Diana Damey menuntut TransTV
Selasa, 12 Oktober 2004M
27 Syaban 1425H
- Tracking System
- International phone card
Saya membaca berita tersebut dari milis sekolah, sebuah forwardan dari situs berita Detik. Saya belum mendapat konfirmasi dari rekan-rekan alumni SMA saya bahwa korban acara Kuntilanak Paranoid TransTV di RSPI tersebut adalah benar teman saya, karena namanya identik dan tidak ada kontak sama sekali sejak lulus sekolah.
Berita terkait:
RSPI Sangkal Jadi Lokasi Syuting ‘Kuntilanak’ Paranoid
Sidang Kuntilanak 40M Digelar PN Jaksel
Ini adalah ekses dari sebuah acara yang mungkin bisa dianggap keterlaluan. Saya sering tertawa (pastilah!) jika menonton acara Just for Laugh di TPI yang isinya kejutan-kejutan kepada orang-orang yang lewat. Kejutan-kejutan yang diproduksi oleh negeri Kanada ini cukup sederhana dan tidak terlalu berlebihan. Tiruannya bisa kita lihat seperti acara Spontan yang dihost oleh Komeng. Acara Paranoid di TransTV ini belum pernah saya tonton, juga karena saya tak suka acara-acara mistik yang sedang ramai di semua stasiun televisi di Indonesia.
Rabu, 13 Oktober 2004 @ 8:50
Using
reality show is sucks!
bahkan sebenernya tidak benar2 *reality* … kebanyakan dibuat2.
tolong ya, kl mau cari duit … jgn di atas penderitaan, kesusahan, ato hal2 yg tidak enak yg terjadi pd orang lain.
stop doing bad things to other people and make fun of it or even make money from it!
Rabu, 1 Maret 2006 @ 21:53
Using
hehehe..untung aku nggak pernah tertarik nonton acara gituan..jelas boong banget! Cuma herannya, acara gituan kok ratingnya tinggi yak/:O