Saint Valentine
Sabtu, 12 Februari 2005M
01 Muharram 1426H
- Tracking System
- International phone card
Ditulis sebelum tanggal 14 aja, ah…
Syahdan, jaman Yunani Kuno di Athena pernah ada perayaan hari cinta dan kesuburan sebagai persembahan atas sakralnya dewa mereka, yaitu Zeus dan Hera. Perayaan ini jatuh pada pertengahan Januari hingga pertengahan Februari, disebut sebagai bulan Gamelion.
Romawi Kuno memperingati 15 Februari sebagai Lupercalia, sebuah festival Lupercus, dewa kesuburan mereka dengan nama lainnya Faunus (Pan dalam mitos Yunani Kuno) yang direpresentasikan manusia setengah domba dan setengah telanjang (buset! ada patungnya yang lagi berkopulasi dengan seekor domba). Sebagai bagian dari festival, domba disembelih dan kulitnya dipegang di atas kepala. Umumnya para gadis berlomba untuk memegang kulit domba tersebut, berharap diberkahi kesuburan oleh para dewa.
Ada tiga Saint Valentine dalam Ensiklopedi Katholik, semuanya adalah martyr (mati dalam mempertahankan keyakinan religinya, mungkin bisa dianalogikan syuhada dalam Islam) yang berkaitan dengan tanggal 14 Februari.
- Seorang pendeta di Roma pada abad ke-3M, dimakamkan di Via Flaminia.
- Seorang bishop di Interamna (modern: Terni), dimakamkan di tempat yang sama.
- Seorang martyr di Afrika Utara.
Kaitan antara romantika (orang Sunda memlesetkannya menjadi romantikait) asmara dengan St. Valentine tak pernah ditunjukkan saat itu, baru pada kepemimpinan Pope Gelasius I tahun 498M. Pada abad ke-19 Pope Gregory XVI menyumbangkan relik (artefak) St. Valentine kepada Gereja Whitefriar Street Carmelite di Dublin, Irlandia. Sejak saat itu gereja tersebut menjadi tempat favorit untuk ziarah pada tanggal 14 Februari. Tahun 1969 hari Valentine kemudian dihapus dari libur resmi gereja.
Asosiasi romantika asmara dengan St. Valentine mulai tercatat sekitar abad ke-14 di Inggris dan Prancis. Kepercayaan ini ditunjukkan oleh tulisan Geoffrey Chaucer yang menulis 700 baris puisi Parlement of Foules:
For this was sent on Seynt Valentyne’s day
Whan every foul cometh ther to choose his mate
Sejak saat itu pasangan mulai saling menyebut kekasihnya sebagai valentine. I’m your valentine, you’re my valentine, I and you papalentinan. I belong to you, you belong to me, I and you pabilong-bilong. I love you, you love me, I and you lap-lapan.
Amerika mulai mengimpor (gak tahu tuh pajaknya berapa persen) Hari Valentine pada abad ke-19 dari Inggris, hingga pada tahun 1847 Esther A. Howland memproduksi secara massal kartu Valentine di Worcester, Massachusetts (duh, susah nulisnya), sebab bapaknya punya toko buku dan peralatan tulis yang besar. Tahun 2001 Greeting Card Association (yaelah, ada juga ya asosiasi kartu ucapan!) memberikan award kepada Howland sebagai “Greeting Card Visionary”
Indonesia? Entah sejak kapan, yang pasti masyarakat kita gampang dicekoki trend (apalagi yang katarsis!), baik impor maupun domestik (lihat aja menjamurnya acara kriminal, hantu-hantuan dan inpoteinmen, hmm yang domestik bebas biaya pajak impor soalnya), padahal jika memang hendak memberi penghargaan kepada leluhur kita pun punya tokoh dan kisahnya sendiri, Madura punya kisah cinta Bangsacara Ragapadmi, tanah Parahyangan punya Dyah Pitaloka Citraresmi (ada juga yang menyebutnya Dyah Ayu Citra Pitaloka, yang pasti bukan Rieke Dyah Pitaloka, Oneng mah Asgar) yang lebih baik berkalang tanah daripada dijajah Majapahit (wah, isu sensitip!), wilayah lain saya lupa, nggak inget, poho dan lali. Selain itu muslim punya Layla Majnun (eh, saya punya dua bukunya, beda penulis), walau bukan untuk ditiru kegilaannya (gila juga katanya ditiru Shakespeare’s Romeo and Juliet) atau yang lebih agung yaitu Yusuf dan Zulaikha (baca deh bukunya Hakim Nuruddin Abdurrahman Jami: Yusuf dan Zulaikha, terbitan Lentera 2002).
