aja. Dari semua huruf baik batak maupun jawa dan yang lain. Setidaknya semua yang ada di forum ini. Ngapain bergantung pada pemerintah, mereka cuma sibuk cari untung dan bikin rakyat buntung.

  24. #24
    gravatar

    Masalah membuat huruf tradisional sudah dilakukan oleh Jason Glavy (orang Jepang) coba lihat di http://www.geocities.com/jglavy/asian.html. Dia membuat huruf Jawa juga (Carakan namanya bukan Hanacaraka). Tapi saya sebagai orang Jawa yang tahu aturan penulisan huruf Jawa ada yang tidak setuju dengan font-font yang dia buat. Ada huruf tumpuk tiga seperti font sandhangan da mendapat sandhangan wa. Ada font yang tidak mungkin terjadi di dalam penulisannya seperti la dicakra. Ada font yang belum ada seperti huruf-huruf dengan cakra. Dulunya dia buat per potongan aksara sendiri, pasangan sendiri, sandhangan sendiri. Tapi itu tidak efektif untuk huruf Jawa. Dia sudah revisi hal itu.

    Berdasarkan font yang dibuat oleh Jason Glavy, saya susun sendiri urutan fontnya. Bisa dilihat di homepage asal-asalan buatan saya di http://www.geocities.com/prabhan. Tapi di font saya masih ada font yang aneh-aneh seperti ra dicakra. Sengaja saya adakan untuk mengantisipasi kalau-kalau nanti ada huruf baru yang memerlukan font tersebut. Tapi kelemahan font saya adalah apabila digunakan untuk menulis di dalam web, font-font itu akan membentuk spasi-spasi yang tidak beraturan saat diblok. Sehingga tidak dapat dibuat paragraf yang rapi. Maaf sebelumnya apabila ada yang bisa membaca huruf Jawa tetapi tidak mengerti tulisan saya di homepage tersebut karena saya menggunakan aturan kuno yang dicampur dengan aturan Sriwedhari. Mungkin aturan kuno yang diketahui sekarang hanyalah apabila n dipasang dengan c atau j berupa menjadi ñ atau ny. Masih ada lagi aturan-aturan lainnya.

    Semoga susunan font saya bisa membantu. Tapi perlu diingat bukan saya yang membuat font. Saya hanya menyempurnakan. Terima kasih.

    PS: Hanya mau mengomentari kawan-kawan di atas bahwa di dalam penulisan carakan tidak mengenal spasi atau pemenggalan antar kata. Pemenggalan suku kata untuk tujuan perapian baris demi baris (apabila bersambung ke baris berikutnya) pun berbeda dengan penulisan huruf latin. Sebagi contoh: aku wingi numpak sepur. Pada penulisan huruf latin, pemenggalan antar baris: aku wingi num-pak sepur. Pada penulisan carakan: aku wingi nu-mpak sepur.

  25. #25
    gravatar

    Benar sekali mas Pramono, …
    JG aksara jawa memang sudah lama dipublikasikan di internet, kira2 agustus 2002
    dan seperti yang anda lihat dari kombinasi aksara jawa (+- 700 kombinasi huruf)
    ada huruf-huruf yang mustahil terjadi dlm penulisan aksara jawa krn tidak sesuai dengan
    aturan baku penulisan aksara jawa.
    Tetapi kita juga patut berterima kasih karena dengan adanya font ini banyak rekan2 yang tergerak untuk mencoba membuat yang baku, seperti anda dan sy tentunya.
    banyak juga website yang sdh menggunakan font dari Jason Glavy ini dan sy sendiri juga memodifikasinya
    dengan character set standar ANSI.
    mungkin sebgai perbandingan sy telah meringkas font ini menjadi sekecil mungkin tapi memungkinkan untuk
    penulisan semua aksara jawa, agak lain dengan yang anda disain yang ukuran filenya msih cukup besar.
    dan rekan kita di http://www.babadbali.com sedang mengusahakan pendaftaran unicode untuk aksara jawa dalm 1 thn kedepan setelah mereka berhasil mendaftarkan aksara bali.
    beberapa situs yang menggunakan JG aksara jawa:
    1. http://www.omniglot.com/writing/javanese.htm
    2. http://www.joglosemar.com
    3. http://www.wikipedia.com
    4. http://hanacaraka.fateback.com (maret 2004)
    dll
    semoga kita bisa bersama2 mengembangkan berbagai aplikasi berbasis aksara jawa.

