Celoteh Roy Suryo di Majalah Tempo
Selasa, 1 Februari 2005M
19 Dzulhijjah 1425H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Hari ini ada berita mutakhir soal bapak yang katanya pakar K.R.M.T. Roy Suryo Notodiprojo menulis di surat pembaca Majalah Tempo dengan judul Friendster dan Blog Palsu. Isinya sebagai berikut (saya komentari perparagraf):

Sekarang di Internet lagi populer Friendster dan Blog, sampai-sampai ada anggapan bahwa setiap orang harus memilikinya. Tanpa bermaksud menghalangi rekan-rekan yang masih saja mau percaya kepada tren sesaat tersebut, saya hanya ingin tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan. Karena itu, saya tidak pernah bergabung dalam Friendster. Banyak sekali identitas di sana yang ternyata palsu (terutama para public-figure) dan hanya dipakai untuk menarik orang lain bergabung dalam Friendster-nya.
KRMTRSN tidak tahu menahu dan tidak mau tahu sebuah konsep social networking. Sebuah aplikasi social networking adalah aplikasi jejaring sosial yang sangat jauh lebih berguna dari yang pernah ada seperti channel di IRC atau sebuah mailing list. Ia hanya melihat sisi buruk yang sebenarnya bukan sesuatu yang buruk. Ia tak pernah mau mengakui nilai transparansi sebuah aplikasi social networking telah mengubah pandangan pengguna dalam berinteraksi di internet secara sosial. Mungkin ia tak pernah tahu banyak pengguna aplikasi tersebut seperti Friendster telah mempertemukan teman sekolah yang telah berpisah lama tanpa kabar, bahkan teman bermain di TK (seorang teman saya yang buta dan minder terhadap komputer berhasil menemukan teman-teman sewaktu masa kecilnya, dalam waktu singkat bertemu darat dan mengatakan Friendster itu sinting!, sebuah pujian menurut saya).
Ia pun tak tahu menahu tentang blog, baginya blog hanyalah sebuah media curhat di internet, dan ia merasa seolah-olah komunitas internet mengharuskan dirinya membuat sebuah blog. Amal melalui blog #direktif-nya menuliskan pendapatnya sebagai sebuah saran yang bijak dalam membangun sebuah kemajuan budaya dalam internet, selain menurut saya adalah sebagai tantangan terbuka kepada KRMTRSN untuk unjuk gigi yang sebenarnya tentang narsisme kepakarannya dalam internet dan multimedia.
Apa yang ditulis oleh KRMTRSN hanyalah sebuah katarsis karena ia orang di luar Friendster dan dunia blog, tak tahu soal Friendster dan berkomentar sinis terhadap Friendster, tak tahu soal blog dan berkomentar sinis terhadap blog. Sebuah komentar yang busuk untuk seorang figur publik yang kadang sering disebut sebagai public relation yang dekat dengan masyarakat, namun bukannya hubungan baik yang diciptakan tapi sebuah kontra terhadap hubungan antar masyarakat yang sedang menyisihkan sebuah kesenjangan digital — sebuah digital divide.
Sekali lagi saya hanya bisa berharap agar tidak semakin banyak masyarakat yang tertipu oleh ulah para oknum yang tidak bertanggung jawab dan telah melakukan character-assassination terhadap pribadi-pribadi tertentu. Jadi, kalau sampai sekarang memang masih saja ada yang percaya kepada hal-hal yang lagi ngetren tersebut, terserah saja, itu adalah hak pribadi seseorang.
Subjek mana yang menjadi korban character-assassination? Yang saya lihat hanya satu, yaitu KRMTRSN sendiri yang berada di luar Friendster. Jadi kalimat di atas juga adalah sebuah katarsis seorang pribadi yang merasa sedang dicemooh oleh masyarakat digital Indonesia di sebuah komunitas yang bernama social networking application dan blog. Sekarang saya bertanya, “Siapa yang melakukan character-assassination kepada Sukma Ayu?“, “Siapa yang memancing di dalam kedukaan seorang figur publik cantik untuk menjadikan dirinya eksis sebagai pakar multimedia?”, “Siapa yang memancing di air duka gempa bumi dan tsunami di Aceh?”.
Mungkin perlu juga disampaikan, dewasa ini banyak upaya untuk merusak citra Internet dengan membuat hal negatif di Internet dalam berbagai cara. Oleh karenanya, masyarakat perlu berhati-hati. Paling parah adalah banyaknya kasus carding (pencurian kartu kredit dengan memalsukan identitas) via Internet.
Budaya dan teknologi baru selalu menimbulkan konflik, kegunaan bisa saja bergeser kepada kriminal dan ia hanya bicara tanpa karya, ia hanya menghujat IT-KPU dengan argumentasi bodohnya tentang mesin fax terhadap sistem digital internet KPU, ia berkata 68% data Friendster palsu tanpa fakta yang akurat dan resmi dari pihak perusahaan Friendster, ia berceloteh tentang Linux tanpa ia tahu Linux itu apa. Siapa yang lebih merusak citra internet, seorang script-kiddies yang men-deface sebuah situs ataukah seorang figur publik yang menyebarluaskan argumentasi bodoh?
Selama ini saya selalu menggunakan email roy@indo.net.id (meski dahulu sempat memakai roy@ugm.ac.id dan kini masih dalam proses reaktivasi). Saya sengaja tidak membuat Blog atau homepage pribadi karena memang tidak merasa perlu ikut beberapa model layanan yang mungkin masih dianggap tren bagi seseorang, tetapi sudah dianggap norak oleh masyarakat lainnya.
Basi. Kalimat ini terlalu sering diulang-ulang di berbagai milis. Ia punya seribu alamat email pun tidak akan ada yang peduli, dan kasihan sekali ia hidup di internet hanya menggunakan satu email dari ISP dan satu email almamaternya yang ternyata harus direaktivasi demi menjaga sebuah gengsi tanpa arti bahwa email gratisan tidak memiliki kompetensi.
Semoga dunia Internet kembali seperti sediakala dan tidak ada yang menjadi korban oknum-oknum yang (mungkin) tidak menginginkan masyarakat Indonesia menjadi lebih maju dengan kecanggihan teknologi komunikasi dan informasi Internet tersebut.
KRMT Roy Suryo Notodiprojo
Jalan Magelang Km. 5 No. 8
Yogya
Sediakala seperti apa? Apakah seperti dulu hanya orang-orang yang beruntung mendapat akses internet secara mudah di kampus atau pekerjaannya saja? Budaya dan teknologi internet berkembang lebih pesat dari apa yang sedang kita pikirkan hari ini, kemajuan teknologi melesat secepat elektron dalam chip-chip CPU, dan ia bertahan dengan 1-2 alamat emailnya, Eudora versi kunonya dan menganggap blog hanya sebuah tren yang katarsis, sedang ia sendiri menulis secara katarsis di surat pembaca tersebut. Pak K.R.M.T. Roy Suryo, anda sangat egois, narsis dan apatis!
Hi Roy!
Popularity: 8% [?]
Selasa, 1 Februari 2005 @ 0:05
hi roy!
pertama ya?
Selasa, 1 Februari 2005 @ 0:30
ah sial keduluan
Hi Roy!
Selasa, 1 Februari 2005 @ 0:30
jrit keduluan… hi roy!
Selasa, 1 Februari 2005 @ 0:31
aarggggggggghhhhh lama2 sebel liat ini orang!
Yah telat.. gak apa-apalah.. Hi, hi, hi, hi, Roy!™ *sebel*
Selasa, 1 Februari 2005 @ 0:32
arrrrgh! gua kira bakal duluan
Hi Roy!™
Selasa, 1 Februari 2005 @ 0:54
gapi wartawan, surat pembaca bertindak” dan kebetulan sekali Jay memberikan komentar paragraf demi paragrafa>. Sudah menjadi rahasia umum bahwa [...]
Selasa, 1 Februari 2005 @ 1:03
Roy Suryo akan tetep melakukan aksi pembodohannya jika tidak ada usaha yang serius untuk melakukan serangan balik pada media komersial dan non komersial (kayak blog). kalo dia nulis di Tempo, serang balik lagi lewat Tempo ato media laennya yang bisa dijangkau oleh masyarakat awam, dan tentu ajah juga lewat weblog. kalo gak, dia akan semakin merajalela aja. pernah gak ada usaha kesono?
bener-bener deh lu Roy!
