Khairuddin Barbarossa
Senin, 31 Januari 2005M
19 Dzulhijjah 1425H
- Tracking System
- International phone card
Barbarossa artinya janggut merah. Orang besar yang berjanggut merah dalam sejarah dunia ada tiga, yaitu kaisar Frederick I Romawi (1123-1190) dan kakak beradik Aruj dan Khairuddin dari Turki. 
Islam pernah mengisi peradaban tingkat tinggi di Andalusia, kebudayaan, filsafat (sains) dan teknologi (terutama struktur dan arsitektur) lahir di wilayah semenanjung Iberia (Spanyol) tersebut. Thariq bin Ziyad yang membawa misi Islam diabadikan menjadi nama gunung di semenanjung tersebut, yaitu Jabal Thariq yang diucapkan orang barat menjadi Gibraltar (kini berada di bawah kekuasaan Inggris). Sebuah gunung di dekat selat yang menghubungkan samudera Atlantik dengan Laut Tengah. Bangsa barat (Eropa) tercengang dengan kemajuan Andalusia, Cordoba, Granada dan Sevilla setelah dipimpin Bani Abbasiyah pada tahun 756M. Umat Islam, Kristen dan Yahudi hidup rukun selama dua abad lebih di saat itu.
Selama era Perang Salib ini, Eropa melancarkan misi Reconquista yaitu misi penaklukan kembali wilayah-wilayah Eropa. Satu persatu kota-kota dengan peradaban tinggi mulai jatuh, Lisboa, Merida, Cordoba, Valencia, Murcia, Sevilla dan puncaknya Granada jatuh di tahun 1492M. Bangsa Moor di wilayah Andalusia tersebut terpaksa hengkang ke Afrika utara karena misi Reconquista dilanjutkan dengan misi inkuisisi yaitu pembersihan kaum muslim, sebagian murtad dan sebagian lagi bersembunyi di pegunungan. Misi ini memuncak ketika raja Ferdinand II dari Aragon menikah dengan ratu Isabella dari Castille, dan selanjutnya dikenal sebagai Ferdinand V of Castille. Ferdinand merupakan seorang Khatolik yang fanatik. Kaum muslim dan Yahudi dibersihkan selama masa kepemimpinannya. Masjid Cordoba yang bertiang 1000 buah kini menjadi gereja, begitu pula Alhambra hanya tinggal kenangan. Reconquista diteruskan ke arah Afrika utara dan ke arah timur yang menjadi tujuan utama, yaitu tanah suci Jerusalem. Jatuhnya Andalusia ini sampai ke Turki yang saat itu dipimpin oleh Sulaiman I yang telah berhasil menaklukkan Byzantium.
Aruj adalah seorang pelaut biasa yang biasa berlayar di wilayah perairan Yunani dan Turki. Suatu hari kapalnya diserang kapal militer St. John of Jerusalem atau biasa disebut sebagai Knight of Rhodes, kejadian ini membuat adik bungsunya terbunuh. Sejak saat itu Aruj dan Khairuddin melakukan aksi bajak laut kepada semua kapal-kapal militer Kristen. Aksi ini sangat menggemparkan dan sangat ditakuti militer Kristen, dikenal sebagai bajak laut Barbarossa Brothers karena keduanya berjanggut merah. Makna negatif Barbarossa dipropagandakan hingga sekarang, misalnya perampok pada komik Asterix dan film Pirates of Carribean yang selalu sial, meskipun settingnya tidak sama (mungkin tawa anda sekarang menjadi kecut).
Misi dendam Aruj akhirnya berubah menjadi misi perjuangan Islam setelah mendengar jatuhnya Andalusia. Puluhan ribu bangsa Moor (bahkan yang mengungsi di pegunungan) berhasil ia selamatkan ke negeri-negeri Afrika utara seperti Maroko, Tunisia dan Aljazair, selain itu Aljazair dijadikan basis pertahanan lautnya.