  26. #26
    gravatar

    Aturan huruf jawa yang tidak mengenal spasi bagi saya cukup menyulitkan, sehingga saya lebih suka membuat aturan sendiri karena penulisan yang menyambung sering membuat salah arti. Di jaman seperti sekarang ini kenapa kita tidak melakukan perubahan saja. Huruf kanji saja bisa berubah-ubah, mengapa kita juga tidak ikut merubah aturannya? daripada kita kehilangan suatu bentuk kebudayaan karena susahnya dalam mempelajari lebih baik kita melakukan perubahan supaya lebih mudah bagi orang lain dan lebih populer. Saya kira hal ini lebih efektif mengingat orang paling males kalo disuruh belajar yang susah2. Saya sendiri kos bareng sama anak bali dan sering kali berbeda pendapat mengenai tulisan jawa. Memang huruf jawa dan bali hampir berbeda tetapi masih banyak kesamaannya.

  27. #27
    gravatar

    Sayangnya aksara Jawa maupun Bali tidak mengakomodasikan penempatan spasi. Hal tersebut dikarenakan adanya pasangan dan aturan penggunaan pangkon sebagai alat untuk meniadakan suara dari suatu aksara maupun sebagai pengganti pada lingsa/lisa (tanda koma). Sebenarnya kalau kita sudah sering membaca dan menulis huruf Jawa, tidak akan banyak menemukan kesulitan dalam mempersepsikan artinya.
    Aksara Jawa dan Bali memang tidak benar-benar sama. Contohnya: Jawa tidak ada murda (mahaprana) untuk da dha dan tha, Bali memiliki murda untuk dha dan tha (tetapi tidak memiliki ta dan dha). Pasangan ba untuk alpaprana maupun mahaprana pun berbeda antara Jawa dan Bali. Jawa mungkin (belum tahu benar) tidak memiliki ja murda tetapi Bali punya. Aksara e dirga mure atau ai di Jawa dengan aksara e ditambah dengan tanda dirga mure, sedangkan Bali dengan aksara Ja murda. Bali tidak memiliki ka murda, Jawa ada. Bali tidak ada nya murda (atau sebenarnya aksara dnya seperti dalam yadnya), di Jawa ada. Aturan-aturan penulisan juga ada perbedaannya.

  28. #28
    gravatar

    #27
    tolong baca tulisan ini:
    ibukuwingisingonosumur

    kira2 apa yang bakal anda baca:
    - ibuku wingi sing ono sumur
    - ibu kuwi ngising ono sumur

  29. #29
    gravatar

    ::maaf ini hanya coba2 aja. gak papa kan::–

  30. #30
    gravatar

    Semoga hari ini perubahan dimulai,
    LAUNCHING PALLAWA VERSI 1.0
    Program Alih Aksara latin ke aksara jawa pertama untuk versi komersil
    http://pallawa.fateback.com
    semoga baca tulis aksara jawa bukan menjadi hal yang menyulitkabn lagi

    programmer

  31. #31
    gravatar

    #18, mas paidjo
    ketawa aku baca tulisan “ibukuwingisinganasumur”, …
    emang akan berarti dua…
    namun koreksi dikit pada kalimat: “pakcarikantemanteman”
    meski ditulis tanpa spasi dalam aksara jawa, namun tidak akan bermakna ganda.
    pada maksud: pak carikan teman teman, ……………huruf ‘ka’ tidak mati ( pa ka ca ra ka na ta ma na ta ma na)
    pada maksud: pak carik antem anteman, ……………huruf ‘ka’ mati, antem ditulis hantem, (pa ka ca ra ka ha na ta ma ha na ta ma na).
    jadi meski bunyi sama, arti bisa kita bedakan dengan melihat huruf yang di tulis
    aku juga punya sampel:
    kacanglanjaran
    1. kacang lan jaran (kacang dan kuda), ditulis dengan aksara jawa (ka ca la na ja ra na)

  32. #32
    gravatar

    [...] Pas cari-cari font hanacaraka, ada bahasan menarik tentang font ini di situsnya Jay. Dan ada komentar lucu dari paydjo yang saya kutip dibawah ini: padahal pemenggalan kata yg tidak pas bisa menyalahkan arti. misal: pakcarikantemanteman bisa: pak carikan teman teman bisa: pak carik antem anteman [...]

