Bencana Aceh, Cermin Bagi Kehidupan Berbangsa Indonesia

Kamis, 6 Januari 2005M
24 Dzulqaidah 1425H

Judul di atas adalah sebuah email yang saya terima pagi ini, entah dari siapa karena saya tak mengenalnya, juga dengan to: yang banyak yang juga tidak saya kenali, satu orang pun. Berikut isi emailnya yang cukup panjang:

BENCANA ACEH, CERMIN BAGI KEHIDUPAN BERBANGSA INDONESIA
Agus Muldya – Indonesia Crime Prevention Council

I. PEMAHAMAN SOAL BENCANA

Aceh jika dilihat dari Istilah yang sudah di pahami banyak pihak adalah Serambi Mekah dan jika dilihat lebih jauh juga bukan hanya benar-benar dideklarasikan sebagai daerah yang kehidupan Islami di deklarasikan tetapi usaha kearah itu sedang diusahakan berjalan. Selain itu jika dilihat dari segi kehidupan Aceh jauh “lebih tertib” dibanding daerah-daerah lain termasuk sektor pariwisata dibandingkan dengan daerah Indonesia lainnya.

Apa maksud yang dikandung dari kejadian bencana ini?

Dalam pemahaman saya dan telah diungkapkan dalam tulisan berjudul “Jangan jadikan bencana di Aceh sebagai bencana yang lebih Besar” [dimuat di: http://www.selamatkan-indonesia.org], bahwa Indonesia saat ini sudah mengandung benih bencana-bencana yang jauh lebih dahsyat dari kejadian di Aceh. Oleh karenanya dalam kejadian bencana di daerah Aceh dalam pemahaman saya merupakan peringatan bagi Bangsa Indonesia dan umat manusia sedunia. Sebuah daerah yang kehidupannya jauh lebih tertib dari berbagai kawasan di dunia telah kena bencana yang sedemikian besar lalu bencana seperti apa yang akan terjadi kepada daerah lainnya di Indonesia dan dimuka bumi ini jika tidak bertaubat dan segera merubah kelakuannya?.

Umat manusia jangan lagi melihat bahwa Bencana Gempa Bumi dan Tsunami pada 26 Desember 2004 semata sebagai sesuatu yang hanya Indonesia tetapi mari kita lihat sebagai sebuah bencana umat manusia seluruh dunia karena negara yang terkena dampak secara langsung ada 10 s-d 12 Negara dan yang kena dampak tidak langsung terdapat puluhan negara lainnya karena warga negaranya ikut menjadi korban yang meninggal maupun cedera pada bencana ini. Sedangkan yang terkena dampak ekonominya jauh lebih besar lagi karena berkaitan dengan pariwisata di pantai di seluruh dunia dan pesan phycologis yang dibawa akibat bencana ini.

Proses penyelamatan dan rehabilitasi telah dilakukan pada daerah yang terkena bencana, sampai tgl 5 Januari 2005 sudah banyak kemajuannya dan semoga saja beban serta penderitaan saudara-saudara kita di Aceh semakin berkurang dan semakin cepat dapat kembali melanjutkan kehidupannya dalam keadaan yang lebih baik lagi. Mari kita support dan dorong semampu kita agar proses pemulihan semakin cepat dan hasilnya tepat.

Berbagai keputusan telah dibuat oleh pemerintah supaya pemulihan kehidupan segera terjadi. Dalam diskusi kami atas dasar masukan dari lapangan yang juga kontinyu karena ketika kawan-kawan di daerah blank spot maka tidak bisa dihubungi maka kami berharap masukan yang akan kami bahas disini menjadi diskusi banyak pihak sehingga hasilnya lebih tepat guna terutama bagi masyarakat Aceh yang terkena bencana.

II. SOAL RELOKASI PENDUDUK DAN PIKIRAN DASAR PENGORGANISIR

Kesan yang tertangkap bahwa proses relokasi ini berdasarkan pemikiran keamanan, effektifitas, effisiensi dan tepat guna sehingga ada kemungkinan para saudara kita yang terkena bencana akan direlokasi perumahannya ke bukit-bukit yang diharapkan jauh dari bencana Tsunami. Hal ini baik saja jika tepat, dan meringankan masyarakat disana. Hanya tolong dipikirkan juga bahwa dalam sebuah komunitas juga ada sebuah kebiasaan yang telah membudaya, adanya mata pencaharian yang telah menjadi tulang punggung kehidupan dan semuanya ini adalah modal sosial mereka didalam kehidupannya sehari-hari.