Saya? I never celebrate Valentine’s Day, tapi saya suka makanan atau minuman coklat, jadi jangan pernah ragu memberi hadiah kepada saya 14 potong coklat (satu kurang dong!), kue coklat dan minuman coklat seperti Swissmiss (favorit saya yang RichChocolate) atau Hersey, CD album Cokelat juga boleh lah!
Sabtu, 12 Februari 2005 @ 10:18
Using
coklat? eh mao dong coklat™
Sabtu, 12 Februari 2005 @ 13:26
Using
I’am chinese, valentine is not our culture, but chocolate is my fave..:)
Minggu, 13 Februari 2005 @ 0:25
Using
I’am Indonesian, valentine is not our culture too. Jadi buat apa dirayakan? bahkan untuk mengucapkan selamat saja saya sudah tidak biasa lagi, selamat untuk apa?:)
Minggu, 13 Februari 2005 @ 12:48
Using
Aseek mau juga dunk cokelatnya:)
Minggu, 13 Februari 2005 @ 21:26
Using
OOT:
Roy Suryo ternyata juga mengirim surat pembaca senada di Majalah MARKETING edisi bulan ini. Scan-an halaman majalah tersebut saya pasang di blog saya.
Senin, 14 Februari 2005 @ 10:41
Using
trus, saya sapa yang kasih saya coklat?
Senin, 14 Februari 2005 @ 15:55
Using
Jay….
Yoi yoi i’m agree with you
Jumat, 4 Maret 2005 @ 10:14
Using
valentine’s day, biasa ja lagi gak pakek telur.tapi mau………bgt kalu da yang kasih hadiah, rezeki ndak boleh ditolak.
PAMALI TAU….!
Jumat, 25 Maret 2005 @ 17:09
Using
Valentine mang bukan budaya INDONESIA, orang2 di INDONESIA cuma pengen ikut2an orang luar doang. Lagian valentine bukan perayaan orang islam, agama yang dominan dianut masyarakat INDONESIA. Klo mo ngerayain hari kasih sayang sih kapanpun jg bisa, ga harus tanggal 14 Februari doang kan?
Senin, 26 Desember 2005 @ 15:58
Using
kebetulan lagi mau bikin buku tentang valentine, buat remaja. dapat halaman ini. thanks ya… eh ya, saya juga suka coklat terutama yang dark chocolate. konon bisa mencegah kanker, juga laper:)
Kamis, 12 Januari 2006 @ 9:43
Using
valentine mang gak mutu bgt!
Rabu, 18 Januari 2006 @ 15:59
Using
menurut aku hari valentine sama spt hari ibu atau hallowen, itu smua trsh kita bgmn kita menyikapinya.saya rasa ga salah kita ngrayain hari tsb, mungkin orang menganggapnya sbg simbol, bahwasanya di hari tsb kasih sayang diiwujudkan dg berbagai pernak pernik mis. coklat, bunga, dsb.
ok, gini2, misal aku ngomparasiin hari valentine dg hari ibu. bukankah hari untuk ibu ngga harus kita rayain hanya pd tgl itu saja? dg menggantikan pekerjaan ibu, seharian ibu tidak memasak, dll.istilahnya menjadikan ibu sbg “ratu sehari”.kenapa kita ngga pernah mempermasalahkan hal ini? kenapa cuma hari itu aja?
paada masyarakat Indonesia yang mengagung2kan sebuah realita yaitu “simbol”, saya rasa hal ini sangatlah lumrah. manusia berhak untuk menyatakan pendapat, tapi tidaklah bijak menghakimi bahwasanya sesuatu itu benar/salah. Tuhanlah yang menilai..
……….best regrads……..
Senin, 30 Januari 2006 @ 12:49
Using
..(kutipan, bolehkan friend)..tidaklah bijak menghakimi bahwasanya sesuatu itu benar/salah.Tuhanlah yang menilai.. Tul?
Kalo kita jg menilai(skedar mgasih pendapat), g’pa2 khan! Asalkn ndak mmbuat pihak lain(?), mrasa trsinggung n mrasa g enak ati..
Kalo mau bg2 coklat skaligus nambah2 tmn, Boleh jg he..
Jumat, 3 Februari 2006 @ 10:52
Using
gue kan bukan orang nasrani jadi gw ga akan ngerayain hari valentine. kalo mo sayang-sayangan kan ga mesti nunggu hari valentine.. tiap hari juga bisa sayang-sayangan… tiap hari itu kalo dilewati dengan suka cita pasti penuh dengan kasih sayang…..
Senin, 6 Februari 2006 @ 17:28
Using
menurut aku ga jelas deh, tp gw mau coklatnya
Jumat, 10 Februari 2006 @ 10:34
Using
Valentine mang bukan budaya Qta, tp kalo dipikir2, kita bisa ambil sisi baiknya aja. Mungkin selama ini kita telah lalai dan lupa akan pentingnya kasih sayang antar sesama. Nah… pada momen ini nich kita bisa diingatkan kembali en mulai menumbuhkam kembali bibit2 kasih cayang. Dan jangan ampe ketinggalan…, BUANG JAUH2 rasa benci dan PERMUSUHAN antara Qta. Pada hari Valentine ini aku pengen doi (viQa) + chayang maa aku. (tsa).