Selasa, 1 Februari 2005 @ 1:27
Hi Roy! (TM)
*telat tiada mengapa*
eh, Majalah Bobo dikirim surat gak sama dia?
kali mo bikin pembodohan di berbagai lapisan umur…
Selasa, 1 Februari 2005 @ 2:04
Some people are just old by ages
Selasa, 1 Februari 2005 @ 5:48
Hi Roy! ™
Selasa, 1 Februari 2005 @ 6:03
hi roy!
*pasrah telat*
Selasa, 1 Februari 2005 @ 6:19
the epoch of decline, surat pembaca ini salah satunya, ga lama lagi juga orang lupa sapa dia hehe. yo rih
Selasa, 1 Februari 2005 @ 7:02
Hi Jay!
Hi Roy!
Gini ajah, bikin petisi ke UGM supaya roy@ugm.ac.id bisa aktif.
Bayangin aja, mengadu roy@ugm.ac.id belum aktif lagi sampe ke media massa, coba.
Selasa, 1 Februari 2005 @ 7:20
Fiiiiiiggggghhhtttt!!!!
hi roy! ™
Selasa, 1 Februari 2005 @ 7:25
jay, gue saranin, tulisan loe ini disubmit sebagai surat pembaca di Tempo juga. atau, kalau misalnya males, biar gue yang kupi paste terus kirim ke sana. gimana?
Selasa, 1 Februari 2005 @ 8:54
#15. Ho-oh
Selasa, 1 Februari 2005 @ 9:01
hi Roy!
Pakar yang satu ini kayaknya ngirim surat pembaca ke semua koran, majalah, dan tabloid. saya baca surat yang sama di Tabloid Bintang. enggak tahu apa dia juga ngirim surat yang sama ke Tabloid Bola…
sekali lagi ah… hi Roy!
Selasa, 1 Februari 2005 @ 9:02
betul tuh kata mas ryo..
sebagai balasan dari tulisan anehnya si roy…
saya siap ko diwakili dengan tulisan ini..
hi roy!
Selasa, 1 Februari 2005 @ 9:10
Mau aja lah Jay! Ini penting, lho!
Hi Roy!
Selasa, 1 Februari 2005 @ 9:20
Salut Jay!
Mantap banget tulisannya!
Hi Roimin!™
Selasa, 1 Februari 2005 @ 10:01
Mustinya kalian berterima kasih pada Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo ini. Sebab dia selalu setia memberikan hiburan lawak pada kita semua.
Wahahahahaha.
Setelah menulis di surat pembaca, dia mau bikin lawakan apa lagi ya?
Selasa, 1 Februari 2005 @ 12:58
Roy Suryo Merespon Blog Saya
Roy Suryo merespon pernyataan saya di blog ini. Ya, sepertinya benar seperti itu. Tapi seperti biasa beliau tidak merespon langsung ke saya atau memberikan komentar di blog ini. Beliau lebih memilih untuk menyerang fenomena blog itu sendiri di media ma…
Selasa, 1 Februari 2005 @ 13:49
hi roy
*ikutan
™ © 2005
Selasa, 1 Februari 2005 @ 13:50
katarsis teh naon A? aya hubungan jeung katarak?
Selasa, 1 Februari 2005 @ 13:53
kalau sampai email delon@ugm.ac.id aktif berarti dia juga norak karena pasti dia pakai email itu secara gratis. hidup norak.
Selasa, 1 Februari 2005 @ 14:15
catharsis: purging of emotional tensions
cathartic: emotionally purging
katarsis artinya tindakan yang bersifat pelampiasan emosi yang sudah tertekan/terpendam
Selasa, 1 Februari 2005 @ 15:05
Internet (Tidak) Membutuhkan Roy Suryo
Kemarin (Senin, 31 Januari 2005), kembali para blogger tertawa. Tertawa akan statement yang dilemparkan KRMT Roy Suryo. Kali ini dengan munculnya tulisan Roy di kolom surat pembaca di beberapa media massa. Surat pembaca? Ya, Roy Suryo turun kasta. Kali…
Selasa, 1 Februari 2005 @ 16:13
Iyah Jay, tulisan elo masukin tempo juga, …
yg sing penting mlebu koran
* gak salah klo di sini masuk kategori Hiburan
Selasa, 1 Februari 2005 @ 16:23
Blog dan Roy Suryo
http://rangkuman.roysuryowatch.org/index.php?title=Roy_Suryo_Tentang_Blog...