Saat ini jika ditanya apalagi dipaksa, mereka para korban Tsunami cenderung akan menurut terhadap apa-apa yang dilakukan terhadap mereka. Alasannya sedang trauma, kehilangan orientasi dan tidak tahu apalagi yang harus dilakukan selain bergerak agar survive. Oleh karenanya pihak yang berkompetenlah yang harus memfasilitasinya secara tepat dan bijak.

Ketika proses relokasi tidak pas maka bukan lagi hanya akan merubah budaya dan kehidupan saja yang akan jadi masalah di masa datang tetapi hal ini akan menjadikan para korban tsunami pada kondisi dimana mereka masuk kedalam kondisi yang bukan hanya asing buat mereka tetapi bisa menyengsarakannya dalam jangka panjang.

Fakta hancurnya beberapa daerah secara luas di Aceh telah juga secara nyata berdampak terhadap daerah lain terutama pada masyarakat yang berkehidupan di daerah pesisir hal ini lebih karena trauma dan kurangnya informasi mengenai Tsunami yang terbukti berdampak besar terhadap kehidupan umat manusia pada beberapa Negara yang terkena Tsunami.

Pikiran alternative dari fenomena alam tersebut sebagai tanda-tanda akan datangnya sesuatu yang luar biasa:

  • Gajah di Phuket Thailand ternyata memaksa dan berontak untuk lari keatas bukit ketika gempa sebelum Thusami terjadi sehingga beberapa orang yang sedang berada di atas Gajah selamat terbawa gajahnya.
  • Bebarapa korban Tsunami ternyata sebelum kejadian gempa dan tsunami mendapatkan petunjuk melalui mimpinya, seperti bermimpi lantai keramik di rumahnya lepas atau bermimpi heran karena banyaknya mobil jenasah disekitar rumahnya dan banyak lagi hal lainnya yang sekarang sedang digali dilapangan.
  • Beberapa hari sebelumnya di Jakarta dan sekitarnya telah ada tanda meteor jatuh disiang hari dan pada daerah tertentu terlihat bulan merah warnanya tidak seperti biasanya.
  • Beberapa saat sebelum terjadinya tsunami air laut turun dan banyak ikan menggelepar-gelepar sehingga menarik perhatian penduduk disekitar pantai untuk turun kelaut mengambil ikan atau mendekat kelaut karena fenomena alam yang luar biasa tersebut.
  • Pada bulan Oktober 2004, para ahli ITB telah mengingatkan akan kemungkinan terjadinya hal ini. Termasuk beberapa saat sebelum kejadian ada seorang ahli mengingatkan akan kemungkinan terjadinya tsunami tetapi tidak sempat menyebar luas dan dipercaya.

Ini adalah sebuah tanda-tanda yang terjadi ketika bencana akan datang ketika itu, hanya belum menjadi sebuah sinyal yang mampu menggerakan manusia untuk menghindari bencana tsunami. Sekarang sambil kita bergotong royong melakukan proses perbaikan dan penyelamatan terhadap segala sesuatu yang masih ada maka marilah kita sharing untuk mendapatkan sebuah petunjuk yang akan berguna bagi peradaban kita sekarang dan umat manusia di masa datang.

Fakta bahwa Indonesia berada pada perbatasan beberapa lempengan adalah fakta yang tidak bisa atau belum bisa kita rubah untuk menghindari bencana. Artinya suatu ketika pada waktunya yang tertentu kejadian seperti begeseknya lempengan dan menjadi sebuah bencana bisa saja terjadi lagi. Sekarang persoalannya bagaimana mengantisipasinya atau usaha mereduksi jumlah korban yang akan jatuh.

