Materialisme Uang

Kamis, 24 Maret 2005M
14 Safar 1426H

Uang

Uang adalah alat tukar, sebagai pengganti ketika metoda barter (pertukaran antara dua pihak dengan dua benda yang disepakati memiliki nilai yang sama) mulai ditinggalkan di jaman Kekaisaran Romawi dulu. Kemudian karena banyak negeri melakukan hal yang sama terjadilah banyaknya mata uang di tiap wilayah pemerintahan yang berbeda, sehingga timbul perbedaan nilai antar mata uang itu sendiri. Bahkan akhirnya uang itu sendiri diperjualbelikan –membeli uang dengan uang– manusia memang aneh, namun secara konsep hal itu kembali ke asalnya yaitu menukar benda bernama uang dengan kesepakatan nilainya sama, alias barter.

Kini uang menjadi penentu kemajuan sebuah negeri, bahkan menentukan sebuah kata, kekuasaan. Revolusi Industri telah mendongkrak pentingnya uang hingga timbul yang namanya kapitalisme, siapa yang mampu bermain dengan kapital akan berkuasa.

Anda mungkin antipati mendengar kapitalisme, IMHO kapitalisme cenderung buruk karena lebih sering ditunggangi kerakusan terhadap uang. Sebuah rantai perdagangan akan maju ketika mata rantainya berkembang, namun karena kerakusan mata rantai dikuasai segelintir orang saja, yang disebut monopoli. Konsep saling ketergantungan (interdependensi) dikotori oleh ego (you must depend on me). Saya hanya bisa bermimpi interdependensi ini tetap terjaga supaya seluruh mata rantai sejahtera.

Apa yang membuat sifat materialis uang pada diri kita? Berikut dua hal yang terasa dan terpikir oleh saya, yaitu karena kaya dan karena miskin. Jika saya kaya maka saya bisa terjebak dalam melihat nilai uang, saya bisa menjadi rakus karena nilai uang menjadi sangat rendah sekaligus menjadi parameter berpikir dan bertindak secara makro dan mikro, dalam konteks publik dan pribadi. Saya bisa terjebak mencibir mereka yang memiliki harta benda yang harganya lebih rendah dari saya, lupa akan sesuatu yang lebih penting dari harta benda tersebut yaitu nilainya, yang berbeda-beda pengukurannya untuk setiap orang. Selain nilai uang menjadi rendah juga terjebak dalam kekuasaan yang dekat dengan kerakusan, sehingga semua diukur menjadi harga dalam bentuk uang.

Sebaliknya jika saya miskin saya bisa terjebak dalam melihat uang sebagai sesuatu yang nilainya sangat tinggi, harga yang lebih tinggi akan dinilai lebih tinggi, hingga secuil kekurangan akan dianggap kerugian besar, orang menyebutnya sebagai pelit, pedit, kikir, cap jahe dsb. Pikiran bisa terkungkung dalam ruang diri sendiri saja, dunia makro diabaikan, dunia publik ditakacuhkan. Pada dasarnya miskin atau kaya bisa berakibat sama dalam menilai uang, sama-sama bisa merendahkan nilai harta benda, sama-sama bisa membuat pelit sekaligus juga sama-sama bisa membuat kerakusan.

Apakah anda kaya atau miskin? Apakah anda menilai diri anda harus dihargai dengan pendapatan ribuan dolar dalam sebulan sehingga itu menjadi tujuan hidup? Apakah anda kesal hari ini makan nggak enak dengan uang Rp5.000 sendirian sedang di pelosok sana sebuah keluarga menikmati makan dengan harga yang sama?

Makna kesejahteraan pun kini lekat dengan jumlah uang di kantong kita. Kesejahteraan adalah kondisi berimbangnya antara nilai dengan harga, berimbangnya pendapatan dengan pengeluaran, berimbangnya jumlah keuntungan dengan jumlah sedekah, zakat dan pajak.

Semoga saya tidak terjebak hal-hal di atas karena tidak proporsional mengukur kemiskinan dan kekayaan diri saya.

Musisi dan gitaris rock legendaris Ian Antono menciptakan lagu Uang, dinyanyikan oleh lady rocker legendaris Nicky Astria. Eh, should I say Anne Ahira as a lady spammer?

kapan dan di mana saja
di seluruh dunia ini
tak habis orang bicara
tak henti orang berdiskusi
tiada bukan, tiada lain
mereka mencari
cara cepat untuk mendapatkan

ouo… uang
ouo… lagi-lagi uang

memang uang bisa bikin
orang senang tiada kepalang
namun uang bisa juga
bikin orang mabuk kepayang
lupa sahabat, lupa kerabat
lupa saudara
mungkin juga lupa ingatan

ouo… uang
ouo… lagi-lagi uang

uang bisa bikin orang
senang tiada kepalang
uang bikin mabuk kepayang

ouo… uang
ouo… lagi-lagi uang
ouo… uang!

Popularity: 4% [?]

Komentar

12 komentar untuk catatan 'Materialisme Uang'

  1. #1
    gravatar

    “Eh, should I say Anne Ahira as a lady spammer?”

    No, You dont have to:), just call her a young rich lady from ‘paris van java’ with a bright future:))

  2. #2
    gravatar

    ok. nuff said.:)

  3. #3
    gravatar

    Hi Lam Kenal….

    To: thomas********* Date: Fri, 25 Mar 2005 07:51:50 +0700 Subject: Hi Lam Kenal… Halo…. Apa kabar hari ini? Semoga sehat selalu yah…. kayaknya ada kabar baek nih buat anda… Saya ingin memberitahukan kepada anda tentang sebuah sistem yang benar…

  4. #4
    gravatar

    Dear Netter Yth,
    Apakah saat ini Anda sedang mencari sebuah program
    yang dapat menghasilkan uang dalam waktu cepat di
    Internet?. Inilah program yang Anda cari, program
    yang dapat membuat rekening Anda terisi uang kapan
    saja dan dari siapa saja.
    ….

    setelah hampir sebulan sepi, baru dapet nih hari ini, Mau Jay .. huehuehue

  5. #5
    gravatar

    Kok jadi tentang anne ahira?

    Hampir semua yang ada di dunia ini dihargai dengan uang. Tinggal bagaimana kita mensyukuri uang yang kita dapaet dengan mengatur pengeluarannya..

    tulisan yang bagus jay
    ps:firefox 1.0.2 on win2k

  6. #6
    gravatar

    cara ikutanya gimana.mohon dijelasin.makasi

  7. #7
    gravatar

    Apa yang lebih mendasar adalah “kepemilikan”, dan bukannya “uang”?

  8. #8
    gravatar

    saya suka uang bukan krn tergila2 materi..cmn saya butuh fungsi uang yg yg begitu cepat dalam mencapai akses2 yg saya butuhkan…saya kadang takjub wong awalnya itu dibuat untuk menjembatani barter yg kesulitan untuk menentukan jumlah penukaran yg sepadan..ehh lha kok skrng menjelma jd alat enimbun kekayaan..macem2 deh..bisa beli barang..orang..apa aja kyknya..saya suka utilitasnya aja..cepet gitu lho kalo digunakan untuk mengakses hal2 yg saya butuhkan dan inginkan…yg penting halal kali yaaaa………………………

  9. #9
    gravatar

    Tolong tampilkan gambar mata uang di seluruh dunia

  10. #10
    gravatar

    aku butuh banget artikel ttg uang tolong beritahu secepatnya!!!

  11. #11
    gravatar

    kode uangnya bisa pas “JAY”, hihihi

  12. #12
    gravatar

    anjink loh !!!!!!!!!!

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.