Maret 2005

Kenyamanan Membaca di Layar Monitor

Senin, 14 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 26 komentar »

Saya banyak duduk membaca di depan layar monitor, salah satu faktor penting adalah kenyamanan membaca. Dari berbagai situs yang saya baca masih banyak yang tidak acuh terhadap keragaman jenis komputer pengguna yang berkaitan dengan spesifikasi perangkat keras dan sistem operasinya. Satu yang penting adalah ukuran huruf sebuah situs web.

Penemu web, Tim Berners-Lee bersama W3C merancang standardisasi halaman web melalui bahasa markup untuk dibaca oleh berbagai jenis perangkat. Perangkat untuk membaca web kini semakin banyak, tidak hanya beragamnya jenis komputer personal tapi juga perangkat lain seperti televisi, telepon selular, PDA dan sebagainya. Dalam pencapaian tujuan standardisasi W3C, perancangan halaman web mengikuti konsep format dokumen, semantik dan presentasi. Format dokumen berkaitan dengan jenis dokumen (misalnya HTML, XHTML atau XML), semantik berkaitan dengan struktural penulisan (judul, heading, paragraf, quotation dsb) dan presentasi berkaitan dengan bagaimana tulisan ditampilkan di layar (warna, huruf, garis, layout dsb). Baca selengkapnya »

Hapus Tag “rel=nofollow” pada Komentar di WordPress

Minggu, 13 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 4 komentar »

WordPress 1.5 dirilis dengan feature default menerapkan tag HTML rel="external nofollow" untuk setiap URI komentar yang masuk. Bermula dari saran Google untuk mengurangi nilai PageRank para spammer, namun diskusi antar blog serta komentator kehilangan kesempatan terindeks di Google untuk setiap pengisian komentar, trackback atau pingback.

Plugin berikut di blog Taragana (download) berguna untuk menghilangkan tag nofollow, cukup disalin ke wp-content/plugins dan aktifkan di halaman admin.

Responsif, Jangan Hanya Reaktif

Sabtu, 12 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 10 komentar »

Salah satu kesimpulan hasil mengamati perilaku orang Indonesia adalah kecenderungan temperamental-reaktif. Sifat itu kadang sifatnya pasif (untuk diri sendiri saja) atau aktif bersifat ‘agresif’. Dalam guyonan perbandingan orang Jepang dan orang Indonesia misalnya, orang Jepang tidak tersinggung bila dikatakan bodoh tapi sangat tersinggung bila dikatakan malas, sebaliknya orang Indonesia tak acuh dikatakan malas, namun bisa tersinggung bila dikatakan bodoh.

Perilaku tersebut saya temukan banyak tidak hanya di darat, di dunia digital temperamental-reaktif mudah muncul dalam diskusi-diskusi mailing list. Seringkali nilai kesopanan dijadikan tameng alasan. Kritik tajam tanpa umpatan pun sering dikatakan kritik kasar. Baca selengkapnya »

Aksara Jawi (Arab-Melayu)

Sabtu, 12 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 47 komentar »

Aksara Jawi atau aksara Arab-Melayu adalah modifikasi aksara Arab yang disesuaikan dengan Bahasa Melayu di seantero Nusantara yang silam. Munculnya aksara ini adalah akibat pengaruh budaya Islam yang lebih dulu masuk dibandingkan dengan pengaruh budaya Eropa di jaman kolonialisme dulu. Aksara ini dikenal sejak jaman Kerajaan Samudera Pasai dan Kerajaan Malaka. Baca selengkapnya »

Supersemar

Jumat, 11 Maret 2005 / ditulis dalam spontan / 50 komentar »

Supersemar adalah catatan sejarah yang tak pernah terbuktikan keabsahannya hingga kini. Isi Supersemar adalah perintah Presiden Sukarno kepada Letjen Soeharto yang secara implisit mengalihkan tanggung jawab kepresidenan.

Segera setelah Supersemar keluar, Soeharto mengambil tindakan-tindakan atas nama Pemimpin Besar Revolusi seperti menyatakan terlarangnya organisasi PKI termasuk kepada mantan anggota PKI, membuat kabinet baru Kabinet Dwikora, membatasi penyiaran RRI dan TVRI supaya setiap informasi harus atas persetujuan Kepala Pusat Penerangan Angkatan Darat, mengangkat A.H. Nasution sebagai Panglima Komando Ganyang Malaysia (KOGAM). Baca selengkapnya »

Rusaknya Moral, Awal Hancurnya Suatu Kaum

Kamis, 10 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 25 komentar »

Independensi Indonesia sedang disinggung oleh negeri tetangga. Kasus Ambalat dengan Malaysia sedang marak diperbincangkan. Kita pernah kehilangan Timor Timur, memisahkan diri dari NKRI menjadi Timor Leste, kita kehilangan Sipadan dan Ligitan karena dicaplok negeri tetangga, kasus Aceh pun belum selesai.