Sabtu, 11 Februari 2006 @ 7:05
Using
Kontroversi? kalo mmg bgs knp tdk.. ini bukan mslh akidah!
Selasa, 14 Februari 2006 @ 8:34
Using
aa i love u everyday:D
Selasa, 14 Februari 2006 @ 8:35
Using
palentin? ;)) mo ngapain ah…..
kalo MAKAN-MAKAN! hayu lah………….
Selasa, 14 Februari 2006 @ 11:39
Using
fuck’in for st.valentine day
Selasa, 14 Februari 2006 @ 16:04
Using
bagiku, palentin hanya hari dimana yg punya pacar mencurahkan kasih sayangnya lebih dari hari biasa. yah. bisa dibilang sepesiyal begituh. tapi daripada ngerayain palentin yg kali ini jatuh di hari selasa, gak bisa kendelait diner atopun bermesraan sambil melihat pantai malem2 di pinggir jimbaran, mending aku nagih kado palentin aja dah.. yg ngepink boleh, yang gothic boleh. kalo mau coklat, aku suka nya tanpa kacang, bukan black chocolate, boleh white chocolate atau milk chocolate. hot chocolate jugak boleh:D
err.. kendelait dinner di Black Canyon Discovery Centro wiken ini kyknya enak jugak…
ohiya.. mau nelp mamah ah.. mau ngucapin met palentin:p
Selasa, 14 Februari 2006 @ 18:12
Using
Valentine bisa kayak gini ya karena didukung oleh industri.
Lagi-lagi ini masalah bisnis.
Selasa, 14 Februari 2006 @ 23:07
Using
pendiam@gmail.com
saya mau ngoment neeh:D boleh ya
postingan ini di post 12022005 saya ngoment 14022006 (setaon lebih dua hari:D),
Akang Jays, gaya bahasa di postingan ini ghitu loh………….
Akang “I never celebrate Valentine’s Day” Juga:D (mYo gag laku kali yeee)
F deh yang namanya Valentine’s Day, Teu nyunah nyunah acan =))
Rabu, 15 Februari 2006 @ 13:42
Using
Valentine?buat apa seh dirayain…sejak kapan di negara kita kenal valentine?toh hari kasih sayang tiap hari juga bisa….ngapain juga di hubungin ama coklat…bunga n warna Pink?!kallo yang gak suka warna pink gimana ya?!
Rabu, 15 Februari 2006 @ 14:09
Using
Saint Valentine dari gereja katolik. Orang katolik aja ngga ngerayain valentine lagi kok.
Buat yg lain, Val day ini ngga usah dihubungkan dgn agama deh ya.
Dasar aje orang indo sukanya niru2. Mending niru 100% orang amrik.
Ini mah ngga, cuma niru kumpul kebo-nya doang, cuma niru pestanya doang, cuma niru kulit2nya doang.
Giliran disuruh belajar kaya orang amrik ogah, disuruh kerja kaya orang jepang males.
Jadi yang perlu dikritik habis dan diperbaiki masalah “budaya niru2nya” itu yah.
Rabu, 15 Februari 2006 @ 16:33
Using
Bener mas, saya juga suka COKLAT*
*harap maklum kulit udah coklat juga =))
Rabu, 15 Februari 2006 @ 17:10
Using
Valentine?
Hmm…. yg jelas pacar gw merengek-rengek, karena saya tidak memberikan ucapan selamat valentine, dan tidak mengirim kado. Sementara rekan-rekan cewe-nya satu kantor dihadiahi macam-macam oleh para pasangannya. Dan aku dibilang Tidak romantis. Aku bilang, ya udha ntar deh di anter Kue Pukis dan Es Puter ke kantor dia, eh dibilangnya tidak menghargai pacar.
Aku bilang, valentine itu harus salign menghadiahi kado, jadi kedua belah pihak menerima kado, baru fair. Bukan hari ajang pemerasan para lelaki dan pacar, dengan meminta kado-kado dan dimanjakan. Cinta kasih itu saling memberi dan menerima, kok bisa cuman lelaki yang harus memberi kado sama para wanita?
Menurut ku harusnya umat muslim memperingati hari cinta kasih bukan di hari Valentine, tapi di hari maulid Nabi. Karena nabi yang penuh kasih dilahirkan di hari itu, maka kita semua marilah saling memberi dan memanjatkan doa kepada Rasulullah saw, karena beliau adalah Rahmatan lil alamiin, cinta kasih, terang, sinar cahaya, untuk semesta alam. Tanpa Rasululullah, kita tak akan bisa melihat terang cahaya, dan cinta kasih di dunia. Allah berfirman dalam hadits qudsi \”Seandainya tidak demi kemuliaan mu Muhammad, maka Aku ( Allah ) tidak akan menciptakan alam semesta ini\”.
Maka marilah kita berdoa, bersolawat, memberikan cinta kita, kepada Rasulullah saw, yang tidak menjadi rendah dan hina karena dicela dan dicaci maki oleh karikatur tidak bermutu.
bihurmati habib, alfatihah!
wassalam,
Rabu, 15 Februari 2006 @ 18:50
Using
Munafik berat lu smua yang gak suka valentine day!
Rabu, 15 Februari 2006 @ 21:28
Using
Emang dasarnya Cewe’ minta dikasih molo!?
Hari Valentine itu hari dimana Cewe’ memuja cowo’nya, bukannya yg cowo’ jadi babu cewe’nya! Trus mintanya tiap tahun coklat mulu…gak bosen apa?
Nah nanti pas White Day (30 hari after V’ Day) baru gantian yg Cowo’ memuja cewe’nya…disini klo yg cowo’ ngasih pita putih untuk seorang perempuan berarti dia ‘nembak’ cewe itu.
Lagian orang2 zaman skarang juga ngerayain hari valentine/white cuma buat fun2 aja…bukan mengikuti unsur religionnya.
Orang2 kita juga…sukanya ngikuti~n aja…klo ngikutin yg (+) sih gak apa2…tapi yg diikutin malah yg gilanya! Coba aja kemaren pas hari valentine tercatat 40% anak laki2 skul di jakarta pada bawa kondom & porn book ke sekolah.
Oh Indonesia kenapa generasi2 penerusmu otaknya mulai edan smua?
~Bhinneka Tunggal Ika~
Rabu, 18 Oktober 2006 @ 15:32
Using
hari gini masih mempersalahkan valentine?
Rabu, 18 Oktober 2006 @ 16:10
Using
#31: Emang gak boleh dipersalahkan?
Kamis, 11 Januari 2007 @ 16:55
Using
valentine ya ? ga usah bilang ga perlu dirayain lah. toh begitu kasih sayang di hari valentin juga harus ada, kan ? wong kasih sayang di hari laennya ada (menurut pendapat yang bilang ga perlu ngrayain, “Semua hari juga hari valentine,kok !”) , tapi valentine itu juga “HARI”, lho. mao ngrayain apa ngga mah setera masing-masing, tapinya nyang jelas, ga perlu lah bilang yang aneh-aneh.
bikin banyak kesenjangan aja deh. Semua hari itu baiknya selalu diisi dengan cinta, bukan perasaan dengki dan anti, ya kan ?
Kamis, 11 Januari 2007 @ 16:59
Using
yang penting, rayakan semua hari dengan perasaan IKHLAS, TULUS, penuh CINTA, dan tidak neko-neko dengan TIDAK berpikir yang BUKAN-BUKAN dan penuh kedengkian.
Minggu, 14 Januari 2007 @ 13:09
Using
Knapa seeh orang indonesia pada munafik???
gue malu sama looo semua yang bilang valentine bukan buat orang indonesia, apalagi di sangkutpautkan sama agama,lagian pas hari valentine gak ada perayaan agama kan?
jadi,buka wawasan dooong yang munafik buat bikin Indonesia maju bukan mendiskriminasikan sesuatu….
VALENTINE= KASIH SAYANG
kasih sayang bukan perayaan agama tertentu kan???
Senin, 15 Januari 2007 @ 16:10
Using
valentine??
alasan aja tuw…
hhehe….
itu hari di mana pabrik coklat untung besar…
padahal dulu coklat dilarang dimakan loch!!
cari aje kalo ga pecaya
Rabu, 24 Januari 2007 @ 18:41
Using
Hehehe, lucu banget semua komentarnya. Mendingan sekarang kita berbagi kasih sayang biar negara kita jadi lebih aman dan nyaman. Apalagi berbagi coklat………….mau dong. Dijamin tambah temen, tambah nyaman dan aman. Buktiin aja kao ga pecaya. Btw bagi coklatnya yang adil………….
Kamis, 1 Februari 2007 @ 12:39
Using
np y klu pas valde, tmEn2 gW pda binun,, jd cPeK dwEh!!
tyuS np jg ya?? valde msti identik m pinK, coklat, teddy bear???!