Penguasa Aljazair tidak seramah sultan di Tunisia, Sultan Salim at Toumy malah mengusir Barbarossa ketika sedang bertempur dengan pasukan Kristen Spanyol. Aruj mengambil keputusan mempertahankan Aljazair dan akhirnya memimpin kota pelabuhan tersebut atas nama kesultanan Turki. Pada tahun 1518 Spanyol berhasil menghasut Amir kota Tlemcen (Tilmisan) untuk menentang Aruj, Aljazair ia serahkan kepada Khairuddin dan ia berangkat ke Tlemcen yang ternyata di sana ia malah berperang dengan saudara sendiri yang sesama Islam, pasukannya tercecer dan Aruj sempat lolos, namun banyak pasukannya tertangkap. Karena hubungannya dengan anak buahnya yang lebih dari sekadar kepentingan Aruj kembali bertempur dan gugur.
Gugurnya Aruj menjadikan pimpinan armada laut Turki pindah ke Khairuddin dan Spanyol mengira era Barbarossa telah berakhir di Laut Tengah. Spanyol mengirim 20.000 tentaranya ke Aljazair, pertempuran hebat terjadi, namun Khairuddin berhasil mengalahkan pasukan laut tersebut. Ia sadar terlalu banyak ancaman dari negeri sekelilingnya selain ancaman utama Spanyol, hingga akhirnya Khairuddin meminta melalui Aljazair supaya Amir Tunisia dan Tlemcen dialihkan kekuasaannya atas nama daulat Utsmani Turki, mereka pun setuju, hingga pada tahun 1519 Turki mengangkat Khairuddin sebagai beylerbey (Bakler Baik) atau wakil Turki di Aljazair dan memimpin pasukan Janissary, pasukan khusus militer Turki. Selama Khairuddin mempimpin, penyelamatan bangsa Moor di Andalusia semakin banyak dilakukan, tercatat 7 kali pelayaran dengan 36 kapal.
Kristen Eropa menjadi puyeng dengan gemilangnya Sulaiman I dari Turki, menguasai daratan dengan pasukan Janissary-nya dan menguasai Laut Tengah oleh Barbarossa, sang adik dari Aruj. Tahun 1529 di pulau Penon saat adzan berkumandang orang Spanyol menembakkan meriam ke menara masjid, terjadilah peperangan dan akhirnya setelah 20 hari pulau tersebut dikuasai Khairuddin. Di daratan Sulaiman I mengejar mimpinya menaklukkan Wina, Austria, sebanyak dua kali serangan diluncurkan namun keduanya gagal. Pasukan Turki yang kembali pulang sempat meninggalkan beberapa karung kopi yang kemudian mengubah aturan Paus Roma yang sebelumnya mengharamkan minuman yang diminum kaum muslim. Kemudian mereka menyebut itu sebagai cappuccino.
Di tahun yang sama Andrea Doria di Genoa berhasil merestorasi Republik Genoa dan bersekutu dengan Charles V Spanyol dan melanjutkan misi reconquita berperang dengan Sulaiman I dan Barbarossa yang menguasai perairan Laut Tengah. Kaum Eropa menyebut Barbarossa sebagai bajak laut, meskipun tidak ada bendera hitam dan tengkorak yang menjadi simbol, bahkan bendera yang diusung adalah berwarna hijau berisi kaligrafi doa Nashrun minallaah wa fathun qariib wa basysyiril mu’miniin, ya Muhammad, empat nama khulafa ur rasyidin, pedang Zulfikar dan bintang segi enam Yahudi. Charles V yang berusaha dengan menarik Knights of Rhodes ke pulau Malta pun gagal membendung penguasaan Barbarossa atas Laut Tengah. Turki kagum atas prestasi Barbarossa, diangkatlah menjadi panglima Laut (Kapudan Pasha) daulat Utsmani dan membenahi angkatan Laut Turki.
Pada tahun 1535 gabungan sekutu Charles V dan Andrea Doria yang berubah nama menjadi Knight of Malta menyerang dan merebut Tunisia dengan 25.000 lebih pasukannya dalam 500 kapal. Pertempuran tidak imbang dan Tunisia jatuh ke tangan Spanyol. Barbarossa meskipun kalah di tahun-tahun selanjutnya berhasil menguasai kepulauan Beleares dan merampas kapal-kapal Portugis dan Spanyol di selat Gibraltar.
