Februari 2005

Font-font Favorit

Senin, 28 Februari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 25 komentar »

Saya cukup banyak mengumpulkan font dalam format TrueType, beberapa saya masukkan selalu ke dalam sistem XWindow melalui fontconfig. Font yang saya kumpulkan banyak berasal dari pencarian di web atau dari sistem operasi dan aplikasi yang menambahkan font baru ke dalam sistem. Bisa dikatakan saya membajak hak cipta pembuat font karena dengan mudah saya mendapatkan font tersebut melalui pencarian di Google. Baca selengkapnya »

Popularity: 8% [?]

Sumber Daya Blog Ini

Senin, 28 Februari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 11 komentar »

Blog ini berada pada server dengan kapasitas rendah, mungkin jauh lebih rendah dari spesifikasi komputer yang anda gunakan untuk mengakses blog ini, silakan tebak, yang berkomentar tepat bakal dapat hadiah account email Google Gmail (masih punya puluhan jatah nih!), mungkin juga untuk anda yang mengakses dari luar negeri kapasitas bandwidth-nya tidak jauh dari besaran DSL ke rumah anda, sedangkan bagi pengakses dalam negeri melalui IIX masih cukup. Baca selengkapnya »

Popularity: 3% [?]

Tag nofollow di WordPress 1.5

Kamis, 24 Februari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 15 komentar »

Google mempublikasikan tag nofollow pada blognya pada 18 Januari yang lalu sebagai upaya mengurangi efek yang menjadi tujuan spammer pada komentar blog. Setiap link pada halaman web yang terindeks oleh mesin pencari Google akan dijadikan parameter, yang disebut sebagai PageRank. Semakin banyak link menuju situs/blog kita maka kesempatan untuk terdapat pada halaman awal dengan kata kunci tertentu akan semakin besar. Baca selengkapnya »

Popularity: 3% [?]

Tasaro: Samita – Bintang Berpijar di Langit Majapahit

Rabu, 23 Februari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 22 komentar »

Tasaro adalah nama pena Taufik Saptoto Rohadi. Ia menulis cerita setebal hampir 500 halaman dalam setting jelang runtuhnya Mahapahit di bawah pimpinan Wikramawardhana. “Samita — Bintang Berpijar di Langit Majapahit” ia beri judul yang dirilis November tahun lalu oleh penerbit DAR! Mizan, Bandung. Buku ini menggabungkan sisi sejarah awal runtuhnya Majapahit, cerita silat seperti Kho Ping Hoo, deskripsi ajaran Islam yang dibawa Laksamana Cheng Ho serta cerita cinta melalui dialog dan pemikiran. Baca selengkapnya »

Popularity: 4% [?]

Kementrian Kominfo Menjilat Bill Gates

Selasa, 22 Februari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 31 komentar »

“Bill Gates Orang Pertama yang Masuk Surga”, demikian kalimat yang dilontarkan oleh Menkominfo Sofjan Djalil, Selasa 22 Februari 2005 di Hotel Shangri La Jakarta dalam acara peluncuran WindowsXP Starter Edition berbahasa Indonesia, yang diliput oleh Detik.

“Orang yang pertama kali masuk surga adalah Bill Gates, karena berhasil memberi nilai tambah bagi teknologi di dunia, ” kata Mudjiono mengutip alasan yang dikemukakan Sofjan Djalil atas kekagumannya kepada pendiri Microsoft itu.

Memalukan sekali pejabat negara atas nama rakyat secara formal menyatakan hal tersebut. Di luar konteks kerjasama dengan Microsoft pun hal tersebut tak layak untuk diungkapkan. Tidak ada jaminan dari manusia bahwa seseorang itu masuk surga atau tidak, dan jika berdalih sebagai doa pun kita tahu kebusukan bisnisnya perusahaan yang didirikan dan dikendalikan Bill Gates. Praktik bisnisnya Microsoft pun banyak yang tidak etis, salah satunya adalah kecenderungan monopoli yang ditentang bangsa ini.WindowsXP Starter

Semenjak proklamasi kita pernah dijajah secara ekonomi, baik oleh negara luar maupun oleh oknum dan gerombolan pejabat dalam negeri. Kini dalam kebebasan ekonomi yang jauh lebih terbuka bukannya kita memberdayakan sumber daya sendiri atau bahkan hingga mengekspor sumber daya dan produk ke luar negeri, sekarang yang terjadi malah menjadi konsumen yang dalam arti terselubung adalah menyerahkan diri untuk dijajah.

“Sejak dua tahun lalu, pemerintah telah meminta kepada Microsoft untuk dibuatkan sistem operasi berbahasa Indonesia, ” kata Tony Chen, President Director PT. Microsoft Indonesia.

Pemerintah rupanya tak pernah melihat sisi strategi jangka panjang untuk kemajuan sumber daya dalam negeri. Sangat tidak perlu mengemis meminta pekerjaan penerjemahan sistem operasi atau aplikasi, bahkan ini bukan ‘mengemis untuk dibayar’ tapi ‘mengemis untuk membayar’, uang siapa jika itu bukan uang rakyat?

Saya sedih, di saat proyek penerjemahan sistem operasi Linux semakin berkembang, selain berkembangnya pengguna Linux dan penyebaran paradigma Open Source di kalangan akademis dan profesional. Satu pejabat penting dan terkait yang tidak hadir adalah Menristek, Kusmayanto Kadiman. Semoga ketidakhadiran Menristek memiliki maksud yang lebih baik dalam menjalankan misi IGOS yang sudah dicanangkan.

Popularity: 3% [?]