Jumat, 2 Februari 2007 @ 12:48
Using
menurut gW Valentine day iTu hAri yan9 menYataKan kaSih Sayang kIta oRg laen siApapun ORg itU! MaU saHabat Kek, atO temeN ato “vaLentIne” kamu sendiri! OkKKKkkkkk……
Minggu, 4 Februari 2007 @ 8:44
Using
jd gini,knp seh musti ribut soal valentine??gw gak pernah ambil pusing soal valentine, kalo gw suka, ya gw jalanin. lagian val’s day bukan cuma punya orang nasrani ato orang barat, kok. val’s day itu universal, cuma kebetulan aja sejarahnya nyerempet soal santo valentinus. emang lo semua yakin kayak gitu sejarahnya? so, mending kita gak usah bingung, kalo mao ngerayain, ya rayain, tp kalo gak, ya gak pa2 kan? lagian tiap orang punya argumen sendiri sendiri, kan? btw, gw mau dong coklatnya…hehe…ga jelas bow…!!!!
Senin, 5 Februari 2007 @ 7:18
Using
“barang siapa yang mengikuti suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut”
dapat qt s!mpulkan dari kalimat diatas Valentine adalah suatu perayaan yg diadakan untuk kaum khatolik….maka dari itu kalo qt sbg muslim tidak dibenarkan merayakan hari Valentine,kalopun qt menerima & memberikan hadiah sbaiknya niatkan utk infaq/shodaqoh semata..dan berinfaq & bershodaqohlah bagi orang” yg membutuhkan terutama bagi mereka yng kena musibah (banjirrrrrrrrrrrrrrr….) “siapa tau jd banjir coklattt ya ga……..he..he….
Selasa, 6 Februari 2007 @ 12:54
Using
hey klo prinsip gw sih: semua boleh, tapi ga semua bermanfaat. kaga ada hubungannya sama kaum ato agama ato tetek bengek lainnya. klo mnurut lu itu brmanfaat, why not? take it or leave it. jgn bawa-bawa sgala macem yang diskriminatif! thx
Selasa, 6 Februari 2007 @ 13:47
Using
kalau nurut aku tergantung yang jalani aja…terserah loe mau dirayain atau ngak yang pasti,loe juga pertimbangkan untung n rugi nya lagian itu nambah kerjaan loe ngak? jadi kalau loe termasuk orang sibuk mendingan loe mikir dulu sebelum bertindak…ok..doki
Rabu, 7 Februari 2007 @ 15:15
Using
KLO MENURUT AQ SIH, valentine Days seperti hari- hari biasa, cuma lebih kepada namanya aja.Tapi, gimana kita ngebuat hari ini lebih jd spesial dari yang biasanya. mUngkin dengan berbuat kebaikan,dan menunjukkan rasa sayang kita kepada orang lain. Dan jangan berhenti sampai di situ, walaupun hari valentinenya dah habis,kita harus tetep penuh dengan kasih sayang.
Jumat, 9 Februari 2007 @ 8:58
Using
Idih… ngapain valentine2 segala. norak tau. udah ga jamannya lagi. kalau mau sayang2an buruan aje deh pade nikah… nikah tuh jauh lebih indah daripad valentine tau…
pokoknya norak dech valentine…
Jumat, 9 Februari 2007 @ 10:03
Using
menurut aku sah sah aja , kadang ada saatnya hari tertentu spesial untuk me refresh kembali hari hari yang mulai jenuh, ya seperti valentine , apalah arti sebatang coklat jika itu bisa membahagiakan orang yang kita sayang , tanpa kita sadari lebih dari itu juga da kita korbankan ,
soal culture di indonesia emang tidak , tapi kalau itu baik kenapa ga di ikutin , jgn yang salah aja gampang di ikutin seperti demo ,ngapain , ya ..ga
Jumat, 9 Februari 2007 @ 22:28
Using
Valentine hari dimana gue dapat lebih peka lagi buat yang namanya KASIH itu.
but tetap aja kasih itu selalu ada di dalam hati ku, hatimu.
valentine….
Oh indahnya..
valentine
Sabtu, 10 Februari 2007 @ 11:02
Using
Valentine? Klo kata gw, itu tuch hari yg paling indah bwat org2 yg lg Falling In Love. Dan pastinya setiap orang mau kasih cokelat atau barang berarti utk org yg disukainya kaan? Sampe2 gw jg pnya puisi nich,
Terdiam ku duduk di antara hembusan angin
Tak henti berharap dan menatap mentari nan jauh
Seribu khayalan melewati pikiranku begitu saja
Kuinginkan cahaya datang dan memberiku jawaban
Kapan ku dapatkan yang kuinginkan sejak dulu
Mataku tertutup dan merunduk sedih
Air mataku menetes tak henti jua
Mendung menghampiri dan hujan turun perlahan
Aku sadar gelap akan mendekati dan membisikanku
Coba dapatkan terang dan lepaskan segala gundah hati
Kadang aku merasa putus asa dan berhenti berharap
Karena kini kau telah berada jauh di atas sana
Yang pasti sedang bahagia tanpa kehadiranku
Minggu, 11 Februari 2007 @ 17:00
Using
V-day enaknya baut cokelat bareng sama teman…
Truz…besknya makan tuh cokelat bareng2x…
Truz aja pasangan (yang udah punya neh) jalan. YAng jomblo boleh aja gabung, kalo gak PD silahkan buat Grup Jomblo Maniak hiihhiih…
Gak ada ritual Khusus u/ V-day yang penting maknanya tuh…
PErcuma kalo gak ngerti maknanya cuman menghabis2xkan duid aja bener gak seh????.