Pada beberapa Negara ternyata untuk mengurangi bencana dilakukan antisipasi penanaman pohon bakau untuk menahan abrasi pada kondisi normal dan mengurangi dampak tsunami ketika terjadi. Cara ini dikombinasi dengan pemasangan tembok beton yang tebal dan panjang untuk menahan terjangan Tsunami. Kondisi ini juga dikombinasikan dengan Ideanya Presiden RI sekarang dibangunnya sistim peringatan dini berdasarkan tekonologie sekaligus dengan sosialisasi pada masyarakat diseluruh Indonesia dengan memasukannya sebagai bagian dari pelajaran yang harus diketahui oleh orang Indonesia di bangku pendidikan.

Sekarang mari kita hitung bagaimana prosesnya agar supaya manfaatnya maksimal. Yang pasti dalam proses rehabilitasi kita semua harus mendengar dan memahami secara utuh para korban tsunami dan jika akan merelokasinya sebaiknya dilakukan sebuah proses Community Organisir dan community Development yang tepat. Artinya unsure kemanusiaan menjadi garda terdepan dan menjauhi konsep Return On Investment serta profit oriented sebagai tujuan utamanya. Saya yakin saat ini belum ada yang pernah melakukan proses yang berskala sangat raksasa seperti yang terjadi di Aceh dan kawasan beberapa Negara yang parah kena bencananya sehingga sangat tidak mudah melakukannya. Hanya lakukanlah yang terbaik setelah mendengar dan memahami kondisi yang sebenarnya ada dilapangan saat ini dan prediksinya kedepan.

III. JANGAN BERDEBAT APA YANG SUDAH TERJADI, CARI SOLUSI KE DEPAN

Hanya kita juga jangan terlalu takut karena fakta juga menunjukan pikiran-pikiran cerdas bangsa Indonesia dan masukan dari berbagai para ahli duniapun serta kerjasama berbagai bangsa di lapangan secara nyata. Contohnya:

