Roy Suryo Memancing di Air Duka
Senin, 10 Januari 2005M
28 Dzulqaidah 1425H
- Download mp3
- International phone card
- Baufinanzierung
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Real Time GPS Vehicle Tracking Live Tracking 10 Second Updates
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Waduh, satu lagi yang-katanya-pakar KRMTRSN berceloteh lagi di suratkabar Suara Merdeka. Kali ini dengan nada emosional menuduh tim IT-KPU sebagai pahlawan kesiangan.
“Pahlawan Kesiangan? Julukan yang paling pantas diberikan kepada para ‘pahlawan-pahlawan kesiangan’ bernama Tim TI-KPU itu di daerah bencana. Mengapa begitu, karena baru hari-hari ini saja mereka terjun langsung ke lapangan, ” kata Drs KRMT Roy Suryo Notodiprojo, pakar komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menanggapi Tim TI KPU yang ingin ikut membantu infrastruktur telekomunikasi di daerah bencana, Kamis (7/1).
hi roy!
Saat orang lain bahkan dunia berduka dan bergerak terjun membantu korban Aceh, KRMTRSN hanya bisa OMDO! Nada emosional kepada mereka yang membantu Aceh tidak lebih dari sebuah upaya mencari popularitas di dalam suasana duka. Roy Suryo memang cocok menjadi pakar Komunikasi Popularitas!
Dalam siaran persnya Roy Suryo menyebutkan, kesiangan karena perangkat yang mereka gunakan hanyalah telepon satelit alias sebuah perangkat yang memang sudah jauh-jauh hari dia usulkan. Bahkan semenjak 3-4 jam setelah kejadian gempa dan badai tsunami (Minggu 26/12), melalui radio swasta yang mengontak dia langsung saat itu juga.
KRMTRSN sebagai individu sangat suka dengan siaran pers, saya melihat ini sebagai upaya mencari popularitas juga. Kenapa harus siaran pers? Sebab ia tak suka menulis, hanya ingin bersaing dengan mereka yang sering diliput oleh acara-acara infotainment di televisi.
KRMTRSN juga sepertinya buta informasi, 9 Desember 2004 seluruh perangkat komunikasi satelit KPU diserahkan kepada Depdagri.
Popularity: 7% [?]
Senin, 10 Januari 2005 @ 11:49
first hi roy!
Senin, 10 Januari 2005 @ 12:05
second hi roy!
Senin, 10 Januari 2005 @ 12:07
third hi roy!
kok gak sekalian bikin konperensi pers di aceh aja? biar ditabok rame2
Senin, 10 Januari 2005 @ 12:16
emang dia tahu aceh ada di mana? dia pakar popularitas, bukan pakar geografi.
hi delon!
Senin, 10 Januari 2005 @ 12:35
hi pak kumis!
Senin, 10 Januari 2005 @ 13:06
telat ouy
yang penting hi roy!
Senin, 10 Januari 2005 @ 14:17
yah.. telat jugak nih…
hi roy!
Senin, 10 Januari 2005 @ 14:28
sebenarnya dia berniat baik lho, mau keliling Indonesia ngumpulin henpon satelit buat dibawa ke Aceh

kapan mau brangkat oy? kayaknya elo bisa selesai ngumpulin & nyampe Aceh taon 2038 deh
Senin, 10 Januari 2005 @ 14:58
pelawak sejati, salut!
”Pahlawan Kesiangan? Julukan yang paling pantas diberikan kepada para ‘pahlawan-pahlawan kesiangan’ bernama Tim TI-KPU itu di daerah bencana. Mengapa begitu, karena baru hari-hari ini saja mereka terjun langsung ke lapangan, ” kata Drs KRMT Roy …
Senin, 10 Januari 2005 @ 17:43
hi oy!
paen?
Senin, 10 Januari 2005 @ 19:46
Noda Kemanusiaan
Akhir tahun lalu gue sempet nonton The Human Stain yang maen Anthony Hopkins dan Nicole Kidman. Film yang berasal dari novel dengan judul yang sama ini bercerita tentang hidup seorang kulit hitam, yang saking putihnya warna kulitnya, dia bisa berpura-p…
Senin, 10 Januari 2005 @ 22:33
hi roy!
*biarin dibilang telat*
Senin, 10 Januari 2005 @ 23:20
Internet Merespon Roy Suryo
Pada hari ini sebuah artikel di harian [Suara Merdeka](http://www.suaramerdeka.com) menjadi pusat perhatian komunitas Internet Indonesia. Artikel yang dimaksud berjudul [TI-KPU Pahlawan Kesiangan](http://www.suaramerdeka.com/harian/0501/08/ked07.htm). …
Senin, 10 Januari 2005 @ 23:53
Coba cari pake kata kunci “perentang-perenteng” di Google.
Hebat gak om elo yang satu ini? Dia bisa memperkenalkan kata baru ke Google. Satu-satunya entri!
Selasa, 11 Januari 2005 @ 6:54
‘Blog itu satu trend saja.’ Bah!
“Blog itu satu tren saja. Jadi, seperti agenda yang bisa ditulisi macam-macam. Saya melihat blog sendiri kebanyakan masih berupa katarsis…
Jumat, 14 Januari 2005 @ 10:16
kkan bahwa Roy Suryo benar-benar seseorang yang haus akan popularitas, bahkan menurut Jay, Roy Suryo memancing di air duka. Ia tega memanfaatkan tragedi Aceh untuk [...]
Selasa, 18 Januari 2005 @ 2:24
roy suryo itu siapa sih?
Kamis, 27 Januari 2005 @ 18:02
test
Jumat, 28 Januari 2005 @ 8:50
Plis deh Roy!
Selasa, 1 Februari 2005 @ 0:10
cantik untuk menjadikan dirinya eksis sebagai pakar multimedia?”, “Siapa yang memancing di air duka gempa bumi dan tsunami di Aceh?”. Mungkin pe [...]
Senin, 14 Februari 2005 @ 15:55
tweenty hi roy!
Sabtu, 28 Mei 2005 @ 11:21
salam kenalnya dari munardi. setelah melihat-lihat homepage anda saya berkomentar bahwa homepage yang baru saya buat jauh dari kata sempurna bila dibandingkan dengan yang anda punyai.
saya juga lagi belajar membuatnya
semoga saja dengan mengunjungi punya anda saya punya inspirasi baru
terimakasi
Selasa, 23 Agustus 2005 @ 14:14
Semoga saja yang bernama Roy Suryo segera diberi hidayah oleh Alloh SWT. Agar bias kembali ke jalan yang benar, amin…. Kasihan banget, dia orang yang sesat jalan hidupnya.
Selasa, 13 September 2005 @ 10:55
Pakar IT bidang kosmetik, demennya ya ngeceng, dari dulu yang namanya ngeceng ya gitu itu [N]o [A]ction [T]alk [O]nly…
Selasa, 4 Oktober 2005 @ 16:13
Hehe ntar HP satelitnya jangan pake SQL entar berubah jadi partai kolor ijo…
Minggu, 11 Juni 2006 @ 12:04
hi roy!
Kamis, 17 Agustus 2006 @ 12:21
anak muda yg sering nongkrong di room4bali aku ingin jadikan semua sebagai temen hiiiiiiiiiiiii
Sabtu, 6 Januari 2007 @ 19:14
Hi Roy..!!! kutu busuk satu ini memang bisanya cuma lompat2 doang, otaknya dangkal, pengetahuan terbatas sok mau ngaku jadi pakar..
Kalo deket sini gw tabok pala lo Roy..!!!
Sabtu, 20 Januari 2007 @ 21:33
ada yang tau situsnya bang roy? saya mau belajar carding ama dia
Senin, 12 Februari 2007 @ 14:13
setelah sempat ngikuti perkembangan spesies yg satu ini dan menyimak beberapa jawaban dan pernyataannya di tv, ternyata kebanyakan pernyataannya emang standar2 saja dan ngambang. bahkan cenderung berpola “othak athik gathuk”. artinya, tidak ada bobot yg mencirikan aspek bhw yg dibicarakan tsb bersifat IT, dan sejenisnya. atau secara ekstrimnya gini, anak kecil juga tau dan nggak perlu harus minta pendapat roy suryo.
misalnya, di acara tv “empat mata” trans 7 beberapa waktu lalu ‘pakar’ ini ditanya apakah bertransaksi via atm ataupun internet banking beresiko kena hacking dan sebagainya. lalu jawaban dia gak nyambung. menurut dia intinya bukan soal kena hacking atau tidak, tapi keamanan diri dari orang yg melakukan transaksi itu pada saat berada di atm atau warnet dari ancaman penodongan, dan sebagainya.
lalu soal jatuhnya pesawat adam air. di tv dia pernah bilang tentang adanya sinyal ponsel dari penumpang adam air lalu dia bilang bahwa penumpang adam air masih ada yg selamat. sebuah komentar spekulatif yg lebih pas diucapkan oleh seorang dukun.
lalu soal konfirmasi foto bugil artis2 tertentu. nggak perlu roy suryo pun orang yg tau fotografi juga ngerti itu foto asli atau bukan. saya sependapat bahwa atribut pakar dan sejenisnya emang hasil karbitan media. media berpotensi merekayasa suatu realitas menjadi ‘realitas baru’ yg justru bukan realitas sebenarnya. itulah fenomena hiperrealitas seperti pernah digagas oleh jean baudrillard. kasus roy suryo ini adalah salah satu contoh hiperrealitas dalam media khususnya televisi. jika mau, bisa diteliti untuk bahan tesis. 