  33. #33
    gravatar

    Untuk Mas Ronny #15
    Mengetik dengan keyboard fonetik memang learning curvenya lebih sederhana, tapi kalau dipakai untuk hanacaraka menjadi sulit karena banyak huruf2 yang tumpang tindih di satu tombol keyboard, huruf Bali punya 4 ‘ta’, 3 ‘sa’, etc. Lebih baik membuat layout keyboard baru, naturally. CJKV (Chinese-Japanese-Korean-Vietnamese) pakai fonetik karena keterbatasan jumlah tombol keyboard untuk karakter mereka.

    Saya akan jelaskan proses komputerisasi Aksara Bali yang saat ini masih berlangsung. Awal 2003, saya bersama seorang teman di Bali berminat untuk mencurahkan energi untuk mengkomputerisasi Aksara Bali dengan benar. Pada waktu itu, kami sudah berpikiran kalau komputerisasi haruslah menggunakan konsep character set yang benar dan alternatif satu-satunya adalah Unicode. Beberapa hambatan yang kami temui waktu itu adalah:
    1) Tidak adanya standar baku Aksara Bali yang langsung bisa diadopsi menjadi proposal ke Unicode
    2) Kami tidak dinaungi oleh lembaga resmi pemerintahan
    3) Kami tidak punya skill pemrograman yang tinggi.

    Kami melakukan koordinasi dengan pihak Script Encoding Initiative di University of California in Berkeley untuk menyusun satu proposal ke Unesco untuk pendanaan.
    Dengan dana dari Unesco tersebut (nilainya lumayan – tapi habis semua, panitia tidak dapat apa2 hehe), kami berhasil menggelar sebuah seminar di Denpasar yang dihadiri oleh para pakar Aksara Bali di seluruh pelosok Bali (untung Pulau Bali kecil hehe) dan Michael Everson, pakar Unicode dari Irlandia. Banyak kesepakatan yang dicapai pada seminar itu hingga berhasil menghasilkan proposal N2908 tersebut. Unicode ekivalen dengan standar ISO10646, sehingga pembahasan awal dilakukan di ISO. Sebagai payung keanggotaan Indonesia di ISO, BSN (Badan Standardisasi Nasional) dan Dinas Kebudayaan Bali menjadi payung organisasi kami. (nb: Sama sekali tidak perlu bagi kita untuk menjadi member Unicode Consortium yang feenya mahal tersebut). Bulan September ini, ISO akan melakukan voting yang, most probably, akan menyetujui masuknya Aksara Bali ke Unicode 5.0.

    Aksara Bugis, Batak, Sunda, dan Rejang (Bengkulu) relatif lebih sederhana dibandingkan Aksara Bali dan Jawa, sehingga proses pembuatan proposal dan pembahasannya pun seharusnya jauh lebih sederhana.

    Untuk implementasi, Microsoft berkomitmen untuk melakukan implementasi semua aksara Unicode 5.0 yang terletak pada bagian BMP (Base Multilingual Plane)-termasuk Aksara Bali pada Windows – belum tahu versi berapa. Untuk Linux, implementasi pada library Pango (underlying library untuk GTK) sedang dilakukan oleh seorang mahasiswa ITB.

    Saran saya untuk peminat Aksara Batak, Rejang, Sunda, dan Jawa (Bugis sudah duluan masuk ke Unicode 4.1): Jangan mengandalkan lembaga pemerintah untuk mengambil inisiatif. Andalah yang harus aktif melakukan lobi-lobi ke lembaga pemerintah, komunikasi dengan pihak Unicode/Script Encoding Initiative, membuat dokumen2 dan proposal yang dibutuhkan dan lain-lain. Pihak akademisi dan pemerintah pasti akan mendukung. Unicode merupakan standar yang cukup rumit, saya tidak yakin pemerintah punya resource yang memadai untuk memahami konsep2 seperti character/glyph separation, Unicode Transformation Format, Normalized Form C dan D, dan lain-lain. Good luck!

    dewa
    deweu@yahoo.com

  34. #34
    gravatar

    simkuring peryogi hurup sunda kuno upami terang wartosan

  35. #35
    gravatar

    akhirnya ada yang mengajukan proposal aksara jawa untuk registrasi unicode,
    sayang lagi2 bukan orang jawa yang mengajukannya…?
    michael everson, yang juga ikut mengajukan proposal aksara bali.thx
    http://www.unicode.org/roadmaps/bmp
    pada alamat A900-A97F status sudah diajukan tapi belum resmi.
    buat yang mumpuni aksara jawa, mohon kesediaannya untuk ikut mengoreksi proposal yang akan diajukan ini. sepertinya masih banyak kekurangan dan kesalahan pada draft ini.
    http://www.evertype.com/standards/iso10646/pdf/javanese.pdf
    terima kasih