  • Presiden RI, Ini Bencana Nasional, tanggap darurat, galang bantuan Masyarakat dan menugaskan Menko Kesra harus segera ada Di Aceh mulai tanggal 30 Des 2004 untuk menkoordinasikan penanganan secara langsung dan di back Up TNI-Polri.
  • Wapres berkali-kali lihat dan mempelajari kondisi lapangan dengan dibarengi para pembantunya dan mulai merumuskan dan membuat keputusan-keputusan penting agar proses penyelamatan dan rehabilitasi dan sekarang sedang berjalan.
  • KasAD, bersemboyan jangan banyak ngomong tapi banyak kerja dan hal ini disambut dengan pelaksanaan perintah dilapangan oleh para staf dan pasukannya. Dan disampaikan juga oleh salah seorang komandan daerahnya jangan lagi mengungkit yang kemarin tapi mari kita lihat yang diselesaikan sampai hari ini dan bersama-sama memperbaikinya untuk kedepan.
  • Sdr Surya Paloh dengan Metro TV nya menyiarkan live dan terus menerus selama seminggu sehingga masyarakat menyadari, prihatin dan tergugah untuk melakukan sesuatu yang terbaik buat saudaranya di Aceh. Termasuk juga usaha pencarian orang hilang sehingga beberapa orang telah ketemu dan bersatu kembali. Beberapa radio Swasta Elshinta, Jaknews, dsbnya. Termasuk juga banyak pengusaha yang langsung menyumbang ke berbagai tempat.
  • Rakyat Indonesia sangat luar biasa menunjukkan Solidaritasnya sampai bantuan yang sudah adapun tidak mampu diangkut ke daerah bencana dalam waktu singkat. Marilah kita lihat situasi ini dari segi positifnya. Betapa hebatnya Solidaritas bangsa Indonesia sehingga pantas saja jika Bangsa Indonesia bersatu tidak akan ada yang mampu menjajahnya dan mempermainkannya. Bukti bamboo runcing dan keberanian di jaman dahulu harus menginspirasi kita dan juga jangan mau kita di adu domba karena ketika politik devide at empera terjadi maka hancurlah kekuatan kita sebagai bangsa.
  • M Chatib Bisri dengan Cerdas mengatakan yang paling penting untuk Aceh agar proses rehabilitasi terjadi adalah: perbaiki jaringan listrik, jalan dan jaringan komunikasi.
  • Menko Kesra mengatakan bahwa yang harus segera tuntas adalah penguburan mayat, makanan dan obat-obatan tidak boleh kurang, masjid Baitul Rahman segera bisa dipakai shalat Jumat, pasar bisa segera berfungsi.
  • Sdr Fet/T menyampaikan dari sejak tanggal 27 bahwa operasinya harus operasi militer yang didukung para relawan jangan banyak diskusi tetapi langsung operasional, relawan harus bawa kebutuhan yang bukan hanya makanan dan obat-obatan saja tetapi juga alat kerja, relawan harus punya spesifikasi khusus, langsung bagi daerah sehingga bisa segera tercover. Gunakan pasukan zeni untuk menghubungkan jalan darat, dan jika perlu terjun dari udara dan kita harus sangat keras menentang” kawan-kawan yang semangatnya tinggi tetapi mengingat kondisi tubuh yang Cuma bisa nostalgia cerita lama karena dahulu biasa masuk-masuk ketempat yang sulit” untuk berangkat pada tahap awal serta diputuskan lamanya relawan minimal 3 minggu di lapangan dan jika ada sesuatu yang strategis maka ditarik ke Jakarta. Diluar itu disepakati tidak boleh dilakukan karena namanya jalan-jalan. [Maklum orang biasa sehingga biaya ke sana dan keputusan untuk meninggalkan pekerjaan sementara waktu saja beratnya luar biasa tapi begitulah pertimbangannya.]
  • Sdr Rah T, mengatakan bahwa jika kita sulit menentukan kebutuhan spesifikasi para relawan maka sekarang pada tanggal 27 kita kirim para relawan yang berhubungan dengan kebutuhan para medik maka ketika itu juga dengan sebuah protocol berangkatlah secara bertahap teman-teman yang punya keahlian.
  • Sdr D, menilai sampai hari ke dua tgl 27 Des dunia hanya menganggap bahwa Srilangka yang paling besar terkena bencana dan kondisi di Indonesia belum diketahui. Dengan melihat begitu maka dunia harus segera terinformasikan karena kerusakan yang sebenarnya belum terukur dan biasanya dalam bencana begini jika kendala evakuasi terjadi maka akan jatuh korban lagi karena berbagai hal sehingga atas jasa baik seorang tokoh partai anak-anak muda terkirimlah liputan actual dari lapangan kapada beberapa teman untuk diteruskan dan dijadikan penyadaran bahwa Bencana ini Luar biasa. Sejak hari kamis 29 dunia mulai berubah dan berbagai Negara langsung terjun datang ke lokasi untuk melakukan operasi kemanusiaan.
  • Beberapa kalangan sudah mengingatkan hati-hati terhadap bantuan harus transparan dan harus sampai.
  • Berbagai bangsa sekarang sedang kejasama dilapangan untuk berbagai hal: pengobatan, distribusi makanan dan obat-obatan, evakuasi dan lain-lainnya.

Berbagai pemimpin dunia juga sedang mencari jalan yang terbaik untuk penanggulangan bencana ini.

Saya tidak mampu merekam semuanya karena solidaritas dan kerja besar ini luar biasa terjadinya. Persoalannya sekarang adalah saya berharap bahwa Bangsa Indonesia harus yakin kembali bahwa kita sebenarnya berdaulat dan bangsa Indonesia menginginkan kebersamaan serta bangsa lainnya juga prihatin melihat, merasakan dan ingin tuirut serta ikut membantu akibat bencana kemansiaan ini.

IV. PENUTUP

Hal-hal diatas ditulis dimaksudkan untuk lebih mempersatukan kita sebagai sebuah bangsa dan jika bangsa yang bukan Indonesia membacanya maka dalam kerangka penyampaian bahwa kemunusiaanlah umat manusia dapat bersatu dan bekerja sama. Dan sebaiknya kita menghindarkan tindakan-tindakan yang dapat membuat bencana kemunusiaan.

Hal lain yang ingin disampaikan adalah Bencana Tsunami ini merupakan peringatan bukan hanya untuk bangsa Aceh dan Indonesia serta Negara-negara yang terkena bencana saja tetapi untuk seluruh umat manusia mengenai berbagai hal yang kita sendiri sebaiknya mengkajinya secara lebih mendalam.