Tahun 1538 sekutu gabungan Italia Spanyol berperang di Preveza, tepatnya di teluk Actium tempat pertempuran Octavian melawan Antonius dan Cleopatra dahulu kala. Preveza kala itu merupakan pelabuhan penting di Laut Tengah. Andrea memimpin 40 kapalnya dan Barbarossa dengan 20 kapal, tapi dengan kecerdikan Barbarossa atas informasi telik sandinya, pada pagi hari armada Barbarossa telah siap di mulut teluk Preveza dari tiga arah dan membombardir armada Andrea hingga mundur dari pertempuran. Barbarossa tak ingin berperang di laut lepas karena kapal-kapal armada laut Spanyol memiliki manuver yang lebih canggih.
Serangan ke Aljazair oleh sekutu Charles V dan Andrea Doria berlanjut tiga tahun kemudian dengan 200 kapal di luar musim berlayar yang biasanya karena kekhawatiran diserang Barbarossa dari belakang. Rakyat Aljazair di bawah pimpinan Hasan Agha bertempur mati-matian mempertahankan negerinya. Charles V tak mengira pertahanan dan strategir perang Aljazair yang matang, hingga armadanya kacau balau selain itu juga dihantam badai laut yang dahsyat. Andrea Doria dan Charles V berhasil selamat, dan kembali ke negerinya dengan kekalahan pahit.
Saat Prancis berperang dengan Spanyol, Prancis bersekutu dengan Turki, Barbarossa pun berangkat ke Marseilles untuk merebut Nice. Pulang dari Nice Barbarossa kemudian berangkat ke Genoa untuk membebaskan ajudan kepercayaannya, Turgut Reis.
Tahun 1565 Barbarossa berusaha menaklukkan Malta dari tangan Knight of St. John, di pertempuran ini Khairuddin gugur, kemudian dimakamkan di Istanbul serta didirikan masjid dan madrasah, hingga kini makam tersebut masih ada.
Senin, 31 Januari 2005 @ 17:06
Using
halo bung jay, salam kenal..
maaf saya tertarik dg blog tgl 31 januari 2005 ini, dapet darimana ya, bener2 menggugah..
Senin, 31 Januari 2005 @ 19:40
Using
Tulisan yang keren! Menambah wawasan dan menjadi tahu siapa itu Barbarossa yang sebenarnya (yang selama ini saya ketahui dia itu bajak laut). Salut, Bung. Dan salam kenal.
Senin, 31 Januari 2005 @ 23:52
Using
baca dari buku “Alwi Alatas: Khairuddin Barbarossa: Bajak Laut atau Mujahid?” terbitan Akar Cipta Media, Juli 2004, serta hasil pencarian di Ensiklopedia Wikipedia.
Selasa, 1 Februari 2005 @ 17:29
Using
wah, bang… keren banget…!
sejarah yang lengkap…
ternyata semua diputarbalikkan… huh!
Rabu, 2 Februari 2005 @ 9:01
Using
Bravo Jay!
Gue udah tahu dari dulu tentang banyak kebohongan “mereka”. Tapi yang satu ini bener-bener bikin terperangah:P. Ternyata…
Ada lagi nggak?:)
Rabu, 2 Februari 2005 @ 9:24
Using
Benar-benar menggugah.
Gw jd tertarik mengangkat nya jadi komik nih.
Terima kasih banyak, semua kebenaran memang harus
diungkapkan, apapun bentuknya.
Ayo kita bongkar lagi!
Kamis, 3 Februari 2005 @ 12:29
Using
Waktu kecil dulu punya bukunya. Terjemahan dari terbitan barat. Tapi nggak semuanya bohong juga sebab yang masih saya ingat dari buku itu Barbarossa itu Bajak Laut yang baik terhadap bangsanya tapi musuhnya orang Eropa.
Jadi ingat AOK.
Serbuuuuuu!
Jumat, 4 Februari 2005 @ 13:22
Using
Selama ini kita dibodohin terus dan dibikin minder/malu oleh sejarah yang diplintir sana-sini… Subhanallah, masih ada yang berusaha meluruskan =)
And btw, kemana ilangnya ilmu strategi perang Islam yang dimaksud euy?
Nice writing Yul!
