Tahun Baru 2005
Sabtu, 1 Januari 2005M
19 Dzulqaidah 1425H
- Tracking System
- International phone card
Tak sampai seminggu yang lalu saya berduka untuk Aceh.
Sore tadi saya bergembira menerima secuil rejeki materi. Secuil dari secuil kusisihkan untuk mereka yang menderita. Maafkan, itu tak akan cukup mengganti penderitaan.
Malam tadi saya mendengar berita buruk dari seorang teman, secuil kedua saya sisihkan untuknya. Maafkan, itu tak akan cukup untuk sebuah persahabatan.
Dua jam sebelum tengah malam saya lewati kerumunan hura-hura jalan Dago, sedih di antara pekaknya terompet dan pengapnya knalpot. Kamera pun urung dikeluarkan.
Tahun baru telah tiba. Mari kembali prihatin untuk mereka yang menderita, untuk saudara kita di Aceh.
Demi kemanusiaan dan kebangsaan.
Sabtu, 1 Januari 2005 @ 0:39
Selamat tinggal 2004
Selamat tinggal 2004, selamat datang 2005.
Semoga tahun ini jadi lebih baik dari tahun kemaren, semoga bencana alam tahun ini lebih sedikit dari tahun kemaren.
Amin
Minggu, 2 Januari 2005 @ 2:28
Using
Ya, terkadang ‘happy’ dan ‘new year’ saling bertolak belakang… makanya tahun ini saya nggak ngasih selamat Jay.