Selasa, 1 Februari 2005 @ 19:20
“Semoga dunia Internet kembali seperti sediakala…”
Ternyata KRMTRSN anti perkembangan dunia Internet!
Satu lagi bukti dia benar2 tidak layak disebut PAKAR! Bah!
Hi Roy! ™
Selasa, 1 Februari 2005 @ 20:08
Masukin di kolom Sungguh-Sungguh Terjadi saja itu…
Atau, Aneh Tapi Nyata?
Selasa, 1 Februari 2005 @ 22:45
“Semoga dunia Internet kembali seperti sediakala…”
Maksudnya itu seperti dulu waktu dia masih gak ada
Hi Roy!™
Rabu, 2 Februari 2005 @ 0:34
Asik juga ngeliat “spoiled brat” yg dah tua. Jd bs bercermin, ntar klo dah tua ga bole kek gitu ya^^
Rabu, 2 Februari 2005 @ 9:00
Hi Roy!
ck ck ck post power sindrome
Rabu, 2 Februari 2005 @ 9:04
iH yoR! (mt)
Rabu, 2 Februari 2005 @ 12:34
Wah Rame Euy!
…..ikan asin ikan teri,
roy suryo ahhh, Teori…
Rabu, 2 Februari 2005 @ 16:37
Saya sengaja tidak membuat Blog atau homepage pribadi karena memang tidak merasa perlu ikut beberapa model layanan yang mungkin masih dianggap tren bagi seseorang, tetapi sudah dianggap norak oleh masyarakat lainnya.
——————————-
masyarakat lainnya = RS seorang
Rabu, 2 Februari 2005 @ 18:24
mas yulian. Blog Anda cukup bagus. Akan lebih bagus lagi kalau kreativitas Anda dicurahkan untuk membuat tulisan yang tidak menjelekkan orang lain.
Rabu, 2 Februari 2005 @ 18:33
Ciri-ciri Orang Norak
0. Punya weblog
1. Punya akun di Friendster
2. Punya email gratisan
3. Melakukan pembunuhan karakter
4. Tidak punya callsign ORARI
5. Tidak punya parabola banyak
6. Tidak punya nomor telepon banyak
7. Tidak punya nomor telepon wartawan untuk…
Kamis, 3 Februari 2005 @ 19:57
silahkan lihat di sini.
Kamis, 3 Februari 2005 @ 23:46
Kenapa ya hampir semua orang-orang yang pro-RS selalu bersembunyi di balik anonimitas. Yang berani bersuara tanpa bersembunyi mungkin hanya mas Jaim, tapi itu pun menurut saya tidak pro-RS.
Jumat, 4 Februari 2005 @ 0:36
Hi Roy!
deh..
Super telat
Kalo gitu menurut Beliau blog-blog saya tentang icon Gartoon adalah sebuah kebohongan belaka? Eleuh elueh….bodo teuing ah..
Jumat, 4 Februari 2005 @ 17:44
#41, karena orang2 yang pro RS adalah dirinya sendiri. gue yakin tuh si tuyul itu Roy Suryo sendiri
makanya dia gak berani ngaku dan pake anonymous buat bikin blog. Soalnya malu kalo ketawan gak kompeten
HI PRET!™
Sabtu, 5 Februari 2005 @ 0:52
iya nih, untuk apa bikin yahoo id baru dan livejournal baru hanya untuk keperluan membela RS, sudah begitu anonymous pula.
Selasa, 8 Februari 2005 @ 18:12
Btw, apakah benar RS mendapatkan handphone dengan cara ‘Carding’ seperti yang digambarkan foto pada artikel ini?
Terlepas dari kontroversi pada statement-statement yang disebarkannya di media massa, saya belum pernah mendengar kabar RS melakukan ‘carding’. Mas Jay, hati-hati foto tsb. bisa menjadikan fitnah.
Selasa, 8 Februari 2005 @ 19:30
berarti gue butuh 5 hp lagi, tambah 3 laptop, plus kamera digital, baru bisa dibilang pakar yah?