Kehawatiran saya jika ini peringatan maka jika umat manusia atau kita tetap tidak berubah maka bencana yang jauh lebih besar akan terjadi. Tempat, Waktu, jenis bencana, besaran korban dan dampaknya belum bisa diprediksi tapi khusus untuk bangsa Indonesia tanda-tandanya telah disampaikan pada tulisan sebelum ini.

Akal-akalan dan fenomena yang telah terjadi diberbagai lapangan ketika penyelamatan dan rehabilitasi sedang dilakukan:

  1. Bantuan yang dibagikan tidak mungkin pakai nomor dan diidentifikasi sehingga pada kenyataannya biasanya dijuali kepada penadah dan masyarakat pada saat tertentu akan menemukan barang bantuan jadi barang dagangan. Untuk kali ini semoga terantisipasi karena pasar-pasar tradisionil telah mulai buka. Dan dalam beberapa hari kedepan pengaturan pendistribusian bantuan untuk daerah tertentu mekanismenya disesuaikan dengan perkembangan situasi dan diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan bantuan serta jumlahnya tepat bagi daerah-daerah tertentu sehingga kehidupan berangsur-angsur berjalan kearah normal.
  2. Tindakan pencegahan trafficking atau jualan anak-anak sudah di antisipasi semoga berhasil tepat guna. Hanya karena fakta-fakta ini melibatkan personil dari berbagai Negara dan dalam jumlah besar maka pengalaman-pengalaman perubahan social budaya disekitar pangkalan militer Negara-negara yang ada pangkalan militer asingnya perlu jadi pertimbangan. Jika pada mendapatkan kebahagiaan lahir batin syukur Alhamdullilah tetapi jika setelah kondisi ini banyak lagi yang mengalami persoalan-persoalan dalam kehidupan nya dan terjadi secara luas perlu diantisipasi. Hal ini tidak terlalu besar kemungkinannya jika operasinya paling lama 1 bulan tetapi melebihi 3 bulan, perlu lebih berhati-hati karena hal ini menyangkut soal pribadi.
  3. Di daerah lain ketika terjadi proses pembangunan akan muncul para pemilik rumah baru yang ikut daftar padahal sebelumnya tidak punya rumah di daerah tersebut sehingga bukan saja bermasalah tetapi akan menimbulkan kecemburuan dan ketidakadilan, oleh karenanya pengorganisasian dan pendataannya perlu cara-cara yang spesifik sesuai dengan budaya dan kebiasaan local. Dan semoga hal ini tidak terjadi di sana atau daerah-daerah yang hancur akibat bencana di Indonesia sekarang ini.
  4. Jika recovery kehidupan menemui kendala besar maka tingkat pencurian akan meningkat dan berkembang menjadi penjarahan. Jika semakin terlambat maka akan terjadi perebutan bahan-bahan yang penting bagi kehidupan sehari-hari. Indikasi sudah terbukanya pasar dan mengalirnya bantuan ke berbagai daerah semoga saja menghapus kemungkinan terjadi fenomena ini dalam skala besar.
  5. Prediksi fakta berdasarkan pikiran serta hati nurani terhadap sebuah daerah yang terjadi bencana maka jika fakta-fakta seperti bencana besar terjadi maka yang akan terjadi didalam daerah bencana dan di luar daerah bencana adalah sesuatu yang benar dan tepat. Sekarang selain kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia dan dunia sedang masuk ke sebuah fase baru sehingga terjadinya bencana ini juga menimbulkan berbagai berbagai ide dan tindakan dimana-mana yang jelas-jelas bertentangan dengan ketepatan dan nilai-nilai kebenaran.

Atas fakta-fakta dan prediksi-prediksi seperti itu maka sebaiknya kita semua mendorong kearah yang lebih baik.