  36. #36
    gravatar

    saya mahasiswa desain grafis tarumanagara mau nanya ni sama akang, ada nda to sejarah dari aksara jawa ini? trims

  37. #37
    gravatar

    buat #36 Ardian,
    coba klik http://www.jawapalace.org atau
    http://hanacaraka.fateback.com

  38. #38
    gravatar

    konkrit aja mulai sekarang yang bisa nulis dan baca tulisan jawa budayakan memakai kembali…uih sayang banget lho kalo sampe orang asing yang lebih menguasai…apa ga pada malu generasi bangsa ini….
    salut for mas teguh……salam damai dari jogja…moga aksara, bahasa, sastra dan budaya yang adiluhung tetap bisa dinikmati anak cucu kita karena semua itu bukanlah warisan melainkan titipan untuk anak cucu kita.

  39. #39
    gravatar

    #33, mungkin anda belum pernah pake input method seperti pinyin utk yg chinese? Di chinese ada bbrp macam intonasi yg berbeda utk satu tulisan yg sama, misalnya “xi” ada bbrp cara membaca yg berbeda, dan artinya juga beda2, belum lagi satu cara membaca yg sama bisa ada banyak arti dan banyak karakter. Jadi begitu saya ketik “xi” (misalnya) dia akan menampilkan beberapa pilihan yg diberi nomer (biasanya max 10 at a time), lalu saya tinggal pencet nomernya utk milih “xi” yg bener2 saya maksud. Jadi kalo di Bali atau Jawa ada 4 ‘ta’, 3 ‘sa’, dst ya bisa saja mengadopsi cara ini, tidak akan “tumpang tindih di satu tombol” karena yg diinput itu cara membacanya dlm aksara latin, bukan satu tombol satu fonetik, kalo fonetiknya “xi” ya saya ketik “X” lalu “I”, baru nomernya.

    Bukan maksud saya utk bilang cara ini yg paling tepat, tapi mbok ya cara ini jangan langsung didismiss. Pemikiran saya, org yg bisa pake komputer dan bisa berbahasa Jawa (atau bahasa daerah lainnya dr Indonesia) kan sudah hampir pasti bisa bahasa Indonesia yg menggunakan keyboard layout yg umum di Indonesia, yaitu US English layout. Jadi kalo menggunakan input phonetic-based akan lebih mudah dipelajari, karena udah biasa nulis aksara latin dg keyboardnya. Mungkin bukan metode yg paling baik utk menginput banyak tulisan Jawa secara cepat, tapi saya rasa ini salah satu yg paling mudah utk dipelajari.

    Input method utk CJK (dan mungkin Vietnamese dan Thai, saya kurang tau) setahu saya juga tidak cuma satu. Banyak pilihan makin bagus lah, biar pengguna yg menentukan mana yg paling cocok utk dia.

  40. #40
    gravatar

    Kok pada ribut-ribut sih …
    ngurusi kayak ginian
    buat makan aja sulit bukan
    mau ancur kek basa jawa kita ..
    emang gue pikirin

  41. #41
    gravatar

    #41: Kalo sulit cari makan jangan menyempatkan diri berkomentar di blog ini.

  42. #42
    gravatar

    Komentar atas komentar dan urun rembug

    pembuatan huruf jawa pernah dilakukan oleh (seingatku) ibu sedyati dari PDK (Depdiknas) di sekitar th ’87an, tetapi saya tunggu 2 th tidak ada kabarnya sampai sekarang. entah apa yg beliau lakukan tetapi sebelumnya saya sendiri pernah menyusun huruf jawa itu tetapi pada platform dos (bukan pada windows) dan dengan mudah, dalam beberapa jam sudah jadi dan kemudian bisa saya “masukkan” ke dalam editor sederhana yang telah saya buat jauh-jauh hari sebelumnya. dan juga bisa di cetak ke printer dot mattrix. kemudian th 89 saya mempelajari postscript language, maka hasil print-out menjadi lebih baik. waktu itu bahkan telah saya buat tampilan huruf jawa hanya dengan batch program saja, sehingga huruf jawa bisa saya tampilkan pada dos prompt. masalahnya kemudian saya harus learning-from-very-beginning begitu memasuki dunia windows yang buku-bukunya sangat membebani (buat saya).