Maklum gw anak ekonomi jadi harus hemat2x bkn bearti pelit lox…
Senin, 12 Februari 2007 @ 14:05
Using
menurut sku emsng vslentine itu ngak ada yang istimewa buanget biasa 2 aja deh
Senin, 12 Februari 2007 @ 21:58
Using
semuanya tergantung kita mau artiin valentine kayak apa…
tapi valentine itu sebenernya bagus loh untuk diperingati…
asal kita bisa betul2 menghayati makna apa dibalik perayaan itu..bukan cuma ikut rame doank…
ok bagi yang ga suka…mungkin emang dia lagi pny masalah ma yang namanya valentine…whose know…..tapi cobalah belajar mencintai n mengasihi…mulai dari mencintai orang2 terdekatmu dulu…..
tapi buat yang udah biasa ngerayain,dan menghayati makna sebenernya,,,, ya happy valentine aja deh,,.,.,moga aja kasih sayang buat orang2 disekitar kita tidak hanya pas valentine aja.././.tapi bisa kita wujudin tiap hari selama kita masih bisa mengasihi dan mencintai siapa,dan apa aja di dekat kita…………
Rabu, 14 Februari 2007 @ 8:48
Using
Kenapa komentarnya mayoritas menolak ngrayain valentine,,,
Dasar cowok pada NGGAK PADA PUNYA HATI SEMUA…
Bilang aja “PELIT” nggak mau ngasih coklat…
diluar kepercayaan katolik, islam, Dll, Sebagai manusia yg punya hati kan nggak salah kalau ngerayain hari kasih sayang,..
dasar cowok pada nggak punya rasa sayang sama ceweknya…
punyanya cuma “NAFSU” belaka terhadap ceweknya… bukannya ngasih coklat malah ngasih kondom,,,
untung gw nggak py cewek,, makanya bisa nulis kaya’ gini…he,he,,,
Rabu, 14 Februari 2007 @ 9:23
Using
valentine apa tuch… gua baru tau tuch,
sory gua lama di mesjid
Rabu, 14 Februari 2007 @ 11:37
Using
VALENTINE?
“Happy Valentine Day.. Many Happy Returns of The Day..”
LOVE… is about to share.. :-)
Rabu, 14 Februari 2007 @ 12:23
Using
Sebagian perayaan baik yang berbasis agama adalah IMPORT. Budaya asli Indonesia apa ya??? mungkin perayaan kejawen itupun juga tidak murni budaya Indonesia. Kenapa hati kita dipenuhi dengan yang NEGATIF (rasa sirik, kebencian, curiga). Periksalah diri sendiri berusahalah menjadi sempurna dan bermanfaat bagi sesama. Ada hari dimana orang bisa membagikan kasih sayang saja dicibirkan dengan alasan macam-macam. BE POSITIVE THINKING Friends. Taburkanlah benih kasih sayang kepada semua orang tanpa pandang bulu niscaya engkau akan menuai kasih dari yang MAHA KASIH.
Rabu, 14 Februari 2007 @ 15:52
Using
pacarQu nyebelin banget nih valentine ini!! Jijay!!! bayangin dy nyuruh daku nungguin dy DUA JAM dihari valentine pula!! poor me…eh, ada coklat ga?? mw dunkZ
Rabu, 14 Februari 2007 @ 16:22
Using
Val’day….
emmm,,,,ga penting juga kale yah,,,hari kasih sayang kan g mesti tanggal 14 feb,,hari” yang laen juga panTes koq disebuT Val’day,,Btw gw malah berantem pas VaL night…
Rabu, 14 Februari 2007 @ 17:38
Using
hari Valentine itu tidak usah dipermasalahkan. karena itu semua tergantung pada diri kita sendiri, bagaimana cara kita menyikapi hari tersebut. Valentine pun menurut saya dapat memberikan keuntungan dan juga kerugian bagi kita. so, ga usah diperdebatkan. yang penting, jangan sampai aqidah Qt tergoyahkan gara-gara hari valentine ini.