Kamis, 15 Februari 2007 @ 5:35
1.walah… walahh.. Roy2, lo emang pakarnya PelaWak sejatI… SALUT

Capek gwe NgiKutin Tingkah Lu yang Gak Tau DiRi!!! KasiAn Roy.. Kasian, BanGsa Ini UdaH lAmA di jAjaH ama YAng nAmaNya PemBoDohaN mASaL.. Masa iya Lu maSih teGa-teGAnya nAmbah-namBAhin pEnjAjahan yang gaK tau kApan BerAkhirnYA cuma untuk meMpoPuleRkan diri Lu sendIri… Ah TApi percumA gwe Terusin tuLisan Ini, tOh si Roy gak Bakal oNline (ntah Malu Atau Lage siBuk Nyoba2 teKnoloGi baru uNtuk perSIapan LawAkannya lagi). Gwe tuNggu SquEl-nya ROY!
2.untuk vIrus-Virusan ke sini aja -> http://priyadi.net/archives/2006/04/18/linux-dan-virus/
Kamis, 15 Februari 2007 @ 12:41
Dan sebenarnya ukuran ‘kepakaran’ orang ini sudah terjelaskan secara eksplisit jika melihat jenis komunitas dimana ia sering diundang menjadi, katakanlah, ‘narasumber’ di teve-teve, yaitu komunitas artis yg umumnya masih awam, jika tak bisa dibilang dungu, dlm hal pengetahuan IT termasuk ketika mereka harus agak menggunakan otaknya utk mencerna hal-hal yg berbau teknis.
Saking awamnya, bukan tidak mungkin jika artis-artis dungu tsb lalu menelan mentah2 apapun yg keluar dari bacot si ‘pakar’.
Ekstremnya, mereka dikibulin juga ngga tau. Ibarat ngoceh di tengah kambing congek. Semua manggut-manggut. Dengan komunitas yg mutunya macam itu sang ‘pakar’ tentu saja makin pede. Orang dungu jadi tidak kliatan kedunguannya karena ngumpulnya selalu dg orang-orang paling dungu. Kalangan artis itu kan lapisan masyarakat paling dungu dalam tipologi masyarakat Indonesia.
Makanya ‘pakar’ model begini akan sebisa mungkin menghindar jika misalnya suatu saat akan diplot dalam forum yg menghadirkan, misalnya, orang seperti Onno W. Purbo. Janganlah, bisa terkencing-kencing ‘pakar’ kita ini.
Kamis, 1 Maret 2007 @ 22:43
hi Roy…
telat ra popo wes..
wakakakakakaka
Kamis, 22 Maret 2007 @ 20:34
bang Roy…..??/ mmmm.. barusan saya liat dia d trans TV…
dia mraktekin cara edit foto.. dan dia jg bilang kalau ada program yang bisa mengetahui data (tanggal,bulan,tahun)sebuah file foto. dia bilang programnya METADATA…. teryata program itu ngak bisa buat nyari data (tanggal,bulan,tahun)pada file jpeg. METADATA.. hanya bisa membaca file2 dari microsoft Office saja..
Sabtu, 14 April 2007 @ 5:30
telat yo???
ben lah..
kacian mas roy… mbok mas roy mbuktiin aja dengan bikin pilem ato gambar yang udah di modip abis terus suruh orang2 yang memaki caci mas roy ngebedain mana yang boongan dan mana yang palsu…
wakakakakak
Selasa, 31 Juli 2007 @ 13:06
saya akanh mengomentari baris :”Drs KRMT Roy Suryo Notodiprojo, pakar komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM)” sebetulnya dia pernah tercatat sebagai pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM, mengajar fotografi untuk beberapa semester namun tidak berstatus sebagai dosen tetap UGM. silahkan baca http://id.wikipedia.org/wiki/Roy_Suryo
Selasa, 7 Agustus 2007 @ 11:53
roy suryo…kacian d lo…maksud ati pengen jadi menristek dg mengklaim dirinya sebagai penemu lagu Indonesia Raya versi 3 stanza di internet (katanya seh server belanda huaahuaha…), pdhal orang2 awam aja udah banyak yg di situs youtube, bahkan di buku2 pelajaran sejarah jadul aja udah ada teks lagu Indonesia Raya yg versi 3 stanza itu kok.
