Januari 2005

Khairuddin Barbarossa

Senin, 31 Januari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 51 komentar »

Barbarossa artinya janggut merah. Orang besar yang berjanggut merah dalam sejarah dunia ada tiga, yaitu kaisar Frederick I Romawi (1123-1190) dan kakak beradik Aruj dan Khairuddin dari Turki. Khairuddin Barbarossa

Islam pernah mengisi peradaban tingkat tinggi di Andalusia, kebudayaan, filsafat (sains) dan teknologi (terutama struktur dan arsitektur) lahir di wilayah semenanjung Iberia (Spanyol) tersebut. Thariq bin Ziyad yang membawa misi Islam diabadikan menjadi nama gunung di semenanjung tersebut, yaitu Jabal Thariq yang diucapkan orang barat menjadi Gibraltar (kini berada di bawah kekuasaan Inggris). Sebuah gunung di dekat selat yang menghubungkan samudera Atlantik dengan Laut Tengah. Bangsa barat (Eropa) tercengang dengan kemajuan Andalusia, Cordoba, Granada dan Sevilla setelah dipimpin Bani Abbasiyah pada tahun 756M. Umat Islam, Kristen dan Yahudi hidup rukun selama dua abad lebih di saat itu. Baca selengkapnya »

Popularity: 5% [?]

Undangan Workshop Tim Arsitek untuk Aceh

Jumat, 28 Januari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 2 komentar »

Bersama ini kami mengundang rekan-rekan sekalian untuk hadir dalam acara studio bersama/lokakarya yang diselenggarakan pada:
Hari/tanggal: Sabtu, 29 Januari 2005
Waktu: 10.00 – 18.00 WIB
Tempat: Departemen Arsitektur ITB, Jl. Ganesha 10, Labtek IX-B.
Acara:
10.00 – 10.10 Pembukaan
10.10 – 10.30 Selayang Pandang Kondisi Aceh Pasca Bencana (Erwinthon dkk.)
10.30 – 11.00 Diskusi
11.00 – 11.15 Visi dan Misi Sarembug (YAK Umbu)
11.15 – 13.15
Pengantar Studio Bersama
§ Aspek Sosial Budaya (menunggu konfirmasi)
§ Aspek Tata Ruang (Petrus Natalivan)
§ Aspek Bangunan dan Bahan (Indah Widiastuti)
§ Aspek Pembiayaan dan Pemanfaatan Sumber Daya (Parwoto D. Sugianto)
§ Aspek Organisasi dan Pemberdayaan Komunitas (Sri Probo Sudarmo)
§ Aspek Kepranataan (Tjuk Kuswartojo)
13.15 – 13.30 Istirahat
13.30 – 17.30 Studio Bersama
17.30 – 18.00 Kesimpulan dan Usulan Kerangka Kerja (Erwinthon P.N.)

Mohon konfirmasi kehadiran lewat SMS ke 0818209631

Popularity: 2% [?]

Duet Dalang Kondang

Senin, 24 Januari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 6 komentar »

Kemarin malam saya tertawa terpingkal-pingkal menonton acara televisi Duet Dalang Kondang di stasiun TPI sebagai acara dalam rangka ulang tahun stasiun tersebut yang ke-14. Dua dalang tersebut adalah perwakilan dua kebudayaan adiluhung di pulau Jawa, yaitu mémang jék nong! Asep Sunandar Sunarya dan pancén oyé! Ki Manteb Soedarsono. Acara tersebut juga didukung pelawak kondang seperti Jojon, Gogon, Timbul dan Kang Ibing, serta Oneng Rieke Dyah Pitaloka dan Misye Arsita.

Sebuah acara unik yang yang bisa saja gagal total jika materi dan dialog tidak bisa dipadukan secara sempurna, ternyata berhasil dengan baik, mungkin karena mereka semua adalah senior dalam profesinya masing-masing sehingga dengan mudah lawakan yang berbeda kultur dipadukan dalam satu panggung, tentunya lawakan baku yang bersifat slapstick dan plesetan ejaan selalu mengiringi dialog.

Pendukung acara tetap tampil dengan busana andalannya, Jojon dengan kaos dan celana lutut hitam, Gogon dengan pakaian Srimulatnya dan Kang Ibing dengan kaos, sarung dan pecinya. Oneng tampil dengan kemampuan menarinya, meskipun menyajikan tarian konyol namun terlihat kemampuan dasarnya dalam menari Jaipong.

Bravo untuk TPI!

Popularity: 3% [?]

Tragedi Karamnya KMP Tampomas II

Senin, 24 Januari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 69 komentar »

Kecelakaan pelayaran nasional yang cukup tragis di Indonesia adalah tenggelamnya kapal motor penumpang KMP Tampomas II di sekitar kepulauan Masalembo (114°25’60″BT — 5°30’0″LS) Laut Jawa (termasuk ke dalam wilayah administratif provinsi Jawa Timur). KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981, merenggut ratusan nyawa penumpangnya.

KMP Tampomas II saat terbakar

Tampomas II berlayar dari Jakarta menuju Sulawesi dengan membawa puluhan kendaraan roda empat, sepeda motor dan 1054 penumpang terdaftar serta 82 kru kapal. Perkiraan mengatakan total manusia di kapal tersebut adalah 1442 orang (perkiraan tambahan penumpang gelap). Dalam kondisi badai laut di malam hari tanggal 25 Januari beberapa bagian mesin mengalami kebocoran bahan bakar, diduga percikan api timbul dari puntung rokok yang melalui kipas ventilasi yang menjadi penyebab kebakaran. Para kru melihat dan gagal memadamkannya dengan tabung pemadam kebakaran portable. Api menjalar ke dek lain yang berisi muatan yang mudah terbakar, asap menjalar melalui jalur ventilasi dan tidak berhasil ditutup. Api semakin menjalar ke kompartemen mesin karena pintu dek terbuka. Selama dua jam tenaga utama mati, generator darurat pun gagal dan usaha memadamkan api seterusnya sudah tidak mungkin. Baca selengkapnya »

Popularity: 7% [?]

Supernova: Petir

Rabu, 19 Januari 2005 / ditulis dalam Tak Berkategori / 109 komentar »

Dee kembali meneruskan Supernova-nya dalam episode Supernova: Petir setelah dua buku sebelumnya yaitu Supernova: Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh dan Supernova: Akar. Episode Petir ini ringan sekaligus berat, ringan karena berat bukunya hanya 200 gram untuk 200 halaman (gak penting deh!), berat karena mahal dengan cetakan lux-nya (dikonversi ke dolar Amerika hanya $5, 5 — menghibur diri!).

Supernova: Petir

Celoteh awal di luar cerita dimulai dengan bahasa tingkat tinggi yang penuh metafora padahal hanya pengantar penulis, membuat kening berkerut untuk memahami dan membayangkan empat halaman cuap-cuapnya. Berkisah tentang Elektra, anak seorang tukang reparasi elektronik yang hidup bersama dengan kakaknya, Watti (kalo bukan Watti malah nggak menarik deh!). Sebuah keluarga Cina yang tidak hidup dengan berdagang. Baca selengkapnya »

Popularity: 6% [?]