Kurangi Hura-hura Malam Tahun Baru 2005
Rabu, 29 Desember 2004M
16 Dzulqaidah 1425H
- Tracking System
- International phone card
Badai tsunami akibat gempa di samudera Hindia telah mengorbankan puluhan ribu manusia meninggal dunia, puluhan ribu lainnya menderita kehilangan harta dan keluarganya. Bencana alam yang besar ini jauh di luar kekuasaan manusia untuk dicegah atau dihindari, dan tidak ada negara di samudera Hindia yang siap untuk mengurangi efek kerusakan bencana ini. Dunia berkabung, tidak hanya rakyat Aceh atau negeri kita. Kita doakan mereka yang telah wafat, sebab mereka saudara kita, dan untuk mereka yang masih bertahan mengungsi — saya himbau sikap kita terutama menjelang acara-acara perayaan Tahun Baru 2005.
- Sisihkan uang anda untuk para korban melalui pos-pos penggalangan bantuan terdekat.
- Berikan pakaian layak pakai yang sudah tidak anda gunakan ke pos-pos penggalangan bantuan terdekat.
- Jika anda penyelenggara acara perayaan Tahun Baru 2005, tak perlu dihentikan tapi gunakan sebagai momen untuk penggalangan dana.
- Jika anda pengisi acara perayaan Tahun Baru 2005, sisihkan uang yang anda terima untuk mereka.
- Jika anda pengunjung perayaan Tahun Baru 2005, kurangi sikap hura-hura. Di pukul 00:00 1 Januari 2005 tundukkan kepala dan hati — berdoa untuk mereka, jangan berteriak dan meniup terompet sebagai tanda kegembiraan.
- Untuk para blogger, suarakan duka cita anda melalui tulisan dan tampilan.
Demi kemanusiaan dan kebangsaan.
–
Silakan disalin himbauan ini dan silakan diubah tanpa mengurangi maknanya.
Rabu, 29 Desember 2004 @ 0:40
Using
siap om
Rabu, 29 Desember 2004 @ 0:56
Banner Solidaritas
Silahkan pilih salah satu banner disini. terima kasih buat Pak Heru Nugroho (www.airputih.or.id) atas kesedian beliau menggunakan banner tersebut
saya setuju dan menyarankan kepada seluruh pengelola website di
indonesia agar sudi memampang black ri…
Rabu, 29 Desember 2004 @ 6:07
Using
Iya… huhuhuh
Rabu, 29 Desember 2004 @ 6:22
Using
barusan saya baca di harian suaramerdeka distu ada artikel berjudul MUI: Batalkan Hura-hura Akhir Tahun
berarti bukan saja mengurangi tapi membatalkan.salam
Rabu, 29 Desember 2004 @ 10:08
Using
Jangan hanya menghimbau, nyumbang juga dong!
Kamis, 30 Desember 2004 @ 0:41
Using
2005
Filed under: General @ 00:38
Di bawah ini cuma copy & paste dari blognya Jay. Badai tsunami akibat gempa di samudera Hindia tel [...]
Kamis, 30 Desember 2004 @ 13:28
Using
iya lebih baik badget taun baru dialokasikan untuk dana kemanusiaan ACEH dan SUMUT
Kamis, 30 Desember 2004 @ 20:36
Using
Setuju…. Biar dah nyumbang korban tingkatkan kepekaan!
Damn Sutiyoso!
http://si-wahyu.blogspot.com/2004/12/lets-avoid-useless-new-year-party.html
Jumat, 31 Desember 2004 @ 9:10
Using
Insya Allah dan semoga manusia di bumi ini diberi kemampuan untuk mengambil hikmah dan pelajaran atas peristiwa ini. Kami turut berduka.
Sabtu, 22 Januari 2005 @ 15:57
Using
Sebenernya qta juga gak boleh ngomong jangan merayakan Taon baru! Itu kan wajib, bukannya itu tradisi setiap negara?! Seharusnya qta bersyukur misa ngelewatin taun ini… emang beneer qta mesti prihatin ma korban” Tsunami, tapi jangan ampe gimana gitu! kayanya terkesan carmuk (cari muka). lagian qta juga ga bisa buat apa”, paling cuma sekedar kasih sumbangan, tenaga, dan sisanya yang diatas kan? klo yang diatas berkehendak lain qta juga ga bisa apa”….Tapi itu sih menurut aku, sorri yah klo ngomongnya rada nusuk..
Senin, 18 Desember 2006 @ 14:56
Using
Meski setuju, sayangnya himbauan ini terkesan terlalu dibuat-buat. Karena seharusnya perayaan tahun baru 2006 yang lalu juga tidak perlu ada perayaan, begitu pula untuk tahun-tahun berikutnya. Jangan hanya karena bertepatan dengan hari raya Idul Adha saja lahir himbauan ini, yang pada akhirnya memunculkan kesan munafik.
Senin, 1 Januari 2007 @ 16:35
Using
Setuju!
Malem tahun baru 2007 ini aku dirumah aja, nonton tipi dan langsung tidur..PEACE!