  1. Apakah benar seluruh pihak dari luar negeri mewujudkan komitmennya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada sesame manusia yang kebetulan tinggalnya ditempat bencana sekarang?. Bagaimana mengikatnya serta menagihnya ketika ucapan berbeda dengan kenyataan lapangan nantinya? Apa jaminannya komitmen kemanusiaan itu termasuk moratorium akan dilaksanakan, bagaimana mekanismenya? Kenapa beberapa tokoh ragu Indonesia di bebaskan Hutangnya sepanjang bukan Indonesia yang minta dan di fasilitasi pemimpin para pemberi pinjaman?
  2. Atas dasar kemungkinan terjadinya pertemuan para pemimpin beberapa pemerintahan di Indonesia dan pikiran yang di sampaikan Pak Hassan Wirayudha bahwa aspirasi dan kebutuhan Negara yang terkena bencanalah yang harus menjadi pertimbangan para pihak yang ingin membantu bukan sebaliknya yang punya danalah yang menentukannya?! Ini perlu dijadikan pertimbangan matang karena beberapa teman sudah mengingatkan Presiden RI hanya sampai tingkatan publikasi di TV-TV Indonesia tetapi CNN dan BBC Colin Powel yang terlihat bermanufer sangat lincah dan cantik sehingga ada kesan menutupi opini atau berusaha memperbaiki Citra USA karena beberapa persoalan Dunia pada waktu-waktu sebelumnya?! Serta Colin Powel lah pemimpinnya?!. Walaupun barangkali kita juga jangan terlalu menilai berlebihan tapi harus jeli kali?
  3. Petinggi PBB mengingatkan sampaikah bantuan nantinya? Hal ini jika Cuma jadi wacana di antara bangsa Indonesia soal oarnag-orang yang ingin prosesnya benar dan dalam rangka mengingatkan. Jika ini menjadi semakin kuat untuk wacana dunia dan menjadi bahan kajian serius pemimpin dunia maka akan sangat mengganggu kedaulatan bangsa Indonesia jika Merekalah yang jadi penentunya tetapi tetap penting jika mereka hanya ingin bertanggung jawab kepada masyarakat dunia karena telah menggalang bantuan untuk Indonesia.
  4. Jangan ada fakta lagi di lapangan pada daerah bencana telah terjadi sesuatu hal yang tidak dapat dipertanggung jawabkan sehingga bukan hanya melukai hati saudara-saudara kita yang terkena bencana tetapi juga bisa membuat berbagai macam implikasi yang berbahaya yang menyangkut berbagai persoalan serta dapat menumbuhkan kemarahan. Oleh kerananya sebagai usulannya para korban bencanalah actor atau factor yang harus menjadi pertimbangan utama dengan mempertimbangkan resources dan masa depan daerah tersebut.
  5. Kerusakan ini sangat besar dan butuh waktu lama untuk recovery. Fakta lainnya tsunami ketika terjadi hampir selalu membawa korban yang besar kecuali ada antisipasi yang cukup. Faktanya ketika berulangnya kejadian setelah kurun waktu yang panjang sehingga pembelajaran kepada genarasi berikut sering tidak maksimal. Mari kita pikirkan sesuatu hal yang dapat kita sampaikan kepada generasi mendatang bangsa Indonesia. Soal antisipasi dan penanganannya sehingga korban tidak jatuh banyak lagi.

Pemikiran-pemikiran dari berbagai sumber ini dimaksudkan dalam rangka memotivasi minimal saya sendiri agar kiranya punya kekuatan untuk berbuat semampu-mampunya serta mengajak kita semua untuk melakukan perbuatan-perbuatan positif dengan landasan berpikir jangka panjang dengan tujuan agar Indonesia lebih aman dan kita termotivasi untuk lakukan sesuatu yang mendorong perbaikan-perbaikan dimanapun berada.

Walaupun pada salah sisi fakta-fakta yang ada telah menggambarkan bahwa ada bahaya besar didepan kita juga peringatan-peringatan yang telah disampaikan kepada bangsa Indonesia tetapi disisi lain kita juga melihat dan meresakan geliat solidaritas dan kebangsaan dari masyarakat diseluruh Indonesia untuk saling membantu. Kita tentunya menginginkan kejadian-kejadian ini sebagai dorongan yang mengarahkan Indonesia menuju situasi yang lebih baik. khususnya dalam bidang yang saya geluti diharapkan membawa kepada situasi dimana masyarakatnya lebih mengenal bahaya-bahaya yang mengancamnya dan secara bertahap memahami dan melakukan tindakan-tindakan yang dapat menyelamatkan dirinya, keluarganya, masyarakatnya dan bangsanya.