Ih Yor!
Jumat, 11 Februari 2005 @ 2:46
waduh gw pake yahoo lagi euy!!
Hi roy!
Selasa, 15 Februari 2005 @ 4:48
Hola Roy..
*sangat telad* yg pasti nama saya tidak ada hubungannya sama sekali dengan Tuan Besar Roy.
Hi Jay
Jumat, 18 Februari 2005 @ 14:36
Roy? ini manusia apa Pohon? wakakakakakakak dia bilang ga pingin bikin web pribadi / blog. emang elo bisa? ngiri ajah loe kodoq! Roy kapan ketemu sama dikaw yah? kita debat yuk! wakakakaaaka *poor you*
Senin, 21 Februari 2005 @ 16:43
celakanya, cuma Roy Suryo yang ringan jari dan enteng tangan untuk menulis dan posting ke media-media.
tak ada seorang pun komunitas internernet/frienster/bloger yang serajin dan semilitan dia untuk mencuri perhatian publik melalui media massa.
sekeras apapun, “orang internet” menertawakan dan mengata-ngatai dia, tetap saja dia nongol di tv atau di koran dan menjadi rujukan kalangan awam..
Jumat, 25 Februari 2005 @ 12:07
[...] .RoySuryoWatch.org. Komunitas blog pun menjawab: Hendri: Friendster dan Blog Palsu Jay: Celoteh Roy Suryo di Majalah Tempo Mediacare: Roy Suryo Terganggu Frie [...]
Selasa, 1 Maret 2005 @ 16:11
anu mas roy, kalo ntar berubah pikiran join di frenster, add gw yah………..
Rabu, 16 Maret 2005 @ 4:59
aku dukung ROY SURYO. Dunia maya emang kadang menyesatkan.
Rabu, 30 Maret 2005 @ 3:20
Roy.. roy Roy.. SIAN BANGET sih LU
Selasa, 5 April 2005 @ 10:03
cman satu kata untuk “dia” GARING tau engga?! mungkin saja dia mo bikin blog cman engga tau caranya. atau mungkin saja dia mo ikutan fs cman dia malu karena merasa udah bangkotan..!
mungkin saja kan?
Kamis, 5 Mei 2005 @ 10:51
Eh…udah ada yang pernah nemuin buku karangan roy suryo belon? kalo ada kasih tau, gw pengen tahu juga visinya kayak apa gitu.
Senin, 16 Mei 2005 @ 12:18
lu pade ngapain. ngomong terus, komentar terus lo ngapain sich. Kalau brani datang dong jangan cuma koar aja. Lo lo mungkin penakut kali. Jangan cuman brani di blog. ayo tunjukin du dunia ini. Sesama orang saling mengumpat …
Jumat, 20 Mei 2005 @ 4:19
mas … mas ekeu kasih tahu loh salah siapa bikin password. maka kita jebol. itulah dasarrnya kita karding loh mas…. coba gak ada password kita juga kagak tau dia punya akses ke sana (duh dasar sok’ tau nih ekeu) heu heue heu
mamang tumaritis
Rabu, 1 Juni 2005 @ 19:50
hmm..aku rasa si roy cuma mau bilang kalo dia tuh orang yg gepe IT se indonesia… (napa om?gak ada yg ngakuin kalo ente bisa maen internet?WAKAKAKAKA…kasian deh lu).
mungkin si roy bangga bisa nge-net pada jaman2 dulu (yg notebene tarifnya masih tinggi abis) and he want it that way….to always be the best in IT dg cara ngebodohin masyarakat dg mengatakan kalo dunia internet itu adalah sesuatu yg menyeramkan, menyerempet hukum negara dan…dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dah gangguan kehamilan dan janin ^^.
Dasar Roy BODOH! aku masih merasa kalo kematian alm.sukma ayu itu antara lain disebabkan oleh roy. (kasian sukma…udah jatuh ketimpa roy…)
oh iya…gw juga super telat ya T_T
Kamis, 9 Juni 2005 @ 10:19
Gue nggak punya blog, tapi gue juga nggak setuju sama si Roy. Friendster & blog menurut gue berguna kok. Perkara orang mau malsuin data diri atau nggak ya terserah dia…, jangankan di internet, di dunia nyata aja banyak penipu.
