Van Diemen’s Land

Rabu, 24 November 2004M
10 Syawwal 1425H

Ini cerita tentang kumpeni!

Van Diemen’s Land adalah nama lain dari pulau Tasmania. Nama tasmania diambil sebagai penghargaan kepada Abel Janzsoon Tasman yang menemukan pulau tersebut 24 November 1642 atas perintah pelayaran discovery oleh Gubernur Jenderal VOC Anthony van Diemen.

Anthony van Diemen pernah bekerja di Batavia sebagai Direktur Jenderal urusan komersial pada tahun 1626 di bawah Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen (Yepekun) menguasai perdagangan di kota yang menjadi Jakarta sekarang. Lima tahun kemudian Diemen kembali ke Belanda dan menjadi Admiral kapal Deventer dan menjadi Gubernur Jenderal Dutch East Indies. Diemen dihargai karena sumbangan eksplorasinya di benua Australia, di sana ia memerintahkan Tasman memperluas eksplorasi hingga menemukan pulau yang sekarang disebut Tasmania.

Van Diemen’s Land juga sering dirujuk ke puisi “If you were coming in the fall” karya Emily Dickinson dan lagu “Van Diemen’s Land” karya grup musik U2.

If you were coming in the fall
by Emily Dickinson

If you were coming in the fall,
I’d brush the summer by
With half a smile and half a spurn,
As housewives do a fly.

If I could see you in a year,
I’d wind the months in balls,
And put them each in separate drawers,
Until their time befalls.

If only centuries delayed,
I’d count them on my hand,
Subtracting till my fingers dropped
Into Van Diemen’s land.

If certain, when this life was out,
That yours and mine should be,
I’d toss it yonder like a rind,
And taste eternity.

But now, all ignorant of the length
Of time’s uncertain wing,
It goads me, like the goblin bee,
That will not state its sting.

Van Diemen’s Land
by U2/The Edge

Hold me now, oh hold me now
Till this hour has gone around
And I gone, on the rising tide
For to face Van Diemen’s land.

It’s a bitter pill I swallow here
To be rent from one so dear.
We fought for justice and not for gain
But the magistrate sent me away.

Now kings will rule and the poor will toil
And tear their hands as they tear the soil
But a day will come in this dawning age
When an honest man sees an honest wage.

Hold me now, oh hold me now
Till this hour has gone around
And I’m gone on the rising tide
For to face Van Diemen’s Land.

Popularity: 3% [?]

Catatan Yang Mungkin Terkait

Tidak ada isian yang terkait |

Komentar

4 komentar untuk catatan 'Van Diemen’s Land'

  1. #1
    gravatar
    Mozilla Firefox 0.10.1 Windows XP

    menarik nih, lagu diinspirasi sejarah. aku cuma inget don’t cry for me argentina, hehe…:)

  2. #2
    gravatar
    Mozilla Firefox 0.9.1 Linux

    Diemen sendiri adalah nama kota kecil di pinggiran Amsterdam.

  3. #3
    gravatar
    Mozilla Firefox 1.0 Linux

    waduh, bahasa Belanda euy!
    tapi ada English-nya juga

    nuhun

  4. #4
    gravatar
    Internet Explorer 6.0 Windows XP

    makasi yah… dengan puisi td… kita bisa mengingatkan kembali, apa yang pernah dilakukan penjajah di bumi kita,… puisi ini berguna bagi kita untuk tugas puisi berbahasa inggris dikampus……..

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.