Aceh Butuh Arsitek Terjun
Selasa, 11 Januari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 11 komentar »Malam tadi sempat ngobrol jarak jauh dengan bang Erwin, cukup lama 30 menit dari catatan log ponsel. Apa yang diceritakan Erwin sangat memilukan, pilu mendengar cerita kondisi Aceh dan sedih mendengar ternyata profesional arsitek yang terjun ke sana baru 4 orang (3 Bandung, 1 Jakarta) hari Jumat lalu.
Saya belum mendengar arsitek yang bekerja membumi yang terkait langsung dengan bencana di Aceh saat ini. Saya tak malu (juga tidak bangga) beralih profesi ke bidang Teknologi Informasi, tapi saya malu di antara 1000-an dokter, enginer, ribuan relawan lain turun ke Aceh ternyata hanya 4 orang arsitek yang terjun secara voluntir tanpa membawa organisasi atau kelembagaan apapun, sedangkan apa yang saya pelajari di institusi cap gajah tersebut adalah sebuah bidang yang paling manusiawi karena kurikulumnya yang paling multidisiplin dan langsung berkaitan dengan kebutuhan manusia, kebutuhan ruang hidup di dalam ruang yang manusiawi.
Saya kirim tulisan berikut juga ke situs Arsitek, Bantu Aceh Bangkit!: