Desember 2004

Potluck Coffeebar and Library

Rabu, 22 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 19 komentar »

Sudah lama tidak nongkrong di kafe ini (emang gue tukang nongkrong di kafe?), Jl. Teuku Umar, masih wilayah gaul jalan Dago, Bandung. Yang paling diingat pas ngumpul bareng Sani, Riko, Imel, Benno, Rina dan dua orang rekan Imel dari produser musik Bandung (wah, lupa namanya!). Minum coklat dingin (lagi malas minum kopi) dan ngemil sandwich, ngobrol soal musik dan industri musik, fokusnya indie versus label.

Kafe ini cukup menarik, hanya sebuah rumah yang ditata ala kadarnya, menawarkan ruang santai untuk bincang-bincang di sofa plus satu nilai lebih yaitu perpustakaan yang lebih didominasi oleh novel-novel asing.

Baca selengkapnya »

Sejarah Hari Ibu

Rabu, 22 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 119 komentar »

Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada tanggal 22 Desember dan ditetapkan sebagai perayaan nasional. Berbeda dengan di Amerika dan Kanada yang merayakan Hari Ibu atau Mother’s Day pada hari Minggu di minggu kedua bulan Mei.

Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan di tahun yang sama dengan Sumpah Pemuda. Organisasi perempuan sendiri sudah bermula sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain. Baca selengkapnya »

Teka-teki Silang

Selasa, 21 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 16 komentar »

Siapa yang tak kenal Teka-teki Silang (TTS)?
Dulu ketika masih berseragam sekolah merah-putih TTS adalah sesuatu yang diburu ketika membaca koran Jumat atau Minggu, terutama koran Pikiran Rakyat dan Kompas. Yang paling menyebalkan adalah TTS Kompas sangat jarang berhasil terisi semuanya (ukurannya pun besar). Beberapa kali sempat yang edisi Jumat karena ukurannya kecil dan berhasil diisi kemudian digunting, ditempel di kartu pos berwarna oranye yang harganya Rp10 dikirim dengan perangko setengah harga surat biasa, Rp55 (tentunya gambar perangkonya adalah Soeharto!) ke alamat Jl. Asia Afrika 77 (mudah diingat!), berharap dapat hadiah Rp5000 dan tak pernah menjadi pemenang.

Saat bepergian ke luar kota naik bis juga suka beli buku TTS yang sampul depannya pasti foto perempuan semloheh berbikini dan halaman belakangnya iklan ortopedi. Di beberapa halaman biasanya terselip humor-humor yang segar dan kadang garing.

Baca selengkapnya »

Dago Festival 2004

Minggu, 19 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 6 komentar »

Banner Dago Festival di jembatan penyebrangan SMAN 1

Saya, Kang Oleng Ifan dan istri, serta La Preste Santosa berjalan-jalan melihat Dago Festival 2004. Karena sudah sore saya tak sempat melihat banyak atraksi seni seperti yang diliput oleh AnduZ yang saya temukan melalui search engine Google.

Memang semakin malam orang semakin banyak, semakin sesak seperti sesaknya malam tahun baru. Kerumunan terkonsentrasi di beberapa titik yaitu di depan Holiday Inn, Superindo dan Plaza Dago, M&M, SMAN 1, dan restoran Wong Solo. Sewaktu di Plaza Dago sempat hujan, kerumunan di plaza Plaza Dago sempat bubar, naik ke lantai dua bertemu dengan Riza Wazdi dan Gunawan Wibisono dari Optima, sempat ngobrol sebentar menunggu hujan. Di sana sempat bertemu juga dengan Pak Apep (dosen Arsitektur ITB) serta The Schizoid Man Reza, bobotoh milis Indonesian Art & Progressive Rock.

Baca selengkapnya »

Soe Hok Gie

Kamis, 16 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 616 komentar »

Soe Hok Gie

Soe Hok Gie dilahirkan pada tanggal 17 Desember 1942, adik dari sosiolog Arief Budiman. Catatan harian Gie sejak 4 Maret 1957 sampai dengan 8 Desember 1969 dibukukan tahun 1983 oleh LP3ES ke dalam sebuah buku yang berjudul Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstran setebal 494 halaman. Gie meninggal di Gunung Semeru sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 — 16 Desember 1969 akibat gas beracun. Baca selengkapnya »

Tambal Gigi

Rabu, 15 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 13 komentar »

Menjelang bubar kantor saya ngobrol dengan saudara Tub yang harus dihentikan karena Tub adalah karyawan teladan, tepat waktu (kalo bubar kantor) dan sama-sama underpaidworkers.

(16:37:33) saya: ya udahh, sana pulang!
(16:37:46) tub: ampun mbah
(16:37:50) saya: gua juga mau ke dokter gigi lagih
(16:38:14) tub: tambel?
(16:38:33) saya: dempul
(16:38:44) tub: kenapa gak pake gigi tubless aja
(16:38:58) tub: gusinya gusi racing
(16:39:24) saya: tubless lah
(16:39:32) saya: gile aja tub ada di mulut gua
(16:39:37) tub::))
(16:39:55) tub: cabs dulu
(16:40:00) tub: tengkyu bow
(16:40:18) saya: ateng bawa kayu dan kerbow
(16:50:32) tub has become idle.