Tapi untuk kasus sukma sih…, well di gambarnya memang ada “petunjuk” bahwa itu gambar asli diambil dari handphone nokia yg konon punyanya bjah yg ilang. Tapi sekali lagi…, bisa aja keterangan itu palsu kan?
Intinya sih menurut gue, Roy malu mengakui kalo friendster sukses dan digemari karena dia memang kurang bisa bersosialisasi.
Selasa, 28 Juni 2005 @ 13:46
Apa bener si roy itu pakar? gak yakin gw, kalo pakar pasti pikirannya gak sesempit itu, ya gak?
Selasa, 4 Oktober 2005 @ 16:20
Eh jangan ngata-katain Roy ntar dia berhenti nulis yang aneh-aneh…biar gaptek gitu kan “pakar multimedia”
ntar aku jadi berhenti ketawa, habis celotehnya lucuuuu banget!
aku sampai susah berhenti ketawa….
Jumat, 7 Oktober 2005 @ 13:36
seneng banget bisa kenal dengan Yulian Firdaus Hendriyana, sehingga saya bisa tahu profilnya dan bisa baca karangannya, bagus banget
Jumat, 2 Desember 2005 @ 5:15
roy suryo, sebuah nama yang baru aja terkenal karena kasus2 kriminalitas dunia maya yang terjadi di indonesia. well, emang sih dia duluan yang nongol ke publik dan berkoar2 tentang carding lah segala macam tetek bengek yang harusnya tidak dia urusin. gokil banget nih orang…yang gw lebih lucu lagi waktu kemarin dia dengan bangganya nunjukin ke orang2 situs http://www.anshar.net, walah kayak dia aja yang paling duluan tau itu situs…hehehe…kadang kasian juga nih orang. gw bukan iri mas roy, …boleh2 aja jadi public figure, tapi jangan asal berkoar2 gak tau ujung pangkalnya donk. mungkin dalam hati mas juga udah sadar, setiap orang pasti punya kekurangan. masih banyak yang lebih ok lagi di bidang IT di Indonesia, contohnya: mr. onno w. ..and mr. tri aji … tapi gak ada yang sibuk pengen jadi public figure gitu …hehehe
emang benar dah kata pepatah…”tong kosong nyaring bunyinya” and “padi berisi semakin merunduk”…bner apa bner? sadar euy…heheh…
Selasa, 13 Desember 2005 @ 0:30
kYk gitu kok sering diundang jd pembicara Ya? apa gak salah tuh?
Minggu, 18 Desember 2005 @ 14:51
kasian Mr. X ini………….
Rabu, 28 Desember 2005 @ 18:10
kasihan roy suryo….jadi pakar sosial (komunikasi) ga diakui dosen lain (eh ini rahasia lho kalo RS dibenci sama dosen2 sejawatnya)….mau jadi fotografer, kalah keren sama darwis triadi, mau jadi pakar komputer grafis kalah sama anak jogja kayak si herman saksono…tur rupane, …blas ra bagus
Senin, 27 Maret 2006 @ 16:56
Akur……. teserah mana aja yang fenting NKRI bersatu coy….
Rabu, 3 Mei 2006 @ 8:32
Hi ROy!
ckckckc dan jangan lah sekali-kali kamu masuk kedalam golongan orang-orang yang mensesatkan dunia internet dengan berbicara ghaib (netiqquete, 10.11)
semoga saya dihindarkan dari sifat ini….. heheheh
Minggu, 13 Agustus 2006 @ 10:29
alow…….
ak ega, ega pengen banget kirim puisi ega ke majalah TEMPO
tapi ega gak tau alamatnya, tolong dong gimana caranya
alamat E-mail juga gak papa
puisinya sih biasa aja, soal na masih amatiran.
ega cuma pengen mengasah bakat aja.
kira-kira bisa gak ya, ega kirim puisi ega ke majalah TEMPO
mas jay….tolongin ega ya……
makasih sebelumnya
Kamis, 31 Agustus 2006 @ 0:50
gak suka sama Roy tapi teriak2 di dunia maya. berapa banyak sih orang yg menggunakan ini…kita teriak, yang tau juga temen kalangan sendiri sementara roy si pakar teriak kepada 200 juta manusia Indonesia. hasilnya…ya tetep aja roy si pakar yang dianggap pakar..ck..ck..ck
Jumat, 8 September 2006 @ 14:33
om ajarin donk gimana carding, via email ya.makasih
Jumat, 15 September 2006 @ 4:17
Hi Jay, salam kenal..