    tetapi yang membuat saya prihatin bukan sekedar aksara jawa, ini masih terlalu jauh untuk masyarakat kita. sedang bahasa indonesia saja sudah ambur adul, bahasa jawa lebih berantakan lagi. pada saat saya sd (dulu sr) memang diperkenalkan cara penulisan a sempurna dengan a yang dibaca dengan bunyi o dan a. dan tak lupa orang tua saya mengingatkan bagaimana cara mengeceknya. lha sekarang orang menulis lara (sakit) dengan huruf o (loro), apa menjadi opo sulit sekali merubah mereka. hal ini juga disebabkan karena tidak adanya guru bahasa daerah yang baik. jangan lagi yang sulit begitu, yang sederhanapun terjadi banyak kesalahan misalnya: seharusnya sepatuan menjadi sepaton, klambian menjadi klamben tetapi ada juga yang mengucapkan sepatonan, klambenan jadi sebenarnya pekerjaan kita masih sangat banyak. sangat banyak

    salam
    bejo sugriwo

  43. #43
    gravatar

    Saya juga barusan iseng iseng bikin Hanacaraka Unicode pake fontographer.
    juga alat ketiknya (software buat ngetik)
    coba mampir sini:
    http://www.geocities.com/cannon_shooter/keyboard/hnc.htm

  44. #44
    gravatar

    MAs yang bikin tulisan tolong donk di lengkapin lagi artikelnya ya. kurang puas nih tolong di perhatiin yach commentar gw. tugas gw g kelar2 nich.

  45. #45
    gravatar

    Sy juga tertarik untuk menulis bahasa jawa …. sapa yang bisa di ajak diskusi yah

  46. #46
    gravatar

    dog steps Heh. How it goes? Buy it all. ASAP. Last discount in your live (AAAAA!!). Take a rest.

  47. #47
    gravatar

    mas sy pengen bgt bikin TA ttg penegenalan aksara jawa
    lg cari2 bahan, susah ga’ ya
    bikinnya pake apa, trus tar2nya gimana masih lum ada gambaran
    bantuin ya mas

  48. #48
    gravatar

    saya sudah mengembangkan konversi aksara jawa ke latin dan sebaliknya…
    sudah lama malah.. sekitar 4 tahun yang lalu. Gak cuma ha na ca ra ka, kanji, tulisan india juga sudah tuh!

    check aja di
    www stock-bill com / translator.php

  49. #49
    gravatar

    mas ada source code untuk bahasa walikan gak?

  50. #50
    gravatar

    Untuk Mas Dewa #33.

    Saya lihat di google (http://www.dkuug.dk/jtc1/sc2/wg2/docs/n3096.pdf) proposal Michael Everson N3096 untuk aksara rejang. Masih baru proposalnya tangal 24-04-2006. Apa ini berarti proposal ini belum diterima di Unicode? Ma’af saya tertarik dengan aksara rejang karena saya bisa bahasa itu.
    Bagaimana proposal aksara Bali-nya, sudah diterima?

    Saya sependapat dengan bung Ronny. Saya kira cara input bahasa Jepang/Cina bisa ditiru untuk aksara Jawa.

  51. #51
    gravatar

    sepertinya aksara bali, aksara sunda, dan aksara rejang tinggal diketok palu saja. dan kemungkinan sudah diakui di versi 5.0
    Yang menyedihkan justru aksara jawa, soalnya ngga ada yang mau ngurus..:(
    untuk mmbuat aplikasi berbasis aksara tradisional sebenarnya tidak banyak masalah, yang penting semuanya sudah teregister di unicode. Kalau semuanya sudah teregister Unicode sebentar lagi akan menyusul Word Processing yang bisa mengetikan semua aksara tradisional yang ada di Indonesia, Bahkan sebentar lagi akan bermunculan SMS yang pake aksara bugis, aksara bali, aksara sunda, aksara rejang dan …. (aksara jawa kapan ya…) Semoga gak lama lagi.

    pokoknya harus rajin2 ngecek di http://www.unicode.org/roadmaps/bmp/

  52. #52
    gravatar

    sandhangannya manna?
    kanggo skripsi ki!

  53. #53
    gravatar

    ada yang tau not jawa nga? saya lagi kesulitan mencari referensi dan contoh2 not jawa. Cara ngucapin dan tulisannya. sekiranya teman2 ada yang menguasai tolong ya………………..

  54. #54
    gravatar

    #53: Kalo pentatonis Sunda
    da mi na ti la da (urutan nada menurun)
    bisa dianggap setara dengan diatonis:
    mi do si la so mi

  55. #55
    gravatar

    Silahkan buka: http://hanacaraka.fateback.com/
    Di sini informasi soal UNICODE aksara Jawa juga ada.

