Asing di Negeri Sendiri
Jumat, 10 Desember 2004M
27 Syawwal 1425H
- International phone card
- Baufinanzierung
- Tracking System
- Valentines flowers delivered to your loved one door. Send fresh tulips, a dozen roses with chocolates, or any flower bouquet. Flower freshness & delivery guaranteed.
- Musical Instrument Allans Music Australia
- Download Free Movies
- Science of Identity Foundation - quotes and videos on happiness and well-being.
- Hewlett Packard Laptops Buy HP notebooks in Australia
Kamis kemarin saya mengikuti workshop Frontier in Information Communication Technology atas undangan Kementrian Riset dan Teknologi Indonesia. Acara ini terjadi atas kerjasama Menristek, ITC-irst, ITB, IIC – Jakarta, Provinsi Otonomi Trento Italia dan Universitas Trento Italia, diselenggarakan di Gedung Annex Rektorat ITB jalan Tamansari 64 Bandung.
Yang membuat cukup aneh bagi saya adalah pembicara berasal dari dua pihak Italia dan Indonesia secara seimbang, fifty-fifty, namun semua presentasi disampaikan dalam bahasa Inggris. Yang enak didengar bahasa Inggrisnya hanya keynote speech oleh Counsellor Francesco Paolo Venier dari kedutaan Italia dan presentasi “A Peer to Peer approach to Distributed Knowledge Management” oleh Dr. Matteo Bonifacio, sisanya ada yang suaranya seperti dikulum, belepotan, gagap dll., sedangkan semua peserta adalah orang Indonesia.
Ternyata di acara saya ketemu Bapak NS dari LIPI. Pukul tiga sore saya mendapat empat telepon penting dari empat orang yang berbeda sehingga saya kabur dari acara untuk menelpon balik dan kembali ke kantor.
Popularity: 2% [?]