Baca selengkapnya »

Kenyamanan dan Kinerja Desktop Linux

Rabu, 15 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 24 komentar »

Entah kenapa saya malas pindah distro sejak menggunakan Mandrake tahun 1999, mungkin karena tidak terlalu concern dengan kemasan distro lain atau karena malas beradaptasi dengan distro lain. Saya memang lebih concern terhadap komponennya, tuning kernel, mencoba-coba aplikasi non-distro. Sejauh ini saya tidak terlalu kesulitan jika menghadapi masalah dengan distro lain sebab saya lakukan troubleshoot melalui backend-nya (langsung melihat file teks konfigurasi di /etc) yang kadang membuat bingung yang bertanya kepada saya karena yang bertanya hanya tahu frontend GUI-nya saja. Baca selengkapnya »

47 Ronin

Rabu, 15 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 21 komentar »

Ronin adalah sebuah judul film yang saya tonton beberapa kali, disutradarai John Frankenheimer dan dibintangi Robert de Niro. Film Ronin (1998) ini mengangkat konsep dan sebutan ronin dalam budaya Jepang. Ronin adalah sebutan samurai yang tak bertuan karena ditinggal mati dan tidak sempat ada ijin untuk pindah mengabdi, adalah hal yang merupakan hilangnya sebuah harga diri seorang samurai, tidak memiliki tuan/master/pemimpin adalah sangat hina dan satu-satunya kode/aturan samurai untuk menjaga kehormatannya adalah bunuh diri yang disebut seppuku atau lebih beken disebut harakiri. Samurai adalah istilah prajurit di Jepang sebelum Restorasi Meiji.

Inget Restorasi Meiji jadi inget sewaktu sekolah dulu. Saya sempat sebel belajar materi Sejarah Dunia kelas 2 SMA karena guru sejarahnya tidak simpatis (simpatis apa simpatik? logis apa logik? elektris apa elektrik?) dan nggak enak ngajarnya, jadi wali kelas pula! (lebih sial lagi saya lupa namanya! Maafkan saya Bu!), padahal banyak meteri sejarah dunia yang menarik seperti kajian era Yunani dan Romawi (sangat klasik), Hellenisme (pergeseran Negara Kota menjadi Monarki setelah Alexander The Great wafat), Renaisans (kebangkitan sains dan seni), lahirnya konsep negara dan Revolusi Prancis, Revolusi Rusia, Jepang membuka isolasi diri dengan Restorasi Meiji, perkembangan kapitalisme karena dibangunnya Terusan Suez dan Terusan Panama, Perang Dunia I dan berakhirnya Perang Dunia II ketika Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom nuklir akibat serangannya ke Pearl Harbor. Hehe, masih ingat urutannya padahal dulu mabok bacanya.

Baca selengkapnya »

Chrysan

Selasa, 14 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 40 komentar »

Bunga ChrysanthemumSeruni, serunai, krisan, chrysan atau chrysanthemum adalah tanaman asli dari negeri Cina. Krisan memiliki banyak spesies, antara lain chrysanthemum indicum (berbunga kuning), chrysanthemum morifolium (ungu dan pink) dan chrysanthemum daisy (berbentuk bulat). Tanaman krisan bisa menjadi tanaman musiman (annual) atau tahunan (parennial). Jika siklus hidupnya hanya sampai menghasilkan bunga, tanaman ini termasuk musiman, tetapi jika setelah tanaman dipanen bunganya kemudian tanaman dibiarkan berbunga kembali secara periodik, maka tanaman ini termasuk tahunan. Baca selengkapnya »

Antibiotik R207910

Senin, 13 Desember 2004 / ditulis dalam Tak Berkategori / 4 komentar »

Tuberculosis (disingkat TB, di Indonesia disingkat TBC) merupakan penyakit yang fatal dan letal. Penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis ini telah menginfeksi sepertiga penduduk bumi, dan penyakit ini sudah mengancam dunia sejak 40 tahun terakhir serta belum ditemukan penangkal efektifnya. Menurut WHO tahun lalu tercatat penderita di Indonesia berjumlah 581.847, di bawah India (1.820.369 penderita) dan Cina (1.447.947 penderita).

Penderita TBC bisa menularkan penyakitnya melalui udara dan pernapasan, seperti bicara frontal, bersin dan batuk. Saya kutip dari Tempo:

Menurut Dr. Tjandra Yoga Aditama dari Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), jumlah penderita TBC paru di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan, saat ini setiap menit muncul satu penderita baru TBC paru, dan setiap dua menit muncul satu penderita baru TBC paru yang menular. “Sehingga setiap empat menit sekali satu orang meninggal akibat TBC di Indonesia” ujarnya.

9 Desember yang lalu, ilmuwan dari Johnson & Johnson menemukan jenis antibiotik yang disebut R207910 (termasuk jenis anti TB yang disebut diarylquinolines atau DARQ ) yang mampu menyembuhkan TBC ini (dipublikasikan pertama kali di jurnal Science Express) dan akan dipublikasikan secara cetak 14 Januari 2005. Studi tentang prototipe R207910 ini dilakukan oleh ilmuwan J&J dengan koleganya dari Swedia (Swedish Institute for Infectious Disease Control in Solna, Sweden) dan sebuah sekolah kedokteran di Paris (Pitie-Salpetriere School of Medicine in Paris, France).

Pada percobaan awal antibiotik R207910 dilakukan pada tikus, yang kemudian dicobakan pada voluntir manusia.

“Our findings suggest that at least in mice, R207910 seems to have the desired properties of simplifying and shortening the treatment duration, and perhaps, more, ” says Andries. In bacterial cell cultures, R207910 was effective against many different strains of mycobacteria, including strains that are resistant to other drugs. The drug is bactericidal, meaning that it kills the TB bacilli.

Semoga apa yang telah ditemukan benar-benar bisa menyembuhkan TBC secara efektif! Saat ini butuh waktu yang lama untuk menyembuhkan TBC.