  56. #56
    gravatar

    mungkin ini yang anda maksud
    http://xentana.com/fonts/index.htm
    atau bisa juga di
    http://www.gamelan.org/library/index.shtml
    http://pasarjava.com/senibudaya/gamelan/gamelan1.php
    Di website kami juga ada tapi tidak terlalu lengkap.
    buat pemerhati dan pencinta budaya jawa
    tanggal 10-14 September 2006 akan diadakan Konggres Bahasa Jawa IV
    di hotel Patrajasa Semarang.
    Yang punya waktu dan domisil dekat kota semarang bisa ikutan jadi peserta, gratis pendaftaran.

  57. #57
    gravatar

    Abang semu tolong donk yg udah punya font aksara jawa tolong kirimin donk ke saya saya dah cari tapi ngga ada nih or ngga dapet…mohon bantuan.
    kirim ke email KALACAKRA.ORIE@GMAIL.COM
    saya tunggu secepatnya

  58. #58
    gravatar

    Rekan rekan Sastra Jawa,
    Den Budi Sayoga, saya sudah bisa menggunakan fontnya, matur nuwun.
    Saya tidak tahu process yang harus diambil untuk mendaftarkan huruf jawa. Satu yang saya tahu bahwasanya, Microsoft Word sudah punya versi dari beberapa bahasa, yang saya tahu arab, dan yang paling kecil adalah Kurdish Sorani. kalau ada yang bisa Kurdish sorani dan di beri izin dari Microsoft, setidak tidaknya bahasa jawa pasti bisa diijinkan, lha wong populasi Jowo kan lebih dari 60 juta? benar tidak Den Budi?
    Saya Lulusan dari Caltech california, dan kalau Den dan ekan rekan mau kontak saya pikir Budi Rahardjo dari UNi Mannitoba sudah pulang ke Indonesia, Budi Raharddjo juga pakar dunia ini, bisa dihubungin.
    Ayo lah kita usahakan agar kita bisa punya MSword 2006 versi HAnacaraka gitu?

    trigo Aji

  59. #59
    gravatar

    Saiki wis dirilis website Al Qur’an nganggo tulisan Honocoroko:

    http://www.geocities.com/jawa_hanacaraka/AlQuran/quran_index.htm

  60. #60
    gravatar

    saya minta tolong kalo ada buku sapala boso jawa di internet, yah…mungkin ada yang tahu file .pdf nya, from manado

  61. #61
    gravatar

    teman saya seorang ademisi di solo, dia juga pernah berpikiran untuk menampilkan huruf jawa dalam unicode…. prosesnya bagaimana ya, mohon penjelasannya…. ?

    nuwun
    ibnu – solo

  62. #62
    gravatar

    Tim unicode aksara jawa sudah terbentuk (tapi masih membutuhkan tenaga tambahan), yang dibidani oleh yayasan sekarjagad. Setahu saya sdh 4 kali pertemuan resmi yang dilakukan untuk mempersiapkan registrasi unicoe aksara jawa ini. Pertemuan berikutnya direncanakan pada bulan maret 2007. untuk keterangan lengkap bisa menghubungi pengelola situs http://www.ki-demang.com/

  63. #63
    gravatar

    teman saya tolong dikasih donk font aksara jawa buat nyelesein skripsi makacih sblumnya!

  64. #64
    gravatar

    Saya pikir font buatan Jason Glavy sudah sangat bagus. Walaupun butuh program Keyman untuk mengaplikasikannya, tetapi cara nulisnya sudah seperti katakana atau hiragana, atau bahkan hanzi di Windows Jepang atau Cina. Benar ada kesalahan serius seperti kesalahan untuk penulisan “hre”, di mana cakra keret justru tidak ditaruh di keyboard tapi disimpan di symbols. Walau begitu dari sisi artistiknya sudah sangat bagus, rapi, dan mudah dipakai berdasarkan penulisan latin. Semenjak kemerdekaan praktis aksara Jawa sudah tidak digunakan lagi karena secara politis penggunaan aksara itu sempat dicap tidak nasionalis, terlalu kedaerahan dan feodal. Ini membuat generasi muda tidak akrab dengan hanacaraka sehingga penulisan langsung di keyboard seperti di Situs Resmi Aksara Jawa akan menyulitkan. Beda kalau langsung diketik dengan latin dan convert ke aksara Jawa. Mereka bisa langsung belajar di situ.