Kabar Roy gimana sekarang?
adakah dia buat komen lucu lagi?
ya sudah..salam saja lah dari saya
Why Roy? ™
Roy Where? ™
Jumat, 22 Desember 2006 @ 18:58
Hai, mas Roy
Teruskan perjuanganmu
Sucses 4u, amiin…
Senin, 25 Desember 2006 @ 17:51
wah ternyata om roy
Sabtu, 20 Januari 2007 @ 21:47
bodo ah gua dapat alamat rumah pak roy…..
mau belajar carding ama dia ..besok kerumahnya ….
hidup carding
Selasa, 20 Februari 2007 @ 21:34
at last aku paling belakang neeeeh



Kamis, 15 Maret 2007 @ 23:07
???????????????????????????????????????????
Kamis, 26 April 2007 @ 17:31
ROY SURYO NGGATELI COK!!!!
Rabu, 16 Mei 2007 @ 22:30
roy dudut banget…kk bisa bisanya media sekelas tempo muatin tulis tae gitu..apa di tempo editornya pada gaptek? roy lu jadi mahasiswa gua aza, gua yang ngajarin lu komp. ah..roy, gua yakin lu paling dapat D…tapi berhubung lu terkenal dan berdarah ningrat, gua kasih C
Selasa, 26 Juni 2007 @ 0:34
Itulah masalahnya kalo ada kasta ato peng-kasta-an. Orang yang mendapatkan ’segala sesuatu’ tanpa jerih payah ato hasil kerja sendiri biasanya akan membuat orang tsb jadi jadi ‘tidak tenang’.
Dia selalu merasa ‘tidak ada’, tapi tidak rela ‘keberadaannya’ ditiadakan orang.
Memang dunia ini tempat yang sulit untuk di huni.
Mungkin bahasa ini rada sulit dicerna. Bagi yang bisa mencerna, renungkan sendirilah…
Rabu, 22 Agustus 2007 @ 19:28
mbok wisa cah…
sing podo rukun
rasah podo ngelek-ngelek wong liyo
mbok ngoco.
aku yo elek, koe yo elek, roy suryo po meneh.
Kamis, 23 Agustus 2007 @ 14:13
sory basi banget nih .. br ngasih komentar skr :) cuma mau ngasih pendapat aja, setelah saya bergabung sekian lama dgn FS, saya ketemu sanak kerabat saya di pulai lain. wah sunguh FS itu membantu saya. thx FS. btw banyak lho networking friends lain yang ikut-ikutan FS. itukan artinya FS memang maju :)
Jumat, 31 Agustus 2007 @ 5:44
ada yang tahu website milik roy suryo ndak,.,??? mukanya mo tak permak jadi monyet tuch,,.??
Roy jngan banyak bacot gua nantangin loe nich,.,.
Salam
Dewa Erlang
Jumat, 31 Agustus 2007 @ 18:25
pada koment apa sehh, biar aja ngomong wong mulut punya dia diri kok gak minjem orang lain kalo finish kan gak ngomong lagi okay broeer clegguk..k ahhh
Kamis, 8 November 2007 @ 9:25
tega banget sih kalian menghujat omku…jelek2 gtu dia juga omku maksudnya om2 senang atau yang suka bersenang-senang
Senin, 31 Maret 2008 @ 16:25
halah…. Yul lw masa rs masih karding jaman sekarang ntu maenan taun 90-an trus ciri ornag norak yg kata si rs itu ampir semuanya gw kena………… lagian RS juga sih cari perkara aja klo gw lom punya anak…. hahaha pikiran gw masih pendek dong sayang aja sekarang gw udah jadi penakut coba ini terjadi pada era 95-2004 gw bantai semua website yg nampilin rs sebagai “AHLI IT” aaah Sh*t……….