Jumat, 4 Februari 2005 @ 13:49
Using
memang hingga meninggalnya Barbarossa hanya pesisir Laut Tengah yang berhasil dikuasai, Andalusia pun tak bisa direbut kembali sebab pasukan darat yang membalas hanya Daulat Utsmani Turki, sedang Turki pun tetap berperang di darat hingga Hagia Sophia pun berubah-ubah fungsi dari masjid menjadi gereja, dan kini akhirnya menjadi museum.
di abad-abad berikutnya wilayah Laut Tengah utara akhirnya kembali dikuasai Kristen Eropa, Seville, Murcia, Valencia, Barcelona, Marseilles, Genoa, semenanjung Italia, semenanjung Yunani bahkan sampai ke tanah suci yang disengketakan, Jerusalem. sedang wilayah selatan hingga kini masih dalam dunia Islam, mulai dari Maroko, Aljazair, Tunisia hingga Mesir.
seperti halnya sejarah dunia yang lain, kehancuran suatu kaum selalu kembali ke akar yang esensial, yaitu turunnya nilai moral, baik secara umum ataupun religi.
Minggu, 24 April 2005 @ 18:15
Using
halo bung jay salamlekum
saya mau tanya berapa lama anda riset untuk tulisan tentang barbarossa ini? dan cara risetnya bagaimana?
Tahu saya Si Janggut Merah itu orang Eropa (viking/normandy atau inggris)ternyata….
saya salut dgn tulisan anda, mohonn jangan berhenti sampai di sini saja, perlu digali juga tokoh tokoh muslim lain diabad pertengahan juga masa perang salib. Itu sejarah yang banyak porang nggak mudeng. terima kash
Minggu, 24 April 2005 @ 19:59
Using
#10: nggak lama, banyak artikel bertebaran di Wikipedia. para kontributor Wikipedia sejauh ini masih obyektif dalam menuliskan ensiklopedi. kebetulan juga baca buku kecil dan tipis tentang Barbarossa ini.
Minggu, 12 Juni 2005 @ 15:58
Using
Kereen Abis, aku emang koleksi kisah-kisah perjuangan umat muslim (walaupun nggak keliatan dari dandananku yang rada gaul abis) … Soal si Barbarossa ini sendiri _aku baru tahu kalo ternyata dia orang Islam… cool… Kalo ada yang laen…. Plis yang mau sudi kasih tahu kontak ke friendster turbo_dhan@yahoo.com
Jumat, 22 Juli 2005 @ 19:45
Using
Saya udah pernah membaca profil ttg BARBAROSSA n gw ngga nyangka ternyata Islam pada masa keemasannya punya seorang “Bajak Laut”.Sehabis baca profilnya saya jadi kebayang asik juga klo sosok heroik ini difilmkan, tentu dengan dgn pendeskripsian yg realitas n bukan hasil distorsi sejarah.auto dafe
Kamis, 1 September 2005 @ 9:11
Using
saya suka barbarossa …kereeeennn pollll…seru banget yah top habis…khairudin was cooll
Minggu, 18 September 2005 @ 18:35
Using
sungguh…. informasi yang sangat bagus. Terima kasih.
Selasa, 24 Januari 2006 @ 15:35
Using
Luar biasa selama ini aku cuma dibikin bingung aja klo diforum diskusi tentang agama. Sejarah mana yang paling benar islam or kristen. Sekarang aku baru tahu yang mana yang bener. Klo lidah tak bertulang trus yang muter balikin sejarah itu namanya apa yaaa?
Rabu, 15 Februari 2006 @ 15:49
Using
Kita boleh bangga dengan teladan dan preatasi masa lalu umat muslim, tapi tampaknya kita juga perlu singsingkan lengan baju untuk mengangkat keterpurukan saat ini.
Salam kenal dari Kalimantan Timur buat bung Jay,
Rabu, 29 Maret 2006 @ 15:14
Using
ass.bang jay
Sejarahnya ” Sijanggut merah ” bagus banget tuh! .” Murninya berlian akan tersibak walaupun terpendam ratusan meter” itulah pepatahnya. sejarah memang akan berbicara apa adanya walaupun banyak kepalsuan yang di buat. bang jay! tolong doong muat penakluk-penakluk islam yang lain (penakluk konstantinopel, Persia dll)
kalo sang penakluk hidup lagi gimana ya………………?
Senin, 17 April 2006 @ 12:06
Using
saya pinjam tulisan anda untuk diskusi di kaskus…terimakasih
-untung suropati
Rabu, 3 Mei 2006 @ 14:58
Using
Assalam wr.wb
Dominus Vobiscum
artickel anda sangat bagus jadi bahan renungan bagi kita semua, boleh dikatakan peradaban maju membvwa dampak positif dan negatif bagi kita semua, perlu diambil suatu contoh yang ketara kita islam menghasut kaisar di Konstantin dengan masalah Ikonklasme, sehingga terjadi kerusuhan di tubuh Kristen itu merupakan dampak ke-iri dengkian Islam akan kemajuan Kriten di dunia, dan contoh yang ironis kita Kristen jatuh di tangan Islam di turki banyak Gereja / biara dirubah secara paksa, bahkan banyak biarawan/wati dibunuh, dipaksa masuk islam dll itu merupakan kasus intoleran islam terhadap Nashrani, mau tidak mau dampak tersebut membekas di sanubari pihak2 terkait (islam vs nashrani), jadi kalau anda membuat artickel jangan liat dari sisi jelek qidah agama orang tapi lihat Flash back (masa lalu) kenapa Kristen menyerang balik Islam, alasannya karena Islam menyerang kristen lebih dulu pada waktu Kristen Lemah.
wassalam wr.wb
Minggu, 7 Mei 2006 @ 15:09
Using
Subhanallah ceritanya
Jadi semangat…
Eh, Laksamana Cheng Ho juga muslim, kan? Punya informasinya?
Minggu, 28 Mei 2006 @ 19:02
Using
Allahu Akbar!
Pemuda muslim seperti anda yang akan meninggikan kehormatan umat Islam….semoga Allah melimpahkan ilmu yang bermanfaat bagi anda dan meluaskan wawasan anda dengan karuia-Nya
Saya pernah membaca sedikit artikelnya dan tulisan anda menambah keyakinan saya bahwa banyak distorsi sejarah yang dilakukan orientalis dan misionaris dengan tujuan menjauhkan umat dari kebanggaan terhadap agamanya sendiri.
Tidak perlu jauh-jauh, banyak pahlawan kemerdekaan yang sebenarnya muslim tapi didalam sejarah nasional dikatakan bahwa mereka non islam seperti Kapitan Pattimura dan Sisingamangaraja.
Teruskan perjuangan anda mencari sejarah pejuang-pejuang muslim sejati. Semoga Allah akan menilai ini sebagai amal ibadah untuk anda demi tegaknya kehormatan umat Islam, Allahu Akbar!!!!!
Rabu, 28 Juni 2006 @ 11:51
Using
Ini menyadarkan kita tentang Ghazwul Fikri atau perang pemikiran atau pe-madaman akar budaya untuk generasi penerus. Walaupun bukan dari web, saya justru kenalnya dulu dari komik Barbarosa di jannggut merah (gramedia). Sekarang apa masih ada yang punya?
Rabu, 9 Agustus 2006 @ 16:03
Using
Wooouuuwww…………..
BARBAROSA… Identik dengan Bangsa Bar bar.
Saya sering memainkan Game Petualangan Peperangan akan kehebatan tentara bangsa Romawi, dimana Barbarosa adalah berperan sebagai Bangsa Pasukan Antagonis yang sangat kejam oleh bangsa Barat pada jaman tersebut.
Tetapi setelah saya mengetahui tentang tulisan “Khairuddin Barbarosa”, seolah-olah telinga dan mata saya disentil habis, karena saya begitu benci pada setiap permainan pertempuran game selalu kalah dengan Pasukan Barbarosa.
Sekarang saya baru faham siapa Barbarosa tersebut, dan itu artinya saya harus lebih banyak mempelajari dan mengerti sejarah.
Terima kasih atas Sentilan ini.
Rabu, 9 Agustus 2006 @ 22:13
Using
saya coba membandikan perjuangan islam masa nabi dan saat sekarang ini dengan membaca buku dan situs2 di internet yang berbau islami…sangat jau berbeda.
saya coba bertanya pada diri saya sendiri dan para pembaca .apa kah bisa kita mejaga islam dan mempertahan kanya sehingga tetap berdiri tegar dipermukaan bumi ini sampai ALLAH SWT menenggelamkan jakat raya ini?…..aku takut islam pada tahun2 yang akan datang cuman tinggal slogan yang tak bernilai?…..Insa Allah tidak……Ammin
Rabu, 9 Agustus 2006 @ 22:23
Using
Ialam adalah agama yang terbesar di belahan bumi ini dan aku bangga jadi Islam. namun., aku sedikit resah dengan terbaginya islam dengan berbagai macam golongan aku bingung untuk untuk mengikuti yang mana.., masing2 berpegang pada keyakinan dan pengatahuan nya yang ada di dalam Al-Qur’an dan hadis Rassul., mereka masing mempunyai asalan yang kuat untuk membenarkan golongan nya .
ya Allah SWT……semoga aku mengikuti Islam yang sempurna di Mata Mu sehingga aku tak sia-sia berbakti kepadaMu selama aku hidub dibumiMu………Ammin
Rabu, 9 Agustus 2006 @ 22:41
Using
OPINIKU TENTANG ISLAM
Islam adalah agama yang paling sempurna di bumi ini!
Islam adalah rambu-rambu yang menuju Shorga yang di janjikan ALLAH SWT!
Islam adalah alamat tempat dimana Allah SWT tinggal!
Islam adalah Agama yang cinta perdamayan dan ketentraaman di Dunia ini!
Islam adalah Rahmat Allah SWT karna di dalam tubuh Islam ada Al-Qur’an dan Hadis petunjuk yang jelas dan pasti benar!……
…..Namun…Apakah kalian bangga dengan Islam kalin, ?….tunjukan pada dunia kalau kalian bangga……
Kamis, 10 Agustus 2006 @ 22:25
Using
Tuhan ku
Semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur
Memahami daripada difahami
Mencntai dari pada dicintai
Kerena
Dengan memberi aku menerima
Dengan memaafkan aku dimaaf kan
Denagn cinta aku bangkit kembali
Dan dengan cinta aku hidup abadi
Aminn
Jumat, 22 September 2006 @ 0:14
Using
perang pengetahuan yang dijalankan itu harus dari apa yang diketahui kalau tidak seperti itu bukan pengethuan yang kita idam-idamkan
Rabu, 11 Oktober 2006 @ 10:19
Using
saya ingin bertanya tentang penklukan perang salib antara islam dan kristen pada abad itu, terima kasih
Rabu, 11 Oktober 2006 @ 10:27
Using
#30: Silakan bertanya.
Senin, 23 Oktober 2006 @ 20:02
Using
Boleh saya tahu referensi bukunya dari saudara?
Selasa, 12 Desember 2006 @ 17:51
Using
opini setiap orang tentang kebenaran itu “relatif”.
Karena manusia hanya bisa menegakkan kebenaran yang sifatnya relatif.
satu pihak mengatakan sejarah itu “benar” satu pihak menyatakan “keliru”.
tergantung dari hati orang yang “mau” mengakui itu benar atau “tidak mau”.
Karena pengakuan kepada kebenaran bersumber kembali dari pribadi manusianya yang “mau” memberikan pengakuan atau “tidak mau”.
tidak ada kebenaran absolut dalam pernyataan tiap pribadi, sekalipun itu adalah mencomot dari sejarah, sejarah yang bagaimana ???
Semua bisa beralasan ambil dari sejarah ?
Sejarah, sejarah, kebenaran sejarah pun adalah karangan manusia belaka.
dan manusia seperti apa yang mengarang sejarah cerita ini ???
aku sendiri tidak bisa tahu dengan pasti. Jadi tidak ada yang bisa kupercayai.
Karena seperti “asap”, hidup manusia sesaat dan menghilang lenyap.
Tidak ada kebenaran manusia yang bisa dipertanggungjawabkan kalo masih dibawah kolong langit ini. Semua manusia ingin tampil dan meng-klaim di anggap paling benar. Sekalipun disebut nabi, nabi juga manusia euy……yang pernah kawin.
Jumat, 5 Januari 2007 @ 18:21
Using
Barbarosa pahlawanku………gue jadi demen ama barbarosa.selama ini denger namanya cuman dari game aja sih :-p sekarang baru tau dech sapa barbarosa….:)
Rabu, 10 Januari 2007 @ 9:19
Using
insya Allah yang benar tetap benar
yang salah tetap salah
Thanx buat penulis yang sudah meluruskan sejarah
Semoga Allah membalas jasa anda ini
Amin
Kamis, 18 Januari 2007 @ 8:09
Using
Mas Jay, boleh nggak artikel pendek tentang Barbarossa ini saya muat juga di blog saya: http://alwialatas.multiply.com (tentunya dengan menyantumkan nama Mas Jay sebagai penulis berikut alamat blog ini). Soalnya saya malas bikin ringkasan buku Barbarossa :-).