  65. #65
    gravatar

    Selamat Siang Kang Jay, Pa Khabar, Baik2 aja khan.

    Perkenalkan nama saya Putu Yuliartha dari bali, bisa ngak bantuin nyariin font JAWA PALSU, soalnya saya seneng sekali lihat tulisannya.

    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih

  66. #66
    gravatar

    sugeng siang,
    dari dulu saya sangat tertarik dengan asl usul aksara jawa yang menurut saya sangat hebat. bayangkan saja, aksara dari daerah mana yang penyusunannya bisa berbentuk sebuah ‘syair’ seperti aksara jawa ini?? jadi penyusunan aksara jawa harus selalu dalam bentuk 4 baris yang masing2 merupakan sebuah baris kalimat yang membentuk sebuah syair.hebat banget!!
    hanya saja, saya mau tanya, kalau dilihat dari ‘syair’ itu sendiri, sepertinya aksara jawa ini berasal dari ‘kecerdasan’ seorang Ajisaka yang dengan hebatnya membuat susunan aksara jawa berdasarkan kisah yang terjadi pada murid2 nya.apakah memang benar seperti itu asal-usul dari aksara jawa? siapakah ajisaka? benarkah beliau ini pernah ada dan menciptakan aksara jawa? atau sebenarnya dihubung2 kan saja sehingga menjadi suatu dongeng yang sangat menarik dan cerdas?
    tolong dong, saya benar2 ingin tahu.
    thanks

  67. #67
    gravatar

    Assalamualaikum mas Jay
    Saya seorang mahasiswa yang hendak membuat aplikasi yang berkaitan dengan aksara Jawa. Kata-kata yang mas Jay sampaikan di atas membuat saya juga merasa untuk bertanggung jawab terhadap budaya kita . Oleh karena itu saya meminta izin kepada mas JAy untuk meminjam kata2 di atas supaya bisa menjadi latar belakang dari proposal KAmi yang insya Allah akan diajukan sebagai salah satu karya ilmiah dan untuk perkembangan lebih lanjutnya tentang kegiatan kami akan kami informasikan.
    Terima Kasih banyak ya mas JaY ^_^

  68. #68
    gravatar

    Proposal unicode Aksara Jawa update terbaru sudah dipublikasikan pada tanggal 30 Juli 2007. Yang kepengin mempelajarinya bisa baca dan download
    di http://www.unicode.org/roadmaps/bmp

  69. #69
    gravatar

    Ada nggak yang sudah bikin program Compiler Aksara Jawa , jadi kita ketik latinnya, maka outputnya dalam bentuk aksara jawa. Saya baru gabung, jadi salam kenal buat pemerhati budaya jawa.

  70. #70
    gravatar

    ini yang versi komersial ….
    http://www.pallawa.com
    kalau yg berupa tugas akhir/skripsi jarang yg di publish

  71. #71
    gravatar

    help2…
    maap neh.. aku lage skripsi, nanya dunk.. bahasa jawa kan kudu dilestarikan.. tp emg gunanya bahasa jawa yang paling kongkrit, yang bs jadi alasan orang tua buat ngajarin anaknya bahasa n hanacaraka apa yah? thanks2..

  72. #72
    gravatar

    kawan kawan yang ingin melestarikan bahasa dan budaya jawa, dapat bergabung di http://kawruhjawi.wordpress.com

  73. #73
    gravatar

    Terima kasih telah bersama-sama untuk memberikan masukan dan tulisannya dalam proses registrasi unicode aksara jawa dan aksara-aksara tradisional lainnya di Nusantara.
    Aksara Jawa dan Aksara Sunda tinggal Ketok Palu untuk diakui resmi (+- 2 tahun lagi)
    Aksara Bugis dan Aksara Bali sudah masuk dalam unicode pada versi 4.1 dan 5.0
    Sekali lagi terima kasih untuk semuanya.
    Untuk Update terbaru Unicode silakan klik di
    http://www.unicode.org/roadmaps/bmp

  74. #74
    gravatar

    Mas, aku bisa baca n nulis dengan huruf Jawa. Malah lagi translite naskah kuno. Tapi bagaimana caranya bisa nulis di komputer pakai huruf Jawa itu ya. Ajarin mrogramnya dunk, apa harus beli?