Dg bacotnya yg gede berani2nya dia mengatakan kl dirinya telah melakukan riset dg tim IT Air Putih, padahal belakangan disanggah oleh Tim Air Putih kalo mereka secara institusi maupun individual ga pernah bekerja sama ataupun melakukan riset penelitian arsip sejarah di internet dg om kumis ini hehe…bisa dibayangin betapa galaunya perasaan om kumis kita ini krn dia bahkan udah ketemu ama Menbudpar n Mensesneg.
Presiden SBY melalui jubirnya akhirnya pun menyatakan kalo lagu Indonesia Raya yg kita nyanyikan skrg ga akan diganti oleh temuan roy suryo alias sii OMDO ini.
Om kumis ini kl mau cari sensasi mendingan jadi artis atau penyanyi dangdut aja, pasti sering msk tv terutama acara infotainment hehe…
Selasa, 7 Agustus 2007 @ 14:37
Mister 68% gak pernah kapok cari sensasi… entah berapa trick kotor lagi yang disimpan di kantongnya. Mari kita menunggu skandal seks atau bencana berikut…
Kamis, 9 Agustus 2007 @ 13:18
keliatan klo roy suryo bukan pakar pakar,,,,
hanya komentarnya saja yang rada pakar-pakaran
roy lebih cocok menjadi pakar,,,, pakarate,, pakarena atau parakang
Sabtu, 11 Agustus 2007 @ 0:11
ROY-SURYO….bener2 cari popularitas….aksi2 sampah nya mulai kumat kayanya
Sabtu, 11 Agustus 2007 @ 10:01
Dia memang pakar-pakaran koq. Bukan pakar beneran. Kalau pakar beneran pasti sudah ada karya nya yang di publis dan berguna bagi nusa dan bangsa ini.
Rabu, 29 Agustus 2007 @ 13:19
Roy terlalu hiperaktif…
Rabu, 29 Agustus 2007 @ 13:26
1. klik kanan pada file gambar, pilih properties, disana bisa dilihat property dari foto tersebut, diambil menggunakan kamera apa, atau hp apa, ukurannya berapa, dsb, ga usah pake software yg macem2.
2. susah juga mendengarkan apa yang disampaikan pihak sony ericsson di e-life style yang ditayangkan oleh metro tv, roy suryo ikut2an memberikan komentar, pantas sih, toh dia sbg komentatornya, tapi adakah kesempatan orang tuk menjelaskan sesuatu tuk masyarakat? banyak omong sih dia…
3. kalo ga salah waktu aku sma (1997-1999) udah pernah tau lirik indonesia raya versi 3 itu :P
4. analisa dulu segalanya, baru sampaikan hasilnya, jgn sampaikan hasilnya dulu baru dianalisa
Kamis, 6 September 2007 @ 11:44
ROY….
si SKEPTIS yang ANEH..
dasar BADUT-BADUT….
Sabtu, 5 April 2008 @ 14:23
heran d liad mas roy ini ??
pak Onno W. Purbo aj yang dah ilmu se tinggi langit ndak banyak omong..
nah ini orang, baru bisa sotosop dikid gaya nya dah ketinggian!
hahahahahaha~
Senin, 26 Mei 2008 @ 0:25
Brsan liat ditranstoejoe, Si artis katanya bisa mbedain mana cermin satu arah mana cermin 2 arah hanya dengan tempel kuku jari. wakakakwkkakakkkawkakkwkakawkakakwka semua juga tau itu adalah hoax. lucunya si roy similikiti ini turut mengamini..wakawkawkakwkawkkawkka bah..!!!
Rabu, 9 Juli 2008 @ 4:40
hi roy tunjukin karya besarmu bukan omong kosong mu
anak tk aja bisa kalo ngomong gak karuan gitu
kalo comment yang bermanfaat donk buat kemajuan bangsa
eh btw mas roy ini cocoknya jadi dukun marketing aj
coz banyak analisa yang salah….cuma pake ilmu kira2 kali ha….ha…
tu orang masih berani gak ya kalo di temuin dengan master onno w purbo
di acara tv yang bukan acara gosip….pasti dia langsung pinjem motornya
komeng jupiter Z nya buat huuuuzzz…..ngacir deh he…he…
Senin, 28 Juli 2008 @ 10:22
Buat Roy Kumis Njeketet kaya betet
Jgn suka ngurusin org n sok pinter.. padahal tong kosong aja…
seperti nantang Dedi Cobusier segala.. di sulap ama Dedi menjadi srigala berbulu tengik baru tau rasa loe…. mbok sadar.. udah byk yg tahu KEBOHONGAN mu.. WAKWAKWAKWAKWAK….
Sabtu, 20 Desember 2008 @ 15:23
Oh.. Kakekku Roy.. Aku kecewa padamu..