Alwi Alatas
Jumat, 23 Februari 2007 @ 1:11
Using
informasi yang sangat bagus… klo bisa cerita tentang yang lain juga ya…
Senin, 2 April 2007 @ 4:58
Using
Dari berbagai referensi yang saya baca, Dinasti Islam yang berkuasa di Andalusia adalah Bani Umayyah, bukan Bani Abbasiyah. Daerah kekuasaan paling barat dari Bani Abbasiyah hanya sampai Mesir, sedangkan Andalusia dan Afrika Utara lainnya, tidak pernah dikuasai oleh Bani Abbasiyah.
Ketika terjadi peralihan kekuasaan dari Bani Umayyah ke Bani Abbasiyah, Abdurrahman I melarikan diri ke Andalusia dan melanjutkan kekuasaan Bani Umayyah di sana.
Rabu, 20 Juni 2007 @ 15:39
Using
sedikit koreksi hagia sophia adalah gereja yang dibangun era kaisar justinian. sedangkan di era Sultan Muhammad Al-Fatih (ketika itu gelar Khalifah belum disandang daulah Utsmaniyah). Hagia Sophia memang dirubah menjadi Masjid AyaSofa Dan Masjid Cordoba (AlQurthubah) interiornya dirubah menjadi katredal..
Selasa, 26 Juni 2007 @ 9:08
Using
buat perenung, salam kenal.. ya. kalo boleh komentar, abbasiyah memang bukan tipikal expansive nation sebagaimana daulah bani umayah yang sentralistik. sentralistik sangat beresiko untuk mengelola wilayah yang sangat heterogen dan sangat luas. pengecualian, para Khulafaur Rasyidin Ra. Yang memang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang baik. meski begitu di era Utsman bin Affan Ra dan Ali Ra sudah ada fitnah dan umat yang begitu besar dan solid mulai terpecah. Pembantaian dan penghinaan atas nama ukhuwah bani Umayah membuat bara dalam sekam keluarga Ahlul Bait. dari sekian Khalifah pewaris Bani Umayah hanya satu tokoh terbaik. Khalifah Umar bin Abdul Aziz Rah.A(Cicit Umar bin Khattab Ra) Bani Abbas dibawah Abu Abbas al Saffah dibantu Al Khurasani melengserkan Bani Umayah yang diktator. Namun bani Umayah adalah perintis armada tempur dan angkatan bersenjata moderen untuk melindungi umat dan negara yang masih muda ini. Sedangkan Khalifah Bani Abbas pada akhirnya memprioritaskan perhatian pada kesejahteraan ummat dan mencerdaskan kehidupan dan peradaban islam pada saat itu. sehingga mulai muncul otonomi para Amir dan Sultan yang membaiat Khalifah hingga pendudukan Mongol yang dibantu para pengkhianat dalam istana. dan kondisi Bani Abbas memang sangat lemah. selain serangan dari Romawi yang sering mengkhianati perjanjian. Juga pemberontakan-pemberontakan atas nama dakwah untuk memisahkan diri dari mainstream(Ahlulbait, Rafidhah, Khawarij, Jabariyah, Bahaiah, dll). Abbasiyah memiliki rekam sejarah yang sangat indah. namun ulama besar baghdad berdarah parsi Imam Hanafi Rah (guru Imam Syafi’i Rah) meninggal dan disiksa karena menolak berkolaborasi dengan fasikin yang menguasai istana untuk menjabat Qadhi Istana.. ini sih sejauh yang aku tau. ada yang salah bung jay?
Minggu, 8 Juli 2007 @ 18:53
Using
waoo say sangat senang dengan artikel ini karna merupakan artikel yang berbahasa indonesia yang jarang di sieus internet..
barbarosa yang dikenal selama ini yang merupakan bajak laut jahat ,merupakan pengaburan sejarah oleh pihak barat . artikel yang bagus sy harap dpt di masukan di wikipedia indonesia supaya dpt di baca oleh semua pihak
Rabu, 15 Agustus 2007 @ 2:17
Using
barbossa hebat ueyyyyyy
jadi orang barat ngabobodo ka uing kepret siah mun panggih tah ku uing
Jumat, 21 September 2007 @ 22:15
Using
Assalamualaikum…
Gw udah tau sejak duduk di bangku smp dl tentang siapa sebenarnya Barbarossa dari buku Seratus Tokoh Muslim Terkemuka di Dunia ynag tak lain adalah Khairuddin Barbarossa (dan Aruj Barbarossa tentunya).Terus terang gw bangga waktu tau siapa beliau sebenarnya karena sejak usia sekolah dasar era 80an dulu gw tergila gila dengan tokoh Si Janggut Merah Barbarossa yang petualanganya sering gw baca di komik “Petualangan Si Janggut Merah Barbarossa” dengan tokoh utama Barbarossa sendiri, Erick (anak angkat yg dia selamatkan dlm suatu pembajakan kapal Spanyol), Kaki Tiga (si tua yang bijak) dan Baba (pengikut setia sekaligus sahabatnya).
Gw paling sebel kalo baca Asterix karna tokoh kita ini selalu digambarkan sebagai tokoh bajak laut yang blo’on.
Ini memang disengaja olah Barat sebagai upaya pendistorsian sejarah.Tentunya sebagai generasi muda Islam kita harus melawan upaya2 tsb dengan menggali informasi yanag sebenarnya dan menyebarluaskannya ke ummat.
Mudah2an usaha Bung Jay ini bisa dilanjutkan dan diikuti oleh kita semua.
Amin.
Selasa, 5 Februari 2008 @ 16:12
Using
Khairuddin Barbarossa Site
http://www.barbaros.biz
Sabtu, 5 Juli 2008 @ 22:04
Using
Maaf, bintang segienam itu bukan lambang Yahudi. Bintang itu adalah lambang Segel Sulaiman yang pada masa itu sudah familiar digunakan orang Islam. Silakan merujuk ke http://www.barbaros.biz
Kamis, 16 Oktober 2008 @ 19:58
Using
Download 9.691 Empayar Uthmaniyyah Pictures
Captain Barbarossa and Ottoman Navy (Empayar Uthmaniyyah) History
http://www.barbaros.biz/Barbarossa.htm
Download 9.691 Ottoman (Uthmaniyyah) Pictures
http://www.barbaros.biz/DOWNLOAD.htm
Minggu, 7 Desember 2008 @ 13:44
Using
Saya pernah mendengar bahwa ketika pasukan salib menjajah daerah2 Islam (dalam perang Salib) banyak kitab2 ilmu pengetahuan Islam yang mereka ambil, sedangkan kitab2 mengenai ilmu Islam lainnya (seperti tentang tauhid, ibadah, dan sejarah) dihancurkan atau dibakar. Apakah dapat membantu saya agar semakin jelas peristiwa tersebut? Bukankah peristiwa2 tsb yang menjadi penyebab hilangnya sejarah kebanggaan Islam dan menjadi salah satu tujuan dari 3G yang diemban pasukan salib dan negara2 Eropa (merujuk atas perintah Paus)?
Rabu, 10 Desember 2008 @ 7:54
Using
Assalamu’alaikum,
subhanallahu akhirnya ad juga orang yang membukakan fikiran saya mengenai sejarah islam terutama pandangan barat yang menyebut barbarossa sebagai ‘bajak laut’ yang identik dengan kekejaman. Syukran katsiraa…
Selasa, 31 Maret 2009 @ 12:37
Using
nama kapten bajak laut “Pirates of the Carribean” bukannya Barbossa ya? lalu dimana letak propaganda terhadap Aruj dan Khairuddin (Barbarossa Brothers). Barbossa dan Barbarossa terlihat dua nama yang berbeda…ataukah Barbossa terinspirasi dari Barbarossa brothers? dilihat dari alur ceritanya. atau ada teori tata bahasa yang dapat mengartikan Barbossa adalah Barbarossa?
Jumat, 17 April 2009 @ 9:16
Using
Bisa jadi… Barbossa itu kan gak jauh beda dengan barbarossa… pasti sengaja diputar balik alias dimodifikasi sama mereka…
Kamis, 10 Juni 2010 @ 0:29
Using
Saya ijin copy unt blog saya, ikutan menyebarkan kebenaran. Thanks
Sabtu, 22 Oktober 2011 @ 23:06
Using
ada yg salah mas… barbarossa ngga meninggal di malta, tapi di rumahnya di istanbul di dekat selat bosphorus tahun 1546 bukan 1565