  75. #75
    gravatar

    [...] April 12, 2008 · No Comments Sebagai orang Jawa ya sudah sepantasnya tho, kalo aku juga mempopulerkan cara menulis menggunakan huruf Jawa. Sebab berdasarkan penerawangan yang aku lakukan melalui tehnik penerawangan 6 huruf  ternyata telah diusulkan oleh Jason Glavy (orang Jepang) dengan nama Tjarakan ke Unicode dan perusahaan Agfa Monotype mulai membua… [...]

  76. #76
    gravatar

    oom. q pendatang baru. lagi ngerjakan TA tentang konversi karakter latin bahasa indonesia ke dalam tulisan arab melayu-riau. ada driver pendukung untuk mengkodekan keyboardnya ke dalam bahasa VB ya om. tuooolong

  77. #77
    gravatar

    waaah ada yang nekat minta font jawa palsu padahal ada creator-nya … :D mbok langsung aja tanya sm Pak Budi Sayoga .. udah digratisin belom pak fontnya hehehe … tp mungkin ini bisa jd alternatif sementara, monggo http://www.fontstock.net/download/11557/jawa-palsu.html

  78. #78
    gravatar

    sekarang katanya aksara sunda sudah masuk standar unicode

    http://tekno.kompas.com/read/xml/2008/10/21/07220845/program.unicode.untuk.aksara.sunda.

  79. #79
    gravatar

    halo pak dhe yang punya rumah!

    saya udah lama mempelajari tulisan jawa!
    tapi belum mendapati program yang mampu terinstal sehingga mampu dipakai paling tidak di komputer saya.
    hal terakhir yang saya dapatkan adalah program unicode-nya yang dibuat oleh john glavy tapi sayang tidak menyatu dengan mesin komputer secara inner sehingga harus membuka file .ttf untuk memancing agar font jawa bisa dibaca dengan benar.
    program glavy itu bagus, setidaknya menurut saya, bisa memasang lokasi huruf dengan benar.

    saya pingin ada program intalasi, mungkin tidak hanya untuk windows tp juga bisa untuk OP yang lain.
    agak susah sih soalnya saya buta bahasa mesin.
    ada yang tau informasinya?
    please mail to:bebasweb@yahoo.com.

    hatur suwun to pak dhe yang punya rumah.

  80. #80
    gravatar

    apa ada font hanacaraka dalam komputer ?

  81. #81
    gravatar

    mas jay, ide bagus mas, aku wes lali honocoroko…

  82. #82
    gravatar

    ada link yg perlu diperbarui http://www.monotypefonts.com/Library/Non-Latin-Library.asp?show=glyph&lan=javanese

  83. #83
    gravatar

    kalau bahasa yang ada d windows bsa d rubah ga???? misalnya menjadi bahasa indonesia gtu.klo bs gmna cranya.terima kasih.

  84. #84
    gravatar

    wah sebuah pencerahan, makasih infonya

  85. #85
    gravatar

    Wah.. iki kudu ndang blajar aksoro jowo maneh (mbukak2 buku plajaran boso daerah pas SD) kan eman lek aksoro jowo wis di akui unicode, tapi wong jowo e dewe ra ngerti aksoro jowo….

  86. #86
    gravatar

    Alhamdulillah, hanacaraka sekarang sudah terdaftar di Unicode. Saya sendiri sudah membuat font Hanacaraka dengan gaya Mbata Sarimbag. Bagi yang hendak mencobanya, silakan download di 4shared.com

  87. #87
    gravatar

    mas suka sekali hanacaraka ,tapi di mozilla ,untuk blok gak bisa

  88. #88
    gravatar

    nulis sudah bagus , dipindah /copi dari blok tulisa ke mozilla gak bisa terus …..wah kacau

  89. #89
    gravatar

    Font Unicode aksara Jawa dengan menggunakan smart rendering SIL Graphite.
    http://sites.google.com/site/jawaunicode/

  90. #90
    gravatar

    Font Unicode Aksara Jawa yang menggunakan SIL Graphite!
    http://sites.google.com/site/jawaunicode/

  91. #91
    gravatar

    […] – http://www.christusrex.org/www1/pater/JPN-javanese-huruf.htmlhttp://yulian.firdaus.or.id/2005/04/20/unicode-hanacaraka/ – […]

  92. #92
    gravatar

    idea fab back case cover

    Jay adalah Yulian » Aksara Hanacaraka dalam Unicode

  93. #93
    gravatar

    idea magna back cover online shopping

    Jay adalah Yulian » Aksara Hanacaraka dalam Unicode

  94. #94
    gravatar

    hero zero hack donuts

    Jay adalah Yulian » Aksara Hanacaraka dalam Unicode

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.