Duet Dalang Kondang
Senin, 24 Januari 2005M
12 Dzulhijjah 1425H
- Tracking System
- International phone card
Kemarin malam saya tertawa terpingkal-pingkal menonton acara televisi Duet Dalang Kondang di stasiun TPI sebagai acara dalam rangka ulang tahun stasiun tersebut yang ke-14. Dua dalang tersebut adalah perwakilan dua kebudayaan adiluhung di pulau Jawa, yaitu mémang jék nong! Asep Sunandar Sunarya dan pancén oyé! Ki Manteb Soedarsono. Acara tersebut juga didukung pelawak kondang seperti Jojon, Gogon, Timbul dan Kang Ibing, serta Oneng Rieke Dyah Pitaloka dan Misye Arsita.
Sebuah acara unik yang yang bisa saja gagal total jika materi dan dialog tidak bisa dipadukan secara sempurna, ternyata berhasil dengan baik, mungkin karena mereka semua adalah senior dalam profesinya masing-masing sehingga dengan mudah lawakan yang berbeda kultur dipadukan dalam satu panggung, tentunya lawakan baku yang bersifat slapstick dan plesetan ejaan selalu mengiringi dialog.
Pendukung acara tetap tampil dengan busana andalannya, Jojon dengan kaos dan celana lutut hitam, Gogon dengan pakaian Srimulatnya dan Kang Ibing dengan kaos, sarung dan pecinya. Oneng tampil dengan kemampuan menarinya, meskipun menyajikan tarian konyol namun terlihat kemampuan dasarnya dalam menari Jaipong.
Bravo untuk TPI!
Senin, 24 Januari 2005 @ 23:52
Using
Walah.. abdi sirik euy.. Mang Asep Sunarya teh paporit sayah. Katambihan si Oneng sareng kang Ibing..woah… pasti odjreng bin manteb euy lawakan-na. Cobian atuh direlay, kang Jay!
Selasa, 25 Januari 2005 @ 0:34
Using
Eta neng Oneng na Bajaj Bajuri? Ngibing Euy:D
Selasa, 25 Januari 2005 @ 18:29
Using
sempet nonton sebentar tapi langsung pindah ke mode AV.. nonton Ocean 11 & 12 (lagi!)
Kamis, 27 Januari 2005 @ 20:46
Using
dulu waktu di indo ada TPI tapi aku gak suka lho sama acaranya:S
Senin, 12 November 2007 @ 18:14
Using
Kang punten ngarerepot yeuh… pami akang gaduh akses ka Kang Ibing abdi peryogi alamat e-mail na, or naon we lah situs web/blog na atuh, diantos e-mail na kang pami gaduh abdi ngepans pisan yeuh aya peryogi
Senin, 26 November 2007 @ 2:23
Using
saya berasumsi bahwa stlh membaca babad sunda [susunan daerah ]dari mulai kerajaan 2x hingga sekarang [negara yg berazazkan pancasila] dan dari penayangan dualisme dalang dan panakawan tsb ,saya sedikit memberikan asumsi bahwa kita harus bersatu “,dari barat ,tengah,dan timur [B ,T , T] NKRI .dan kita jangan seperti burung BeTeT yg hanya pinter ngomong ,tapi kita harus bersatu dlm membangun negara ini , supaya negara ini tidak BuTuT [jelek atau hina]di / mukaan bumi ini[ wajah dunia ]karena setiap mahluk hidup mendambakan perdamaian. mari kita mulai dari diri kita sendiri “. Wasalam.