Sangat disadari bukanlah merupakan yang mudah untuk melakukan hal ini tetapi mengingat situasi dunia dan peradaban sudah demikian rumit maka tidak ada jalan lain kebersamaan kita lah yang akan mewujudkan kebaikan itu semua atau semua ini hanya jadi angan-angan dan wacana saja. Keyakinan saya melihat bahwa hal ini bisa terwujud adalah semakin munculnya kesadaran bahwa yang paling penting itu adalah memanusiakan manusia dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan telah merambah dan menjadi kesadaran yang bangkit kembali.

Fakta-fakta lain yang terjadi pada daerah-daerah konflik dan kelihatannya telah memasuki fase dimana para pihak semakin sulit untuk melepaskan diri dari konflik sesuai perhitungannya maka sangat mungkin terjadinya bencana kemanusiaan akibat penggunaan berbagai senjata yang sangat berbahaya. Konflik-konflik besar telah mampu menggalang kekuataan dunia Issue awalanya adalah demi kemanusiaan bencana besar akibat Gempa dan Tsunami 26 Desember 2004 juga Insya Allah dapat mempersatukan dunia untuk kepentingan kemanusiaan. Kedua-duanya sama-sama dikhawatirkan ditumpangi berbagai kepentingan. Hanya semoga saja akhirnya kepentingan kemanusiaanlah yang muncul.

Harapan saya ketika kesadaran itu makin jadi sesuatu yang aplikatif semoga bersamaan dengan berkembangnya sector riel sehingga hanya yang benar-benar tidak dapat lepas lah yang tetap berbuat tidak baik sedangkan yang atas kesadaran kurang, kebencian atau persoalan ekonomi berubah menjadi penganjur dan pemimpin untuk berbuat baik.

Mohon maaf jika ada kekurangan. Semoga bermanfaat dan kita bisa sharing terus supaya kondisi semakin baik. terima kasih juga kepada para teman yang memberikan masukan yang berharga dengan melaui berbagai cara. Semoga anda semua dalam kondisi yang semakin hari semakin baik.

05 Januari 2005

Catatan Yang Mungkin Terkait

Tidak ada isian yang terkait |

Komentar

15 komentar untuk catatan 'Bencana Aceh, Cermin Bagi Kehidupan Berbangsa Indonesia'

  1. #1
    gravatar

    itu yang dibilang peringatan bulan oktober 2004 mungkin maksudnya oktober 2003 kali ya?

  2. #2
    gravatar

    Menurut saya, mencoba menghubung-hubungkan bencana dengan masalah keagamaan adalah kurang pada tempatnya. Akan lbh baik jika lebih fokus pada usaha pemulihan di lokasi dan usaha pencegahan untuk menghadapi kemungkinan bencana lain di kemudian hari. Misalnya, dengan mempelajari tanda-tanda akan terjadi bencana semacam gelombang tsunami itu. IMHO.:)

  3. #3
    gravatar

    kok gue eneg ya bacanya?

    point I, cukup deh prasangka-prasangka dan ramalan-ramalan ‘bencana yang lebih besar lagi’. bencana itu terjadi, shit happened. get over it, recover quick.

    apalagi point II yang dihubung-hubungkan dengan mimpi dan bau-bau mistis. bulan merah itu fenomena NORMAL. duh, mau jadi apa bangsa ini.

    point III. mementahkan point I dan II. ’nuff said.

    point IV. cukup deh cukup segala prasangka buruk dan sinisme ala indonesia. kita semua udah tahu resiko yang dihadapi, tapi ketimbang diulang-ulang terus dan bikin eneg, sodorilah solusi yang nyata dan jelas. kalau cuma bisa nulis dan menyodori fakta-fakta buruk aja, bukankah lebih baik diam?

    jujur, gue capek baca tulisan-tulisan begini. tapi ya, ini cuma opini pribadi aja kok.

