Menggunakan Bittorrent
Jumat, 8 Oktober 2004M
23 Syaban 1425H
- Tracking System
- International phone card
Bittorrent adalah aplikasi P2P yang dibuat oleh Bram Cohen pada tahun 2001 dengan lisensi MIT yang termasuk ke dalam kategori Open Source. Adalah sebuah aplikasi yang bisa menyediakan network untuk pertukaran file yang terdistribusi antara client dengan client, bukan konsep one-to-many seperti yang kita kenal dalam protokol FTP tapi many-to-many, di mana client yang mendownload file sekaligus membantu distribusi upload secara otomatis meskipun file yang sedang didownload belum selesai.
Berikut tutorial singkat tentang cara menggunakan Bittorrent ini, terdiri dari tiga bagian yaitu membuat tracker, mempublish ke tracker dan cara mendownload file menggunakan Bittorrent. Tutorial ini khusus untuk lingkungan sistem operasi Linux/Unix dengan Python dan Bittorrent sudah terinstall (distribusi modern Linux umumnya sudah menyertakan aplikasi Bittorrent), jika belum ada jangan salahkan distro Linux anda, segera cari tutorial menginstall Bittorrent di situs lain, just ask Google!
Membuat tracker
Tracker adalah sebuah server yang berfungsi meng-announce sebuah torrent dan torrent adalah sebuah file kecil ukurannya terhadap file yang dipublish yang merupakan hash dan metadata file sesungguhnya. Sebuah file yang hendak disebar harus didaftarkan ke tracker pada saat menggenerate file torrent-nya.
Tracker akan memantau lalu lintas (bukan melewatkan data file sesungguhnya) antar client, jadi bisa dikatakan sangat kecil bandwidth yang dihabiskan untuk fungsi kerja sebuah tracker ini. Satu buah tracker bisa dipakai oleh banyak torrent.
Ketika satu client mempublish torrentnya dan menyediakan file yang sesungguhnya untuk didownload client lain dinamakan seeder.
Sebuah tracker bekerja pada protokol HTTP dengan port default 80, umumnya pembuat tracker menggantinya dengan port di atas 1023 supaya user linux biasa (bukan root) bisa menjalankannya.
Contoh menjalankan tracker dengan menyimpan datafile ke dfile.log dan logfile ke track.log pada port 6969
$ bttrack.py --dfile dfile.log --logfile track.log --port 6969 &
Perintah di atas akan membuat IP address atau hostname server tersebut menjadi misalnya http://212.212.212.212:6969 atau http://please.dong.ah:6969 di mana tempat untuk mendaftarkan torrent nantinya adalah http://212.212.212.212:6969/announce atau http://please.dong.ah:6969/announce.
Membuat file torrent
Sekarang misalnya kita akan mempublish sebuah direktori yang berisi file-file mp3 bernama Aishah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menggenerate file tersebut menjadi torrent dengan cara:
$ btmakemetafile.py Aishah http://please.dong.ah:6969/announce
Perintah di atas akan menghasilkan sebuah file bernama Aishah.torrent. Sekarang bagaimana direktori tersebut dipublish? Anda harus menjadi seeder pertama. Menjadi seeder pertama adalah seolah-olah anda mendownload melalui torrent padahal anda sudah punya filenya lengkap. Caranya jalankan fungsi download Bittorrent di direktori tadi
$ btdownloadcurses.py Aishah.torrent
Layar console anda akan mengecek direktori Aishah dan isinya dan dibandingkan dengan informasi metadata pada file torrentnya, status Bittorrent anda akan mengatakan file sudah selesai terdownload. Dengan membiarkan file yang sudah selesai terdownload anda sudah menjadi seorang seeder dan orang lain siap mendownload file anda.
Bagaimana jika ada banyak direktori yang ingin anda seed ke tracker dengan file torrent yang berbeda-beda? Buatlah file torrent-nya masing-masing sesuai petunjuk di atas dan gunakan perintah berikut untuk menjadi seeder dengan banyak file torrent
$ btlaunchmany.py ./
Perintah di atas akan mengecek semua file .torrent di current directory dan menjalankan semuanya sebagai seeder. Untuk membatasi bandwidth upload setiap file torrentnya gunakan option berikut:
$ btlaunchmany.py ./ --max_upload_rate 4
Angka 4 artinya maksimum upload adalah 4KB/s atau 32Kbps
Mendownload dengan Bittorrent
Bagaimana orang lain bisa mendownload file anda? Caranya adalah publikasikan file .torrent yang anda buat ke dalam sebuah halaman web atau kirimkan melalui email sebagai attachment ke rekan anda, dan rekan anda akan mendownload file tersebut dengan cara:
$ btdownloadcurses.py Aishah.torrent
Ketika anda sebagai seeder membatasi maksimum upload 32Kbps maka jika ada 100 orang mendownload file anda bandwidth upload maksimum tetap 32Kbps tapi bukan berarti client lain yang sedang mendownload akan mendapat 32/100Kbps karena semua client akan saling bertukar informasi melalui tracker dan saling bertukar file yang sama meskipun semuanya belum ada satu pun yang sudah selesai mendownload dari anda sebagai seeder. Imagine that great concept!
