Tragedi Karamnya KMP Tampomas II

Senin, 24 Januari 2005 M
12 Dzulhijjah 1425H

Kecelakaan pelayaran nasional yang cukup tragis di Indonesia adalah tenggelamnya kapal motor penumpang KMP Tampomas II di sekitar kepulauan Masalembo (114°25’60″BT — 5°30’0″LS) Laut Jawa (termasuk ke dalam wilayah administratif provinsi Jawa Timur). KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981, merenggut ratusan nyawa penumpangnya.

KMP Tampomas II saat terbakar

Tampomas II berlayar dari Jakarta menuju Sulawesi dengan membawa puluhan kendaraan roda empat, sepeda motor dan 1054 penumpang terdaftar serta 82 kru kapal. Perkiraan mengatakan total manusia di kapal tersebut adalah 1442 orang (perkiraan tambahan penumpang gelap). Dalam kondisi badai laut di malam hari tanggal 25 Januari beberapa bagian mesin mengalami kebocoran bahan bakar, diduga percikan api timbul dari puntung rokok yang melalui kipas ventilasi yang menjadi penyebab kebakaran. Para kru melihat dan gagal memadamkannya dengan tabung pemadam kebakaran portable. Api menjalar ke dek lain yang berisi muatan yang mudah terbakar, asap menjalar melalui jalur ventilasi dan tidak berhasil ditutup. Api semakin menjalar ke kompartemen mesin karena pintu dek terbuka. Selama dua jam tenaga utama mati, generator darurat pun gagal dan usaha memadamkan api seterusnya sudah tidak mungkin.

Tigapuluh menit setelah api muncul para penumpang diperintahkan untuk segera menaiki sekoci, hal ini pun sangat lambat sebab hanya satu jalan bagi penumpang untuk diturunkan ke sekoci. Sebagian penumpang terjun bebas ke laut menghindari kobaran api, sebagian lagi menunggu di dek dan panik menunggu pertolongan selanjutnya.

Di tanggal 26 Januari Laut Jawa mengalami hujan deras, api menjalar ke ruang mesin di mana terdapat ruang bahan bakar yang tidak terisolasi. Pagi hari 27 Januari terjadi ledakan dan membuat air laut masuk ke ruang mesin (ruang propeler dan ruang generator terisi air laut), yang membuat kapal menjadi miring 45° dan tenggelam 30 jam sejak percikan api pertama menjalar.

Sampai tanggal 29 Januari tim SaR gagal melakukan pencarian karena besarnya badai laut, dan 5 hari kemudian 80 orang yang selamat dalam sekoci ditemukan 150Km dari lokasi kejadian karamnya Tampomas. Estimasi tim menyebutkan 431 tewas (143 ditemukan mayatnya dan 288 hilang/karam bersama kapal) dan 753 berhasil diselamatkan. Sumber lain (pemerintah?) menyebutkan 666 tewas.

Kapal yang dinakhodai oleh Kapten Rifai ini merupakan kapal pembelian dari Jepang. Isu yang beredar adalah kapal motor yang sudah berumur lebih dari 25 tahun yang dibeli dari Jepang (Screw Steamer 6073 tahun 1956 berukuran 6140 GRT [wikipedia]) yang dimodifikasi tahun 1971. Hasil investigasi kapal tersebut adalah kapal bekas yang dipoles dan dijual dengan harga dua kali lipatnya.

Tak ada pejabat yang bertanggung jawab, semuanya berujung dengan kesalahan awak kapal. Hasil penyidikan Kejaksaan Agung yang menugaskan Bob Rusli Efendi Nasution sebagai Kepala Tim Perkara pun tidak ada tuntutan kepada pejabat yang saat itu memerintah, salah satunya J.E. Habibie sebagai Sekretaris Ditjen Perla. Skandal ini kemudian ditutup-tutupi oleh pemerintahan Suharto-Habibie, kendati banyak tuntutan pengusutan dari sebagian anggota parlemen. Dalam suatu acara dengar pendapat yang diadakan oleh DPR-RI tentang kasus ini, Menteri Perhubungan menolak permintaan para wakil rakyat untuk menunjukkan laporan Bank Dunia yang merinci pembelian kapal bekas seharga US$8.5juta itu. Makelar kapal Tampomas II — Gregorius Hendra yang mengatur kontrak pembelian antara Jepang dan pemerintah Indonesia itu juga lepas dari tuntutan Kejaksaan Agung.

Setelah Tampomas pelayaran nasional mulai diwadahi dengan kapal yang lebih besar dan cukup mewah yaitu Kerinci, Kambuna, Umsini dan Rinjani. Dua kali saya pernah nongkrong 25 jam di dek belakang ruang kemudi KMP Rinjani selama perjalanan Tanjung Perak – Makassar, juga perjalanan pulangnya. Sekarang KMP Rinjani dihibahkan kepada TNI Angkatan Laut oleh PT Pelni.

Iwan Fals pun kemudian menulis lagu Celoteh Camar Tolol dan Cemar.

Api menjalar dari sebuah kapal
Jerit ketakutan keras melebihi
Gemuruh gelombang yang datang

Sejuta lumba-lumba mengawasi cemas
Risau camar membawa kabar Tampomas terbakar
Risau camar memberi saran Tampomas Dua tenggelam

Asap kematian dan bau daging terbakar
Terus menggelepar dalam ingatan
Hati kurasa bukan takdir Tuhan
Karena ku yakin itu tak mungkin

Korbankan ratusan jiwa
Mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa demi peringatan manusia

Bukan bukan itu
Aku rasa kita pun tahu
Petaka terjadi karena salah kita sendiri

Datangnya pertolongan yang sangat diharapkan
Bagai rindukan bulan
Lamban engkau pahlawan celoteh sang pawang

Bermacam alasan tak mau kami dengar
Di pelupuk mata hanya terlihat derita
Dan jerit penumpang kapal

Tampomas… sebuah kapal bekas
Tampomas… terbakar dilaut bebas
Tampomas… penumpang terjun bebas
Tampomas… beli lewat jalur culas
Tampomas… hati siapa yang tak panas
Tampomas… kasus ini harus tuntas
Tampomas… orang-orang jadi amblas

–Dari berbagai sumber.

Komentar

81 komentar untuk catatan 'Tragedi Karamnya KMP Tampomas II'

  1. #1
    gravatar

    so human error …

  2. #2
    gravatar

    sangat menyedihkan ya kejadiannya? maka dari itu faktor keselamatan penumpang sangat penting!

  3. #3
    gravatar

    Sungguh tragis kecelakaan sperti ini. Banyak memakan korban yg tidak bersalah.
    Salut untuk para survivor yg tabah menjalani hidupnya, yg ikhlas dan sabar.
    Doa kami panjatkan untuk korban meninggal dan hilang, semoga amal baiknya diterima oleh ALLAH SWT. Dan untuk orang2 yg ditinggalkan pun diberi kekuatan.

    Amin amin amin ya rabbal alamin.

  4. #4
    gravatar

    mana nii film tampomas 2,saya penasaran sama kejadian’a
    tolong difilmin dongg,gak usah takut sama para anggota parlement dll yg pada kaga punya otak cuma mikirin diri sendiri gak pernah mikirin nasip rakyat kecill.
    harus’a kalian mikir para orang” besar,
    indonesia sudah lama merdeka tapi kami belum merasakan kemerdekaan itu,
    masih banyak kemiskinan,dan belum ada’a kesejahteraan untuk rakyat kecil.
    jgn cuma bisanya makan duit rakyat doang tolong benahi negara ini
    jancukk buat para koruptor.
    gw doain hidup lu n keluarga lu gak akan bisa tenang sampai akherat!!!

  5. #5
    gravatar

    berharap ada produser yg mw memfilmkan tragedi ini

    by. anak dari penyanyi lagu salam terakhir di tampomas 2

  6. #6
    gravatar

    berharap tragedy ini di filmkan
    saksi hidup masih ada
    yang naynyi lagu salam terakhir masih ada mr. velly bukan ferry seperti dikutp
    siap memberi kesaksian
    info hub :

    billy_runtukahu@ymail.com

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.


%d blogger menyukai ini: