Danni Junus: ei tu zé — Bukan Impian Biasa
Kamis, 23 Desember 2004M
10 Dzulqaidah 1425H
- Tracking System
- International phone card
Novel ini cenderung chicklit meskipun tanpa label chicklit, ditulis dengan bahasa slang (bahasa Indonesia ala Betawi) oleh Danni Junus — Managing Director Potluck Coffeebar and Library.

Bercerita tentang impian Dharmala, tentang realitanya, tentang pengejaran impiannya sampai selangkah lagi di depan mata. Cerita mengalir dalam dialog-dialog yang singkat dan cepat, secepat dialog melalui SMS yang juga menjadi bagian dari dialog.
Dengan tokoh utama seorang perempuan yang kuliah dan bekerja, serta penggambaran tentang hal-hal fashion (hal ini yang menyebabkan saya menyebut novel ini sebagai chicklit, ditulis oleh wanita untuk wanita), dengan setting di kota Bandung.
Sebuah impian — yang wajar tapi juga bisa disebut tidak biasa bagi realita sang tokoh, membayangi realitas Dharma yang kuliah Ilmu Komputer dan bekerja sebagai scriptwriter sebuah radio female. Bertemu dengan Atari yang tidak banyak tahu tentang komputer Atari, penggemar beef cordon bleu, lulusan Arsitektur yang tidak bekerja sebagai arsitek tapi sebagai Music Director sebuah radio male, tak acuh pada wanita atau pasangannya, serta underpaidworker.
Konflik emosi hadir dalam monolog, dialog langsung serta dialog SMS yang cukup banyak (terlalu banyak menurut saya). Apa yang disampaikan Danni cukup membumi, menyodorkan masalah sehari-hari laki-laki dan perempuan umur 25 sampai dengan 30-an (lagi, ini ciri-ciri chicklit).
Apakah mereka berdua membuat jalan untuk membuahkan impian Dharma tersebut? Apakah berhasil? Lebih baik baca saja bukunya, saya tak mau jadi spoiler.
Soal kualitas teknis penyuntingan masih banyak kesalahan style dan tanda baca seperti penggunaan titik dua memakai spasi, tanda double-quote yang tidak nested (bersarang), tidak konsistennya style hurup untuk dialog, citation dan emphasize untuk ejaan asing/slang (sebagian dipakai, sebagian tidak). Mungkin editornya diburu-buru penerbit?
Di akhir buku ada glossary sebanyak 14 isian, yang menurut saya lebih baik dijadikan catatan kaki.
Kamis, 23 Desember 2004 @ 1:26
Using
Di, racikan kopimu ada di kafe mana lagi? Tadi saya ke sana lagi hanya untuk membeli buku Danni Junus: Ei Tu Zé — Bukan Impian Biasa, dan sempat mem [...]
Sabtu, 9 Januari 2010 @ 8:05
Using
sebelumnya lam kenal ya..
aku mau tau dunks arti dari ei tu ze itu sendiri apa ya??
apa memang bukan impian biasa atau punya arti lain?? tolong dijelaskan dengan singkat tapi jelas,, soalnya aku lagi menganalisis novel itu sebagai objek skripsi..
oh iya,, aku bisa dapet alamat email penulisnya ga??
thanks yua… terima kasih..
(balas secepatnya)