Untuk mendownload file tertentu melalui torrent anda bisa mencari file torrentnya melalui search engine atau ke situs-situs yang menyediakan kumpulan file torrent seperti suprnova.org. Download file torrentnya yang cukup kecil dan mulailah download file sesungguhnya dengan Bittorrent, dan satu pesan ketika selesai mendownload jangan tutup dulu biarkan orang lain mendownload dari anda meskipun upload anda batasi misalnya hanya 2KB/s:)
Tulisan ini dibuat juga atas permintaan P.A.K. E.R.T.E.
Minggu, 10 Oktober 2004 @ 1:56
Using
gue jarang download file .torrent nya.
biasanya gua langsung copy url dari si file torrentnya itu.
$ btdownloadcurses.py –url “www.contoh.com/path/file.torrent”
sebelumnya sering kena error kalo downloadnya lewat file.torrent dulu, terutama yg dari suprnova dan freetorrent.
pake cara diatas gak pernah error, kecuali kalo seed nya emang ngaco.
Minggu, 10 Oktober 2004 @ 19:41
Using
Kalo gak lagi di stuck di console sih lebih enak pake Azureus buat ngetorrent. Banyak featuresnya dan masih bisa diextend lagi dengan plugins, misalnya utk speed limit setelah jam2 tertentu, perlu buat org yg downloadnya dibatesin kayak saya.
Minggu, 10 Oktober 2004 @ 20:19
Using
gue juga pake azureus di windows, rock stable, padahal dulu ada yang bilang kalo dia ada memory leakage.
Senin, 11 Oktober 2004 @ 14:41
Using
tengkiuuu, matur nuwuunnn, pangeran sing mbales ^^
Senin, 11 Oktober 2004 @ 17:44
Using
kalo untuk remote paling enak pake ctorrent:) kita bisa kasih waktu (min 1 jam) untuk seed kalo download udah selesai. btw gimana kalo file2 di komo dibuat versi torrent?
Rabu, 29 Juni 2005 @ 13:53
Using
Wah, aku download pake bittorrent koq lama banget ya…
Selasa, 23 Agustus 2005 @ 13:40
Using
susah nyari bittorent, cari aja buku mini PCMedia (sorry nyebutin merk-Red) edisi juli kalo gak salah ada tuh azureus and bittorent. salam kenal.
Selasa, 23 Agustus 2005 @ 13:45
Using
emang sip tuh si torent………..
Oh ya, sedikit nanya dong klo boleh disini,,
Nanya tentang VNC donk, Gimana caranya sih supaya bisa meremote desktop yang aktive dengan display 0 atau langsung alamat IP-nya antara Linux dengan Linux? Tolong penjelasannya donk atau kasih tahu dimana situs buat nyari artikelnya yang pake bahasa Indonesia yach? Makasih nieh.
apalinux@gmail.com
regards
Senin, 6 Februari 2006 @ 14:48
Using
pengen tanya ni …. klo torrent command line buat linux yang support http/socks proxy kaya bitcommet untuk windows apaan ya ……
Senin, 29 Mei 2006 @ 13:42
Using
aku mo donlod kok susah nyambung ya………
Rabu, 23 Agustus 2006 @ 11:22
Using
mau tanya gimana caranya meng upload file menggunakan ctorrent secara remote
Kamis, 31 Agustus 2006 @ 13:42
Using
gimana sih cara nggunain bittorent kasih tau donk!
Jumat, 1 September 2006 @ 22:47
Using
Om-om saya awam banget nih, tolong dikasih panduan memakai bittorent tapi yang under windows yah. Lalu apa sih keuntungannya bakai bittorent atau myutorent itu? gitu aja
Senin, 9 Oktober 2006 @ 6:36
Using
Top abiss tuh torrent,kalo aku pake bit comet client……
Aku penggemar torrent berat 24/7
Lebih oke dibandingin kazza,bearshare and lime wire
Kamis, 19 Oktober 2006 @ 20:13
Using
om plis bahas dong cara pake client torrent [under windows ^^] saya bingung menentukan portnya,,, klw pake internet sekolahkan/warnet/kantor kan kita ga tw port yang dipake brp??? mohon pencerahannya,,,,
Sabtu, 28 Oktober 2006 @ 21:52
Using
gw download pake torent ko lama gmn sih biar bisa nambah kecepatan downloadnya selain pake bitcomet asclelator,klo download pake bitcomet oke jg dah disediain link but nyari file torent
Selasa, 16 Januari 2007 @ 10:08
Using
kaka… q bingung nich….
pgn ngeblok port bittorrent…
gmn?