  4. #4
    gravatar

    ya begitulah, gue cari tulisan ini di internet gak nemu, juga karena unsolicited-email jadi tidak diforward kemana-mana lagi.

    wah, tapi keyword “Agus Muldya” bisa nambah entrinya di google nih.

    soal bencana pasti selalu ada.
    soal gempa, tiap hari juga ada, lihat aja data BMG!

  5. #5
    gravatar

    sebelumnya saya minta maaf, sebenarnya saya ingin minta bantuan.
    saya punya tugas buat makalah tentang bencan tsunami di aceh yang menyangkut kemanusuiaan.oleh karena itu saya minta tolong dikasih bahannya.untuk itu saya mngucapkan trima kasih.

  6. #6
    gravatar

    sebelumnya saya minta maaf, sebenarnya saya ingin minta bantuan.
    saya punya tugas buat makalah tentang bencan tsunami di aceh yang menyangkut kemanusuiaan.oleh karena itu saya minta tolong dikasih bahannya.untuk itu saya mngucapkan trima kasih.

    nb: bahan makalahnya di balas ke email saya

  7. #7
    gravatar

    saya juga sedang nyari tugas gimana pencegahan bencana secara dini. tapi artikel ini cukup sistematis meski ada yang dikaitkan dengan hal yang kurang logis. however…….trimakasih banyak, matur nuwun………

  8. #8
    gravatar

    1. Ya klo udah terjadi untuk apa dibahas lagi, karena tidak membuat keadaan menjadi lebih baik.
    2. Lebih baik mohon ampun sama Yang Maha Kuasa ( Khalik Langit dan Bumi) selagi kita diberi kesempatan.
    3. Sebenarnya kami juga lagi nyari makalah tentang aceh kebetulan terbaca makalah ini…dan ini kurang baik untuk di baca. karena ga etis.
    4. Yang terpenting adalah tindakan kita bukan tulisan kita ok….
    5. Maaf Ya klo komentarnya berlebihan….. ga nyambung lagi…
    :)

    Salam

  9. #9
    gravatar

    lumayan

  10. #10
    gravatar

    terima kasih atas bantuan bahan makalah ini, tetapi kurang banyak bahan yang dipaparkan, maka dari itu saya boleh minta bahan yang lanjutannya? makasih

  11. #11
    gravatar

    ass.saya punya tugas yang mendesak tentang kerjasam internasional, kedaulatan NKRI, kaitannya dengan bantuan pihak asing yang ada di aceh pasca tsunami..tolong kirim ke E-mail saya ya…makasih

  12. #12
    gravatar

    saya sedang menyusun skripsi tentang program relokasi korban tsunami di meulaboh aceh barat. sya sangat memerlukan bantuan bahan menyangkut skripsi saya tersebut… thaks

  13. #13
    gravatar

    bangunkanlah jiwa bumi aceh, kurindu hijaumu, ooooooooooh cut memey, beserta cantiknya paras alammu, bangunlah dari tidurmu, semua kan pecah dan menari, mengiringi kebangkitanmu wahai bumi pertiwi, yang nan indah permai, gilar-gilar, doaku senantiasa memberkatimu, bang toyib balilah, salam buat:saudara-saudaraku yang merasa mlewednya dan sedih hikmatnya martabat bangsa yang diinjak-injak, oleh\”penjajah indonesia\”, mati baen, ooooooooooi kak kerbau, kakak pertamamu menanti kepok istrimu, bitsu tong mengamuk, mengobrak-abrik bumi aceh, akeh wong meteng, janda-janda tua, anak-anak terlantar, kemiskinan, krisis moneter, pencabulan, pemerkosaan, perampokan, waspadalah-waspadalah, semoga jadi wasana buat para pendengar setoia radio \”gapura\”gagal punya selera, wis lah kesel.

  14. #14
    gravatar

    saya ada tugas persentasi, tentang pengaruh tsunami aceh terhadap luar negri. Saya harap Anda bisa membantu saya.Tolong kirim ke email saya, trima kasih…

  15. #15
    gravatar

    menurut saya dana bantuan sangat banyak dari donatur dulunya, kok sampai sekarang ngak ada perkembangan pada kemana uangnya tuh………??

    atau pemerintahnya ngak benar kali……
    tankh’s

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.