Saya tak punya banyak opini soal fakta yang terjadi, mungkin hanya rasa kebangsaan yang berteriak “Pertahankan Ambalat!”. Saya bangga karena kita bangga menjadi warga negeri ini. Saya melihat komunitas blogger menyuarakan rasa nasionalismenya masing-masing, bahkan perang digital sudah dimulai, Fakta dan berita banyak beredar, tak ingin saya tulis ulang di sini. Baca selengkapnya »

Hari Musik Nasional — W.R. Supratman

Rabu, 9 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 72 komentar »

Wage Rudolf Supratman

Hari Musik Nasional ditetapkan 9 Maret, diusulkan tahun lalu oleh Persatuan Artis, Pencipta dan Rekaman Musik Indonesia (PAPRI) sebagai penghargaan atas Wage Rudolf Supratman –sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya– yang lahir pada hari Selasa Wage, 9 Maret 1903 di Dusun Trembelang, Kelurahan Somongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.

Tidak banyak catatan hidup tentang komponis besar ini, Supratman mendapat pendidikan musik dari kakaknya yang di Makassar. Ketika masih bayi Supratman bersama keluarganya pindah ke Tangsi Messter Cornelis Jatinegara dan bersekolah atas diusahakannya tunjangan orang tuanya yang pernah menjadi KNIL. Surat keterangan lahirnya akhirnya dibuat dan diberi nama Wage Supratman. Baca selengkapnya »

Undangan Email GMail

Senin, 7 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 449 komentar »

GMail logo

Setelah setengah tahun lebih akhirnya Google memberikan jatah undangan GMail secara besar-besaran kepada anggotanya. Pertengahan tahun lalu Google hanya memberikan 1-6 jatah undangan, dengan mudah saya berikan kepada teman-teman saya.

Kini jatah undangan sebanyak 50, sebagian dibagikan tapi kembali lagi menjadi 50. Jadi saya umumkan saja di blog ini bagi yang berminat memiliki email Gmail, dengan memberi info nama dan alamat email, bisa melalui kolom komentar atau melalui email saya langsung (alamat email ada di halaman Tentang Penulis). Baca selengkapnya »

Aksara Arab

Minggu, 6 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 21 komentar »

Ini candaan sewaktu kecil. Dulu kala jaman penjajahan Belanda, ceritanya seorang paman menyurati keponakannya memberi kabar dalam surat pendek, ditulis dalam aksara Arab. Tertulis seperti ini (lengkapnya lupa):


اندوڤ مانأح
انكنا للاكي
سارتا سلامة
غاواة باليك

مما
مالاڠبوڠ

Yang menerima surat kurang fasih membaca aksara Arab gundul. Ia baca sebagai berikut:

Inda ma’ naihi
Inkona lalakiya
Sarotun salamatun
Gawatun balikun

Mama
Malingbawang

Ternyata, harusnya dibaca sebagai berikut (dalam bahasa Sunda):

Indung manéh
Anakna lalaki
Sarta salamet
Geuwat balik

Mama*
Malangbong**

* Mama atau Emang adalah sebutan paman, sedangkan sebutan ibu adalah Ema (ema, bukan éma)
** Malangbong adalah nama daerah di Garut

Hak Cipta dan Hak Paten

Minggu, 6 Maret 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 67 komentar »

Beberapa hari yang lalu ada diskusi mengenai ‘perlukah artis memiliki Hak Cipta?’ di mailing list Pria Sehat Tanpa Celana. Saya termasuk yang tidak banyak memahami hukum Hak Cipta di Indonesia (malu saya sebagai orang Indonesia). Artis adalah pelaku seni (art), bisa sebagai pencipta (author) ataupun pemeran (performer), jangan diasosiasikan artis adalah hanya pemain sinetron atau selebriti ya!

Hukum Hak Cipta melindungi karya intelektual dan seni dalam bentuk ekspresi. Ekspresi yang dimaksud seperti dalam bentuk tulisan seperti lirik lagu, puisi, artikel atau buku, dalam bentuk gambar seperti foto, gambar arsitektur, peta, serta dalam bentuk suara dan video seperti rekaman lagu, pidato, video pertunjukan, video koreografi dll,

Definisi lain yang terkait adalah Hak Paten, yaitu hak eksklusif atas ekspresi di dalam Hak Cipta di atas dalam kaitannya dengan perdagangan. Regulasi di Amerika Hak Cipta diberikan seumur hidup pencipta ditambah 50 tahun setelah pencipta meninggal dunia, sedangkan paten berlaku 20 tahun. Saya tidak tahu hukum di Indonesia apakah sama atau tidak. Hak Cipta direpresentasikan dalam tulisan dengan simbol © (copyright) sedangkan Hak Paten disimbolkan dengan ™ (trademark). Hak Cipta atau Hak Paten yang masih dalam proses pendaftaran disimbolkan ® (registered). IANAL, so CMIIW dude!

Hukum Hak Cipta bertujuan melindungi hak pembuat dalam mendistribusikan, menjual atau membuat turunan dari karya tersebut. Perlindungan yang didapatkan oleh pembuat (author) adalah perlindungan terhadap penjiplakan (plagiat) oleh orang lain. Hak Cipta sering diasosiasikan sebagai jual-beli lisensi, namun distribusi Hak Cipta tersebut tidak hanya dalam konteks jual-beli, sebab bisa saja sang pembuat karya membuat pernyataan bahwa hasil karyanya bebas dipakai dan didistribusikan (tanpa jual-beli), seperti yang kita kenal dalam dunia Open Source, originalitas karya tetap dimiliki oleh pembuat, namun distribusi dan redistribusi mengacu pada aturan Open Source.
Baca selengkapnya »