Jumat, 2 Maret 2007 @ 14:20
Using
gimana caranya download lewat bittorent? saya gak tahu sama sekali
Jumat, 23 Maret 2007 @ 8:39
Using
gimana caranya ya boss biar download torrent bisa cepet… kok lambat banget ya pake azureus…
thanks before
Sabtu, 2 Juni 2007 @ 19:16
Using
aloo kalau uda down load file torrent terus cara membuka filenya paki software apa, tolong kalau ada yang tau kirim aja jawabanya ke e mailku :kuwalat@plasa.com
tolong yach plsss trimns
Kamis, 12 Juli 2007 @ 14:17
Using
numpang nempelkan artikelnya om, saya kutip di http://smkn4.info/forum/viewthread.php?forum_id=7&thread_id=51
Sabtu, 21 Juli 2007 @ 1:31
Using
–>>>aloo kalau uda download file torrent terus cara membuka filenya pakai software apa
Ya nih, saya juga pingin tau. tlg kalau bisa dijawab dijawab disini aja yahh…:)
TErima kasih semua. salam kenal
Rabu, 5 Desember 2007 @ 8:05
Using
AKU RA NGERTI APA APA KIYE
Sabtu, 8 Desember 2007 @ 17:43
Using
Yahh kasee tu klu nya donk!!! gmn see ngetoreent tu gw bingung neeh boss, susah-susah gampeng ternyata!!! GK KY downloading biasa yachh…. kalo ada yang mo ngaseeh tw orang kagak tau ini tolong donk….doain deeh biar panjang umur…
please da baek!!!
Cat. Ngasih taunnya Kirim Ke e-mail eya_faster@plasa.com ya gw tunggu.
Minggu, 6 April 2008 @ 10:38
Using
bagaimana cara membuka file bitorrent setelah di download di komputer lain? apa perlu software lainnya maturnuwun
Rabu, 28 Mei 2008 @ 3:11
Using
yang kamu maksud mungkin file .torrent (file sizenya kecil), kalo bitorrent adalah salah satu sofware untuk download file torrent (software lainnya seperti azureus,utorrent,ktorrent,ares,dll), file torrent yg tadi udah kamu download kamu download lagi menggunakan software td (lazimnya seperti software download acclerator), karena mendownload torrent memakai prinsip “berbagi suka, berbagi duka”, so kamu bisa tersenyum karena dibagi download oleh client lain yg lebih dahulu melakukan proses download (walaupun orang yg membagi terkadang jengkel, hehehe..), tapi jangan senang dulu karena kamu juga harus berbagi juga dengan client yg baru melakukan proses download dibanding kamu, yahhhh cukup adil lahhhh…semakin banyak peer/seed yang sedang mendownload, maka semakin cepat proses download kamu, begitchhuu!! Oya sekedar tips untuk mempercepat proses download, kamu harus menseting tipe koneksi kamu,karena jika kecepatan bandwidth kamu semakin dibawah tipe koneksi maka respon akan terlalu cepat/pendek sebaliknya jika semakin diatas tipe koneksi maka respon akan terlalu lama/panjang, sebaiknya tipe koneksi mendekati kecepatan bandwidth kamu (gunakan web untuk mengetes kecepatan bandwidth), Selain itu coba kamu gunakan port-port yang terbuka (biasanya port disediakan oleh software torrent), nah terakhir coba kamu gunakan proxies yang dapat membantu/menaikkan kecepatan bandwidth kamu seperti proxies-nya telkom
Ok, sekian dari saya, don’t forget tidak ada dewa di dunia cyber coz semuanya saling membutuhkan dan masih harus belajar dan belajar terus tanpa batassss…
Sabtu, 14 Juni 2008 @ 20:24
Using
walaa aku malah bru cba’ nih tpi ko rasanya lamaaaa’ bgtya? apa krn seednya dikit mungkin? atau mohon saran2 nya bantuan2nya.. :)
Rabu, 17 September 2008 @ 9:46
Using
aduch…. masi awam bgnt pke torrent, gmana carany yach, gw biasa pake Liwe Wire, tolong jelasin donk cara mnggunakan utorent……….? please dech…tq
Kamis, 14 Mei 2009 @ 8:41
Using
waduhh..
pake bittorent itu susah…
gmn cara active in file yang mau di download?
kasi solusi nya donkk….
Jumat, 29 Mei 2009 @ 0:20
Using
hmm yang penting mah kalau torrent file cari yang banyak seeder ma tracker atau kalau mau lebih cepat peers-nya di tambah heheheh just my think :)
Senin, 21 Maret 2011 @ 18:03
Using
misi numpang nanya cara download pake bitorrent 7.2 gmana ya?saya bener2 gak ngerti torrent2an tulisin langkahnya dong anyone ada yg mau bantu?thx.