Pengamen Jalanan

Minggu, 13 Februari 2005M
03 Muharram 1426H

Tadi makan ayam goreng nasi uduk di depan Planet Dago (gak persis di depannya), enak lho! Jelang selesai makan datang gerombolan pengamen anak-anak kecil sebanyak enam orang dengan masing-masing satu instrumen musik, tiga gitar, dua biola dan satu perkusi dari kaleng Pocari Sweat diisi pasir.

Stop beri uang, beri kami kesempatanMenggebrak hadirin yang sedang makan secara medley dengan lagu Bond (satu yang badannya paling tinggi jadi komando dengan biolanya, pengen jadi Haylie Ecker kayaknya), berpindah lagu dengan bridge The Final Countdown Europe ke lagu Sakura Fariz RM sekaligus mereka bernyanyi juga, lalu disambung dengan lagu-lagu lain (nggak inget lagu apa aja) dan diakhiri dengan Cindai Siti Nurhaliza.

Receh skala ribuan saya berikan, padahal sangat jarang saya memberi uang kepada pengamen, mungkin karena mereka mengamen secara serius, bukan sekadar menumpuk tutup Teh Botol atau Coca Cola yang dipaku pada batang kayu sehingga berbunyi kecrek-kecrek, masih asing buat saya anak jalanan bermain biola sebab rasanya sulit mencari instrumen biola secara murah (kalo gitar sih banyak). Saya bisa sedikit bermain gitar dan pernah sekali mencoba menggesek biola, ternyata susah walau hanya untuk membunyikan satu nada secara konstan.

Kalau saya pikirkan kadang saya ini tak punya rasa kasihan, jarang memberi uang kepada pengamen jalanan, apalagi pengamen di lampu merah persimpangan (mengamen di jalan tak ada bedanya dengan mengemis). Saya tak ingin memberi mereka rasa kasihan, sebab rasa kasihan akhir-akhir ini sering menjadi arti lain sebuah ejekan, misalnya ungkapan “kaciaan deh lu” sambil meliuk-liukkan telunjuk dari atas ke bawah di depan muka.

Saya ingin peduli (rasa kasih, bukan rasa kasihan) tapi tak bisa berbuat apa-apa secara langsung kepada mereka, sebab masalah pengamen jalanan adalah porsinya pemerintah kota, bukan porsinya person to person. Tak akan saya pungkiri bahwa kepedulian person to person hanya saya lakukan kepada keluarga, teman dan sahabat, atau rekan kerja.

Akhir November tahun lalu ada kampanye Stop Beri Uang, Beri Kami Kesempatan, saya tidak tahu harus bersikap seperti apa terhadap kampanye tersebut, memberi uang salah tapi tak bisa memberi kesempatan.

Komentar

37 komentar untuk catatan 'Pengamen Jalanan'

  1. #1
    gravatar

    sugguh tragis anak-anak jalanan. tak digubris,tak diacuhkan manusia sekalipun mereka tau, mereka dengar. namun aku salut banget padamu meski di bawah terik panas matahari dan dinginnya malam, lantunan suaramu nan merdu dan terkadang menyayat hati demi mencari recehan-recehan uang orang-oorang kikir untuk makan dan keperluan hidup mu. aku tau, kalian tak mau dikasihani oleh orang-orang sombong. tapi harus bagaimana lagi cara kalian untuk mencari makan???
    karena itu, tolong dengan sangat. gunakan kepercayaan dan keilkhasan kami berbagi rezeki kepdmu untuk tidak digunakan yang tidak-tidak.
    aku tau perjuangan kalian, namun kamu juga harus tau kalo kami ikhlas memberinya dan ingin uang itu kalian pergunakan sebaik-baiknya. tidak untuk hal-hal maksiat.
    aku sayang kalian.

  2. #2
    gravatar

    klo ngomongin tentang anak jalanan memang paling prospektif untuk di bicarakan….anak jalanan ngk bsa kita anggap remeh dengan sebelah mata di karenakan anak jalanan juga manusi loch…………

  3. #3
    gravatar

    klo kta saya pengamen itu bisa di bilang pekerja kers loh….. dan mereka slalu berusaha untuk mencari uang dgn halal dri pada mencuri, memang kita sering kali terganggu akan kehadirannya tapi mereka semua juga butuh makan untuk hidup jadi tak ada salahnya klo kita memberinya sedikit uang receh……..//////////

  4. #4
    gravatar

    gwe jg prnah ngerasain jadi pngamen,
    duh rasanya perih bgt, trnyata cari uang itu tx semudah membalikan tangan.
    tpi karna semangat kebersamaan dari teman2 rasa cape dan malupun jd gx ada…

    cheers!

  5. #5
    gravatar

    […] So, fikirkan lagi kalau mengamen itu adalah melakukan sesuatu yang halal. Baca artikel terkait di http://yulian.firdaus.or.id/2005/02/13/pengamen-jalanan/ […]

  6. #6
    gravatar

    minta ijin untuk ambil gambarnya yaa..

  7. #7
    gravatar

    Upu ae rek iki? jok umek ta yo?……. sabar yo kabeh sing salah iku yo rezim deweh duduk pengamene. gagagagagagagaga ngunu ae bingung.Onoke pengamen yo sopo sing mulai? lak yo negoro kere dewe kan sing mulai gawe arek2 nang dalanan? lha sak iki sopo sing merintah negoro? lak yo president karo sak gedibale kan? lha ngunu loh rek cah gagagagagagaga Wes au g kakean kumentar… ngene ae sing penting ayo jalani uripe dewe2 tapi ijek peduli karo sing dikalah2 karo sing gede OK? Salam ART MERDEKA . Mari ngene tak gawe website sing nunjuke pengamen iku g mek sampah embongan tok. Hidup kaum miskin kuto!!!!!!!!!!!! pak admin jangan di tulak loh yo tulisan iki? suwun pak admin gagagagagagagaga

  8. #8
    gravatar

    Kalo ngomongin anak jalanan emang sedih banget yah……soalnya tiap hari pasti banyak banget peminatnya !!

    Apa kamyu berminat ?? kalo iya daftar ke akyu yah..

    Cuma kena pajak 10% doang ko..Akyu baik kan,,,hehehe

  9. #9
    gravatar

    Hm pemerintah cuma bisa ng0ceh ja, buat perda cuma buang2 duit klo d sahkn yg buat proposal perda psti buang nafas lega, dn cari ide lg buat praturan perda lainnya. Panti2 sosial hanya buat tampungn tp tdk dpekerjakn buat sipengamen yg kna razia, sbab klo gda yg di tangkap lalu gaji buta pns panti hmm.. 1orang 50rbu tiap tangkap,. Dn sya brharap para donatur jngn mmberi uang pd yayasan2 yg mngatas namakan anak jalann mreka smua hanya mmanfa,atkn,, klo mw ngasi duit mndingan langsung j m sipengamen buat m0dal usaha.. Dn pemerintah jngn asal buat peraturan2 yg tk layak, krna lebih banyak PNS daripada pengamen.. Hmm

  10. #10
    gravatar

    menurutku pemerintah indonesia ga tau diri bgt,pura2 tak melihat pura2 tak mendengar,banyak anak yatim piatuyg tdk dpt pendidikan sama sx,padahal merekan hrs tanggungan negara,anak jalan di kejar2 kaya maling coba lht korupsi yg sehrsnya di gantung mala enak2,basmi koruptor,koruptor anjaing,yamar,yamaniuk,kawl,bedebah,smg koruptor kena strouk semua,amin

  11. #11
    gravatar

    saran gue^bersihkan anak2 orasi dari selatan and khususu nya blok m

  12. #12
    gravatar

    negara miskin

    Jay adalah Yulian ยป Pengamen Jalanan

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.