Jumat, 4 April 2008 @ 15:47
Orang berilmu di benci, orang bodoh kyk yang nulis ini yang bisanya cuma komentar dibela-belain, capeeee deee….., buat yg nulis lo gak usah komentar banyak deh tentang orang, orang mau ngapain terserah dia, mending lo ngapain ke, bikin apa kek yang kiranya bermanfaat buat orang banyak, jgn bisanya kritik, komentarin orang terus, duh nih website gak ada seni nya bangt, cuma item doang hahahaha, katro…katrooo. Asli website elu jelek banget, daripada lo kritik orang mending lo coba deh bikin website elo ini lebih bagus, interaktif & enak diliat, jgn ngomongin orang aja, dosa tau gak…
Sabtu, 5 April 2008 @ 14:11
eh, mas roy!
situ ok ?!
ehehehehehehe~
Hi Roy!
*itut ah*
Senin, 7 April 2008 @ 19:47
Kenalkan saya sukro, kalian itu (go)blog + er, ngapain seh pake buat blog2 sama friendster yg isinya palsu semua (KARENA SAYA GA BISA BUAT BLOG SAMA FRIENDSTER –’), dasar bloger sama friendster tuolol, rata2 friendster itu identitasnya palsu tahu (SEPERTI SAYA YANG “GAPTEK” TAPI NGAKU2 PINTER ). Sekali lagi saya hanya bisa berharap agar tidak semakin banyak masyarakat yang tertipu oleh ulah para oknum yang tidak bertanggung jawab dan telah melakukan character-assassination terhadap pribadi-pribadi tertentu (SEPERTI SAYA YANG SUKA MENIPU ORANG2 INDONESIA , BEGO NGAKU2 PAKAR TELEMATIKA ). Jadi, kalau sampai sekarang memang masih saja ada yang percaya kepada hal-hal yang lagi ngetren tersebut, terserah saja, itu adalah hak pribadi seseorang (SEPERTI PEJABAT2 IDIOT YG PERCAYA SAMA SAYA ^^). “Blog itu satu tren saja. Jadi, seperti agenda yang bisa ditulisi macam-macam. Saya melihat blog sendiri kebanyakan masih berupa katarsis atau tempat curahan emosi,”(EMOSI PARA BLOGER YG KEKI LIAT KEBEGOOAN SAYA >.< ), ungkap dosen UGM (EMANG SAYA PERNAH JADI DOSEN UGM YAH ,BARU TAU SAYA SENDIRI — ‘)
Selasa, 22 April 2008 @ 11:16
Dari pertama denger kata2 “PAKAR MULTIMEDIA”, gw dah negh sm ni orang!
PAKAR?? Paling2 dia sendiri yg ciptain julukan itu..
narsis abis!!
Hi roy!
Senin, 20 Oktober 2008 @ 11:40
ihhhh, roy sukro, kita semua udh tau kok bisanya apa…tapi berefek kan sama semua, ternyata tong kosong nyaring bunyinya mujarab juga ya
Minggu, 9 November 2008 @ 22:28
Eeitttt….minggir bagi komentator yang ndak punya gelar ningrat. Ini kerabatnya dimas roy mau ngendiko. Wis to, cah bagus, besok lagi kursus bikin blog ya. Ojo nangis, dulu WS 5 dah lulus to????
Selasa, 10 Februari 2009 @ 22:24
Roy Suryo Fakir telematika indonesia….ente bs berkunjung di beberapa site porn indonesia, lansung di teliti sj, ada ribuan foto anak bangsa, apakah itu benar? kami tunggu koment nya di koran mana aja, ntr gw beli d,
gw kasian juga ma orang ato perangkat negara yg mo percaya dengan dagelan khas yogya mas roy suryo ini.
indonesia punya banyak pakar yang gak buth pengkuan spt ente, bg gw lo ttp FAKIR TELEMATIKA INDONESIA.
ketik Roy spasi primbon kirim ke HELL
Sabtu, 30 Mei 2009 @ 20:04
Hi Roy!…….Wah Dah 2009 yach. Numpang Keren kaya RS ah..
Rabu, 17 Juni 2009 @ 23:17
yang mengkomentarin banyak banget yach
yang sperti ini malah bikin Om roy tenar,….wkwkwkwk dia malah suka sepertinya yach