Rabu, 14 Februari 2007 @ 21:09
Using
Setelah saya pikir-pikir………saya ga bisa menemukan sisi positif dari moment Feb Fourteen (V’Day),
Kalau kata sayang, berbagi kasih, dan apalah yang lainnya…
itu hanya bagian dari sesat pikir……..
Ingat ………. kenapa manusia diturunkan ke bumi ……….. ga’ lain karena rasa semata
Dan ga pake mikir…………
Justru itulah kelebihan manusia yang disia-siakan sejak lama……..
yaitu “Berpikir”………..
Coba pakai logika jangan pakai rasa terus……….apalagi nafsu…………
Rasa ada untuk mempertajam logika……..
Bukan membunuh logika…….
COGITO ERGO SUM ——– I Think Therefore I Am ——– Aku Berpikir, Maka Aku Ada
(——————————— RENE DESCARTES ———————————)
Kamis, 15 Februari 2007 @ 10:55
Using J2ME/MIDP Browser
valentine tu kan hari kasih sayang,smua org n ga terkecuali agama islam ato agama manapun bt ngungkapin rasa sayangnya kepada siapa sj.eh ada yg tau ga kado yg tepat buat cowo??? gue bingung nih.. bantu dounkz..
Kamis, 15 Februari 2007 @ 17:30
Using
Masyarakat bilang Valentine itu import budaya barat yg gak pantes ditiru oleh bangsa kita (Emang budaya kita jg semua baik apa ya?) Semua hal itu pasti ada sisi positive dan sisi negativenya entah itu dari barat, timur tengah atau bahkan dari negeri kita sendiri (Kalau kita mau jujur dan netral lho) So ambil yg baiknya aja jangan melihat dari mana sumbernya tapi lebih dilihat dari apa manfaatnya bagi kebaikan kita. Kalau Valentinan yg trus ngesex dihotel ya gak perlu ditiru toh pasti orang yg menciptakan hari Valentine ini,juga menentang hal itu. Akan tetapi ada hari yang mengingatkan kita bahwa kita harus saling mencintai itu bagus menurutku, karena kadang kita sering lupa untuk memberikan kasih sayang bagi sesama.
Ada yang menentang Valentine Day bilang kasih sayang itu kan setiap hari jd gak perlu hari Valentine itu. Aku bilang kalau kamu bisa menjamin setiap hari kamu bisa ingat utk mencintai semua orang bahkan orang yg menyebalkanmu, silahkan kamu utk tidak perlu ada Valentine Day. Seperti juga kalau kamu bisa menjamin setiap hari hatimu suci (Fitri) Brarti kamu gak perlu ada hari Idul Fitri. Tapi aku menyadari aku gak suci dan kadang lupa untuk mencintai jadi perlu ada satu hari sebagai Reminder kita tuh. Salam Kasih
Sabtu, 24 Februari 2007 @ 13:13
Using
valentine ga ada, cuma orang nasrani dan yahudi doang,
jadi kalo yg nngerayain berarti dia termasuk golongan orang yahudi dan nasrani,
titik……………………….
Kamis, 8 Maret 2007 @ 3:50
Using
maaf,
tapi opini saya tidak jauh dari agama…..
saya seorang muslim…
valentine bagi saya bukan hal yang harus dikritisi….
bagi saya valentine hanya hari biasa yang mana banyak coklat n kasihsayang….dan tidak perlu dirayakan….boros mas!!!
but…idont care…because i allways think… mengapa umat islam hanya menentang dan terus menentang…
tidak…emm try to think…”saya makan coklat, dan banyak orang makan coklat saat valentine..n pabrik n produsen penghasilanny meningkat, kenapa saya tidak membuat suatu pabrik coklat, atau sejenis coklat yang dijadikan cirikhas valentine dan saya dapat keuntungan besar, dan keuntungan tsb digunakan untuk dakwah, zakat, buat modal usaha, buat lapangan pekerjaan, pembinaan remaja sehingga islam terkesan indah, flexibel, memanfaatkan moment n kesempatan, tidak kaku….dll”
coba pikirkan itu…tapi klo saya dpt coklat ya saya mau donkzzz
cz enak sich….dan kenapa kita harus membenci coklat hanya karena coklat
Minggu, 20 Mei 2007 @ 22:31
Using
aku lg bingung
bahan diskusi setuju dengan valntne day tp dalam agm islam tidak boleh
binguuuung
Jumat, 22 Juni 2007 @ 16:08
Using
alah V day tai itu mah
Rabu, 4 Juli 2007 @ 17:45
Using
Valentine… ada yang bilang gini, ada yang bilang gitu. Buat apa dipusingin, yang pasti gue ambil positif dan buang negatifnya.
Jumat, 27 Juli 2007 @ 7:46
Using
ialah kalo diambil dua2nya positif ma negatif ya ke setroooooooooooooooooooooooom.
baaaaah.. piye to
Minggu, 9 September 2007 @ 18:54
Using
valentine ya??? mo ngapain ya… pacar aq slalu putus wakt valentine atow ga’ di ga’ bakalan dateng.ADUH BOK CAPEK DECH ga’ pernah dapat hadiah dari si dia!!!! pokonya valentine nyelin untuktahun 2006 n 2007 so aq ga’ to gmn valentine aq 2008 moga2 aja banyak suprise
Jumat, 1 Februari 2008 @ 12:55
Using
kalau saya, lumayan suka ama cara jay nulis.
mendidik, mencerdaskan.
itu aja, smoga jadi amal sholeh.
Sabtu, 2 Februari 2008 @ 19:28
Using
valentine dikenal juga hari kasih sayang.menurut saya hari kasih sayang bisa dingukapkan setiap hari dan setiap waktu oleh pasangan kita bukan hanya di saaat vaentine saja.
Selasa, 5 Februari 2008 @ 8:09
Using
Valentine itu bagus juga asal ada batasanya
Agama Islam juga dikenal dengan agama kasih sayang, yakni mempunyai hubungan istimewa dengan ALLAH dan sesama manusia, Hablumminallah dan Hambulminnas.
Jadi jauh sebelumnya sudah ada, tapi tetap mempunyai batas sesuai norma agama, bukan peluk cium sembarang apalagi kebih hot, haram deh..
Bahkan senyum saja dapat pahala dan merupakan ibadah,
Jika kita perdalam Islam insya allah hidup kita bahgia dunia dan akhirat, bukan di dunia saja memuaskan diri, tapi kekal di nerakanya ALLAH di akhirat.
Wass
Senin, 11 Februari 2008 @ 17:45
Using
Nah benertu apa yang dikatakan oleh kisman buat apa kita rayakan valentin-valentinan , buang buang waktu aja.Sebenarnya banyak kewajiiban kita daripada waktu yang tersedia buat kita. so let,s go yo islamic live tanpa diikuti oleh hal-hal yanga neh aneh kayak valentineday begini !! buktikanlah kalau kita memang seorang muslim sejati !!!ingat itu besok akan kita pertanggungjawabkan apa yang kita lakukan ini semua ……………………………….La izzata illa bil jihad.
Kamis, 14 Februari 2008 @ 9:52
Using
Menurut gw V-day ituh malah buat gw tambah sayang sama orang disekitar gw, walupun tiap hari juga gw sayang mereka. Tapi, di hari V-day itu setidaknya kasih sayang itu bertambah..
Kamis, 14 Februari 2008 @ 15:41
Using
wah..rame juga pendapat di atas ya…Yang Pro V-day…selamat merayakan ya..karena terkadang manusia memang butuh “simbol2″ u mengungkapan sesuatu hal..simbol itu bisa macem2 (hari khusus..bunga..coklat..parcel..etc)…Yang Kontra V-day…nggak usah ngerayain aja..toh sikap dan perasaan yang tulus terkadang tidak perlu di ungkap dengan “simbol2″…sikap dan perilaku keseharian sudah bisa jai cerminan….Yang Pro V-Day tidak Salah dan yang kontra V-Day..tidak selalu benar
Senin, 18 Februari 2008 @ 19:09
Using
mnurutku.
ksih syang emg g hruz tgl 14 aja..
mnrutku tgl 14 aliaz valday hanya sbg simbolis aja kok..krna kita juga tidak bisa menjamin bahwa apkah tiap hari kita memberi ksih sayang,,
ga ad salahnya pd waktu tertentu(tgl 14) kita memberi hadiah pada orang yg kita sayang n tdk slalu pcar.
yang ptg niat kita bkan mrayakan hari raya agama lain..
dan yg trakhir,,kita hidup di ngra umum,jd jangan sibuk menghakimi ttg sesuatu smentara kita ikut menikmatinya
Minggu, 18 Januari 2009 @ 9:15
Using
mmm… coklatnya enak, bunganya cantik, senyumnya ramah… Itu yang aku inget saat Valentine.
Minggu, 8 Februari 2009 @ 13:30
Using
valentine???????
g zaman bgt,ksh syg.ksh coklat ngga hanya di hri valentine klee….
jd what for????
buang2 duit+wkt dc…
mkax g prlu dc ikt2an tradisi brt..
kta kan org tmur jls”di dlm agma islam tdk ada istilah”VALENTINE”
jd jgn iktan yc????
Rabu, 11 Februari 2009 @ 12:54
Using
valentine… tergantung persepsi dan tangepan masing2 orang kali ya… buat gua sendiri cukup bermanfaat untuk lebih membantu membuat moment mengexpresikan rasa sayang gua ke pasangan gua g lebih tuh…. buat bunga..coklat… bonekanya or gift yang lainnya sih… sekedar bumbu aja kali ya