Richard Stallman, Free Software dan Open Source

Kamis, 14 Oktober 2004 M
28 Syaban 1425H

Siapa dia? Sebelumnya saya jelaskan secara singkat terlebih dahulu berkaitan dengan Free Software, Open Source dan Linux. Semoga melengkapi posting Priyadi dan Ananda yang saya trackback.

Logo Copyleft
Richard Matthew Stallman (RMS) adalah bapaknya pergerakan Free Software, pencetus proyek GNU dan founder Free Software Foundation. RMS menemukan bentuk lisensi untuk pergerakan Free Software yang dinamakan copyleft (sebuah slang terhadap copyright) pada tahun 1984, idea ini kemudian diwadahi kedalam sebuah proyek yang dinamakan GNU dan lisensi GNU General Public License (awalnya proyek ini membuat aplikasi bebas untuk lingkungan Unix), sebuah singkatan rekursif dari Gnu is Not Unix. Untuk kebutuhan pergerakan dan proyek tersebut RMS membentuk Free Software Foundation.

Logo Copyright
Ide copyleft bukanlah sebuah ide yang menentang copyright, patent atau trademark. Copyright melindungi secara eksklusif sebuah karya secara hukum dari tindakan penjiplakan atau pencurian, menurut RMS hal ini kurang untuk sebuah kebebasan dan pengembangan berkarya, maka dibuatlah copyleft yang isinya melindungi karya si pencipta dan membebaskan untuk yang menggunakannya, mengubahnya dan mempublikasikan dengan lisensi yang sama (sekali bebas maka turunannya harus bebas). Jadi tidak ada unsur pelanggaran yang dilakukan copyleft terhadap sistem copyright. Copyleft adalah turunan/derivasi dari sistem copyright.

Ide RMS ini memang radikal terhadap sistem copyright meskipun tidak ada bentuk pelanggaran (bayangkan orang mendaftarkan hasil karya supaya menjadi rahasia perusahaan, ini mendaftarkan hasil karya supaya orang lain bebas memakainya, sesuai tapi nyeleneh!).

Tahun 1991 Linus Torvalds merilis kode kernelnya bernama Linux ke publik dan mengambil lisensi GPL ini sehingga aplikasi yang sudah ada di proyek GNU dipadukan dengan kernel Linux menjadi sebuah sistem operasi yang lengkap, disebut sebagai GNU/Linux.

Logo Open Source
Beberapa kalangan menganggap lisensi GPL terlalu restricted, dalam beberapa kasus kurang mewadahi perkembangan software. Salah satunya adalah faktor komersial di mana GNU GPL dianggap sebagai anti-komersial, sebuah makna yang buruk terhadap sistem yang sudah ada dan mapan. Sebagai solusi dari kurang berkenannya makna tersebut di tahun 1998 John Hall, Larry Augustin, Bruce Perens dan Eric Steven Raymond membentuk pergerakan Open Source, sebuah gerakan yang lebih lebar mewadahi konsep open source di mana GNU GPL adalah salah satu lisensi dari banyak lisensi lain yang diciptakan banyak lembaga/proyek tertentu. Konsep pergerakan Open Source yang paling utama adalah ketersediaan source code sebuah program yang harus bebas tersedia, turunan terhadap program tersebut yang bisa banyak dan bisa lebih terbatas, lain halnya dengan lisensi GNU GPL yang mewajibkan sekali GPL maka turunannya harus GPL. Jadi software GPL adalah termasuk ke dalam Open Source, tapi software Open Source belum tentu sesuai dengan lisensi GPL.

Dalam bahasa sehari-hari kita cukup mengatakan Linux sebagai sistem operasi sedangkan secara lisensi harusnya disebut GNU/Linux, RMS tak pernah mau menyebut Linux sebagai sistem operasi, harus GNU/Linux. Memang cukup keras kepala!

Tanggal 23-24 Oktober 2004 nanti RMS akan berkunjung ke Bandung, rekan-rekan Klub Linux Bandung mengharapkan suksesnya acara pertemuan dengan RMS secara non-komersial. Semoga hal ini bisa dilaksanakan tentunya dengan dukungan rekan-rekan yang ada di Bandung yang suka dan senang menjadi pendukung pergerakan Free Software dan Open Source.

Komentar

7 komentar untuk catatan 'Richard Stallman, Free Software dan Open Source'

  1. #1
    gravatar

    BAGUS JUGA TENTANG MAKALAHNYA
    KALO ADA LAGI BOLEH DONK

  2. #2
    gravatar

    Terimakasih saya hanya bisa berharap dengan adanya program ini bisa membantu saya dalam mencari ilmu pengetahuan khususnya ilmu dibidang komputer karena ilmu pengetahuan komputer terbilang mahal untuk rakyat indonesia jadi saya sebagai mahasiswa berharap sekali bisa memberikan batuan berupa seminar-seminar gratis + Software gratis untuk kalangan mahasiswa karena terbilang kurang sekali untuk bisa mendapatkan program berlisensi karena itu beri kami kemudahan untuk mendapatkan informasi tentang software gratis thanks to somed!

  3. #3
    gravatar

    KALO ADA YANG BARU TETANG APA AJA YANG MASIH ADA HUB MA KOMPUTER DAN PROGRAME,BLEH MINTA KAN? MAKASIH ATAS ILMUNYA

  4. #4
    gravatar

    kebetulan saya lagi nyoba ngembangin produk Blog Aggregator. Trus kalau mau memakai linsensi GPL pada produk tersebut gimana? apakah boleh langsung mencantumkan linsensi GPL di produknya? atau ada langkah2nya?

    thx, informasi ini harap dipublish juga, agar bisa menjadi referensi pengembang software lainnya di Indonesia.

  5. #5
    gravatar

    bagaimana agar saya tahu apa yang sedang di lakukan para pengguna warnet saya,maksudnya sedang melakukan apa saja dengan komputer

  6. #6
    gravatar

    […] Richard Stallman, Free Software dan Open Source […]

  7. #7
    gravatar

    mantap kang,, thanks atas infonya

Tulis komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag-tag berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
Untuk menampilkan gambar/icon avatar anda silakan daftarkan alamat email di Gravatar.


%d blogger menyukai ini: