Ratu Juliana dari Belanda

Senin, 27 Desember 2004 M
14 Dzulqaidah 1425H

Juliana Louise Emma Marie Wilhelmina diangkat menjadi Ratu Belanda pada tanggal 6 September 1948 karena Ratu Wilhelmina menyerahkan kepemimpinannya kepada Juliana sebagai penerus, selain karena kesediaan Juliana memimpin Belanda setelah melihat kehancuran ekonomi karena perang di Indonesia.

Sebelum menjadi ratu, Juliana termasuk wanita yang sederhana dan dermawan, serta menimba banyak ilmu di luar negeri, aktif menjadi pimpinan Palang Merah Belanda, bahkan setelah menjadi ratu pun ia berbusana layaknya rakyat wanita Belanda dan tak suka disebut sebagai Majesty tapi lebih suka sebutan Misses. Aktivitasnya cukup terkenal di dunia. Gambaran sang ratu itulah yang membuat ibuku memberi nama yang mirip, karena laki-laki jadilah Yulian (selain karena lahir bulan Juli), sedang Firdaus adalah dari bapak yang terinspirasi oleh seorang wartawan dengan nama yang sama yang mengecam perilaku presiden Soekarno di koran.

Ratu Juliana cukup membuat geger Belanda ketika 27 Desember 1949 menandatangani pengembalian kekuasaan Dutch-Indies kepada Indonesia setelah Konferensi Meja Bundar di Den Haag 23 Agustus 1949.

New York Times menyebut sang ratu sebagai “An unpretentious woman of good sense and great goodwill”. Pada tanggal 30 April 1980 Ratu Juliana resmi mengundurkan diri dan anaknya melanjutkan tugas selanjutnya, Ratu Beatrix. Setelah mengundurkan diri ia disebut Her Royal Highness Princess Juliana of the Netherlands dan meninggal dunia di saat tidur, 20 Maret 2004 yang lalu.

Saya temukan seorang blogger yang juga menulis tentang Ratu Juliana yang berkaitan dengan Indonesia, malah dia menyimpan gambar lembar terakhir perjanjian Linggajati.

Komentar

11 komentar untuk catatan 'Ratu Juliana dari Belanda'

  1. #1
    gravatar

    […] Ratu Juliana adalah sosok yang dikagumi dunia karena pikiran dan kesederhanaannya. Ia pula yang menjadi pelaku sejarah dengan menandatangani pengembalian Dutch Indies kepada Indonesia setelah Konferensi Meja Bundar. Ia juga dikagumi oleh seorang perempuan yang bekerja sebagai guru sekolah dasar. […]

  2. #2
    gravatar

    teman saya mampu membuktikan bahwa ratu juliana masih berdarah indonesia

  3. #3
    gravatar

    wah yang bener nih mas wiji… saya juga dulu sempet denger itu sih. kalo putri Juliana emang ada darah indonesianya, ceritain lagi dong, soalnya saya banyak tau kalo putri Juliana di Indonesia banyak nyimpen Amanat. apa aja dan dimana aja saya nggak tau. buat mas jay tambahain lagi yah ceritanya… thanx

  4. #4
    gravatar

    kalo putri Juliana emang ada darah indonesianya, ceritain lagi dong, soalnya saya banyak tau kalo putri Juliana di Indonesia banyak nyimpen Amanat. apa aja dan dimana aja saya nggak tau. buat mas jay tambahain lagi yah ceritanya… thanx

  5. #5
    gravatar

    kalian adalah manusia2 yang baik danlebih baik lagi jika kalian maberpegang pada islam yang hanya berlandaskan qur,an dan hadist tanks and sorry

  6. #6
    gravatar

    Secara genealogis, Ratu Juliana dan juga keluarga kerajaan Belanda, tidak memiliki darah Indonesia sama sekali. Bukti-bukti ilmiah tidak ada yang mendukungnya. Yang patut diketahui, bahwa keluarga kerajaan Belanda memiliki kaitan darah dengan beberapa keluarga kerajaan di Eropa.

    Tapi ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa sebagian besar anggota keluarga Eropa memiliki darah Arab, yang dibawa saat dinasti Ummayah menguasai Spanyol selama 800 tahun. Dinasti Ummayah didirikan oleh Marwan (cicit Ummayah, nama yang dipakai olehnya untuk menamakan wangsanya), sekaligus dia sepupu rasul.

  7. #7
    gravatar

    she’s one of the great person in the history especially our history.

  8. #8
    gravatar

    Ratu Juliana adalah sosok yang aku kagumi. dan nama anakku yang lahir tanggal 30 April 2007 adalah Anak Agung Ayu Juliana Arie Prameshitha….

  9. #9
    gravatar

    ratu janna mellyana juga mau jadi wni lho^^

    janna mellyana kurchakova lezz biola harpa harmonika, matematika kimia n fisika^^

  10. #10
    gravatar

    saya Julianda, ST dari Alumni Teknik Pertambangan Universitas Sriwijaya tapi bukan Ratu Juliana belanda ataupun miss Julia Gillard perancis.. tapi mungkin kalian bingung kenapa saya berbicara seperti itu.. sebernanya saya adalah salah satu keturunan dari kerajaan singasari.. dewi sinta, krisna rama brahma.. maka dari itu saya sangat perduli keturunan raja di dunia.. dan perlu diketahui saya menderita sakit kalau sampai terdengar kisah pahit dari kelurga kerajaan.. dan mungkin menjadi suatu pertanyaan apakah saya keturunan perancis atau belanda, tapi menurut saya kedua negara dari belahan eropa itu mempunyai suatu sejarah yang bukan terbatas dan mempunyai sejarah yang panjang, tapi saya punya pikiran kalau saya adalah keturunan perancis, selain itu data agenda kerja kedubes membuat saya terus mencari kesibukan pikiran saya dan sebenarnya apa yang harus saya jalani..dan kematian ratu juliana 20 maret 2004, menyebutkan silsilah keluarga saya dalam pemikiran hal seperti itu dan saya terus ingin mengetahui sejarah manis raja louis XVII, apakah seorang Julianda, ST dapat berbicara banyak di kancah dunia dan perhelatan kerajaan didunia?? salam manis dari saya..

  11. #11
    gravatar

    Dulu , Ratu Yuliana ingin menetap dan ingin berkeluarga di Indonesia lebih detilnya di Watansoppeng – Sulawesi Selatan , karena tidak di setujui oleh Ibu-nya , dia menggantungkan diri di Villa , tepatnya pada jendela lantai 2 Villa Yuliana

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.